<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437</id><updated>2011-10-02T01:45:15.234+08:00</updated><category term='KEHIDUPAN'/><category term='DOA'/><category term='KEPASTIAN KESELAMATAN MASUK SORGA'/><category term='PUISI'/><category term='CINTA'/><category term='MAJUKAN DIRI'/><category term='TEOLOGI'/><category term='KELUARGA'/><category term='REMAJA'/><category term='KISAH BENAR'/><category term='10 HUKUM ALLAH'/><category term='MY PRESPEKTIF'/><category term='SEMINAR KEWANGAN'/><category term='MY PENGAKUAN IMAN'/><category term='RENUNGAN'/><category term='PRESPEKTIF YR....'/><category term='RINGKASAN BUKU'/><category term='NATAL'/><category term='KOTBAH'/><category term='PEMIMPIN'/><title type='text'>Peter's  Blog</title><subtitle type='html'>Selamat datang ke Blog sederhana ini.....</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://gembalaku.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>170</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-3133969198478008950</id><published>2011-09-09T12:38:00.001+08:00</published><updated>2011-09-09T12:40:28.638+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KEPASTIAN KESELAMATAN MASUK SORGA'/><title type='text'>KEPASTIAN KESELAMATAN MASUK SORGA</title><content type='html'>&lt;em&gt;J. Hampton Keathley, III&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pendahuluan &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang Kristen yang baru percaya maupun yang telah lama percaya memerlukan kepastian mengenai hidup baru yang mereka telah terima di dalam Kristus. Akibat munculnya berbagai angin pengajaran, orang-orang Kristen sering dilanda keraguan dan kekuatiran mengenai keputusan yang mereka telah ambil untuk percaya kepada Kristus. Mereka sering mempertanyakan apa sebenarnya makna keputusan untuk percaya kepada Kristus di dalam kehidupan mereka. Apakah pengaruh dan akibat-akibatnya? Dapatkah keselamatan itu hilang atau menjadi batal? Apabila saya berbuat sesuatu dosa, apakah itu berarti bahwa saya belum selamat? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tujuan pelajaran ini adalah:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Untuk memberikan kepastian mengenai akibat dari mempercayai Yesus Kristus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Membahas janji-janji dalam Kitab Suci yang dapat memberikan kepastian mengenai apa yang orang percaya telah peroleh atau terima di dalam Kristus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Memampukan orang percaya dalam mengatasi kebimbangan yang terkadang muncul mengenai jalan kelepasan dan kemenangan yang Allah telah sediakan bagi setiap orang percaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Aspek-Aspek Yang Membutuhkan Kepastian&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena kepastian terkait erat dengan kesadaran akan apa yang telah dimiliki orang percaya di dalam Kristus dan keberadaan mereka di dalam Kristus, maka bagian ini akan membahas mengenai aspek-aspek keselamatan yang telah Allah berikan kepada orang percaya. Untuk itu pelajaran-pelajaran ini akan menyoroti aspek-aspek berikut ini: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•Kepastian mengenai Keselamatan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•Kepastian mengenai Jaminan Kekal &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•Kepastian mengenai Pemeliharaan Allah Setiap Hari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•Kepastian mengenai Jalan Kelepasan dari Dosa &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•Kepastian mengenai Pimpinan Allah &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•Kepastian mengenai Mahkota Kekal &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kepastian Versus Jaminan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Jaminan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kita percaya kepada Yesus Kristus, terlepas dari apakah kita memahaminya atau tidak, jaminan kekal bagi mereka yang berada di dalam Kristus sudah merupakan suatu realita rohani yang pasti. Kepercayaan seseorang terhadap jaminan di dalam Kristus ini tak akan dapat mengubah atau membatalkannya. Apabila kita telah sungguh-sungguh percaya kepada Kristus dan telah mengakui serta menerima karyaNya untuk keselamatan kita, apapun dan bagaimanapun perasaan dan pikiran kita, jaminan itu sudah merupakan realita yang pasti. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kepastian&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepastian adalah realisasi dari jaminan tersebut. Ini merupakan wujud dari apa yang kita telah terima dan miliki di dalam Kristus, seperti kehidupan kekal, pengampunan dosa, pemeliharaan Allah bagi kita sebagai anak-anakNya. Kepastian ini terkait erat dengan pemahaman kita terhadap fakta-fakta dan pemberian keselamatan yang diterima melalui iman kepada Kristus. Ini merupakan doktrin yang amat sangat penting karena apabila dipahami secara benar akan mempengaruhi setiap aspek kehidupan orang percaya. Ini tidak hanya memberikan kepastian mengenai keselamatan melainkan juga memberikan kepastian mengenai pemeliharaan Allah bagi kehidupan orang percaya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Roma 8:32 Ia, yang tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi yang menyerahkan-Nya bagi kita semua, bagaimanakah mungkin Ia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita bersama-sama dengan Dia? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila seseorang belum memiliki kepastian keselamatan, itu berarti kita harus mulai dengan terlebih dahulu menyampaikan Injil untuk memastikan bahwa mereka telah benar-benar percaya kepada Kristus. Sesudah itu barulah kita beralih kepada aspek-aspek kehidupan lainnya yang membutuhkan kepastian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Alasan Mengapa Orang Tidak Memiliki Kepastian&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1) Sering seseorang tidak memiliki kepastian karena ia tidak dapat mengingat atau menunjukkan kapan ia menerima Kristus. Akibatnya ia meragukan keselamatannya. Keselamatan memang memiliki waktu hal itu terjadi – saat peristiwa kelahiran baru terjadi. Untuk membantu orang yang dilanda keraguan ini, kita perlu menunjukkan kepadanya apakah ia sekarang benar-benar telah percaya kepada Kristus dan mengakui karyaNya yang telah dikerjakanNya baginya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2) Sering seseorang tidak memiliki kepastian karena meragukan prosedur yang ia jalani ketika menerima Kristus. Bila ia telah menerima Kristus secara pribadi, ia ingin tahu apakah prosedurnya telah benar yakni dengan mengadakan pengakuan atau kesaksian di hadapan orang lain tentang imannya atau dengan mengucapkan sesuatu doa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(3) Sering seseorang tak memiliki kepastian karena ia masih diperhadapkan dengan dosa-dosa tertentu yang terus menghantui kehidupannya. Ia ingin tahu apakah seorang yang telah benar-benar percaya masih harus menghadapi permasalahan ini. Problema sebenarnya yang dihadapinya adalah kurangnya pemahaman tentang sifat dosa, peperangan rohani, jalan kelepasan yang telah disediakan Allah, dan pentingnya bertumbuh menjadi dewasa di dalam Kristus. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(4) Alasan utama dibalik ketidakpastian ini adalah kekeliruan pengertian doktrin dan ketidakpercayaan terhadap karya Kristus bagi kita. Hal ini juga terkait dengan kekurangpahamannya akan Firman dan ajaran Kitab Suci tentang manusia, dosa, ketidakmampuan manusia untuk memperoleh dan memelihara keselamatan, kekudusan Allah yang sempurna, dan kecukupan karya Kristus yang telah selesai dikerjakanNya di atas salib. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(5) Seseorang sering tak memiliki kepastian karena ia telah menerima pengajaran yang keliru bahwa seseorang melihat dan menyelidiki dirinya sendiri dan perbuatan-perbuatannya sebagai bukti utama mengenai keselamatan. Inilah permasalahan yang hangat dibicarakan pada masa kini. Robert Lightner menulis: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang berpendapat bahwa seorang berdosa harus menjadikan Kristus sebagai Tuhan atas kehidupannya, atau paling tidak, berjanji mau melakukan hal ini untuk dapat diselamatkan, menjadikan kepastian keselamatan itu bergantung kepada penyerahan hidup. MacArthur menyatakan hal ini sebagai satu-satunya jalan bagi seorang percaya untuk mendapatkan kepastian keselamatan. ‘Kepastian yang sejati dengan sendirinya muncul dengan melihat kuasa Roh Kudus yang bekerja dalam kehidupan seseorang, bukannya karena mendasarkannya kepada sesuatu pengalaman khusus.’1 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Dasar-Dasar Kepastian&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Firman Allah &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Firman Allah adalah kesaksian Allah kepada orang percaya (1 Yohanes 5:11-13). Dalam teks Yunani menambahkan article di depan kata “kehidupan.” Ini menunjukkan bahwa keselamatan dalam Kristus bukan sekedar pemberian kehidupan belaka melainkan merupakan “kehidupan” itu sendiri yang dikaruniakan kepada seseorang yang beriman kepada Kristus. Pernyataan yang jelas dalam Kitab Suci adalah bahwa seseorang yang percaya kepada Kristus dan mengakui karyaNya di salib sebagai jalan kelepasan dosa menerima : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;(1) Kehidupan kekal.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yohanes 3:36 Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 Yohanes 5:11-13 Dan inilah kesaksian itu: Allah telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam Anak-Nya. Barangsiapa memiliki Anak, ia memiliki hidup; barangsiapa tidak memiliki Anak, ia tidak memiliki hidup. Semuanya itu kutuliskan kepada kamu, supaya kamu yang percaya kepada nama Anak Allah, tahu, bahwa kamu memiliki hidup yang kekal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;(2) Pengampunan dosa.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah 10:43 Tentang Dialah semua nabi bersaksi, bahwa barangsiapa percaya kepada-Nya, ia akan mendapat pengampunan dosa oleh karena nama-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kolose 2:13 Kamu juga, meskipun dahulu mati oleh pelanggaranmu dan oleh karena tidak disunat secara lahiriah, telah dihidupkan Allah bersama-sama dengan Dia, sesudah Ia mengampuni segala pelanggaran kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;(3) Kelepasan dari hukuman.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yohanes 5:24 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Roma 8:1 Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;(4) Pembenaran Allah.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Roma 5:1 Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus. Jadi apakah akan kita katakan tentang Abraham, bapa leluhur jasmani kita? Sebab jikalau Abraham dibenarkan karena perbuatannya, maka ia beroleh dasar untuk bermegah, tetapi tidak di hadapan Allah. Sebab apakah dikatakan nas Kitab Suci? Lalu percayalah Abraham kepada Tuhan, dan Tuhan memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran. Kalau ada orang yang bekerja, upahnya tidak diperhitungkan sebagai hadiah, tetapi sebagai haknya. Tetapi kalau ada orang yang tidak bekerja, namun percaya kepada Dia yang membenarkan orang durhaka, imannya diperhitungkan menjadi kebenaran. Seperti juga Daud menyebut berbahagia orang yang dibenarkan Allah bukan berdasarkan perbuatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Roma 4:25 Yesus, yang telah diserahkan karena pelanggaran kita dan dibangkitkan karena pembenaran kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;(5) Keselamatan.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efesus 2:8-9 Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;(6) Kedudukan sebagai Anak Allah melalui Iman.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yohanes 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Roma 8:14-17 Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah. Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: ya Abba, ya Bapa! Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah. Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia, supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;John Calvin memperingatkan akan bahayanya memandang kepada diri kita sendiri, yaitu kepada perbuatan-perbuatan kita bahkan kepada buah Roh untuk mendapatkan kepastian keselamatan kita. Memandang kepada diri sendiri hanya akan membawa keraguan dan akan mengalihkan fokus perhatian kita dari karya penyelamatan yang telah dikerjakan Kristus bagi kita. Karena itu Calvin tak setuju dengan ajakan untuk menyelidiki diri sendiri dan menganggapnya sebagai dogma yang berbahaya.2 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan kutipan komentar MacArthur di atas, kepastian keselamatan ini tidak diperoleh dengan berpegang kepada sesuatu pengalaman tertentu, melainkan dengan mendasarkannya kepada kesaksian Firman Allah itu sendiri. Earl Radmacher menulis:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak pendeta sering mengemukakan bahwa dasar untuk mengetahui bahwa saya adalah seorang Kristen bukanlah pada apa yang saya kerjakan atau perbuat melainkan pada apa yang dikatakan oleh Firman Allah mengenai apa yang Kristus telah kerjakan dan terus kerjakan bagi orang percaya (Yohanes 1:12; 1 Yohanes 5:13). Saya tahu pasti bahwa saya telah menjadi milik Kristus karena saya telah percaya kepada Yesus Kristus sebagai satu-satunya Juruselamat pribadi saya dan Penebus saya dari kebinasaan kekal. Bukanlah bukti-bukti dalam kehidupan saya yang menjadi dasar saya mengetahui hal ini, melainkan Firman Allah. Allah telah mengatakannya dan itu cukup bagi saya. Saya sungguh kuatir terhadap banyak orang masa kini, yang karena melihat minimnya pertumbuhan dan ketiadaan sifat-sifat Kristen dalam kehidupan sehingga berusaha mengubah Injil dengan menambahkan sesuatu kepada Injil itu.3 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Karya Kristus &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memahami karya Kristus secara benar (kematianNya yang menggantikan kita dan menanggung dosa-dosa kita di salib) sangatlah penting dalam memperoleh kepastian. Tentu saja hal ini harus didasarkan pada pernyataan atau kesaksian Kitab Suci, namun tekanan harus diberikan kepada pemahaman tentang kecukupan karya Kristus yang telah selesai dan apa yang dicapai melalui kematian Kristus itu. Ada dua aspek penting yang terlihat jelas di sini: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keselamatan itu diperoleh bukan melalui hasil pekerjaan atau usaha kita (bandingkan. Rom. 4:1-7 di atas).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efesus 2:8-9 Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Titus 3:5-7 pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus, yang sudah dilimpahkan-Nya kepada kita oleh Yesus Kristus, Juruselamat kita, supaya kita, sebagai orang yang dibenarkan oleh kasih karunia-Nya, berhak menerima hidup yang kekal, sesuai dengan pengharapan kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keselamatan adalah pemberian Allah yang diperoleh hanya melalui pribadi dan karya Kristus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 Yohanes 5:5-12 Siapakah yang mengalahkan dunia, selain dari pada dia yang percaya, bahwa Yesus adalah Anak Allah? Inilah Dia yang telah datang dengan air dan darah, yaitu Yesus Kristus, bukan saja dengan air, tetapi dengan air dan dengan darah. Dan Rohlah yang memberi kesaksian, karena Roh adalah kebenaran. Sebab ada tiga yang memberi kesaksian (di dalam sorga: Bapa, Firman dan Roh Kudus; dan ketiganya adalah satu. Dan ada tiga yang memberi kesaksian di bumi): Roh dan air dan darah dan ketiganya adalah satu. Kita menerima kesaksian manusia, tetapi kesaksian Allah lebih kuat. Sebab demikianlah kesaksian yang diberikan Allah tentang Anak-Nya. Barangsiapa percaya kepada Anak Allah, ia mempunyai kesaksian itu di dalam dirinya; barangsiapa tidak percaya kepada Allah, ia membuat Dia menjadi pendusta, karena ia tidak percaya akan kesaksian yang diberikan Allah tentang Anak-Nya. Dan inilah kesaksian itu: Allah telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam Anak-Nya. Barangsiapa memiliki Anak, ia memiliki hidup; barangsiapa tidak memiliki Anak, ia tidak memiliki hidup. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah 4:12 Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efesus 2:8-9 Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Filipi 3:8-9 Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus, dan berada dalam Dia bukan dengan kebenaranku sendiri karena mentaati hukum Taurat, melainkan dengan kebenaran karena kepercayaan kepada Kristus, yaitu kebenaran yang Allah anugerahkan berdasarkan kepercayaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kesaksian Roh Kudus&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;(1) Roh Kudus disebut Roh Kebenaran. &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yohanes 14:17 yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yohanes 15:26 Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yohanes 16:8-13 Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman; akan dosa, karena mereka tetap tidak percaya kepada-Ku; akan kebenaran, karena Aku pergi kepada Bapa dan kamu tidak melihat Aku lagi; akan penghakiman, karena penguasa dunia ini telah dihukum. Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya. Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 Yohanes 4:6 Kami berasal dari Allah: barangsiapa mengenal Allah, ia mendengarkan kami; barangsiapa tidak berasal dari Allah, ia tidak mendengarkan kami. Itulah tandanya Roh kebenaran dan roh yang menyesatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;(2) Roh Kudus disebut urapan. &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini menggambarkan pelayanan Roh Kudus dalam mengajar Firman Allah kepada orang-orang percaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 Yohanes 2:20, 27 Tetapi kamu telah beroleh pengurapan dari Yang Kudus, dan dengan demikian kamu semua mengetahuinya.… Sebab di dalam diri kamu tetap ada pengurapan yang telah kamu terima dari pada-Nya. Karena itu tidak perlu kamu diajar oleh orang lain. Tetapi sebagaimana pengurapan-Nya mengajar kamu tentang segala sesuatu--dan pengajaran-Nya itu benar, tidak dusta--dan sebagaimana Ia dahulu telah mengajar kamu, demikianlah hendaknya kamu tetap tinggal di dalam Dia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;(3) Roh Kudus menerangkan Firman ke dalam hati kita. &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah 16:14 Seorang dari perempuan-perempuan itu yang bernama Lidia turut mendengarkan. Ia seorang penjual kain ungu dari kota Tiatira, yang beribadah kepada Allah. Tuhan membuka hatinya, sehingga ia memperhatikan apa yang dikatakan oleh Paulus. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;(4) Roh Kudus memberikan pengertian tentang hal-hal rohani dari Kristus.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 Korintus 2:12-16 Kita tidak menerima roh dunia, tetapi roh yang berasal dari Allah, supaya kita tahu, apa yang dikaruniakan Allah kepada kita. Dan karena kami menafsirkan hal-hal rohani kepada mereka yang mempunyai Roh, kami berkata-kata tentang karunia-karunia Allah dengan perkataan yang bukan diajarkan kepada kami oleh hikmat manusia, tetapi oleh Roh. Tetapi manusia duniawi tidak menerima apa yang berasal dari Roh Allah, karena hal itu baginya adalah suatu kebodohan; dan ia tidak dapat memahaminya, sebab hal itu hanya dapat dinilai secara rohani. Tetapi manusia rohani menilai segala sesuatu, tetapi ia sendiri tidak dinilai oleh orang lain. Sebab: Siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan, sehingga ia dapat menasihati Dia? Tetapi kami memiliki pikiran Kristus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efesus 3:15-19 yang dari pada-Nya semua turunan yang di dalam sorga dan di atas bumi menerima namanya. Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu, sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih. Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;(5) Roh Kudus bersaksi dalam hati kita melalui Firman bahwa kita adalah anak-anak Allah.&lt;/strong&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesaksian mengenai kehidupan dalam Anak Allah yang diterima melalui percaya kepada Anak Allah itu sebagaimana dijanjikan dalam 1 Yohanes 5:11 merupakan berita yang disaksikan oleh Roh Kudus dalam Fiman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Roma 8:15-16 Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: ya Abba, ya Bapa! Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 Yohanes 5:7-11 Sebab ada tiga yang memberi kesaksian (di dalam sorga: Bapa, Firman dan Roh Kudus; dan ketiganya adalah satu. Dan ada tiga yang memberi kesaksian di bumi): Roh dan air dan darah dan ketiganya adalah satu. Kita menerima kesaksian manusia, tetapi kesaksian Allah lebih kuat. Sebab demikianlah kesaksian yang diberikan Allah tentang Anak-Nya. Barangsiapa percaya kepada Anak Allah, ia mempunyai kesaksian itu di dalam dirinya; barangsiapa tidak percaya kepada Allah, ia membuat Dia menjadi pendusta, karena ia tidak percaya akan kesaksian yang diberikan Allah tentang Anak-Nya. Dan inilah kesaksian itu: Allah telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam Anak-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Prinsip-prinsip Untuk Beroleh Kepastian&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Prinsip 1: Kita harus mendasarkan kepastian kita kepada fakta-fakta yang dinyatakan dalam Kitab Suci, bukan kepada perasaan-perasaan kita.&lt;/strong&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iman kita dan kepastian kita harus diletakkan di atas janji-janji yang pasti dalam Alkitab, bukan pada perasaan-perasaan kita. Urutan yang diajarkan dalam Alkitab adalah: FAKTA-FAKTA ——&amp;gt;IMAN ——&amp;gt;PERASAAN. Perasaan adalah penanggap jiwa atau hati. Perasaan ini merupakan akibat dari pemahaman kita terhadap Kitab Suci, namun tak dapat dijadikan patokan kepercayaan kita maupun status keselamatan kita. Ini mengantar kita kepada point berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Prinsip 2: Kita harus mendasarkan kepastian kita kepada fakta-fakta yang dinyatakan dalam Kitab Suci, bukan kepada usaha-usaha atau perbuatan-perbuatan kita.&lt;/strong&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbuatan-perbuatan atau perubahan-perubahan yang terjadi dalam kehidupan kita karena kasih karunia Allah ini dapat mengkonfirmasikan tentang realita kehidupan kita dengan Allah. Namun kita harus berhati-hati agar tindak menjadikan landasan subjektif sebagai dasar kepastian, karena bila persekutuan orang percaya dengan Tuhan menjadi terganggu akibat sesuatu dosa yang diperbuatnya, ia bisa saja kelihatan atau bertingkah seperti orang yang tidak percaya, terlebih bila keadaan ini berlangsung agak lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 Korintus 3:1-4 Dan aku, saudara-saudara, pada waktu itu tidak dapat berbicara dengan kamu seperti dengan manusia rohani, tetapi hanya dengan manusia duniawi, yang belum dewasa dalam Kristus. Susulah yang kuberikan kepadamu, bukanlah makanan keras, sebab kamu belum dapat menerimanya. Dan sekarangpun kamu belum dapat menerimanya. Karena kamu masih manusia duniawi. Sebab, jika di antara kamu ada iri hati dan perselisihan bukankah hal itu menunjukkan, bahwa kamu manusia duniawi dan bahwa kamu hidup secara manusiawi? Karena jika yang seorang berkata: Aku dari golongan Paulus, dan yang lain berkata: Aku dari golongan Apolos, bukankah hal itu menunjukkan, bahwa kamu manusia duniawi yang bukan rohani?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila kita menjadikan perbuatan atau ketaatan sebagai bukti atau dasar keselamatan maka kita akan diperhadapkan pada dilemma ini: Apabila kita hidup dalam ketaatan sekarang (andaikata ini menjadi bukti atau dasar keselamatan), bisa saja keadaan ini berubah. Karena andaikata kita kemudian hidup dalam ketidaktaatan, maka ini akan membuktikan (berdasarkan dasar pemikiran tadi) bahwa kita sekarang tidak lagi sebagai orang Kristen yang sejati meskipun bisa saja kita akan kembali hidup dalam ketaatan. Ketaatan sekarang ini tak dapat dijadikan sebagai bukti kesejatian iman Kekristenan kita, karena bila itu yang dijadikan pegangan atau landasan maka kita tidak akan pernah memiliki kepastian mengenai keselamatan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbuatan seseorang pasca-keselamatan tak bisa dijadikani dasar untuk kepastian keselamatan. Kitab Suci memperingatkan kita tentang bahayanya mendasarkan kepastian atau hubungan seseorang dengan Allah kepada perbuatan orang itu. Sebagai contoh, perhatikan Matius 7:13-23. Nabi-nabi palsu biasanya datang dengan berbulu domba. Pasti mereka akan kelihatan orang baik, bukan? Mereka akan tampak sebagai ‘orang-orang Kristen yang patut diteladani’ atau tiang-tiang jemaat. Buah di sini menunjukkan perilaku mereka bukan ajaran mereka —lihat Mat. 12:31-37.) Namun Kitab Suci menegaskan bahwa mereka tidak pernah percaya kepada Kristus; mereka tidak memiliki hubungan yang sejati dengan Dia (ay. 23). Sebaliknya ternyata mereka hanya mempercayai diri mereka sendiri (ay. 22). Perbuatan mereka tampak baik. Bahkan mereka pun menganggap diri mereka memiliki hubungan yang benar dengan Allah. Namun mereka pun telah tertipu. Mereka tidak memahami bahwa kepastian keselamatan itu tak dapat didasarkan kepada perbuatan.4 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perilaku Kristen tak boleh dijadikan dasar bagi kepastian keselamatan, melainkan kepastian keselamatan itu harus didasarkan kepada karya dan kecukupan Kristus Sang Juruselamat dan kehidupan baru yang telah diperolehnya di dalam Kristus itu harus menjadi dasar dari perilaku kehidupan Kristen sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kolose 3:1-4 Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah. Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi. Sebab kamu telah mati dan hidupmu tersembunyi bersama dengan Kristus di dalam Allah. Apabila Kristus, yang adalah hidup kita, menyatakan diri kelak, kamupun akan menyatakan diri bersama dengan Dia dalam kemuliaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana ditunjukkan Yohanes dalam 1 Yohanes 1:6-7, perilaku dan kehidupan seperti Kristus merupakan bukti persekutuan sejati dan juga membuktikan bahwa orang itu benar-benar berjalan dengan Tuhan dalam terang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 Yohanes 1:6-7 Jika kita katakan, bahwa kita beroleh persekutuan dengan Dia, namun kita hidup di dalam kegelapan, kita berdusta dan kita tidak melakukan kebenaran. Tetapi jika kita hidup di dalam terang sama seperti Dia ada di dalam terang, maka kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain, dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun perilaku kehidupan Kristen tak membuktikan adanya hubungan yang sejati dengan Tuhan karena ketika seorang percaya hidup dalam dosa untuk suatu jangka waktu tertentu, akan tampak perbuatan-perbuatan daging, sehingga orang percaya itu akan kelihatan seperti orang yang tidak percaya. Sebagaimana telah disebutkan sebelumnya, Rasul Paulus membicarakan tentang keadaan ini ketika ia menyebut orang-orang Kristen karnal (dikuasai sifat kedagingan) sebagai “manusia duniawi” dalam 1 Korintus 3:3-4. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena kamu masih manusia duniawi. Sebab, jika di antara kamu ada iri hati dan perselisihan bukankah hal itu menunjukkan, bahwa kamu manusia duniawi dan bahwa kamu hidup secara manusiawi? Karena jika yang seorang berkata: Aku dari golongan Paulus, dan yang lain berkata: Aku dari golongan Apolos, bukankah hal itu menunjukkan, bahwa kamu manusia duniawi yang bukan rohani? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berjalan atau hidup seperti manusia duniawi sama dengan berjalan atau hidup seperti orang yang tidak mengenal Kristus. Rasul Paulus tidak mempersoalkan atau meragukan keselamatan mereka. Ia mengakui akan keselamatan mereka namun mereka ternyata hidup menurut daging dan bukan menurut Roh. Keadaan ini membuat mereka terlihat seperti orang-orang duniawi, yang belum mengalami kuasa penyelamatan Kristus meskipun seebnarnya mereka telah berada di dalam Kristus dan Roh Allah telah berdiam di dalam mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 Korintus 1:2-9, kepada jemaat Allah di Korintus, yaitu mereka yang dikuduskan dalam Kristus Yesus dan yang dipanggil menjadi orang-orang kudus, dengan semua orang di segala tempat, yang berseru kepada nama Tuhan kita Yesus Kristus, yaitu Tuhan mereka dan Tuhan kita. Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai kamu. Aku senantiasa mengucap syukur kepada Allahku karena kamu atas kasih karunia Allah yang dianugerahkan-Nya kepada kamu dalam Kristus Yesus. Sebab di dalam Dia kamu telah menjadi kaya dalam segala hal: dalam segala macam perkataan dan segala macam pengetahuan, sesuai dengan kesaksian tentang Kristus, yang telah diteguhkan di antara kamu. Demikianlah kamu tidak kekurangan dalam suatu karuniapun sementara kamu menantikan penyataan Tuhan kita Yesus Kristus. Ia juga akan meneguhkan kamu sampai kepada kesudahannya, sehingga kamu tak bercacat pada hari Tuhan kita Yesus Kristus. Allah, yang memanggil kamu kepada persekutuan dengan Anak-Nya Yesus Kristus, Tuhan kita, adalah setia. 1 Korintus 3:1 Dan aku, saudara-saudara, pada waktu itu tidak dapat berbicara dengan kamu seperti dengan manusia rohani, tetapi hanya dengan manusia duniawi, yang belum dewasa dalam Kristus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 Korintus 6:19-20 Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, --dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri? Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang ayat seperti 2 Korintus 13:5 digunakan untuk mendukung perlunya menyelidiki perbuatan-perbuatan kita untuk membuktikan keselamatan kita. Hal ini sungguh disesalkan karena cara seperti ini hanya menjadikan ayat ini sekedar ayat pembukti tanpa memperhatikan konteks, arti sebenarnya dan tujuan penulisan ayat ini sebagaimana dikemukakan Paulus dalam 2 Korintus. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2 Korintus 13:5 Ujilah dirimu sendiri, apakah kamu tetap tegak di dalam iman. Selidikilah dirimu! Apakah kamu tidak yakin akan dirimu, bahwa Kristus Yesus ada di dalam diri kamu? Sebab jika tidak demikian, kamu tidak tahan uji. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MacArthur menjadi contoh tentang kasus ini. Ia menulis: “Keraguan terhadap keselamatan seseorang tidaklah salah sepanjang keraguan itu tidak dibiarkan terus menerus bercokol. Kitab Suci mengajak untuk menyelidiki diri kita. Keraguan harus dihadapi dan diselesaikan secara jujur dan secara alkitabiah.” Kemudian, setelah mengutip 2 Korintus 13:5, ia mengakhirinya dengan perkataan ini, “Nasihat ini banyak kali diabaikan —bahkan tak pernah digubris—dalam gereja masa kini.”5 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun pertanyaannya adalah apakah hal ini merupakan penafsiran yang tepat dari ayat ini? Apakah Paulus menyuruh orang-orang percaya menyelidiki diri mereka untuk mendapatkan kepastian keselamatan? Konteksnya tidak demikian! Coba simak alasannya berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1) Sekali lagi, seperti halnya dalam 1 Korintus, Paulus tidak meragukan keselamatan mereka. Ia sama sekali yakin bahwa mereka telah diselamatkan dan hal ini nyata dalam ayat-ayat yang telah disebutkan di atas tadi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2) Kalaupun Paulus menyuruh mereka menyelidiki diri untuk mendapatkan kepastian, ia tidak menyuruh mereka agar menyelidiki perbuatan-perbuatan untuk mendapatkan kepastian keselamatan. Menurut Kitab Suci, apabila ada sesuatu yang perlu diselidiki, maka hal itu adalah mengenai objek dari iman mereka. Apakah mereka telah benar-benar percaya kepada Kristus dan bukan kepada sesuatu sistim perbuatan? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(3) Ia tidak menyuruh mereka menyelidiki diri mereka sendiri melainkan menurut konteksnya dalam ayat 3-7, Paulus mempunyai tujuan lain. Tampaknya sebagian orang mempermasalahkan keabsahan pelayanan Paulus akibat pengaruh guru-guru palsu. Bandingkan dengan 2 Korintus 11:1-12:21 yang berisi pembelaan Paulus terhadap berbagai tuduhan tak berdasar tentang pelayanannya. Dalam ayat 3, mereka menuntut bukti bahwa Kristus berbicara melalui Paulus. Dalam ayat 5 Paulus menunjukkan bahwa bukti yang mereka cari itu ada di dalam diri mereka sendiri karena ia telah menjadi bapa iman mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 Korintus 4:15 Sebab sekalipun kamu mempunyai beribu-ribu pendidik dalam Kristus, kamu tidak mempunyai banyak bapa. Karena akulah yang dalam Kristus Yesus telah menjadi bapamu oleh Injil yang kuberitakan kepadamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara terbaik untuk membuktikan pelayanan Paulus ialah dengan menyelidiki iman mereka sendiri karena kesejatian iman mereka juga membuktikan kesejatian pelayanan Paulus sebagai jurubicara Kristus. Apakah mereka mengenal Sang Juruselamat? Ya. Bagaimana cara mereka mengenal Juruselamat itu? Melalui pelayanan Paulus. Ia tidak menganggap iman mereka palsu. Karena itu, kesejatian iman mereka membuktikan bahwa Paulus dan pelayanannya juga lulus dari ujian ini. Inilah maksud dari perkataannya dalam 2 Korintus 13:6 yang mengatakan, “Tetapi aku harap, bahwa kamu tahu, bahwa bukan kami yang tidak tahan uji.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah bahwa dasar untuk mendapatkan kepastian keselamatan adalah kesaksian FirmanNya sebagaimana dinyatakan dalam 1 Yohanes 5:11-13: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan inilah kesaksian itu: Allah telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam Anak-Nya. Barangsiapa memiliki Anak, ia memiliki hidup; barangsiapa tidak memiliki Anak, ia tidak memiliki hidup. Semuanya itu kutuliskan kepada kamu, supaya kamu yang percaya kepada nama Anak Allah, tahu, bahwa kamu memiliki hidup yang kekal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;The Bema&amp;nbsp; (Takhta Pengadilan Kristus)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kepastian keselamatan yang kita peroleh berdasarkan karya Kristus yang telah selesai Ia kerjakan untuk kita berarti kita bisa berbuat apa saja dan tidak perlu risau dengan perbuatan-perbuatan kita? Apakah kepastian keselamatan itu membolehkan kita berbuat apa saja yang kita inginkan dalam kehidupan kita? Tidak, sama sekali tidak, apabila kita memahami Firman Allah secara menyeluruh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap orang percaya atau setiap anak Allah adalah abdi (pelayan) yang baik terhadap waktu, talenta (termasuk karunia rohani), kebenaran Allah, dan harta yang telah Allah percayakan kepada kita. Seorang abdi atau pelayan adalah seorang yang dipercayakan untuk mengelola milik atau kepunyaan orang lain. Apakah artinya? Rasul Paulus mengajarkan bahwa “yang dituntut dari setiap pelayan adalah agar didapati setia.” Allah akan menuntut pertanggungjawaban kita terhadap apa yang Ia telah percayakan kepada kita. Saatnya akan datang di mana kita akan mempertanggungjawabkan kehidupan yang Ia telah karuniakan kepada kita. Inilah maksud atau arti firman dalam 1 Korintus 3:12-15:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entahkah orang membangun di atas dasar ini dengan emas, perak, batu permata, kayu, rumput kering atau jerami, sekali kelak pekerjaan masing-masing orang akan nampak. Karena hari Tuhan akan menyatakannya, sebab ia akan nampak dengan api dan bagaimana pekerjaan masing-masing orang akan diuji oleh api itu. Jika pekerjaan yang dibangun seseorang tahan uji, ia akan mendapat upah. Jika pekerjaannya terbakar, ia akan menderita kerugian, tetapi ia sendiri akan diselamatkan, tetapi seperti dari dalam api. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatikan perbedaan di sini. Orang percaya berada di sorga berdasarkan apa yang telah dikerjakan oleh Kristus, namun untuk setiap pekerjaan yang kita lakukan dan kesetiaan kita dalam mengelola karunia-karuniaNya kepada kita, Ia akan membalasnya dengan pemberian pahala. Sekali lagi, coba simak dengan baik komentar Radmacher tentang ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika saya menulis perkataan-perkataan ini, saya ada di hadapan Allah dalam keadaan tanpa cacat-cela dan sempurna karena Allah melihat saya melalui Yesus Kristus. Fakta ini tak dapat diganggu gugat. Tak seorangpun yang telah mengenal Yesus Kristus akan menghadap pengadilan Takhta Putih dalam Wahyu 20. Namun setiap orang percaya akan menghadap Takhta Pengadilan Kristus (Bema) dan seluruh pekerjaan (perbuatan) kita akan diadili (2 Kor. 5:10). Penting diperhatikan bahwa baik orang yang tidak bertobat maupun yang sudah bertobat akan diadili menurut pekerjaan-pekerjaan mereka. Orang yang tidak bertobat akan dihukum menurut perbuatan mereka pada Pengadilan Takhta Putih dan dalam pengadilan itu akan ditentukan tingkat hukuman kekal yang menimpanya di neraka. Demikian pula Orang yang bertobat akan dihakimi menurut pekerjaannya (perbuatannya) pada pengadilan Bema dan hasil dari pengadilan itu akan menentukan pahala yang akan diberikan kepadanya.6 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Pelajaran 7 nanti, kita akan membicarakan Takhta Pengadilan Kristus lebih mendetail, namun untuk saat ini cukup bagi kita untuk mengetahui bahwa meskipun kita terjamin aman di dalam Kristus Juruselamat kita dan sorga telah menjadi bagian kita yang pasti, kita masih diberikan kesempatan untuk mengabdi dengan sebaik-baiknya dan dengan penuh rasa tanggung jawab. Yang dituntut dari kita sekarang adalah sikap kedisiplinan berdasarkan kasih karunia Allah dalam mengejar kesalehan yang mengandung janji bagi kehidupan sekarang maupun hidup yang akan datang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 Timotius 4:7-8 Tetapi jauhilah takhayul dan dongeng nenek-nenek tua. Latihlah dirimu beribadah. Latihan badani terbatas gunanya, tetapi ibadah itu berguna dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 Robert Lightner, Sin, The Savior, and Salvation, Thomas Nelson, Nashville, 1991, hal. 246 mengutip John MacArthur, The Gospel According to Jesus, hal. 23.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2 Charles Bell, Calvin and Scottish Theology: The Doctrine of Assurance, Handsel, Edinburg, 1985, hal. 28.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3 Earl Radmacher, The Grace Evangelical Society News, Vol. 10, No. 3, May-June 1995, hal. 1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4 Rich Christianson, The Grace Evangelical Society News, Vol. 9, No. 1, January-February 1994, hal. 4.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5 John F. MacArthur, Jr., The Gospel According to Jesus, Zondervan, Grand Rapids, 1988, hal. 190.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6 Radmacher, Vol. 10, No. 3, hal. 1, 4.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-----------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;TUHAN YESUS MEMBERKATI SAUDARA!&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-3133969198478008950?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/3133969198478008950'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/3133969198478008950'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2011/09/kepastian-keselamatan-masuk-sorga.html' title='KEPASTIAN KESELAMATAN MASUK SORGA'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-6498386022319794899</id><published>2010-11-18T10:18:00.002+08:00</published><updated>2010-11-18T10:22:14.315+08:00</updated><title type='text'>Hai Anak-Ku</title><content type='html'>&lt;div&gt;Proverbs 3:11&lt;br /&gt;"Hai anakku, janganlah engkau menolak didikan TUHAN, dan janganlah engkau bosan akan peringatan-Nya."&lt;br /&gt;See it at &lt;a href="http://youversion.com/"&gt;YouVersion.com&lt;/a&gt;:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://read.ly/Prov3.11.IDBAR"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://read.ly/Prov3.11.IDBAR"&gt;http://read.ly/Prov3.11.IDBAR&lt;/a&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sent from my iPad&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-6498386022319794899?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/6498386022319794899'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/6498386022319794899'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2010/11/check-out-this-verse-on-youversioncom_18.html' title='Hai Anak-Ku'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-3135845539398794671</id><published>2010-11-16T14:56:00.002+08:00</published><updated>2010-11-18T10:23:11.373+08:00</updated><title type='text'>Akar Segala Kejahatan</title><content type='html'>&lt;div&gt;1 Timothy 6:10&lt;br /&gt;"Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka."&lt;br /&gt;See it at &lt;a href="http://youversion.com/"&gt;YouVersion.com&lt;/a&gt;:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://read.ly/1Tim6.10.IDBAR"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://read.ly/1Tim6.10.IDBAR"&gt;http://read.ly/1Tim6.10.IDBAR&lt;/a&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sent from my iPad&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-3135845539398794671?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/3135845539398794671'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/3135845539398794671'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2010/11/check-out-this-verse-on-youversioncom.html' title='Akar Segala Kejahatan'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-722473272084700138</id><published>2010-07-24T15:02:00.001+08:00</published><updated>2010-07-24T21:45:11.577+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TEOLOGI'/><title type='text'>Keilahian Yesus Kristus</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/TEqOeX98MzI/AAAAAAAABDQ/q4fVyUu2LL8/s1600/600-Jesus-049.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="298" hw="true" src="http://2.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/TEqOeX98MzI/AAAAAAAABDQ/q4fVyUu2LL8/s400/600-Jesus-049.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&amp;nbsp;PENGANTAR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang Kristen menyatakan bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan yang menjelma menjadi manusia. Pengajaran ini sangat penting. Jika pengajaran ini benar maka kekristenan unik dan otoritatif, jika tidak maka kekristenan tidak berbeda dengan agama-agama yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip dasar apologetika kekristenan mengenai keilahian Yesus Kristus adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjanjian Baru yang mencatat kehidupan, pengajaran, kematian dan kebangkitan Yesus Kristus adalah dokumen yang dapat diandalkan (lihat artikel Keotentikan Naskah Perjanjian Baru).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus menyatakan bahwa Dia adalah Tuhan yang menjelma menjadi manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus membuktikan bahwa Dia adalah Tuhan dengan menggenapi nubuat(ramalan) Perjanjian Lama, dengan hidup tanpa dosa, dengan mujizat-mujizat yang Dia lakukan, dan dengan kebangkitan-Nya dari kematian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian Yesus Kristus adalah Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam artikel Keotentikan Naskah Perjanjian Baru kita mempelajari bahwa naskah Perjanjian Baru dapat diandalkan secara historis. Perjanjian Baru tidak hanya berisi sejarah secara garis besar, tetapi juga terbukti akurat secara mendetil. Pendengar dan saksi mata kehidupan Yesus meneruskan kisah dari perkataan dan hal-hal yang dikerjakan Yesus. Perkataan-perkataan Yesus tidak hanya diingat tetapi juga ditulis oleh saksi mata yang dapat diandalkan (Lukas 1:1-3).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENYELIDIKAN PERNYATAAN YESUS SEBAGAI TUHAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak bukti yang mengungkapkan pernyataan Yesus mengenai keilahiannya, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus menyatakan dirinya sebagai Jehovah (Tuhan dalam Perjanjian Lama)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus menyatakan sebagai mesias&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus menerima penyembahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Otoritas perkataan-perkataan Yesus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus memerintahkan berdoa dalam nama-Nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus menyatakan diri sebagai Jehovah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Perjanjian Lama, Tuhan menyatakan nama-Nya sebagai JHWH atau Jehovah. Dalam bahasa Indonesia ditulis sebagai TUHAN (kata 'tuhan' dengan huruf besar semua). Misal dalam Keluaran 6: 2-3,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Selanjutnya berfirmanlah Allah kepada Musa: "Akulah TUHAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku telah menampakkan diri kepada Abraham, Ishak dan Yakub sebagai Allah Yang Mahakuasa, tetapi dengan nama-Ku TUHAN Aku belum menyatakan diri.'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang Yahudi menganggap nama Jehovah (TUHAN) begitu suci, sehingga mereka tidak berani mengucapkannya. Jehovah adalah satu-satunya Tuhan, selain itu adalah berhala atau tuhan yang palsu. Jehovah adalah Tuhan yang cemburu, yang tidak akan membagikan nama maupun kemulian-Nya kepada yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesaya menulis,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Beginilah firman TUHAN, Raja dan Penebus Israel, TUHAN semesta alam: "Akulah yang terdahulu dan Akulah yang terkemudian; tidak ada Allah selain dari pada-Ku."'(Yesaya 44:6).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Aku ini TUHAN, itulah nama-Ku; Aku tidak akan memberikan kemuliaan-Ku kepada yang lain atau kemasyhuran-Ku kepada patung. '(Yesaya 42:8).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Aku tidak akan memberikan kemuliaan-Ku kepada yang lain'. (Yesaya 48:11).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TUHAN(Jehovah) tidak akan membagikan nama, hormat dan kemuliaan-Nya kepada yang lain. Yang menarik adalah perkataan-perkataan Yesus dan tindakan-tindakan-Nya membuat orang Yahudi abad pertama mengambil batu menuduh Yesus menghujat(menyamakan diri-Nya dengan TUHAN).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa perkataan Yesus yang menarik dipelajari:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus mengatakan, ' Akulah gembala yang baik'(Yohanes 10:11), sedangkan Perjanjian Lama mengatakan, 'TUHAN adalah gembalaku'(Mazmur 23:1).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus menyatakan Dia adalah hakim atas segala bangsa (Yohanes 5:27; Matius 25:31), Perjanjian Lama mengatakan TUHAN adalah hakim segala bangsa (Yoel 3:12).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus mengatakan, 'Akulah terang dunia' (Yohanes 8:12), Perjanjian Lama mengatakan ''TUHAN akan menjadi penerang abadi bagimu" (Yesaya 60:19).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus berdoa kepada Bapa untuk berbagi kemuliaan kekal-Nya, "Oleh sebab itu, ya Bapa, permuliakanlah Aku pada-Mu sendiri dengan kemuliaan yang Kumiliki di hadirat-Mu sebelum dunia ada" (Yohanes 17:5)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus mengatakan Dia adalah yang pertama dan yang akhir (Wahyu 1:17), sama seperti Yehovah dalam Perjanjian Lama (Yesaya 44:6).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernyataan keilahian Yesus sangat jelas di Yohanes 8:58,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada' (Yohanes 8:58). Orang Yahudi tanpa ragu-ragu mengerti maksud perkataan ini . Mereka tahu bahwa Yesus tidak hanya menyatakan keberadaan-Nya sebelum Abraham, tetapi Yesus juga menyatakan sama dengan Tuhan. Ini menyebabkan mereka mengambil batu hendak melempari Yesus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam beberapa peristiwa Yesus menyatakan diri-Nya sama dengan Tuhan dengan cara yang lain misal dalam memberikan pengampunan dosa, suatu pekerjaan yang hanya bisa dilakukan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Markus 2:10-11, Yesus melakukan mujizat sekaligus memberikan pengampunan dosa:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus juga menyatakan bahwa Dia mempunya kuasa kehidupan, kuasa yang hanya dimiliki TUHAN saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Sebab sama seperti Bapa membangkitkan orang-orang mati dan menghidupkannya, demikian juga Anak menghidupkan barangsiapa yang dikehendaki-Nya.' (Yohanes 5:21)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya saatnya akan tiba dan sudah tiba, bahwa orang-orang mati akan mendengar suara Anak Allah, dan mereka yang mendengarnya, akan hidup.' (Yohanes 5:25)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus mengatakan bahwa 'supaya semua orang menghormati Anak sama seperti mereka menghormati Bapa' (Yohanes 5:23). Dalam kategori yang sama Yesus mendorong murid-murid-Nya, 'percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku' (Yohanes 14:1). Yesus tanpa meninggalkan keraguan, menyatakan diri-Nya sejajar dengan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernyataan Yesus sebagai mesias yang dijanjikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjanjian Lama memberikan janji kedatangan mesias. Mesias berarti yang diurapi, seseorang yang diurapi Tuhan untuk melakukan penggenapan rencana keselamatan bagi umat manusia. Perjanjian Lama memberikan gambaran keilahian mesias. Ketika Yesus menyatakan bahwa Dia menggenapkan nubuat tentang mesias, secara langsung menyatakan keilahian-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai contoh Yesaya berbicara mengenai Mesias&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.' (Yesaya 9:5)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Hai Sion, pembawa kabar baik, naiklah ke atas gunung yang tinggi! Hai Yerusalem, pembawa kabar baik, nyaringkanlah suaramu kuat-kuat, nyaringkanlah suaramu, jangan takut! Katakanlah kepada kota-kota Yehuda: "Lihat, itu Allahmu!"' (Yesaya 40:9)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Daniel 7:13-14 dikatakan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Dalam penglihatanku pada malam itu, kulihat sesuatu yang seperti manusia. Ia datang dengan dikelilingi awan lalu pergi kepada Dia yang hidup kekal dan diperkenalkan kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia diberi kehormatan dan kekuasaan sebagai raja, sehingga orang-orang dari segala bangsa, suku bangsa dan bahasa mengabdi kepadanya. Kekuasaannya akan bertahan selama-lamanya, pemerintahannya tidak akan digulingkan'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat ini yang dikutip Yesus ketika imam besar menanyakan apakah Dia mesias.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Imam Besar itu bertanya kepada-Nya sekali lagi, katanya: "Apakah Engkau Mesias, Anak dari Yang Terpuji?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab Yesus: "Akulah Dia, dan kamu akan melihat Anak Manusia duduk di sebelah kanan Yang Mahakuasa dan datang di tengah-tengah awan-awan di langit." '(Markus 14:61-62).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Perjanjian Lama berbicara mengenai mesias, Perjanjian Lama juga berbicara mengenai keilahiannya. Ketika Yesus menyatakan Dia adalah kegenapan Perjanjian Lama mengenai mesias (Lukas 24:27,44; Matius 26:54), Yesus mengkaitkan diri-Nya sebagai Mesias yang menggenapkan apa yang telah tertulis di dalam Perjanjian Lama. Ini sekaligus menegaskan keilahian-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus menerima penyembahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjanjian Lama melarang penyembahan kepeda siapapun kecuali kepada Tuhan (Keluaran 20:1-5; Ulangan 5:7-9). Yesus tercatat menerima penyembahan paling sedikit sembilan kali:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum disembuhkan, seorang sakit kusta menyembah Dia (Matius 8:2).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum anaknya dibangkitkan Yesus, seorang kepala rumah ibadat menyembah Dia (Matius 9:18).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Yesus melakukan mujizat berjalan di atas air, orang-orang yang berada di dalam perahu menyembah Dia (Matius 14:33).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum anaknya yang kerasukan setan disembuhkan, seorang perempuan Kanaan menyembah Dia (Matius 15:25)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum seorang kerasukan setan disembuhkan, ia menyembah Yesus (Markus 5:6).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang buta yang telah disembuhkan menyembah Yesus (Yohanes 9:38)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak-anak Zebedeus dan ibu mereka menyembah Yesus (Matius 20:20)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kebangkitan-Nya, murid-murid menyembah Dia (Matius 28:9)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum memberikan perintah untuk mengabarkan Injil, murid-murid menyembah Dia (Matius 28:17)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus tidak menolak penyembahan, dengan demikian Yesus tidak menolak orang-orang memperlakukan Dia sebagai Tuhan, ini menyatakan keilahian-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Otoritas perkataan-perkataan Yesus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus memperlakukan perkataan-perkataan-Nya sejajar dengan perkataan-perkataan Tuhan yang mempunyai otoritas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman." (Matius 28: 18-20).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan telah memberikan 10 Perintah Allah kepada Musa, tetapi Yesus menambahkan,'Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi.' (Yohanes 13:34) .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus memperlakukan perkataan-perkataan-Nya sebagai perkataan yang kekal,' Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu' (Matius 24:35).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbicara kepada yang menolak Dia, Yesus berkata,'Barangsiapa menolak Aku, dan tidak menerima perkataan-Ku, ia sudah ada hakimnya, yaitu firman yang telah Kukatakan, itulah yang akan menjadi hakimnya pada akhir zaman'. (Yohanes 12:48).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus mengakui mempunyai segala kuasa di sorga dan di bumi, Yesus memperlakukan perkataan-Nya sejajar dengan Firman Tuhan, perkataan-Nya kekal, perkataan-Nya akan menjadikan hakim. Siapakah yang berani melakukan hal ini kecuali Tuhan sendiri? Jelas-jelas Yesus menyatakan diri-Nya sebagai Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus memerintahkan berdoa dalam nama-Nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus tidak hanya memerintahkan supaya manusia percaya kepada Dia (Yohanes 14:1) dan taat pada perintah-Nya (Yohanes 14:15), tetapi juga berdoa di dalam nama Yesus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya.' (Yohanes 14:13).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya.' (Yohanes 14:14).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.' (Yohanes 15:7)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus juga menegaskan, 'Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.' (Yohanes 14:6).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia manakah yang bisa dan berani menyatakan diri menjadi pengantara manusia dengan Tuhan? Hanya Yesus yang bisa dan berani menyatakan, karena dia adalah Tuhan yang menjelma menjadi manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PEMBUKTIAN KEILAHIAN YESUS KRISTUS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keilahian Yesus Kristus dibuktikan dalam:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggenapan nubuatan/ramalan mengenai mesias di Perjanjian Lama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketidakberdosaan Yesus &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mujizat-mujizat Yesus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebangkitan Yesus dari kematian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggenapan nubuatan mengenai mesias di Perjanjian Lama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak sekali nubuat tentang mesias/Kristus dalam Perjanjian Lama. Berikut nubuat-nubuat yang secara jelas berbicara tentang kedatangan mesias:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mesias akan lahir dari seorang perempuan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nubuat: Kejadian 3:15. Penggenapan : Galatia 4:4.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mesias akan dilahirkan dari seorang perawan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nubuat: Yesaya 7:14. Penggenapan: Matius 1:18-25.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mesias merupakan keturunan Abraham&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nubuat: Kejadian 12:1-3;Kejadian 22:18. Penggenapan: Matius 1:1; Galatia 3:16.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mesias dari suku Yehuda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nubuat: Kejadian 49:10. Penggenapan: Lukas 3:23,33; Ibrani 7:14.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mesias merupakan keturunan Daud&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nubuat: 2 Samuel 7:12. Penggenapan: Matius 1:1,6&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mesias akan lahir di Betlehem&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nubuat: Mikha 5:1-2. Penggenapan: Matius 2:1; Lukas 2:4-7.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mesias akan diurapi oleh Roh Kudus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nubuat: Yesaya 11:1-2. Penggenapan: Matius 3:16,17.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang mempersiapkan jalan bagi mesias&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nubuat: Yesaya 40:3; Maleakhi 3:1. Penggenapan: Matius 3:1-3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mesias akan mengadakan mujizat-mujizat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nubuat: Yesaya 35:5,6. Penggenapan: Matius 9:35&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mesias akan ditolak oleh orang Yahudi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nubuat: Mazmur 118:22. Penggenapan: I Petrus 2:7&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mesias akan ditolak oleh kerabat-Nya sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nubuat: Yesaya 53:3. Penggenapan: Yohanes 1:10,11; Yohanes 7:5,48&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mesias akan dielu-elukan waktu menunggang keledai memasuki Yerusalem&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nubuat: Zakharia 9:9. Penggenapan: Matius 21:1-7&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mesias akan mati dengan kematian yang mengenaskan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nubuat: Mazmur 22; Yesaya 53. Penggenapan: Matius 27. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diam dihadapan penuduh-Nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nubuat: Yesaya 53:7. Penggenapan: Matius 27:12-14&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dihina&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nubuat: Mazmur 22:7,8. Penggenapan: Matius 27:31.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dipaku tangan dan kaki-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nubuat: Mazmur 22:17. Penggenapan: Lukas 23:33.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disalib di antara penjahat-penjahat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nubuat: Yesaya 53:12. Penggenapan: Matius 27:38&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lambung-Nya ditikam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nubuat: Zakaria 12:10. Penggenapan: Yohanes 19:34&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada tulang yang dipatahkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nubuat: Keluaran 12:46.Penggenapan: Yohanes 19:36&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jubah-Nya akan diundi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nubuat: Mazmur 22:18. Penggenapan: Yohanes 19:23,24&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mesias menderita karena dosa kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nubuat: Yesaya 53:5-6. Penggenapan: 1 Petrus 2:24&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mesias akan bangkit dari kematian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nubuat: Mazmur 16:10.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggenapan: Kisah Para Rasul 2:31; Markus 16:6.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mesias akan naik ke surga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nubuat: Mazmur 68:19. Penggenapan: Kisah Para Rasul 1:9.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mesias akan duduk di sebelah kanan Allah Bapa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nubuat: Mazmur 110:1. Penggenapan: Ibrani 1:3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nubuat-nubuat ini ditulis ratusan tahun sebelum Yesus lahir ke dalam dunia. Tidak ada alasan bahwa nubuat-nubuat itu adalah 'tebakan yang sangat cerdas', atau 'merupakan trend kecenderungan sejarah', atau 'pikiran kreatif pembaca Alkitab'. Bahkan para kritikus sendiri mengakui bahwa nubuat-nubuat tersebut selesai ditulis lengkap 400 tahun sebelum Yesus lahir. Nubuat-nubuat tersebut secara sempurna digenapkan oleh Yesus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan tidak pernah membuat kesalahan. Tuhan mengendalikan sejarah dan jika Tuhan membuat nubuat/ramalan lebih dari 400 tahun sebelumnya mengenai rencana keselamatan bagi manusia maka tidak ada penggenapan yang terjadi secara kebetulan, semua penggenapan yang dilakukan terjadi karena kedaulatan-Nya atas sejarah umat manusia. Jika Yesus, yang menyatakan bahwa Dia menggenapkan apa yang tertulis ratusan tahun sebelum kelahiran-Nya, dan benar-benar Yesus menggenapinya, maka diambil kesimpulan bahwa Yesus adalah mesias, Yesus adalah Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketidakberdosaan Yesus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua orang berdosa, Tuhan dan kita mengetahui hal ini. Jika seseorang hidupnya sangat baik, sempurna, berusaha tidak berdosa sebisa mungkin, tidak membuktikan ia Tuhan. Tetapi kalau seseorang melakukan 2 hal tersebut yakni mengakui dirinya Tuhan kemudian menawarkan hidupnya yang tanpa dosa sebagai bukti, kita harus serius memperhatikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat Pilatus mengadili Yesus, Pilatus menyimpulkan, 'Aku tidak mendapati kesalahan apapun pada orang ini' (Lukas 23:4). Kepala pasukan yang melihat penyaliban Yesus mengatakan,'Sungguh, Orang ini adalah orang benar!' (Lukas 23:47). Penjahat yang disalib bersama Yesus mengatakan, 'Orang ini tidak berbuat sesuatu yang salah' (Lukas 23:41).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesaksian yang paling penting terhadap karakter seseorang adalah dari orang terdekat. Petrus, murid yang paling dekat dengan Yesus mengatakan bahwa Kristus tidak berbuat dosa, dan tipu tidak ada dalam mulut-Nya (1 Petrus 2:22). Yohanes berkata 'Kristus adalah benar' (1 Yohanes 3:7). Rasul Paulus mengatakan ' Dia tidak mengenal dosa' (2 Korintus 5:21). Penulis kitab Ibrani berkata 'Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa' (Ibrani 4:15).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus sendiri memberikan tantangan kepada lawan-lawan-Nya, 'Siapakah di antaramu yang membuktikan bahwa Aku berbuat dosa?' (Yohanes 8:46).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus menyatakan diri-Nya Tuhan dan membuktikannya dengan kehidupannya yang tanpa dosa, memberikan kesimpulan bahwa Yesus benar-benar Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mujizat-mujizat Yesus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup Yesus penuh mujizat sejak awal dia berada di bumi. Dia lahir dari seorang perawan (Matius 1:18,20-21), Yesus mengubah air menjadi anggur (Yohanes 2:1-11), berjalan di atas air (Matius 14:25), melipat gandakan roti (Yohanes 6:11), memelekkan mata orang buta (Yohanes 9:7), membuat orang lumpuh bisa berjalan (Markus 2:1-12), mengusir setan (Markus 5:1-20), menyembuhkan berbagai penyakit (Matius 9:35), dan beberapa kali membangkitkan orang dari kematian (Matius 9:23-26;Lukas 7:11-17;Yohanes 11:38-44).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika murid-murid Yohanes Pembaptis menanyakan kepada-Nya apakah Dia mesias, Yesus menjawab mujizatnya sebagai bukti bahwa Dia mesias:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Pergilah dan katakanlah kepada Yohanes apa yang kamu dengar dan kamu lihat: orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik.' (Matius 11:4,5).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mujizat-mujizat seperti ini merupakan tanda adanya persetujuan Tuhan kepada orang yang melakukan mujizat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mujizat-mujizat ini merupakan penggenapan dari apa yang ditulis Yesaya 700 tahun sebelum Yesus lahir ke bumi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Pada waktu itu mata orang-orang buta akan dicelikkan, dan telinga orang-orang tuli akan dibuka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada waktu itu orang lumpuh akan melompat seperti rusa, dan mulut orang bisu akan bersorak-sorai.'(Yesaya 35:5,6).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah seorang Farisi yang bernama Nikodemus, seorang pemimpin agama Yahudi. Ia datang pada waktu malam kepada Yesus dan berkata: "Rabi, kami tahu, bahwa Engkau datang sebagai guru yang diutus Allah; sebab tidak ada seorangpun yang dapat mengadakan tanda-tanda yang Engkau adakan itu, jika Allah tidak menyertainya. (Yohanes 3:1-2).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada waktu Yesus dibaptis, muncul suatu suara dari sorga 'Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.' (Matius 3:17). Ini merupakan tanda dukungan Allah Bapa terhadap pekerjaan dan keilahian Yesus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mujizat adalah suatu bentuk konfirmasi/persetujuan ilahi atas suatu kebenaran/pekerjaan yang dikerjakan seseorang yang diutus Tuhan. Mujizat yang dihubungkan dengan pernyataan Yesus tentang keilahian diri-Nya, mengkonfirmasi bahwa Dia benar-benar Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebangkitan Yesus dari kematian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya Tuhan yang hanya memberi kehidupan (Ulangan 32:39; 1 Samuel 2:6). Di sini kebangkitan Yesus dari kematian merupakan bukti adanya persetujuan dari Tuhan terhadap siapa yang diutus-Nya. Perjanjian Lama dan Yesus sendiri menubuatkan kebangkitan-Nya. Mazmur 16:10 berbicara tentang kebangkitan mesias.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjanjian Lama menubuatkan bahwa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Mesias akan datang dan mati (Yesaya 53; Mazmur 22)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Mesias akan memerintah selamanya( Yesaya 9:6; Daniel 2:44;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu-satunya jalan supaya mesias bisa memenuhi keduanya adalah mati kemudian bangkit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus sejak awal pelayanan-Nya telah menubuatkan kebangkitan-Nya sendiri. (Yohanes 2:19,21).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah pengakuan Petrus bahwa Yesus adalah Mesias, Yesus berkata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan bangkit sesudah tiga hari.' (Markus 8:31).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus mengulangi perkataan ini saat dalam perjalanan melewati Galilea (Markus 9:30-31), dan dalam perjalanan ke Yerusalem (Markus 10:32-34).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus juga mengatakan 'Aku memberikan nyawa-Ku untuk menerimanya kembali. Tidak seorangpun mengambilnya dari pada-Ku, melainkan Aku memberikannya menurut kehendak-Ku sendiri. Aku berkuasa memberikannya dan berkuasa mengambilnya kembali.' (Yohanes 10:18).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kematian dan kebangkitan Yesus:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehilangan besar darah menyebabkan Yesus mati (Lihat artikel Apakah Yesus benar-benar mati?). Dia mempunyai 5 luka dan berada di atas kayu salib mulai jam 9 pagi (Markus 15:25) hingga jam 3 sore (Markus 15:42).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus menyerahkan nyawa-Nya (Yohanes 19:30).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika lambungnya ditusuk tombak keluar darah dan air (Yohanes 19:34). Secara medis membuktikan bahwa Yesus sudah mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentara Roma yang berpengalaman dalam menangani kematian menyatakan Yesus mati (Yohanes 19:33)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilatus memastikan bahwa Yesus mati sebelum diserahkan mayat-Nya ke Yusuf dari Arimatea.(Markus 15:42-47)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mayat Yesus dikapani dengan kain lenan dan dibubuhi dengan rempah-rempah menurut adat orang Yahudi bila menguburkan mayat.(Yohanes 19:40)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Minggu kubur Yesus kosong, Yesus telah bangkit (Matius 28; Markus 16;Lukas 24;Yohanes 20,21)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penampakan Yesus setelah kebangkitan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada Maria Magdalena (Markus 16:9; Yohanes 20:11-14)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada perempuan sekembalinya dari kubur (Matius 28:9,10)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada Petrus (Lukas 24:34; 1 Korintus 15:5)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada murid-murid di Emaus (Lukas 24:13-32)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada rasul-rasul kecuali Tomas (Lukas 24:36-43;Yohanes 20:19-24)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada rasul-rasul, Tomas hadir (Yohanes 20:26-29)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada 7 orang di danau Tiberias (Yohanes 21:1-23)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada lebih dari 500 orang percaya di bukit Galilea (1 Korintus 15:6)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada Yakobus (1 Korintus 15:7)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada murid-murid (Matius 28:16-20;Lukas 24:33-52;Kisah Para Rasul 1:3-12)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kenaikan Yesus ke surga (Kisah Para rasul 1:3-12)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada Stefanus (Kisah Para Rasul 7:55)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada Paulus (Kisah Para Rasul 9:3-6; 1 Korintus 15:8)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada Paulus saat di Bait Allah (Kisah Para Rasul 22:17-21;23:11)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada Yohanes di pulau Patmos (Wahyu 1:9-20)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebangkitan Yesus secara tubuh fisik dibuktikan bahwa setelah kebangkitannya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Yesus dilihat lebih dari 500 orang (1 Korintus 15:6)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Yesus menyatakan mempunyai daging dan tulang (Lukas 24:39) ,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Yesus makan ikan (Lukas 24:42,43)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi yang meragukan kebangkitan-Nya secara fisik, Yesus menantang:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Taruhlah jarimu di sini dan lihatlah tangan-Ku, ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke dalam lambung-Ku dan jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah.' (Yohanes 20:27).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus menyatakan diri-Nya Tuhan. Yesus bangkit dari kematian, ini menggenapi apa yang Dia dan Perjanjian Lama katakan. Yesus benar-benar Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KESIMPULAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan kehandalan naskah Perjanjian Baru kita memiliki catatan tentang pengajaran Yesus mengenai keilahian-Nya. Yesus menggenapi nubuat Perjanjian Lama mengenai mesias yang ditulis beratus-ratus tahun sebelum kelahiran-Nya, Yesus menerima penyembahan dari manusia, Yesus tidak berdosa, Yesus hidup penuh dengan mujizat-mujizat, dan Yesus bangkit dari kematian membuktikan bahwa Yesus adalah benar-benar Tuhan yang menjelma menjadi manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan jelas Yesus menyatakan diri dan membuktikan diri-Nya Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah engkau sudah menerima Yesus sebagai Tuhan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika engkau belum menerima Yesus sebagai Tuhan, terimalah Dia sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terimalah Dia sebagai Tuhan, terima juga Yesus sebagai juruselamat yang telah mati menanggung hukuman dosa yang seharusnya engkau tanggung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika engkau mau menerima Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat, maka dosa-dosamu akan diampuni karena hukumannya sudah lunas ditanggung oleh Tuhan Yesus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maukah saudara?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Geisler, Norman L., Christian Apologetics, Baker Book House, Grand Rapids, Michigan 49516.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Josh McDowell, The New Evidence that Demands a Verdict, Thomas Nelson Publisher.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Miriam Santoso, Bibliologi - Pengantar Alkitab, Seminari Alkitab Asia Tenggara, Malang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenneth Barker, The NIV Study Bible, Zondervan Publishing House, Grand Rapids, MI 49530, USA&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-722473272084700138?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/722473272084700138'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/722473272084700138'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2010/07/keilahian-yesus-kristus.html' title='Keilahian Yesus Kristus'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/TEqOeX98MzI/AAAAAAAABDQ/q4fVyUu2LL8/s72-c/600-Jesus-049.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-3939092165760422845</id><published>2009-11-26T12:46:00.003+08:00</published><updated>2009-12-14T19:38:24.129+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MY PRESPEKTIF'/><title type='text'>APAKAH HIDUPMU BERMAKNA  DAN BAHAGIA ???</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/Sr2dF0P0LpI/AAAAAAAABCw/eTma9dkplPk/s1600-h/bb5f314f0234990c.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" iq="true" src="http://3.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/Sr2dF0P0LpI/AAAAAAAABCw/eTma9dkplPk/s400/bb5f314f0234990c.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Saudaraku, Tuhan mengasihi saudara dan Dia telah sediakan hidup yang bermakna dan penuh kebahagiaan bagi saudara.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Bukan kita yang telah mengasihi Tuhan, tetapi Tuhanlah yang telah lebih dulu mengasihi kita.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kerana begitu besar kasih Tuhan akan seluruh umat manusia, sehingga Yesus telah datang kepada kita, supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak dihukum dalam Neraka, melainkan beroleh hidup yang kekal di dalam kerajaan Sorga.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Yesus berkata, "Aku datang untuk memberikan hidup yang kekal di Sorga, dan kehidupan yang bermakna dan penuh kebahagiaan di dalam dunia ini.”&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Namun kerana manusia penuh dosa dan terpisah dari Tuhan, maka ia tidak dapat mengalami hidup yang bermakna dan penuh kebahagiaan.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kitab Suci mengatakan, semua orang telah berbuat dosa dan rohaninya telah mati, kerana itu ia tidak dapat mencapai tingkat kesucian yang telah ditetapkan oleh Tuhan.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Manusia diciptakan untuk bersekutu dengan Tuhan, akan tetapi kerana kekerasan hatinya, ia memilih jalannya sendiri sehingga persekutuannya dengan Tuhan terputus.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Menurut Alkitab, kekerasan hati untuk memilih jalan sendiri dan ingin bebas dari Tuhan disebut dosa dan diwujudkan, baik dengan sikap melawan Tuhan maupun dengan sikap tidak peduli&amp;nbsp; terhadap Tuhan. &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sebab balasan bagi dosa manusia adalah hukuman kekal dalam Neraka, artinya manusia menderita dan terpisah dari Tuhan untuk selama-lamanya.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tuhan Maha Suci, sedangkan manusia penuh dosa. Kerana itu ada satu jurang yang memisahkan antara Tuhan dan manusia yang disebut jurang dosa. Namun, walaupun demikian manusia selalu berusaha untuk mencari Tuhan dan kehidupan yang bahagia dengan usahanya sendiri, yaitu melalui perbuatan baik, beretika, beragama, filsafat dan lain-lain, namun gagal kerana dosanya.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Saudaraku, Yesus adalah jalan keselamatan yang telah ditentukan oleh Tuhan untuk pengampunan dosa manusia. Melalui Dia, saudara dapat mengalami hidup yang bermakna dan penuh kebahagiaan.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ketika kita masih tidak sedar dan hidup di dalam dosa. Tuhan telah menunjukkan kasihNya kepada kita, melalui Yesus yang telah mengorbankan diriNya di atas kayu salib untuk mengampuni segala dosa kita.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Yesus telah wafat di salib kerana dosa kita, la dikuburkan, dan bangkit pada hari yang ketiga seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci. Kemudian la menampakkan diri kepada murid-muridNya, dan kepada lebih dari 500 pengikut-pengikutNya.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kata Yesus, "Akulah Jalan dan Kebenaran dan Hidup. Tidak ada seorang pun yang dapat masuk ke dalam kerajaan Sorga, kalau tidak melalui Aku."&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tuhan telah menjembatani jurang dosa yang memisahkan manusia dengan DiriNya melalui Yesus yang telah mengorbankan diriNya di kayu salib bagi pengampunan segala dosa kita.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Kerana itu saudaraku, kita perlu menerima Yesus menjadi Juruselamat dan Tuhan kita, dengan berdoa mengundangNya masuk ke dalam hati kita. Dengan demikian kita dapat mengalami hidup yang bermakna dan penuh kebahagiaan.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kitab Suci mengatakan bahwa semua orang yang menerimaNya diberiNya kuasa untuk menjadi milik Tuhan dan menjadi anak-anakNya, iaitu mereka yang percaya dan beriman kepada Tuhan Yesus.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kitab Suci juga mengatakan bahwa karena anugerah Tuhan, kamu diselamatkan dari hukuman Neraka oleh kerana beriman kepada Yesus. Itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Tuhan, itu bukan hasil pekerjaanmu, jangan ada orang yang memegahkan dirinya.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Yesus berkata, "Lihat, Aku berdiri di muka pintu hatimu dan mengetok, jikalau engkau mendengar suaraKu dan membukakan pintu hatimu, maka Aku akan masuk ke dalam hati dan hidupmu.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Menerima Yesus berarti berpaling dari diri sendiri kepada Tuhan, serta menyerahkan seluruh pribadi kita, yaitu akal budi, perasaan dan kemauan kita kepadaNya.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kerana itu, tidak cukup hanya mengerti ajaran Yesus dengan akal kita saja atau menanggapinya berdasarkan perasaan semata-mata, kita perlu mengambil tindakan berdasarkan kemauan kita dengan menerima Yesus dan menyerahkan setiap segi kehidupan kita dikuasai olehNya.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Saudaraku, ada dua macam kehidupan yang mengambarkan kehidupan kita di dunia ini.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Pertama, hidup yang dikuasai oleh dirinya sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Hidupnya dikuasai oleh dirinya sendiri. Yesus berada di luar kehidupannya dan semua keinginan hatinya dikuasai oleh diri sendiri yang berakhir dengan kekacauan, kekecewaan dan ketidakbahagiaan.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Kedua, hidup yang dikuasai oleh Yesus.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Yesus yang menguasai hidupnya. Dirinya sendiri tidak mengatur hidupnya, melainkan menyerahkan seluruh hidupnya dipimpin dan dikuasai oleh Yesus. Semua keinginan hatinya dipimpin oleh Yesus dan menghasilkan hidup yang berarti dan penuh kebahagiaan.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Saudaraku, saya ingin mengajukan dua pertanyaan untuk saudara renungkan.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pertama, kehidupan yang manakah yang menggambarkan kehidupan saudara saat ini?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pertanyaan kedua, kehidupan yang manakah yang saudara inginkan untuk menggambarkan kehidupan saudara?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kalau saudara memilih hidup yang dikuasai oleh Yesus, maka yang berikut ini menjelaskan bagaimana saudara dapat menerima Yesus.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sebagai suatu tindakan kemauan, saudara dapat menerima Yesus sekarang ini juga dengan membaca doa di bawah ini dengan penuh kepercayaan, maka Yesus akan masuk ke dalam hati dan hidup saudara. Silakan saudara berdoa….&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;"Tuhan Yesus, saya memerlukan Engkau. Saya membuka pintu hatiku dan menerima Engkau menjadi Juruselamat dan Tuhanku. Terima kasih, kerana Engkau telah mangampuni semua dosa-dosaku. Kuasailah seluruh hidupku. Jadikanlah saya seorang pribadi yang sesuai dengan kehendakMu. Amin! "&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Setelah saudara berdoa menerima Yesus melalui doa di atas tadi, maka saat ini ada lima hal yang telah terjadi di dalam hidup saudara.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1. Yesus telah berada di dalam hati dan hidup saudara.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2.Semua dosa saudara telah diampuni oleh Tuhan.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3. Saudara telah menjadi seorang anak Tuhan.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;4. Saudara telah diberikan hidup yang baru.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;5. Saudara telah diberikan hidup yang kekal di Sorga.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Kalau saudara telah membaca doa di atas dengan sepenuh hati untuk menerima Yesus menjadi Juruselamat dan Tuhanmu. &lt;/b&gt;&lt;b&gt;Kirimkan e-mail kepada saya:&amp;nbsp; &lt;a href="mailto:agape2704@yahoo.com"&gt;agape2704@yahoo.com&lt;/a&gt;,&amp;nbsp; saya senang mendengar kabar dari saudara.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tuhan Yesus memberkati saudara!&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Bro &amp;nbsp;Peter&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-3939092165760422845?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/3939092165760422845'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/3939092165760422845'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2009/09/apakah-hidupmu-bermakan-dan-bahagia.html' title='APAKAH HIDUPMU BERMAKNA  DAN BAHAGIA ???'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/Sr2dF0P0LpI/AAAAAAAABCw/eTma9dkplPk/s72-c/bb5f314f0234990c.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-1783039305765054788</id><published>2009-09-21T16:15:00.000+08:00</published><updated>2009-09-21T16:31:26.517+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MY PRESPEKTIF'/><title type='text'>SEMUA DOSA DIAMPUNI</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/Src1sEyOJBI/AAAAAAAABCo/Eagbo_2vuMs/s1600-h/4ee0c2c2822358d0.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/Src1sEyOJBI/AAAAAAAABCo/Eagbo_2vuMs/s400/4ee0c2c2822358d0.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;"Ketika seseorang percaya dan menerima Yesus menjadi juruselamat dan Tuhannya secara peribadi, pada saat itulah semua dosanya telah diampuni oleh Tuhan"&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-1783039305765054788?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/1783039305765054788'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/1783039305765054788'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2009/09/semua-dosa-diampuni.html' title='SEMUA DOSA DIAMPUNI'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/Src1sEyOJBI/AAAAAAAABCo/Eagbo_2vuMs/s72-c/4ee0c2c2822358d0.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-202203384895798292</id><published>2009-09-16T08:58:00.002+08:00</published><updated>2009-09-21T16:31:26.517+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MY PRESPEKTIF'/><title type='text'>TELADAN-NYA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SrA5mL-pqfI/AAAAAAAABCA/Ok2oqHHY6KQ/s1600-h/7b7ba05a0e32c336.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 96px; height: 145px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SrA5mL-pqfI/AAAAAAAABCA/Ok2oqHHY6KQ/s400/7b7ba05a0e32c336.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5381864882921122290" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"Sebagai pengikut-pengikut Yesus, kita perlu dan harus mengikuti teladan-teladan kehidupan dan pelayananNya, dengan demikian cara hidup dan pelayanan kita semakin hari menjadi serupa denganNya dan bukan serupa dunia yang jahat ini."&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-202203384895798292?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/202203384895798292'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/202203384895798292'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2009/09/teladan-nya.html' title='TELADAN-NYA'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SrA5mL-pqfI/AAAAAAAABCA/Ok2oqHHY6KQ/s72-c/7b7ba05a0e32c336.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-1893925033041451868</id><published>2009-09-14T15:16:00.005+08:00</published><updated>2009-09-21T16:31:26.517+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MY PRESPEKTIF'/><title type='text'>DIBALIK DUKA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/Sq3v1c55BLI/AAAAAAAABBw/gBuNltR6WA0/s1600-h/5c36313768e4eace.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 125px; height: 122px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/Sq3v1c55BLI/AAAAAAAABBw/gBuNltR6WA0/s400/5c36313768e4eace.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5381220831348720818" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"Tuhan tidak pernah menyia-nyiakan setiap dukacita yang kita alami, karena dibalik duka itu,  Dia pasti mencurahkan sukacita sejati yang memuaskan jiwa kita"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-1893925033041451868?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/1893925033041451868'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/1893925033041451868'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2009/09/dibalik-duka.html' title='DIBALIK DUKA'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/Sq3v1c55BLI/AAAAAAAABBw/gBuNltR6WA0/s72-c/5c36313768e4eace.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-8662413759757683456</id><published>2009-09-14T15:05:00.003+08:00</published><updated>2009-09-21T16:31:26.518+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MY PRESPEKTIF'/><title type='text'>BERHATI PELAYAN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/Sq3tUp1AlGI/AAAAAAAABBo/wiwCFAVJtYo/s1600-h/98b359a5d2ec8e9c.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 120px; height: 82px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/Sq3tUp1AlGI/AAAAAAAABBo/wiwCFAVJtYo/s400/98b359a5d2ec8e9c.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5381218068858967138" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"Kalau kita mau mencari seorang pemimpin yang layak dan berkualitas, maka hal yang pertama-tama menjadi pertimbangan adalah kualitas hati yang siap untuk menjadi pelayan"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-8662413759757683456?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/8662413759757683456'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/8662413759757683456'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2009/09/berhati-pelayan.html' title='BERHATI PELAYAN'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/Sq3tUp1AlGI/AAAAAAAABBo/wiwCFAVJtYo/s72-c/98b359a5d2ec8e9c.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-2505955080670731457</id><published>2009-09-14T14:54:00.003+08:00</published><updated>2009-09-21T16:31:26.518+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MY PRESPEKTIF'/><title type='text'>KEJUJURAN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/Sq3qpTJ6DgI/AAAAAAAABBg/RXEG6OBUpr4/s1600-h/e0ce5f87d5b08d6a.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 145px; height: 108px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/Sq3qpTJ6DgI/AAAAAAAABBg/RXEG6OBUpr4/s400/e0ce5f87d5b08d6a.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5381215125014973954" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"Tidak peduli siapapun kita, Tuhan menuntut kejujuran kita dalam semua tindakan dan perkataan kita"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-2505955080670731457?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/2505955080670731457'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/2505955080670731457'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2009/09/kejujuran.html' title='KEJUJURAN'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/Sq3qpTJ6DgI/AAAAAAAABBg/RXEG6OBUpr4/s72-c/e0ce5f87d5b08d6a.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-3910586316700676291</id><published>2009-09-11T21:57:00.002+08:00</published><updated>2009-09-21T16:31:26.518+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MY PRESPEKTIF'/><title type='text'>SUMBER KEKUATAN ROHANI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SqpY8M7aekI/AAAAAAAABBY/njbltP6UHVA/s1600-h/2354dedd1a611364.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 108px; height: 145px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SqpY8M7aekI/AAAAAAAABBY/njbltP6UHVA/s400/2354dedd1a611364.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5380210496133298754" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"Kekuatan rohani seseorang ditentukan oleh pengetahuan yang benar tentang Firman Allah dan disertai oleh pengertian yang benar serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-3910586316700676291?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/3910586316700676291'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/3910586316700676291'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2009/09/sumber-kekuatan-rohani.html' title='SUMBER KEKUATAN ROHANI'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SqpY8M7aekI/AAAAAAAABBY/njbltP6UHVA/s72-c/2354dedd1a611364.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-2614693289347757917</id><published>2009-09-04T16:41:00.004+08:00</published><updated>2009-09-21T16:31:26.519+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MY PRESPEKTIF'/><title type='text'>PENGIRIM PESAN TUHAN</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SqDTy4It6FI/AAAAAAAABA8/_7ZFPWtK_zY/s1600-h/KCAVUZIEICALJE9P3CAB3KYVDCAHX3D14CA02N7D3CAMK96SPCAW403V7CAWJJ9IVCA6HXRI1CAW5D5UACAOEJFLUCAKC1FGTCA2A2JSQCADUI8QWCAWD4UAXCAFLOVN5CA8N34L2CA0IKAKGCAJRZF2R.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5377530826096240722" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 130px; CURSOR: hand; HEIGHT: 130px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SqDTy4It6FI/AAAAAAAABA8/_7ZFPWtK_zY/s400/KCAVUZIEICALJE9P3CAB3KYVDCAHX3D14CA02N7D3CAMK96SPCAW403V7CAWJJ9IVCA6HXRI1CAW5D5UACAOEJFLUCAKC1FGTCA2A2JSQCADUI8QWCAWD4UAXCAFLOVN5CA8N34L2CA0IKAKGCAJRZF2R.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;"Setiap orang kristen adalah pengirim-pengirim pesan Tuhan kepada mereka yang belum mengenal Yesus sebagai juruselamat dan Tuhan yang dapat mengampuni semua dosa mereka"&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-2614693289347757917?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/2614693289347757917'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/2614693289347757917'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2009/09/pengirim-pesan-tuhan.html' title='PENGIRIM PESAN TUHAN'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SqDTy4It6FI/AAAAAAAABA8/_7ZFPWtK_zY/s72-c/KCAVUZIEICALJE9P3CAB3KYVDCAHX3D14CA02N7D3CAMK96SPCAW403V7CAWJJ9IVCA6HXRI1CAW5D5UACAOEJFLUCAKC1FGTCA2A2JSQCADUI8QWCAWD4UAXCAFLOVN5CA8N34L2CA0IKAKGCAJRZF2R.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-7823326569729111720</id><published>2009-09-04T16:29:00.003+08:00</published><updated>2009-09-21T16:31:26.519+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MY PRESPEKTIF'/><title type='text'>ONLINE HIDUP BARU</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SqDRsNtH8ZI/AAAAAAAABA0/ajoOll3-5Jw/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5377528512603746706" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 124px; CURSOR: hand; HEIGHT: 100px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SqDRsNtH8ZI/AAAAAAAABA0/ajoOll3-5Jw/s400/images.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;"Kemenangan yang sejati adalah ketika kita terus menerus mengonlinekan sifat-sifat Kristus dalam hidup kita dan mengofflinekan sifat-sifat lama kita"&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-7823326569729111720?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/7823326569729111720'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/7823326569729111720'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2009/09/online-hidup-baru.html' title='ONLINE HIDUP BARU'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SqDRsNtH8ZI/AAAAAAAABA0/ajoOll3-5Jw/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-8652429513412718295</id><published>2009-09-02T15:00:00.003+08:00</published><updated>2009-09-21T16:31:26.519+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MY PRESPEKTIF'/><title type='text'>PENGALAMAN MENGUATKAN</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/Sp4ZqppXLKI/AAAAAAAABAs/GWnFP0W4NLE/s1600-h/8c0b3dfa6d720e38.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5376763225651489954" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 145px; CURSOR: hand; HEIGHT: 145px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/Sp4ZqppXLKI/AAAAAAAABAs/GWnFP0W4NLE/s400/8c0b3dfa6d720e38.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;"Pengalaman-pengalaman kita menang atas berbagai masalah dimasa lalu, memberikan kita keyakinan untuk menghadapi masa depan walau apapun tantangan"&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-8652429513412718295?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/8652429513412718295'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/8652429513412718295'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2009/09/pengalaman-menguatkan.html' title='PENGALAMAN MENGUATKAN'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/Sp4ZqppXLKI/AAAAAAAABAs/GWnFP0W4NLE/s72-c/8c0b3dfa6d720e38.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-7506100885738154046</id><published>2009-09-01T23:33:00.003+08:00</published><updated>2009-09-21T16:31:26.520+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MY PRESPEKTIF'/><title type='text'>KEKAYAAN ABADI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/Sp0_hATzJZI/AAAAAAAABAk/yuBOvBjet_k/s1600-h/8b5adc9686eae2f4.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 155px; height: 116px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/Sp0_hATzJZI/AAAAAAAABAk/yuBOvBjet_k/s400/8b5adc9686eae2f4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5376523366401516946" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"Kekayaan rohani yang kita miliki, menjadikan kita kaya di hadapanNya dan memberikan kepada kita keuntungan yang abadi"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-7506100885738154046?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/7506100885738154046'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/7506100885738154046'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2009/09/kekayaan-abadi.html' title='KEKAYAAN ABADI'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/Sp0_hATzJZI/AAAAAAAABAk/yuBOvBjet_k/s72-c/8b5adc9686eae2f4.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-1145732171163990125</id><published>2009-09-01T23:06:00.003+08:00</published><updated>2009-09-21T16:31:26.520+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MY PRESPEKTIF'/><title type='text'>PENGHIBURAN-NYA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/Sp05buSdGkI/AAAAAAAABAc/cDK4gQh9ODk/s1600-h/27906e6542338180.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 145px; height: 108px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/Sp05buSdGkI/AAAAAAAABAc/cDK4gQh9ODk/s400/27906e6542338180.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5376516678594927170" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"Tuhan tidak pernah mengizinkan suatu penderitaan terjadi dalam hidup kita, tanpa menyediakan penghiburan yang menguatkan dan meneguhkan hati kita"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-1145732171163990125?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/1145732171163990125'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/1145732171163990125'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2009/09/penghiburan-nya.html' title='PENGHIBURAN-NYA'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/Sp05buSdGkI/AAAAAAAABAc/cDK4gQh9ODk/s72-c/27906e6542338180.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-5017958173890065576</id><published>2009-09-01T22:56:00.004+08:00</published><updated>2009-09-21T16:31:26.521+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MY PRESPEKTIF'/><title type='text'>JAWABAN BIJAKSANA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/Sp03SnScZRI/AAAAAAAABAU/5gU3e1fTlWY/s1600-h/d49124a2a7028688.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 145px; height: 108px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/Sp03SnScZRI/AAAAAAAABAU/5gU3e1fTlWY/s400/d49124a2a7028688.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5376514323073754386" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"Hati Tuhan lebih bijaksana menjawab doa-doa kita, dibandingkan dengan doa-doa kita yang serakah untuk memenuhi kepentingan diri sendiri"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-5017958173890065576?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/5017958173890065576'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/5017958173890065576'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2009/09/dia-bijaksana.html' title='JAWABAN BIJAKSANA'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/Sp03SnScZRI/AAAAAAAABAU/5gU3e1fTlWY/s72-c/d49124a2a7028688.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-6350774117122150799</id><published>2009-09-01T22:46:00.003+08:00</published><updated>2009-09-21T16:31:26.521+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MY PRESPEKTIF'/><title type='text'>PUJIAN HATI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/Sp01yxTsGPI/AAAAAAAABAM/0CFloKlGK80/s1600-h/694b7cfc694e20bc.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 145px; height: 96px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/Sp01yxTsGPI/AAAAAAAABAM/0CFloKlGK80/s400/694b7cfc694e20bc.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5376512676495890674" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"Pujian &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;yang menyukakan hati Tuhan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; adalah pujian yang kita lantunkan bukan sekadar kata-kata, tetapi dari hati yang meluap kekaguman dan penyerahan diri  kita."&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-6350774117122150799?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/6350774117122150799'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/6350774117122150799'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2009/09/pujian-hati.html' title='PUJIAN HATI'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/Sp01yxTsGPI/AAAAAAAABAM/0CFloKlGK80/s72-c/694b7cfc694e20bc.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-6852911484710046078</id><published>2009-09-01T21:55:00.003+08:00</published><updated>2009-09-21T16:31:26.521+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MY PRESPEKTIF'/><title type='text'>ANUGERAH DAN KASIH-NYA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/Sp0pR39JcwI/AAAAAAAABAE/55JjPecsQV0/s1600-h/c351a6758cb270f2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 145px; height: 98px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/Sp0pR39JcwI/AAAAAAAABAE/55JjPecsQV0/s400/c351a6758cb270f2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5376498917205177090" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"Ketika hati kita menyadari anugerahNya yang tak terukur dan belas kasihNya yang tak pernah berkesudahan, maka hati kita dipenuhi dengan damai sejahteraNya."&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-6852911484710046078?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/6852911484710046078'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/6852911484710046078'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2009/09/anugerah-dan-kasih-nya.html' title='ANUGERAH DAN KASIH-NYA'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/Sp0pR39JcwI/AAAAAAAABAE/55JjPecsQV0/s72-c/c351a6758cb270f2.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-4927312342205988476</id><published>2009-08-31T16:19:00.005+08:00</published><updated>2009-09-21T16:31:26.522+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MY PRESPEKTIF'/><title type='text'>SANG PENCIPTA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SpuJipuibKI/AAAAAAAAA_8/hQ_lbA23F0c/s1600-h/e1e9d2fdbb726c4e.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 109px; height: 145px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SpuJipuibKI/AAAAAAAAA_8/hQ_lbA23F0c/s400/e1e9d2fdbb726c4e.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5376041808606424226" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;"Kepekaan hati dan perasaan kita ketika bersentuhan dengan alam semulajadi, sebenarnya pada saat itu nurani kita sedang mengarahkan kita kepada sang pencipta itu sendiri."&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-4927312342205988476?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/4927312342205988476'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/4927312342205988476'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2009/08/sang-pencipta.html' title='SANG PENCIPTA'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SpuJipuibKI/AAAAAAAAA_8/hQ_lbA23F0c/s72-c/e1e9d2fdbb726c4e.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-4274963522959177467</id><published>2009-08-31T16:09:00.004+08:00</published><updated>2009-09-21T16:31:26.522+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MY PRESPEKTIF'/><title type='text'>BERKAT MEMULIHKAN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SpuHIMVijRI/AAAAAAAAA_0/mNBhoxZsUMY/s1600-h/3d613f9cd447da70.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 145px; height: 145px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SpuHIMVijRI/AAAAAAAAA_0/mNBhoxZsUMY/s400/3d613f9cd447da70.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5376039155017092370" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"Ketika kita menghadapi jalan kehidupan yang nampaknya tiada jalan keluar, ketika itu kita perlu membuka mata rohani kita untuk melihat bahwa di akhir jalan itu telah tersedia berkat yang memulihkan jiwa kita."&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-4274963522959177467?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/4274963522959177467'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/4274963522959177467'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2009/08/berkat-memulihkan.html' title='BERKAT MEMULIHKAN'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SpuHIMVijRI/AAAAAAAAA_0/mNBhoxZsUMY/s72-c/3d613f9cd447da70.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-6813093850650755222</id><published>2009-08-31T16:03:00.004+08:00</published><updated>2009-09-21T16:31:26.522+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MY PRESPEKTIF'/><title type='text'>KASIH SAYANG-NYA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SpuErf5XWpI/AAAAAAAAA_s/K8tE6BfT-bY/s1600-h/1e506166dda8fd02.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 145px; height: 145px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SpuErf5XWpI/AAAAAAAAA_s/K8tE6BfT-bY/s400/1e506166dda8fd02.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5376036463028165266" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;"Kesabaran adalah kerelaan untuk menantikan jawapan Tuhan dan pada masa yang sama, hati kita tidak pernah meragukan kasih sayangNya."&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-6813093850650755222?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/6813093850650755222'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/6813093850650755222'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2009/08/kasih-sayang-nya.html' title='KASIH SAYANG-NYA'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SpuErf5XWpI/AAAAAAAAA_s/K8tE6BfT-bY/s72-c/1e506166dda8fd02.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-49754876335485983</id><published>2009-08-31T15:54:00.005+08:00</published><updated>2009-09-21T16:31:26.523+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MY PRESPEKTIF'/><title type='text'>KEMULIAAN-NYA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SpuCQ3gT5eI/AAAAAAAAA_k/FxpuSy7WiTQ/s1600-h/bb5f314f0234990c.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 160px; height: 120px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SpuCQ3gT5eI/AAAAAAAAA_k/FxpuSy7WiTQ/s400/bb5f314f0234990c.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5376033806485808610" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"Pelayanan kita sebagai orang kristen bukan mengenai persaingan, melainkan mengenai memberikan kemuliaan sepenuhnya kepada Tuhan."&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-49754876335485983?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/49754876335485983'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/49754876335485983'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2009/08/kemuliaan-nya.html' title='KEMULIAAN-NYA'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SpuCQ3gT5eI/AAAAAAAAA_k/FxpuSy7WiTQ/s72-c/bb5f314f0234990c.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-195205762477862760</id><published>2009-07-06T09:01:00.004+08:00</published><updated>2009-07-06T09:13:05.092+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='RENUNGAN'/><title type='text'>KAYA TETAPI TERNYATA TIDAK BAHAGIA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SlFN22EtT8I/AAAAAAAAA_c/5EydoWCngi8/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 124px; height: 124px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SlFN22EtT8I/AAAAAAAAA_c/5EydoWCngi8/s400/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5355147036543766466" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1.&lt;/span&gt; KEMATIAN mengejut Raja Pop Michael Jackson, minggu lalu, tidak hanya masih menjadi bualan ramai sehingga ke hari ini, tetapi pada masa turut mendedahkan hakikat mereka sebagai kelompok insan yang memiliki segala-galanya - nama, populariti, kaya tetapi ternyata tidak bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2.&lt;/span&gt; Ya, penyanyi berusia 50 tahun itu sememangnya popular, mempunyai jutaan peminat di serata dunia tetapi di saat-saat akhir kematian, Jackson lebih dikenali sebagai insan sengsara yang bergelut dengan masalah hutang dan kesihatan. Selepas kematiannya, nilai hartanya yang tersenarai dalam wasiat mencecah lebih RM$500 juta (RM1.7 bilion) dan diletakkan di bawah Amanah Keluarga Michael Jackson untuk tiga anak, ibu dan badan kebajikan yang dirahsiakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3.&lt;/span&gt; Siapa sangka, di sebalik kehebatan aksinya di pentas, Jackson adalah insan yang kesunyian. Hati dan jiwanya lara dengan lebih banyak kisah kontroversi dirinya mengakhiri detik-detik terakhirnya.&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;        Sumber: Berita harian&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4. Renungan :&lt;/span&gt;  Di dalam hati manusia ada satu kekosongan yang tidak dapat dipuaskan oleh apapun ciptaan di dalam dunia ini, kecuali oleh Tuhan Yesus.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-195205762477862760?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/195205762477862760'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/195205762477862760'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2009/07/kaya-tetapi-ternyata-tidak-bahagia.html' title='KAYA TETAPI TERNYATA TIDAK BAHAGIA'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SlFN22EtT8I/AAAAAAAAA_c/5EydoWCngi8/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-7625713145102701214</id><published>2009-06-06T14:33:00.006+08:00</published><updated>2009-09-14T16:15:15.287+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KOTBAH'/><title type='text'>KENAPA TUHAN MAU KITA SABAR DALAM PENDERITAAN?</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SioPUmWGzaI/AAAAAAAAA_U/-z5OSl4GCng/s1600-h/cf70b561cfe82300.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5344100754393583010" style="margin: 0px 10px 10px 0px; float: left; width: 135px; height: 135px;" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SioPUmWGzaI/AAAAAAAAA_U/-z5OSl4GCng/s400/cf70b561cfe82300.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;Yakobus 5:7-11&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;1. Kerana Tuhan siap mem bela kita.&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;2. Kerana kedatangan Yesus menghapus derita.&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;3. Kerana Tuhan membenci dosa mengeluh.&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;4. Kerana Tuhan mau kita meneladani para nabi.&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;5. Kerana Tuhan telah menyediakan berkat berlimpah bagi kita.&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-7625713145102701214?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/7625713145102701214'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/7625713145102701214'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2009/06/kenapa-tuhan-mau-kita-sabar-dalam.html' title='KENAPA TUHAN MAU KITA SABAR DALAM PENDERITAAN?'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SioPUmWGzaI/AAAAAAAAA_U/-z5OSl4GCng/s72-c/cf70b561cfe82300.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-9054670656410090774</id><published>2009-06-04T00:02:00.004+08:00</published><updated>2009-06-04T00:09:59.323+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KOTBAH'/><title type='text'>KENAPA KITA HARUS MEMPELAJARI ALKITAB?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SiagEVb-GKI/AAAAAAAAA_M/GjwJ-L50qvo/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 133px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SiagEVb-GKI/AAAAAAAAA_M/GjwJ-L50qvo/s400/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5343134004256053410" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;1. Kerana Alkitab menolong kita mengenal Tuhan lebih dalam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Kerana Alkitab menolong kita memahami kehendak Tuhan bagi hidup kita.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. Kerana Alkitab adalah makanan bagi rohani kita.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4. Kerana Alkitab adalah taming kita dari serangan setan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5. Kerana Alkitab menolong kita menjaga kesucian hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-9054670656410090774?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/9054670656410090774'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/9054670656410090774'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2009/06/kenapa-kita-harus-mempelajari-alkitab.html' title='KENAPA KITA HARUS MEMPELAJARI ALKITAB?'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SiagEVb-GKI/AAAAAAAAA_M/GjwJ-L50qvo/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-8407484474038124257</id><published>2009-06-03T23:48:00.010+08:00</published><updated>2009-09-14T16:16:44.332+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KOTBAH'/><title type='text'>KENAPA KASIH LEBIH TINGGI NILAINYA ?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SiadKLQrK5I/AAAAAAAAA_E/t6fFqFE0AbA/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5343130806068652946" style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; width: 130px; cursor: pointer; height: 98px;" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SiadKLQrK5I/AAAAAAAAA_E/t6fFqFE0AbA/s400/images.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1 Korintus 13: 1-13&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. Kerana kasih lebih unggul daripada karunia-karunia rohani.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Kerana kasih lebih unggul daripada pengorbanan diri dan material.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Kerana kasih lebih unggul dalam sifat-sifatnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4. Kerana kasih lebih unggul dalam keabadiannya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-8407484474038124257?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/8407484474038124257'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/8407484474038124257'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2009/06/apa-keunggulan-kasih.html' title='KENAPA KASIH LEBIH TINGGI NILAINYA ?'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SiadKLQrK5I/AAAAAAAAA_E/t6fFqFE0AbA/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-3067336677513386085</id><published>2009-06-03T23:34:00.006+08:00</published><updated>2009-09-14T16:19:01.779+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KOTBAH'/><title type='text'>KENAPA ORANG KAYA DIHUKUM OLEH TUHAN?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SiaZe9-bkzI/AAAAAAAAA-8/DrdmavP8p2g/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 92px; height: 124px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SiaZe9-bkzI/AAAAAAAAA-8/DrdmavP8p2g/s400/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5343126765233214258" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kitab Yakobus 5:1-6&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. Kerana tujuan hidup si kaya hanya mengumpulkan harta semata-mata.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Kerana si kaya memeras orang miskin untuk kekayaannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. Kerana si kaya hidup berfoya-foya dengan kekayaannya tanpa mempedulikan orang lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4. Kerana si kaya tidak membela kebenaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-3067336677513386085?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/3067336677513386085'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/3067336677513386085'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2009/06/kenapa-orang-kaya-dihukum-oleh-tuhan.html' title='KENAPA ORANG KAYA DIHUKUM OLEH TUHAN?'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SiaZe9-bkzI/AAAAAAAAA-8/DrdmavP8p2g/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-4915837286911028267</id><published>2009-06-03T23:19:00.005+08:00</published><updated>2009-09-14T16:20:08.475+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KOTBAH'/><title type='text'>KENAPA KITA HARUS BERGANTUNG  KEPADA TUHAN?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SiaXNHWrTFI/AAAAAAAAA-0/Cr5gtaAXqL0/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 130px; height: 87px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SiaXNHWrTFI/AAAAAAAAA-0/Cr5gtaAXqL0/s400/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5343124259489926226" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kitab Yakobus 4: 13-17&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Kerana kita tidak tahu apa yang terjadi besok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Kerana kita bisa mati kapan saja.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Kerana Tuhan mau memberkati kita.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Kerana bergantung diri sendiri adalah dosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-4915837286911028267?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/4915837286911028267'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/4915837286911028267'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2009/06/kenapa-kita-harus-bergantung-kepada.html' title='KENAPA KITA HARUS BERGANTUNG  KEPADA TUHAN?'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SiaXNHWrTFI/AAAAAAAAA-0/Cr5gtaAXqL0/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-5484816956809023856</id><published>2009-04-17T08:29:00.011+08:00</published><updated>2009-04-17T13:00:51.075+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='REMAJA'/><title type='text'>"JIWA KOSONG, DAHAGA PERHATIAN "</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SefQAcb3BtI/AAAAAAAAA-s/2WDNsA1lP_8/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5325453790440523474" style="FLOAT: left; MARGIN: 0pt 10px 10px 0pt; WIDTH: 150px; CURSOR: pointer; HEIGHT: 127px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SefQAcb3BtI/AAAAAAAAA-s/2WDNsA1lP_8/s400/images.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;1. “Jiwa mereka kosong kerana tidak mempunyai masa untuk diri sendiri seperti relaks atau melakukan kegiatan yang diingini. Keadaan mungkin dapat dielakkan jika mereka mempunyai pegangan agama kerana jiwa dan rohani mereka terisi,” kata pakar motivasi remaja, Dr Tengku Asmadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Berikutan itu, mereka menjadikan kesempatan menemui atau lepak bersama rakan-rakan di dalam atau luar sekolah, sebagai saluran melepaskan tekanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. “Keadaan bahaya apabila mereka tidak pedulikan latar belakang rakan, asalkan boleh serasi. Jika rakan yang baik, tidak mengapa, tetapi andai kawan yang digauli itu nakal, ia boleh menarik pelajar itu terjebak sama.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;4. Faktor lain, katanya, adalah disebabkan keadaan diri pelajar sebagai golongan ‘pencari perhatian.’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. “Pelajar bukan saja golongan yang suka mencuba pelbagai perkara baru. Tetapi mereka juga dahagakan perhatian, biarpun caranya berbeza antara satu individu kepada yang lain. Bagi pelajar cerdik, masalah itu tidak timbul kerana mereka sentiasa dipuji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. “Tetapi bagaimana dengan pelajar yang tidak pernah dipuji guru mahu pun ibu bapa sendiri? Ini menyebabkan ada di antara sanggup melakukan perkara seperti jenayah dan seterusnya dipuji rakan dalam kumpulan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. “Jika dihukum di khalayak ramai sekali pun, ada di antaranya berasa seronok dan bangga kerana sudah mendapat perhatian pelajar lain.” &lt;/p&gt;&lt;p&gt;8. Katanya, perkembangan masa kini yang menyaksikan kemudahan maklumat di hujung jari, juga mendedahkan pelajar kepada pelbagai pengaruh bahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Dr Tengku Asmadi menyifatkan usia 14 hingga 15 tahun sebagai tempoh paling kritikal kerana pelajar itu dalam proses menuju keremajaan dan mencari identiti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. “Apa juga pengaruh yang datang, mudah meresap masuk. Keadaan mungkin sebaliknya jika mereka mempunyai benteng pertahanan diri dan mental hasil kekuatan rohani serta asuhan ibu bapa yang baik.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Bagi menangani masalah ini, beliau berkata, ia seharusnya bermula di rumah dan barulah diikuti peranan guru dan sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. “Ibu bapa perlu sedar mereka yang menetapkan acuan dan seterusnya diisi guru dan bahan lain yang menjadi sumber rujukan pelajar. Andai acuan itu lemah, sudah pasti diri pelajar itu juga goyah dan bermasalah," katanya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;BY Dr Tengku Asmadi (PAKAR MOTIVASI REMAJA) Beritaharian.com.my&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;strong&gt;Renungan&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;strong&gt;Di dalam hati manusia ada satu kekosongan yang tidak dapat dipuaskan oleh apapun ciptaan di dalam dunia ini, kecuali oleh Tuhan sendiri di dalam Yesus Kristus.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Perhatian manusia terbatas dan dapat mengecewakan, hanya perhatian Tuhan Yesus yang kekal dan sempurna.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;strong&gt;Bagi remaja Kristian, isilah dirimu dengan ajaran-ajaran Tuhan Yesus dan buatlah kegiatan-kegiatan yang baik dan dapat memuliakan Tuhan. &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;strong&gt;Setiap kegiatan yang anda lakukan bertanyalah di dalam hati, apakah kegiatan yang saya lakukan ini Tuhan senang melihatnya? &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;strong&gt;Apakah kegiatan yang akan saya lakukan ini atau yang sedang saya lakukan ini memuliakan Tuhan? &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;strong&gt;Ingat, Tujuan anda diciptakan adalah untuk memuliakan Tuhan!!&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;Bro Peter&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-5484816956809023856?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/5484816956809023856'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/5484816956809023856'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2009/04/jiwa-kosng-dahaga-perhatian.html' title='&quot;JIWA KOSONG, DAHAGA PERHATIAN &quot;'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SefQAcb3BtI/AAAAAAAAA-s/2WDNsA1lP_8/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-8369321151496264376</id><published>2009-04-10T22:51:00.007+08:00</published><updated>2009-04-10T23:24:15.535+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PUISI'/><title type='text'>MENGGANTIKANKU</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/Sd9jN1lVPoI/AAAAAAAAA-k/FFffO_w1pP8/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 143px; height: 84px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/Sd9jN1lVPoI/AAAAAAAAA-k/FFffO_w1pP8/s400/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5323082373948325506" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Dia meminjam peraduan untuk meletakkan kepalaNya&lt;br /&gt;ketika Kristus Tuhan turun ke dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia meminjam keledai di jalan pergunungan&lt;br /&gt;untuk dinaiki menuju kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi mahkota yang dipakaiNya dan salib yang dipakaiNya&lt;br /&gt;Adalah milikNya sendiri, salib itu milikNya sendiri!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia meminjam kamar dalam perjalananNya ke kubur.&lt;br /&gt;Domba paskah untuk dimakam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia meminjam gua, sebagai kuburanNya&lt;br /&gt;Dia meminjam kain kafan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi mahkota yang dipakaiNya dan salib yang dipikulNya&lt;br /&gt;Adalah milikNya sendiri, salib itu milikNya sendiri!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahkota di kepala dipakaiNya untuk menggantikanku;&lt;br /&gt;Bagiku sang  juruselamat wafat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerana salah dan dosaku, paku ditancapkan,&lt;br /&gt;Ketika Dia, mereka salibkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski mahkota yang dipakaiNya&lt;br /&gt;Dan salib yang dipikulNya&lt;br /&gt;Adalah milikNya sendiri,&lt;br /&gt;harusnya itulah yang harus ku tanggung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;by  unknown&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-8369321151496264376?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/8369321151496264376'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/8369321151496264376'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2009/04/menggantikanku.html' title='MENGGANTIKANKU'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/Sd9jN1lVPoI/AAAAAAAAA-k/FFffO_w1pP8/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-4532674426176650753</id><published>2009-03-12T10:21:00.005+08:00</published><updated>2009-03-13T12:26:28.801+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KISAH BENAR'/><title type='text'>JANGAN MERAJUK BERKEPANJANGAN TERHADAP ORANG YANG DIKASIHI</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/Sbnd1huHDDI/AAAAAAAAA-c/LPr0wLwEZOQ/s1600-h/82613ac885954a7e.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5312521147114785842" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 145px; CURSOR: hand; HEIGHT: 108px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/Sbnd1huHDDI/AAAAAAAAA-c/LPr0wLwEZOQ/s400/82613ac885954a7e.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;1. Sebuah salah pengertian yg mengakibatkan kehancuran sebuah rumah tangga.Tatkala nilai akhir sebuah kehidupan sudah terbuka,tetapi segalanya sudah terlambat. Membawa nenek utk tinggal bersama menghabiskan masa tuanya bersama kami, malah telah menghianati ikrar cinta yg telah kami buat selama ini, setelah 2 tahun menikah, saya dan suami setuju menjemput nenek di kampung utk tinggal bersama .&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;2. Sejak kecil suami saya telah kehilangan ayahnya, dia adalah satu-satunya harapan nenek, nenek pula yg membesarkannya dan menyekolahkan dia hingga tamat kuliah.Saya terus mengangguk tanda setuju, kami segera menyiapkan sebuah kamar yg menghadap taman untuk nenek, agar dia dapat berjemur, menanam bunga dan sebagainya. Suami berdiri didepan kamar yg sangat kaya dgn sinar matahari,tidak sepatah katapun yg terucap tiba-tiba saja dia mengangkat saya dan memutar-mutar saya seperti adegan dalam film India dan berkata :"Mari,kita jemput nenek di kampung".&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;3. Suami berbadan tinggi besar, aku suka sekali menyandarkan kepalaku ke dadanya yg bidang, ada suatu perasaan nyaman dan aman disana. Aku seperti sebuah boneka kecil yg kapan saja bisa diangkat dan dimasukan kedalam kantongnya. Kalau terjadi selisih paham diantara kami, dia suka tiba-tiba mengangkatku tinggi-tinggi diatas kepalanya dan diputar-putar sampai aku berteriak ketakutan baru diturunkan. Aku sungguh menikmati saat-saat seperti itu. Kebiasaan nenek di kampung tidak berubah. Aku suka sekali menghias rumah dengan bunga segar, sampai akhirnya nenek tidak tahan lagi dan berkata kepada suami:"Istri kamu hidup foya-foya, buat apa beli bunga? Kan bunga tidak bisa dimakan?" Aku menjelaskannya kepada nenek:"Ibu, rumah dengan bunga segar membuat rumah terasa lebih nyaman dan suasana hati lebih gembira."Nenek berlalu sambil mendumel, suamiku berkata sambil tertawa: "Ibu, ini kebiasaan orang kota, lambat laun ibu akan terbiasa juga."&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;4. Nenek tidak protes lagi, tetapi setiap kali melihatku pulang sambil membawa bunga, dia tidak bisa menahan diri untuk bertanya berapa harga bunga itu, setiap mendengar jawabanku dia selalu mencibir sambil menggeleng-gelengka n kepala. Setiap membawa pulang barang belanjaan, dia selalu tanya itu berapa harganya ,ini berapa. Setiap aku jawab, dia selalu berdecak dengan suara keras.Suamiku memencet hidungku sambil berkata:"Putriku, kan kamu bisa berbohong. Jangan katakan harga yang sebenarnya." Lambat laun, keharmonisan dalam rumah tanggaku mulai terusik.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;5. Nenek sangat tidak bisa menerima melihat suamiku bangun pagi menyiapkan sarapan pagi untuk dia sendiri, di mata nenek seorang anak laki-laki masuk ke dapur adalah hal yang sangat memalukan. Di meja makan, wajah nenek selalu cemberut dan aku sengaja seperti tidak mengetahuinya. Nenek selalu membuat bunyi-bunyian dengan alat makan seperti sumpit dan sendok, itulah cara dia protes.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;6. Aku adalah instrukstur tari, seharian terus menari membuat badanku sangat letih, aku tidak ingin membuang waktu istirahatku dengan bangun pagi apalagi disaat musim dingin. Nenek kadang juga suka membantuku di dapur, tetapi makin dibantu aku menjadi semakin repot, misalnya; dia suka menyimpan semua kantong-kantong bekas belanjaan, dikumpulkan bisa untuk dijual katanya. Jadilah rumahku seperti tempat pemulungan kantong plastik, dimana-mana terlihat kantong plastik besar tempat semua kumpulan kantong plastik.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;7. Kebiasaan nenek mencuci piring bekas makan tidak menggunakan cairan pencuci, agar supaya dia tidak tersinggung, aku selalu mencucinya sekali lagi pada saat dia sudah tidur.Suatu hari, nenek mendapati aku sedang mencuci piring malam harinya, dia segera masukke kamar sambil membanting pintu dan menangis.Suamiku jadi serba salah, malam itu kami tidur seperti orang bisu, aku coba bermanja-manja dengan dia, tetapi dia tidak perduli. Aku menjadi kecewa dan marah."Apa salahku?" Dia melotot sambil berkata:"Kenapa tidak kamu biarkan saja? Apakah memakan dengan pring itu bisa membuatmu mati?"&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;8. Aku dan nenek tidak bertegur sapa untuk waktu yg culup lama, suasana mejadi kaku. Suamiku menjadi sangat kikuk, tidak tahu harus berpihak pada siapa? Nenek tidak lagi membiarkan suamiku masuk ke dapur, setiap pagi dia selalu bangun lebih pagi dan menyiapkan sarapan untuknya, suatu kebahagiaan terpancar di wajahnya jika melihat suamiku makan dengan lahap, dengan sinar mata yang seakan mencemohku sewaktu melihat padaku, seakan berkata dimana tanggung jawabmu sebagai seorang istri? Demi menjaga suasana pagi hari tidak terganggu, aku selalu membeli makanan diluar pada saat berangkat kerja. Saat tidur, suami berkata:"Lu di, apakah kamu merasa masakan ibu tidak enak dan tidak bersih sehingga kamu tidak pernah makan di rumah?" sambil memunggungiku dia berkata tanpa menghiraukan air mata yg mengalir di kedua belah pipiku. Dan dia akhirnya berkata:"Anggaplah ini sebuah permintaanku, makanlah bersama kami setiap pagi."Aku mengiyakannya dan kembali ke meja makan yg serba canggung itu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;9. Pagi itu nenek memasak bubur, kami sedang makan dan tiba-tiba ada suatu perasaan yg sangat mual menimpaku, seakan-akan isi perut mau keluar semua. Aku menahannya sambil berlari ke kamar mandi, sampai disana aku segera mengeluarkan semua isi perut. Setelah agak reda, aku melihat suamiku berdiri didepan pintu kamar mandi dan memandangku dengan sinar mata yg tajam, diluar sana terdengar suara tangisan nenek dan berkata-kata dengan bahasa daerahnya. Aku terdiam dan terbengong tanpa bisa berkata-kata. Sungguh bukan sengaja aku berbuat demikian!. Pertama kali dalam perkawinanku, aku bertengkar hebat dengan suamiku, nenek melihat kami dengan mata merah dan berjalan menjauh……suamiku segera mengejarnya keluar rumah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;10. Menyambut anggota baru tetapi dibayar dengan nyawa nenek. Selama 3 hari suamiku tidak pulang ke rumah dan tidak juga meneleponku. Aku sangat kecewa, semenjak kedatangan nenek di rumah ini, aku sudah banyak mengalah, mau bagaimana lagi? Entah kenapa aku selalu merasa mual dan kehilangan nafsu makan ditambah lagi dengan keadaan rumahku yang kacau, sungguh sangat menyebalkan. Akhirnya teman sekerjaku berkata:"Lu Di, sebaiknya kamu periksa ke dokter."Hasil pemeriksaan menyatakan aku sedang hamil. Aku baru sadar mengapa aku mual-mual pagi itu. Sebuah berita gembira yg terselip juga kesedihan. Mengapa suami dan nenek sebagai orang yg berpengalaman tidak berpikir sampai sejauh itu?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;11. Di pintu masuk rumah sakit aku melihat suamiku, 3 hari tidak bertemu dia berubah drastis, muka kusut kurang tidur, aku ingin segera berlalu tetapi rasa iba membuatku tertegun dan memanggilnya. .. Dia melihat ke arahku tetapi seakan akan tidak mengenaliku lagi, pandangan matanya penuh dengan kebencian dan itu melukaiku. Aku berkata pada diriku sendiri, jangan lagi melihatnya dan segera memanggil taksi. Padahal aku ingin memberitahunya bahwa kami akan segera memiliki seorang anak. Dan berharap aku akan diangkatnya tinggi-tinggi dan diputar-putar sampai aku minta ampun tetapi..... mimpiku tidak menjadi kenyataan. Didalam taksi air mataku mengalir dengan deras. Mengapa kesalah pahaman ini berakibat sangat buruk?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Sampai di rumah aku berbaring di ranjang memikirkan peristiwa tadi, memikirkan sinar matanya yg penuh dengan kebencian, aku menangis dengan sedihnya. Tengah malam,aku mendengar suara orang membuka laci, aku menyalakan lampu dan melihat dia dgn wajah berlinang air mata sedang mengambil uang dan buku tabungannya. .. Aku nenatapnya dengan dingin tanpa berkata-kata. Dia seperti tidak melihatku saja dan segera berlalu. Sepertinya dia sudah memutuskan utk meninggalkan aku. Sungguh lelaki yg sangat picik, dalam saat begini dia masih bisa membedakan antara cinta dengan uang. Aku tersenyum sambil menitikan air mata.&lt;br /&gt;Aku tidak masuk kerja keesokan harinya, aku ingin secepatnya membereskan masalah ini, aku akan membicarakan semua masalah ini dan pergi mencarinya di kantornya.Di kantornya aku bertemu dengan seketarisnya yg melihatku dengan wajah bingung."Ibunya pak direktur baru saja mengalami kecelakaan lalu lintas dan sedang berada di rumah sakit. Mulutku terbuka lebar. Aku segera menuju rumah sakit dan saat menemukannya, nenek sudah meninggal. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;13. Suamiku tidak pernah menatapku, wajahnya kaku. Aku memandang jasad nenek yg terbujur kaku. Sambil menangis aku menjerit dalam hati:"Tuhan, mengapa ini bisa terjadi?"Sampai selesai upacara pemakaman, suamiku tidak pernah bertegur sapa denganku,jika memandangku selalu dengan pandangan penuh dengan kebencian.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;14. Peristiwa kecelakaan itu aku juga tahu dari orang lain, pagi itu nenek berjalan ke arah terminal, rupanya dia mau kembali ke kampung. Suamiku mengejar sambil berlari, nenek juga berlari makin cepat sampai tidak melihat sebuah bus yg datang ke arahnya dengan kencang. Aku baru mengerti mengapa pandangan suamiku penuh dengan kebencian. Jika aku tidak muntah pagi itu, jika kami tidak bertengkar, jika...........dimatanya, akulah penyebab kematian nenek.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;15. Suamiku pindah ke kamar nenek, setiap malam pulang kerja dengan badan penuh dengan bau asap rokok dan alkohol. Aku merasa bersalah tetapi juga merasa harga diriku terinjak-injak. Aku ingin menjelaskan bahwa semua ini bukan salahku dan juga memberitahunya bahwa kami akan segera mempunyai anak. Tetapi melihat sinar matanya, aku tidak pernah menjelaskan masalah ini. Aku rela dipukul atau dimaki-maki olehnya walaupun ini bukan salahku. Waktu berlalu dengan sangat lambat. Kami hidup serumah tetapi seperti tidak mengenal satu sama lain. Dia pulang makin larut malam. Suasana tegang didalam rumah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;16. Suatu hari, aku berjalan melewati sebuah café, melalui keremangan lampu dan kisi-kisi jendela, aku melihat suamiku dengan seorang wanita didalam. Dia sedang menyibak rambut sang gadis dengan mesra. Aku tertegun dan mengerti apa yg telah terjadi. Aku masuk kedalam dan berdiri di depan mereka sambil menatap tajam kearahnya. Aku tidak menangis juga tidak berkata apapun karena aku juga tidak tahu harus berkata apa. Sang gadis melihatku dan ke arah suamiku dan segera hendak berlalu. Tetapi dicegah oleh suamiku dan menatap kembali ke arahku dengan sinar mata yg tidak kalah tajam dariku. Suara detak jangtungku terasa sangat keras, setiap detak suara seperti suara menuju kematian.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;17. Akhirnya aku mengalah dan berlalu dari hadapan mereka, jika tidak.. mungkin aku akan jatuh bersama bayiku dihadapan mereka. Malam itu dia tidak pulang ke rumah. Seakan menjelaskan padaku apa yang telah terjadi. Sepeninggal nenek, rajutan cinta kasih kami juga sepertinya telah berakhir. Dia tidak kembali lagi ke rumah, kadang sewaktu pulang ke rumah, aku mendapati lemari seperti bekas dibongkar. Aku tahu dia kembali mengambil barang-barang keperluannya. Aku tidak ingin menelepon dia walaupun kadang terbersit suatu keinginan untuk menjelaskan semua ini... Tetapi itu tidak terjadi........, semua berlalu begitu saja.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;18. Aku mulai hidup seorang diri, pergi check kandungan seorang diri. Setiap kali melihat sepasang suami istri sedang check kandungan bersama, hati ini serasa hancur. Teman-teman menyarankan agar aku membuang saja bayi ini, tetapi aku seperti orang yg sedang histeris mempertahankan miliknya. Hitung-hitung sebagai pembuktian kepada nenek bahwa aku tidak bersalah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;19. "Suatu hari pulang kerja,aku melihat dia duduk didepan ruang tamu. Ruangan penuh dengan asap rokok dan ada selembar kertas diatas meja, tidak perlu tanya aku juga tahu surat apa itu.2 bulan hidup sendiri, aku sudah bisa mengontrol emosi. Sambil membuka mantel dan topi aku berkata kepadanya:"" Tunggu sebentar, aku akan segera menanda tanganinya"" . Dia melihatku dengan pandangan awut-awutan demikian juga aku. Aku berkata pada diri sendiri, jangan menangis, jangan menangis. Mata ini terasa sakit sekali tetapi aku terus bertahan agar air mata ini tidak keluar.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;20. Selesai membuka mantel, aku berjalan ke arahnya dan ternyata dia memperhatikan perutku yg agak membuncit. Sambil duduk di kursi, aku menanda tangani surat itu dan menyodorkan kepadanya."" Lu Di, kamu hamil?"" Semenjak nenek meninggal, itulah pertama kali dia berbicara kepadaku. Aku tidak bisa lagi membendung air mataku yg menglir keluar dengan derasnya. Aku menjawab:""Iya, tetapi tidak apa-apa. Kamu sudah boleh pergi"". Dia tidak pergi, dalam keremangan ruangan kami saling berpandangan. Perlahan-lahan dia membungkukan badannya ke tanganku, air matanya terasa menembus lengan bajuku. Tetapi di lubuk hatiku, semua sudah berlalu, banyak hal yg sudah pergi dan tidak bisa diambil kembali."Entah sudah berapa kali aku mendengar dia mengucapkan kata:"Maafkan aku, maafkan aku". Aku pernah berpikir untuk memaafkannya tetapi tidak bisa. Tatapan matanya di cafe itu tidak akan pernah aku lupakan. Cinta diantara kami telah ada sebuah luka yg menganga. Semua ini adalah sebuah akibat kesengajaan darinya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;21. Berharap dinding es itu akan mencair, tetapi yang telah berlalu tidak akan pernah kembali.Hanya sewaktu memikirkan bayiku, aku bisa bertahan untuk terus hidup. Terhadapnya, hatiku dingin bagaikan es, tidak pernah menyentuh semua makanan pembelian dia, tidak menerima semua hadiah pemberiannya tidak juga berbicara lagi dengannya. Sejak menanda tangani surat itu, semua cintaku padanya sudah berlalu, harapanku telah lenyap tidak berbekas.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;22. Kadang dia mencoba masuk ke kamar untuk tidur bersamaku, aku segera berlalu ke ruang tamu, dia terpaksa kembali ke kamar nenek. Malam hari, terdengar suara orang mengerang dari kamar nenek tetapi aku tidak perduli. Itu adalah permainan dia dari dulu. Jika aku tidak perduli padanya, dia akan berpura-pura sakit sampai aku menghampirinya dan bertanya apa yang sakit. Dia lalu akan memelukku sambil tertawa terbahak-bahak. Dia lupa........, itu adalah dulu, saat cintaku masih membara, sekarang apa lagi yg aku miliki?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;23. Begitu seterusnya, setiap malam aku mendengar suara orang mengerang sampai anakku lahir. Hampir setiap hari dia selalu membeli barang-barang perlengkapan bayi, perlengkapan anak-anak dan buku-buku bacaan untuk anak-anak. Setumpuk demi setumpuk sampai kamarnya penuh sesak dengan barang-barang. Aku tahu dia mencoba menarik simpatiku tetapi aku tidak bergeming. Terpaksa dia mengurung diri dalam kamar, malam hari dari kamarnya selalu terdengar suara pencetan keyboard komputer. Mungkin dia lagi tergila-gila chatting dan berpacaran di dunia maya pikirku. Bagiku itu bukan lagi suatu masalah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;24. Suatu malam di musim semi, perutku tiba-tiba terasa sangat sakit dan aku berteriak dengan suara yg keras. Dia segera berlari masuk ke kamar, sepertinya dia tidak pernah tidur. Saat inilah yg ditunggu-tunggu olehnya. Aku digendongnya dan berlari mencari taksi ke rumah sakit. Sepanjang jalan, dia mengenggam dengan erat tanganku, menghapus keringat dingin yg mengalir di dahiku. Sampai di rumah sakit, aku segera digendongnya menuju ruang bersalin. Di punggungnya yg kurus kering, aku terbaring dengan hangat dalam dekapannya. Sepanjang hidupku, siapa lagi yg mencintaiku sedemikian rupa jika bukan dia?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;25. Sampai dipintu ruang bersalin, dia memandangku dengan tatapan penuh kasih sayang saat aku didorong menuju persalinan, sambil menahan sakit aku masih sempat tersenyum padanya. Keluar dari ruang bersalin, dia memandang aku dan anakku dengan wajah penuh dengan air mata sambil tersenyum bahagia. Aku memegang tangannya, dia membalas memandangku dengan bahagia, tersenyum dan menangis lalu terjerambab ke lantai. Aku berteriak histeris memanggil namanya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;26. Setelah sadar, dia tersenyum tetapi tidak bisa membuka matanya………aku pernah berpikir tidak akan lagi meneteskan sebutir air matapun untuknya, tetapi kenyataannya tidak demikian, aku tidak pernah merasakan sesakit saat ini. Kata dokter, kanker hatinya sudah sampai pada stadium mematikan, bisa bertahan sampai hari ini sudah merupakan sebuah mukjijat. Aku tanya kapankah kanker itu terdeteksi? 5 bulan yg lalu kata dokter, bersiap-siaplah menghadapi kemungkinan terburuk. Aku tidak lagi perduli dengan nasehat perawat, aku segera pulang ke rumah dan ke kamar nenek lalu menyalakan komputer.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;27. Ternyata selama ini suara orang mengerang adalah benar apa adanya, aku masih berpikir dia sedang bersandiwara…… Sebuah surat yg sangat panjang ada di dalam komputer yg ditujukan kepada anak kami."Anakku, demi dirimu aku terus bertahan, sampai aku bisa melihatmu. Itu adalah harapanku. Aku tahu dalam hidup ini, kita akan menghadapi semua bentuk kebahagiaan dan kekecewaan, sungguh bahagia jika aku bisa melaluinya bersamamu tetapi ayah tidak mempunyai kesempatan untuk itu. Didalam komputer ini, ayah mencoba memberikan saran dan nasehat terhadap segala kemungkinan hidup yg akan kamu hadapi. Kamu boleh mempertimbangkan saran ayah. """Anakku, selesai menulis surat ini, ayah merasa telah menemanimu hidup selama bertahun -tahun. Ayah sungguh bahagia. Cintailah ibumu, dia sungguh menderita, dia adalah orang yg paling mencintaimu dan adalah orang yg paling ayah cintai"".&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;28. Mulai dari kejadian yg mungkin akan terjadi sejak Tadika, Sekolah Rendah, Sekolah menengah, sampai kuliah, semua tertulis dengan lengkap di dalamnya. Dia juga menulis sebuah surat untukku.""Kasihku, dapat menikahimu adalah hal yg paling bahagia aku rasakan dalam hidup ini. Maafkan salahku, maafkan aku tidak pernah memberitahumu tentang penyakitku. Aku tidak mau kesehatan bayi kita terganggu oleh karenanya. Kasihku, jika engkau menangis sewaktu membaca surat ini, berarti kau telah memaafkan aku. Terima kasih atas cintamu padaku selama ini. Hadiah-hadiah ini aku tidak punya kesempatan untuk memberikannya pada anak kita. Pada bungkusan hadiah tertulis semua tahun pemberian padanya""."&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;29. Kembali ke rumah sakit, suamiku masih terbaring lemah. Aku menggendong anak kami dan membaringkannya diatas dadanya sambil berkata: "Sayang, bukalah matamu sebentar saja, lihatlah anak kita. Aku mau dia merasakan kasih sayang dan hangatnya pelukan ayahnya".Dengan susah payah dia membuka matanya, tersenyum......anak itu tetap dalam dekapannya, dengan tangannya yg mungil memegangi tangan ayahnya yg kurus dan lemah. Tidak tahu aku sudah menjepret berapa kali momen itu dengan kamera di tangan sambil berurai air mata........&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;30. Teman2 terkasih, aku sharing cerita ini kepada kalian, agar kita semua bisa menyimak pesan dari cerita ini. Mungkin saat ini air mata kalian sedang jatuh mengalir atau mata masih sembab sehabis menangis, ingatlah pesan dari cerita ini : "Jika ada sesuatu yg mengganjal di hati diantara kalian yg saling mengasihi, sebaiknya utarakanlah jangan simpan didalam hati. Siapa tau apa yg akan terjadi besok? Ada sebuah pertanyaan: Jika kita tahu besok adalah hari kiamat, apakah kita akan menyesali semua hal yg telah kita perbuat? atau apa yg telah kita ucapkan? Sebelum segalanya menjadi terlambat, pikirlah matang2 semua yg akan kita lakukan sebelum kita menyesalinya seumur hidup.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;sumber: email pesansaat&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-4532674426176650753?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/4532674426176650753'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/4532674426176650753'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2009/03/jangan-merajuk-berkepanjangan-terhadap.html' title='JANGAN MERAJUK BERKEPANJANGAN TERHADAP ORANG YANG DIKASIHI'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/Sbnd1huHDDI/AAAAAAAAA-c/LPr0wLwEZOQ/s72-c/82613ac885954a7e.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-1974407010223814473</id><published>2009-02-27T12:34:00.005+08:00</published><updated>2009-04-17T13:01:50.599+08:00</updated><title type='text'>MENGAPA ORANG YAHUDI BANYAK YANG PINTAR ?</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/Sad0JM--hHI/AAAAAAAAA-M/5yMw2C7NEQk/s1600-h/5ddfd6f4ab910962.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5307338387332433010" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 125px; CURSOR: hand; HEIGHT: 75px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/Sad0JM--hHI/AAAAAAAAA-M/5yMw2C7NEQk/s400/5ddfd6f4ab910962.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;1.&lt;/strong&gt; Tanpa bermaksud untuk membesar-besarkan tentang orang Israel atau orang Yahudi, saya ingin berbagi informasi yang saya peroleh dari membaca terjemahan H. Maaruf Bin Hj Abdul Kadir (guru besar berkebangsaan Malaysia) dari Universitas Massachuset USA tentang penelitian yang dilakukan oleh DR.Stephen Carr Leon. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;2.&lt;/strong&gt; Penelitian DR Leon ini adalah tentang pengembangan kualitas hidup orang Israel atau orang Yahudi. Mengapa Orang Yahudi, rata-rata pintar ? Studi yang dilakukan mendapatkan fakta-fakta sebagai berikut : &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;3.&lt;/strong&gt; Ternyata, bila seorang Yahudi Hamil, maka sang ibu segera saja meningkatkan aktivitasnya membaca, menyanyi dan bermain piano serta mendengarkan musik klasik. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;4.&lt;/strong&gt; Tidak itu saja, mereka juga segera memulai untuk mempelajari matematika lebih intensif dan juga membeli lebih anyak lagi buku tentang matematika. mempelajarinya, dan bila ada yang tidak diketahui dengan baik, mereka tidak segan-segan untuk datang keorang lain yang tahu matematika untuk mempelajarinya. Semua itu dilakukannya untuk anaknya yang masih di dalam kandungan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;5.&lt;/strong&gt; Setelah anak lahir, bagi sang ibu yang menyususi bayi nya itu, mereka memilih lebih banyak makan kacang, korma dan susu. Siang hari, makan roti dengan ikan yang tanpa kepala serta salad. Daging ikan dianggap bagus untuk otak dan kepala ikan harus dihindari karena mengandung zat kimia yang tidak baik untuk pertumbuhan otak si anak. Disamping itu sang ibu diharuskan banyak makan minyak ikan (code oil lever). Menu diatur sedemikian rupa sehingga didominasi oleh ikan. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;6.&lt;/strong&gt; Bila ada daging, mereka tidak akan makan daging bersama-sama dengan ikan, karena mereka percaya dengan makan ikan dengan daging hasilnya tidak bagus untuk pertumbuhan. Makan ikan seyogyanya hanya makan ikan saja, bila makan daging , hanya makan daging saja, tidak dicampur. Makan pun,mereka mendahulukan makan buah-buahan baru makan roti atau nasi. Makan nasi dulu baru kemudian makan buah, dipercaya akan hanya membuat ngantuk dan malas berkerja.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;7.&lt;/strong&gt; Yang istimewa lagi adalah : Di Isarel, merokok itu tabu ! Mereka memiliki hasil penelitian dari ahli peneliti tentang Genetika dan DNA yang meyakinkan bahwa nekotin akan merusak sel utama yang ada di otak manusia yang dampaknya tidak hanya kepada si perokok akan tetapi juga akan mempengaruhi "gen" atau keturunannya. Pengaruh yang utama adalah dapat membuat orang dan keturunannya menjadi "bodoh" atau "dungu". &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;8.&lt;/strong&gt; Anak-anak, selalu diprioritaskan untuk makan buah dulu baru makan nasi atau roti dan juga tidak boleh lupa untuk minum pil minyak ikan. Mereka juga harus pandai bahasa , minimum 3 bahasa harus dikuasai nya yaitu Hebrew, Arab dan bahasa Inggris. Anak-anak juga diwajibkan dan dilatih piano dan biola. Dua instrument ini dipercaya dapat sangat efektif meningkatkan IQ mereka. Irama musik terutama musik klasik dapat menstimulasi sel otak. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;9.&lt;/strong&gt; Sebagian besar dari musikus genius dunia adalah orang Yahudi. Satu dari 6 anak Yahudi, diajarkan matematik dengan konsep yang berkait langsung dengan bisnis dan perdagangan. Ternyata salah satu syarat untuk lulus dari Perguruan Tinggi bagi yang Majoring nya Bisnis, adalah, dalam tahun terakhir, dalam satu kelompok mahasiswa (terdiri dari 10 orang), harus menjalankan perusahaan. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;10.&lt;/strong&gt; Mereka hanya dapat lulus setelah perusahaannya mendapat untung 1 juta US Dollar. Itulah sebabnya, maka lebih dari 50 % perdagangan di dunia dikuasai oleh orang Yahudi. Design"Levis" terakhir diciptakan oleh satu Universitas di Israel, fakultas"business and fashion".&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;11.&lt;/strong&gt; Olah raga untuk anak-anak, diutamakan adalah Menembak, Memanah dan Lari. Menembak dan Memanah, akan membentuk otak cemerlang yang mudah untuk"fokus" dalam berpikir ! Di New York, ada pusat Yahudi yang mengembangkan berbagai kiat berbisnis kelas dunia. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;12.&lt;/strong&gt; Disini terdapat banyak sekali kegiatan yang mendalami segi-segi bisnis sampai kepada aspek-aspek yang mempengaruhinya. Dalam arti mempelajari aspek bisnis yang berkaitan juga dengan budaya bangsa mereka. Pendalaman yang bergiat nyaris seperti laboratorium, "research and development" khusus perdagangan dan bisnis ini dibiayai oleh para konglomerat Yahudi. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;13.&lt;/strong&gt; Tidak mengherankan bila kemudian kita melihat keberhasilan orang Yahudi seperti terlihat pada : Starbuck, Dell Computer, Cocacola, DKNY, Oracle. pusat film Hollywood, Levis dan Dunkin Donat.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;14.&lt;/strong&gt; Khusus tentang rokok, negara yang mengikuti jejak Israel adalah Singapura. Di Singapura para perokok diberlakukan sebagai warga negara kelas dua. Semua yang berhubungan dengan perokok akan dipersulit oleh pemerintahnya. Harga rokok 1 pak di Singapura adalah 7 US Dollar, bandingkan dengan di Indonesia yang hanya berharga 70 sen US Dollar. [di Malaysia harga rokok berapa?]&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;15.&lt;/strong&gt; Pemerintah Singapura menganut apa yang telah dilakukan oleh peneliti Israel , bahwa nekotin hanya akan menghasilkan generasai yang "Bodoh"dan "Dungu". &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;16.&lt;/strong&gt; Percaya atau tidak, tentunya terserah kita semua. Namun kenyataan yang ada terlihat bahwa memang banyak sekali orang yahudi yang pintar! Tinggal, pertanyaannya adalah, apakah kepintarannya itu banyak manfaatnya bagi peningkatan kualitas hidup umat manusia secara keseluruhan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sumber: email pesansaat&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-1974407010223814473?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/1974407010223814473'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/1974407010223814473'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2009/02/mengapa-orang-yahudi-banyak-yang-pintar.html' title='MENGAPA ORANG YAHUDI BANYAK YANG PINTAR ?'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/Sad0JM--hHI/AAAAAAAAA-M/5yMw2C7NEQk/s72-c/5ddfd6f4ab910962.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-6318207928536919308</id><published>2009-02-21T12:01:00.000+08:00</published><updated>2009-09-17T22:47:05.493+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MY PENGAKUAN IMAN'/><title type='text'>PENGAKUAN IMAN PENGINJILAN</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SrGzi1aehBI/AAAAAAAABCg/SBC2hPeMIQ0/s1600-h/a9bd38568040a608.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; cssfloat: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" mq="true" src="http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SrGzi1aehBI/AAAAAAAABCg/SBC2hPeMIQ0/s400/a9bd38568040a608.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;1.&amp;nbsp;Saya percaya Injil sebagai kuasa Allah untuk menyelamatkan setiap orang yang percaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.&amp;nbsp;Saya percaya satu Allah di dalam Tiga Pribadi, Pencipta manusia dan dunia, Hakim Tertinggi atas semua dosa dan Sumber keselamatan manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.&amp;nbsp;Saya percaya kejatuhan manusia sebagai fakta sejarah yang menyebabkan polusi natur manusia secara total. Oleh sebab itu, manusia tidak mampu menyelamatkan dirinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.&amp;nbsp;Saya percaya anugerah Allah yang berdaulat kepada manusia yang tidak layak menerima keselamatan, yang memilih umat-Nya di dalam hikmat-Nya yang tertinggi oleh penetapan-Nya yang kekal, dan bertindak di dalam proses dinamis sejarah, untuk menebus mereka di dalam Anak Tunggal-Nya, Yesus Kristus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.&amp;nbsp;Saya percaya akan inkarnasi Yesus Kristus melalui kelahiran anak dara, hidup-Nya tanpa dosa, penyaliban, kematian, kebangkitan dan kenaikan-Nya adalah fakta-fakta sejarah yang menyusun esensi dan berita Injil, sebagai satu-satunya sarana untuk mencapai keselamatan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.&amp;nbsp;Saya percaya kuasa darah Yesus Kristus yang membersihkan, terkandung di dalam pengorbanan-Nya yang bersifat penggantian, pemulihan (propisiasi), penebusan dan pendamaian, yang memberikan hidup baru kepada manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.&amp;nbsp;Saya percaya akan pemberitaan Injil sebagai satu-satunya berita baik, yang memberikan dasar hidup bahagia dan pengharapan kekal bagi umat manusia. Penginjilan adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Kesaksian hidup orang-orang Kristen sejati yang menundukkan diri mereka kepada perintah Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Menciptakan pertemuan pribadi antara orang-orang berdosa dengan Allah, melalui perantaraan Yesus&amp;nbsp; Kristus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Penyebab yang menimbulkan iman yang menyelamatkan di dalam hati manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Kunci menuju pertumbuhan gereja dan kesukaan akan kehadiran-Nya yang kekal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8.&amp;nbsp;Saya percaya pertobatan sebagai bukti kelahiran baru dari Roh Kudus yang menghasilkan iman sejati di dalam Yesus Kristus dan menghasilkan buah-buah hidup baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9.&amp;nbsp;Saya percaya akan pengurapan Roh Kudus di dalam penginjilan dalam bentuk keberanian, hikmat, kuat-kuasa, dan kesukaan menjadi saksi atas mereka yang mentaati Amanat Agung Yesus Kristus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10.&amp;nbsp;Saya percaya akan finalitas Injil yang adalah sempurna pada dirinya, yang tidak dapat digantikan atau dibandingkan, baik dengan pemikiran agama, ide filsafat, dan perbuatan baik duniawi (beda secara kualitatif), maupun dengan mandat kebudayaan dan kepedulian sosial di dalam iman ortodoks dan injili (hanya merupakan pelengkap dari pra- dan pasca-penginjilan), ataupun kariuna Roh Kudus dan mujizat dan tanda-tanda di dalam Alkitab (yang kadang-kadang Allah gunakan untuk menyaksikan Injil-Nya). Kita harus mempertahankan kesempurnaan Injil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11.&amp;nbsp;Saya percaya kuasa yang tidak berubah dari Injil Yesus Kristus yang mampu memelihara umat tebusan-Nya serta mengubah masyarakat melalui kesaksian mereka hingga hari penggenapan pemuliaan di saat kedatangan Yesus kembali.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-6318207928536919308?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/6318207928536919308'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/6318207928536919308'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2009/09/pengakuan-iman-penginjilan.html' title='PENGAKUAN IMAN PENGINJILAN'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SrGzi1aehBI/AAAAAAAABCg/SBC2hPeMIQ0/s72-c/a9bd38568040a608.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-8532279426558645807</id><published>2009-02-20T16:40:00.005+08:00</published><updated>2009-09-18T16:39:49.460+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MY PENGAKUAN IMAN'/><title type='text'>GEREJA DAN MISI</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SZ5sycWO_hI/AAAAAAAAA98/fFy-wAQP5os/s1600-h/ce8cf2b80bec476c.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5304797024947731986" src="http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SZ5sycWO_hI/AAAAAAAAA98/fFy-wAQP5os/s400/ce8cf2b80bec476c.jpg" style="float: left; height: 114px; margin: 0px 10px 10px 0px; width: 145px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Saya percaya akan satu Gereja yang kudus dan am, yang terdiri dari seluruh umat pilihan TUHAN dari segala zaman dan yang sebagiannya kini terhisap dalam gereja setempat; gereja setempat harus merupakan ungkapan dari sifat Gereja yang kudus dan am tersebut dengan menjaga kemurnian ajaran sesuai dengan Alkitab, dengan mendahulukan persatuan berdasarkan kebenaran di dalam ikatan kasih antara berbagai gereja setempat dan aliran gereja yang ada, dengan memancarkan kemuliaan TUHAN melalui ibadah, pengajaran Firman Allah, pelaksanaan baptisan dan perjamuan kudus, persekutuan, pelaksanaan disiplin dalam kasih, pelayanan dan misi, saya percaya bahwa gereja ada di dalam dunia untuk memberitakan Injil Yesus Kristus dan mengungkapkan Ketuhanan Kristus lewat perbuatan-perbuatan nyata. Gereja menjalankan misi Yesus Kristus, yaitu menegakkan pemerintahan Kerajaan Allah atas dunia ini, baik melalui usaha-usaha penginjilan di dunia ini, sampai Kristus datang kembali untuk merampungkan penggenapan Kerajaan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-8532279426558645807?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/8532279426558645807'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/8532279426558645807'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2009/02/gereja-dan-misi.html' title='GEREJA DAN MISI'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SZ5sycWO_hI/AAAAAAAAA98/fFy-wAQP5os/s72-c/ce8cf2b80bec476c.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-6546028492415063505</id><published>2009-02-20T16:37:00.003+08:00</published><updated>2009-09-17T22:47:05.494+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MY PENGAKUAN IMAN'/><title type='text'>ROH KUDUS</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SZ5sOg5q_kI/AAAAAAAAA90/jwJjPWNoIak/s1600-h/df39c29dd1147aaa.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5304796407694818882" style="margin: 0px 10px 10px 0px; float: left; width: 150px; height: 106px;" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SZ5sOg5q_kI/AAAAAAAAA90/jwJjPWNoIak/s400/df39c29dd1147aaa.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Saya percaya kepada Roh Kudus, Pribadi ketiga TUHAN Tritunggal, Pengilham Ilahi Alkitab, yang menginsyafkan manusia akan dosa mereka melalui Firman-Nya, yang melahirbarukan mereka, sehingga tumbuh iman dan pertobatan kepada Yesus Kristus untuk keselamatan; Dia memperlengkapi orang-orang beriman dengan kuasa untuk menaati hukum-hukum TUHAN; Dia mengaruniakan kepada Gereja Yesus Kristus karunia-karunia untuk pelayanan orang kudus; Dia bersyafaat bagi orang beriman dengan keluh kesah yang tak terucapkan untuk dan sampai hari pemuliaan umat TUHAN.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-6546028492415063505?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/6546028492415063505'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/6546028492415063505'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2009/02/roh-kudus.html' title='ROH KUDUS'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SZ5sOg5q_kI/AAAAAAAAA90/jwJjPWNoIak/s72-c/df39c29dd1147aaa.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-781528312832363352</id><published>2009-02-20T16:34:00.003+08:00</published><updated>2009-09-17T22:47:05.494+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MY PENGAKUAN IMAN'/><title type='text'>YESUS KRISTUS</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SZ5rn2O2nxI/AAAAAAAAA9s/G5AgRADd6A0/s1600-h/19eb96181778fb26.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5304795743405907730" style="margin: 0px 10px 10px 0px; float: left; width: 145px; height: 108px;" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SZ5rn2O2nxI/AAAAAAAAA9s/G5AgRADd6A0/s400/19eb96181778fb26.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Saya percaya kepada Yesus Kristus, Pribadi kedua TUHAN Tritunggal, TUHAN sejati dan manusia sejati, satu-satunya Juruselamat manusia; yang telah dikandung oleh Roh Kudus, lahir dari anak dara Maria; hidup tanpa dosa, disalibkan mati dan bangkit dari kematian, naik ke surga, duduk di sebelah kanan TUHAN Bapa untuk bersyafaat bagi umat-Nya sebagai Imam Besar, yang berhasil dan penuh pengertian; bahwa Dia akan datang kembali dalam tubuh kemuliaan-Nya, secara kasatmata dan secara tiba-tiba untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-781528312832363352?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/781528312832363352'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/781528312832363352'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2009/02/yesus-kristus.html' title='YESUS KRISTUS'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SZ5rn2O2nxI/AAAAAAAAA9s/G5AgRADd6A0/s72-c/19eb96181778fb26.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-8197932677978468283</id><published>2009-02-20T16:30:00.003+08:00</published><updated>2009-09-17T22:47:05.494+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MY PENGAKUAN IMAN'/><title type='text'>PERJANJIAN ANUGERAH</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SZ5q-dLNdaI/AAAAAAAAA9k/W0RQx9jUo6w/s1600-h/ef0a831359e5f4ba.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5304795032305104290" style="margin: 0px 10px 10px 0px; float: left; width: 97px; height: 145px;" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SZ5q-dLNdaI/AAAAAAAAA9k/W0RQx9jUo6w/s400/ef0a831359e5f4ba.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Saya percaya bahwa TUHAN dalam kekekalan telah membuat perjanjian untuk umat pilihan-Nya, dengan Yesus Kristus sebagai Kepala; bahwa melalui ketaatan Yesus Kristus yang sempurna dan kematian-Nya sebagai pengganti manusia di kayu salib, Kristus telah memenuhi tuntutan murka TUHAN terhadap umat-Nya. Melalui kuasa kebangkitan Kristus, TUHAN terus-menerus memanggil dan mengumpulkan umat-Nya dari segala zaman dan segala bangsa untuk menjadi suatu imamat yang rajani dan bangsa yang kudus bagi kemuliaan-Nya.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-8197932677978468283?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/8197932677978468283'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/8197932677978468283'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2009/02/perjanjian-anugerah.html' title='PERJANJIAN ANUGERAH'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SZ5q-dLNdaI/AAAAAAAAA9k/W0RQx9jUo6w/s72-c/ef0a831359e5f4ba.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-3998133769374209201</id><published>2009-02-20T16:26:00.002+08:00</published><updated>2009-09-17T22:47:05.495+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MY PENGAKUAN IMAN'/><title type='text'>DOSA</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SZ5qAkdsT-I/AAAAAAAAA9c/-f4uysMxH1Q/s1600-h/aea09f697fb93b92.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5304793969109782498" style="margin: 0px 10px 10px 0px; float: left; width: 140px; height: 97px;" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SZ5qAkdsT-I/AAAAAAAAA9c/-f4uysMxH1Q/s400/aea09f697fb93b92.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Saya percaya bahwa apa yang telah terjadi dalam diri Adam dan juga adalah wakil umat manusia, mengakibatkan seluruh umat manusia telah jatuh dalam dosa dan maut; mati secara rohani, patut menerima murka adil TUHAN, tanpa pengharapan dan tanpa pertolongan untuk memperoleh keselamatan, baik dari dirinya sendiri atau dari luar dirinya maupun dari dunia ini.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-3998133769374209201?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/3998133769374209201'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/3998133769374209201'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2009/02/dosa.html' title='DOSA'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SZ5qAkdsT-I/AAAAAAAAA9c/-f4uysMxH1Q/s72-c/aea09f697fb93b92.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-2019282188331144247</id><published>2009-02-20T16:22:00.004+08:00</published><updated>2009-09-17T22:47:05.495+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MY PENGAKUAN IMAN'/><title type='text'>MANUSIA</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SZ5otw4ot5I/AAAAAAAAA9U/y0wq33xy8XM/s1600-h/9daf0d10f07db0dc.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5304792546514876306" src="http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SZ5otw4ot5I/AAAAAAAAA9U/y0wq33xy8XM/s400/9daf0d10f07db0dc.jpg" style="float: left; height: 165px; margin: 0px 10px 10px 0px; width: 133px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Saya percaya bahwa manusia telah diciptakan secara unik menurut rupa TUHAN, diciptakan dengan kekudusan, keadilan dan pengenalan sejati; dan diperintahkan TUHAN untuk menghayati pikiran-pikiran TUHAN sebagai seorang pemelihara perjanjian yang taat: ia dipercayakan untuk memerintah dan mengusahakan ciptaan TUHAN lainnya untuk kemuliaan TUHAN.&amp;nbsp;Saya percaya bahwa seluruh segi kehidupan harus dihayati di bawah perintah TUHAN sebagai ungkapan ketaatan kepada hukum-hukum TUHAN.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-2019282188331144247?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/2019282188331144247'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/2019282188331144247'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2009/02/manusia.html' title='MANUSIA'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SZ5otw4ot5I/AAAAAAAAA9U/y0wq33xy8XM/s72-c/9daf0d10f07db0dc.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-9094802908172799981</id><published>2009-02-20T16:17:00.003+08:00</published><updated>2009-09-17T22:47:05.495+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MY PENGAKUAN IMAN'/><title type='text'>ALKITAB</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SZ5njo3yWFI/AAAAAAAAA9M/LEuMBRLLtuo/s1600-h/e202a7c260794ce6.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5304791273053509714" src="http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SZ5njo3yWFI/AAAAAAAAA9M/LEuMBRLLtuo/s400/e202a7c260794ce6.jpg" style="float: left; height: 120px; margin: 0px 10px 10px 0px; width: 165px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Saya percaya bahwa Alkitab Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru adalah pernyataan TUHAN yang sempurna yang diilhamkan Roh Kudus kepada para penulisnya dan karena itu adalah benar tanpa salah dalam naskah aslinya. Alkitab menyatakan di dalamnya kesaksian Roh Kudus, dan merupakan wibawa tunggal dan mutlak bagi iman dan kehidupan, baik untuk perseorangan, gereja, maupun masyarakat.&amp;nbsp;Saya percaya bahwa Alkitab tidak bersalah dalam segala hal yang diajarkannya, termasuk hal-hal yang menyangkut sejarah dan ilmu.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-9094802908172799981?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/9094802908172799981'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/9094802908172799981'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2009/02/alkitab.html' title='ALKITAB'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SZ5njo3yWFI/AAAAAAAAA9M/LEuMBRLLtuo/s72-c/e202a7c260794ce6.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-8400954601603605618</id><published>2009-02-20T16:14:00.006+08:00</published><updated>2009-09-17T22:47:05.496+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MY PENGAKUAN IMAN'/><title type='text'>TUHAN</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SZ5m3S7mQ3I/AAAAAAAAA9E/BE62OCKSzDw/s1600-h/a9fa13ce865871d2.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5304790511249671026" src="http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SZ5m3S7mQ3I/AAAAAAAAA9E/BE62OCKSzDw/s400/a9fa13ce865871d2.jpg" style="float: left; height: 145px; margin: 0px 10px 10px 0px; width: 108px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Saya percaya kepada satu-satunya TUHAN yang hidup dan benar, yang kekal dan keberadaan-Nya tergantung pada dirinya sendiri, yang melampaui dan mendahului semua ciptaan; yang dalam kekekalan-Nya ada dalam tiga pribadi; Bapa, Putera dan Roh Kudus, yaitu TUHAN yang Esa; yang menciptakan alam semesta dari ketiadaan oleh Firman-Nya yang berkuasa; yang menopang dan memerintah segala sesuatu yang telah diciptakan-Nya serta memelihara ketetapan-ketetapan-Nya yang kekal.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-8400954601603605618?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/8400954601603605618'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/8400954601603605618'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2009/02/tuhan.html' title='TUHAN'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SZ5m3S7mQ3I/AAAAAAAAA9E/BE62OCKSzDw/s72-c/a9fa13ce865871d2.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-5672878263034938005</id><published>2009-02-07T16:28:00.010+08:00</published><updated>2009-09-17T22:49:39.076+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MY PENGAKUAN IMAN'/><title type='text'>12 PENGAKUAN IMAN SAYA</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SY1HkfhIemI/AAAAAAAAA88/sVbr-9aCTFM/s1600-h/82d92f1319e9667a.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5299971028746271330" src="http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SY1HkfhIemI/AAAAAAAAA88/sVbr-9aCTFM/s400/82d92f1319e9667a.jpg" style="float: left; height: 96px; margin: 0px 10px 10px 0px; width: 145px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;1. Saya percaya kepada TUHAN, Bapa Yang Mahakuasa, pencipta langit dan bumi.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2. Saya percaya Yesus Kristus adalah AnakNya yang tunggal, Tuhan saya.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3. Saya percaya Yesus yang dikandung dari pada Roh Kudus, lahir dari anak dara Maria.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;4. Saya percaya Yesus menderita sengsara dibawah pemerintahan Pontius Pilatus, disalibkan, mati dan dikuburkan, dan turun ke dalam kerajaan maut.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;5. Saya percaya Yesus bangkit pada hari yang ke tiga dari antara orang mati.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;6. Saya percaya Yesus naik ke surga, duduk disebelah kanan TUHAN, Bapa Yang Mahakuasa.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;7. Saya percaya Yesus dari Sorga akan datang untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;8. Saya percaya kepada Roh Kudus.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;9. Saya percaya Gereja yang kudus dan Am, persekutuan orang kudus.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;10. Saya percaya akan pengampunan dosa.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;11. Saya percaya akan kebangkitan tubuh.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;12. Saya percaya akan hidup yang kekal.&amp;nbsp; &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-5672878263034938005?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/5672878263034938005'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/5672878263034938005'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2009/02/12-pengakuan-iman-kristian.html' title='12 PENGAKUAN IMAN SAYA'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SY1HkfhIemI/AAAAAAAAA88/sVbr-9aCTFM/s72-c/82d92f1319e9667a.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-7152085789954438469</id><published>2009-02-07T16:21:00.010+08:00</published><updated>2011-10-01T17:51:18.023+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='10 HUKUM ALLAH'/><title type='text'>10 HUKUM TUHAN</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SY1F6yjBqLI/AAAAAAAAA80/Mbt2rIDCjh0/s1600-h/3c3a40990aaa3eea.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5299969212788353202" src="http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SY1F6yjBqLI/AAAAAAAAA80/Mbt2rIDCjh0/s400/3c3a40990aaa3eea.jpg" style="cursor: hand; float: left; height: 145px; margin: 0px 10px 10px 0px; width: 143px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;1. Akulah TUHANmu. Jangan ada padamu tuhan lain di hadapan-Ku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apa pun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi. Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHANmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Jangan menyebut nama TUHAN, Allahmu, dengan sembarangan, sebab TUHAN akan memandang bersalah orang yang menyebut nama-Nya dengan sembarangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat [&lt;em&gt;Minggu&lt;/em&gt;]. Enam hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu, tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat TUHAN, Allahmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Hormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Jangan membunuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Jangan berzinah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Jangan mencuri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Jangan mengingini rumah sesamamu; jangan mengingini isterinya [&lt;em&gt;suaminya&lt;/em&gt;], atau hambanya laki-laki, atau hambanya perempuan, atau lembunya atau keledainya, atau apa pun yang dipunyai sesamamu.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;&lt;strong&gt;HUKUM PERTAMA&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Uraian hukum 1-10 ini dibuat oleh Pdt. Budi Asali M.Div. Semoga jadi berkat untuk kita semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Akulah TUHANmu. Jangan ada padamu tuhan lain di hadapan-Ku.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ul 5:6-21 - “(6) Akulah TUHAN, Allahmu, yang membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari tempat perbudakan. (7) Jangan ada padamu allah lain di hadapanKu. (8) Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi. (9) Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya dan kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku, (10) tetapi Aku menunjukkan kasih setia kepada beribu-ribu orang, yaitu mereka yang mengasihi Aku dan yang berpegang pada perintah-perintahKu. (11) Jangan menyebut nama TUHAN, Allahmu, dengan sembarangan, sebab TUHAN akan memandang bersalah orang yang menyebut nama-Nya dengan sembarangan. (12) Tetaplah ingat dan kuduskanlah hari Sabat, seperti yang diperintahkan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu. (13) Enam hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu, (14) tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat TUHAN, Allahmu; maka jangan melakukan sesuatu pekerjaan, engkau atau anakmu laki-laki, atau anakmu perempuan, atau hambamu laki-laki, atau hambamu perempuan, atau lembumu, atau keledaimu, atau hewanmu yang manapun, atau orang asing yang di tempat kediamanmu, supaya hambamu laki-laki dan hambamu perempuan berhenti seperti engkau juga. (15) Sebab haruslah kauingat, bahwa engkaupun dahulu budak di tanah Mesir dan engkau dibawa keluar dari sana oleh TUHAN, Allahmu dengan tangan yang kuat dan lengan yang teracung; itulah sebabnya TUHAN, Allahmu, memerintahkan engkau merayakan hari Sabat. (16) Hormatilah ayahmu dan ibumu, seperti yang diperintahkan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu, supaya lanjut umurmu dan baik keadaanmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu. (17) Jangan membunuh. (18) Jangan berzinah. (19) Jangan mencuri. (20) Jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu. (21) Jangan mengingini isteri sesamamu, dan jangan menghasratkan rumahnya, atau ladangnya, atau hambanya laki-laki, atau hambanya perempuan, atau lembunya, atau keledainya, atau apapun yang dipunyai sesamamu”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kel 20:1-17 - “(1) Lalu Allah mengucapkan segala firman ini: (2) ‘Akulah TUHAN, Allahmu, yang membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari tempat perbudakan. (3) Jangan ada padamu allah lain di hadapanKu. (4) Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi. (5) Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku, (6) tetapi Aku menunjukkan kasih setia kepada beribu-ribu orang, yaitu mereka yang mengasihi Aku dan yang berpegang pada perintah-perintahKu. (7) Jangan menyebut nama TUHAN, Allahmu, dengan sembarangan, sebab TUHAN akan memandang bersalah orang yang menyebut namaNya dengan sembarangan. (8) Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat: (9) enam hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu, (10) tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat TUHAN, Allahmu; maka jangan melakukan sesuatu pekerjaan, engkau atau anakmu laki-laki, atau anakmu perempuan, atau hambamu laki-laki, atau hambamu perempuan, atau hewanmu atau orang asing yang di tempat kediamanmu. (11) Sebab enam hari lamanya TUHAN menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan Ia berhenti pada hari ketujuh; itulah sebabnya TUHAN memberkati hari Sabat dan menguduskannya. (12) Hormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu. (13) Jangan membunuh. (14) Jangan berzinah. (15) Jangan mencuri. (16) Jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu. (17) Jangan mengingini rumah sesamamu; jangan mengingini isterinya, atau hambanya laki-laki, atau hambanya perempuan, atau lembunya atau keledainya, atau apapun yang dipunyai sesamamu.’”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang perbedaan 10 hukum Tuhan dalam Kel 20 dan dalam Ul 5 ada komentar sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barnes’ Notes: “Of the Words of Yahweh engraven on the tables of Stone, we have two distinct statements, one in Exodus (Exo. 20:1-17) and one in Deuteronomy (Deut. 5:7-21), apparently of equal authority, but differing principally from each other in the fourth, the fifth, and the tenth commandments. It has been supposed that the original commandments were all in the same terse and simple form of expression as appears (both in Exodus and Deuteronomy) in the first, sixth, seventh, eighth, and ninth, such as would be most suitable for recollection, and that the passages in each copy in which the most important variations are found were comments added when the books were written” (= ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kel 20:1-6 - “(1) Lalu Allah mengucapkan segala firman ini: (2) ‘Akulah TUHAN, Allahmu, yang membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari tempat perbudakan. (3) Jangan ada padamu allah lain di hadapanKu. (4) Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi. (5) Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku, (6) tetapi Aku menunjukkan kasih setia kepada beribu-ribu orang, yaitu mereka yang mengasihi Aku dan yang berpegang pada perintah-perintahKu”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KJV: ‘(1) And God spake all these words, saying, (2) I am the LORD thy God, which have brought thee out of the land of Egypt, out of the house of bondage. (3) Thou shalt have no other gods before me. (4) Thou shalt not make unto thee any graven image, or any likeness of any thing that is in heaven above, or that is in the earth beneath, or that is in the water under the earth: (5) Thou shalt not bow down thyself to them, nor serve them: for I the LORD thy God am a jealous God, visiting the iniquity of the fathers upon the children unto the third and fourth generation of them that hate me; (6) And shewing mercy unto thousands of them that love me, and keep my commandments’ (= ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RSV: ‘(1) And God spoke all these words, saying, (2) I am the LORD your God, who brought you out of the land of Egypt, out of the house of bondage. (3) You shall have no other gods before me. (4) You shall not make for yourself a graven image, or any likeness of anything that is in heaven above, or that is in the earth beneath, or that is in the water under the earth; (5) you shall not bow down to them or serve them; for I the LORD your God am a jealous God, visiting the iniquity of the fathers upon the children to the third and the fourth generation of those who hate me, (6) but showing steadfast love to thousands of those who love me and keep my commandments’ (= ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NIV: ‘(1) And God spoke all these words: (2) ‘I am the LORD your God, who brought you out of Egypt, out of the land of slavery. (3) You shall have no other gods before me. (4) You shall not make for yourself an idol in the form of anything in heaven above or on the earth beneath or in the waters below. (5) You shall not bow down to them or worship them; for I, the LORD your God, am a jealous God, punishing the children for the sin of the fathers to the third and fourth generation of those who hate me, (6) but showing love to a thousand generations of those who love me and keep my commandments’ (= ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NASB: ‘(1) Then God spoke all these words, saying, (2) I am the LORD your God, who brought you out of the land of Egypt, out of the house of slavery. (3) You shall have no other gods before Me. (4) You shall not make for yourself an idol, or any likeness of what is in heaven above or on the earth beneath or in the water under the earth. (5 You shall not worship them or serve them; for I, the LORD your God, am a jealous God, visiting the iniquity of the fathers on the children, on the third and the fourth generations of those who hate Me, (6) but showing loving kindness to thousands, to those who love Me and keep My commandments’ (= ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ay 1-2: “(1) Lalu Allah mengucapkan segala firman ini: (2) ‘Akulah TUHAN, Allahmu, yang membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari tempat perbudakan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1) Ay 1: “Lalu Allah mengucapkan segala firman ini:”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a) Ada 2 pandangan tentang ‘segala firman ini’:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adam Clarke: “‘All these words.’ Houbigant supposes, and with great plausibility of reason, that the clause ’EET KAAL HADªBAARIYM HAA’EELEH, ‘all these words,’ belong to the latter part of (Exo. 19:25), which he thinks should be read thus: ‘And Moses went down unto the people, and spake unto them ALL THESE WORDS’ i. e., delivered the solemn charge relative to their not attempting to come up to that part of the mountain on which God manifested Himself in His glorious majesty, lest He should break forth upon them and consume them. ... When Moses therefore, had gone down and spoken all these words, and he and Aaron had re-ascended the mount, then the Divine Being, as Supreme Legislator, is majestically introduced thus: ‘And God spake, saying.’” (= ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jamieson, Fausset &amp;amp; Brown: “‘the words’ here refer to the Ten Commandments” (= ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b) Allah menyampaikan 10 hukum Tuhan ini langsung atau melalui malaikat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jamieson, Fausset &amp;amp; Brown: “when we are told that ‘God spake all the words’ that follow, the selection of a term so strictly confined to the expression of audible sound, was made to intimate that God uttered them. ... The Speaker was the Divine Being ... There is no intimation or hint given in the Pentateuch that any other spoke to them. It is stated, indeed (Deut. 32:2; Ps. 68:17), that the Lord on His descent upon Sinai was attended by myriads of holy ones - i. e., angels, who, as these passages seem to indicate, were present as witnesses at the promulgation of the law. But further revelations are made. In the New Testament, Stephen says, that ‘the law was given EIS DIATAGAS ANGELOON, by the disposition of angels.’ Paul declares that it was DIATAGEIS DI' ANGELOON, ‘ordained by angels;’ while, Heb. 2:2 has: HO DI' ANGELOON LALEETHEIS LOGOS, ‘the word spoken by angels,’ appears to define precisely the office they performed on this occasion, which the vague expression DIATASSOO left undetermined. These passages, in their bearing upon the Mosaic narrative, have been variously interpreted. ... the generality of commentators agree in educing from the apostolic declarations the fact of angelic ministration at the giving of the law; but they are divided in opinion as to the actual service which the angels rendered. Some, as Kurtz, suppose that their agency was enlisted in raising the terrific phenomena which ushered in the impressive scene; in other words, the ministerial arrangement of things connected with the promulgation was executed by angels; and Henderson, who supports this hypothesis, thus expounds it: ‘God distinctly and audibly delivered His law on the mountain, and each commandment, as it was pronounced, was repeated in loud and thrilling tones by the vast company of angels by whom He was surrounded, as long afterward at his birth in Bethlehem (Luke 2:13-14).’ Others, as Keil, Hengstenberg, etc., maintain that the angels DIATAGAI, ‘troops or hosts of angels’ were present merely as attendants to impart pomp and solemnity to the descent of the Divine Majesty; and they consider that the point of contrast intended by the apostle in Heb. 2:2, was between the glory of ‘the angel of the Lord’ when He came to Sinai attended by a vast retinue of inferior angels, and the same Being when He appeared alone in His own glory as the only begotten Son of God” (= ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barnes’ Notes: “The account of the delivery of them in Exo. 19 and in Exo. 20:18-21 is in accordance with their importance as the recognized basis of the covenant between Yahweh and His ancient people (Exo. 34:27-28; Deut. 4:13; 1 Kings 8:21, etc.), and as the divine testimony against the sinful tendencies in man for all ages. While it is here said that ‘God spake all these words,’ and in Deut. 5:4, that He ‘talked face to face,’ in the New Testament the giving of the law is spoken of as having been through the ministration of Angels (Acts 7:53; Gal. 3:19; Heb. 2:2). We can reconcile these contrasts of language by keeping in mind that God is a Spirit, and that He is essentially present in the agents who are performing His will” (= ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keil &amp;amp; Delitzsch: “God spake these words directly to the people, and not ‘through the medium of His finite spirits,’ as v. Hofmann, Kurtz, and others suppose. There is not a word in the Old Testament about any such mediation. Not only was it Elohim, according to the chapter before us, who spake these words to the people, and called Himself Jehovah, who had brought Israel out of Egypt (v. 2), but according to Deut. 5:4, Jehovah spake these words to Israel ‘face to face, in the mount, out of the midst of the fire.’” (= ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keil &amp;amp; Delitzsch: “Hence, according to Buxtorf (Dissert. de Decalogo in genere, 1642), the Jewish commentators almost unanimously affirm that God Himself spake the words of the decalogue, and that words were formed in the air by the power of God, and not by the intervention and ministry of angels. (Note: This also applies to the Targums. Onkelos and Jonathan have YªYAA UWMALEEL in v. 1, and the Jerusalem Targum DAYªYAA MEEYMªRAA’ MALEEYL. But in the popular Jewish Midrash, the statement in Deut. 33:2 (cf. Ps. 68:17), that Jehovah came down upon Sinai ‘out of myriads of His holiness,’ i. e., attended by myriads of holy angels, seems to have given rise to the notion that God spake through angels. Thus Josephus represents King Herod as saying to the people, ‘For ourselves, we have learned from God the most excellent of our doctrines, and the most holy part of our law through angels’ (Ant. 15, 5, 3, Whiston’s translation). And even from the New Testament this cannot be proved to be a doctrine of the Scriptures. For when Stephen says to the Jews, in Acts 7:53, ‘Ye have received the law’ EIS DIATAGA’S AGGE’LOON (Eng. Ver. ‘by the disposition of angels’), and Paul speaks of the law in Gal. 3:19 as DIATAGEI’S DI’ AGGE’LOON (‘ordained by angels’), these expressions leave it quite uncertain in what the DIATA’SSEIN of the angels consisted, or what part they took in connection with the giving of the law. (Note: That Stephen cannot have meant to say that God spoke through a number of finite angels, is evident from the fact, that in v. 38 he had spoken just before of the Angel (in the singular) who spoke to Moses upon Mount Sinai, and had described him in vv. 35 and 30 as the Angel who appeared to Moses in the bush, i. e., as no other than the Angel of Jehovah who was identical with Jehovah. ‘The Angel of the Lord occupies the same place in v. 38 as Jehovah in Ex. 19. The angels in v. 53 and Gal. 3:19 are taken from Deut. 33. And there the angels do not come in the place of the Lord, but the Lord comes attended by them’ (Hengstenberg). So again, in Heb. 2:2, where the law, ‘the word spoken by angels’ DI’ AGGE’LOON, is placed in contrast with the ‘salvation which at the first began to be spoken by the Lord’ DIA’ TOU’ KURI’OU, the antithesis is of so indefinite a nature that it is impossible to draw the conclusion with any certainty, that the writer of this epistle supposed the speaking of God at the promulgation of the decalogue to have been effected through the medium of a number of finite spirits, especially when we consider that in the Epistle to the Hebrews speaking is the term applied to the divine revelation generally (see Exo 1:1). As his object was not to describe with precision the manner in which God spake to the Israelites from Sinai, but only to show the superiority of the Gospel, as the revelation of salvation, to the revelation of the law; he was at liberty to select the indefinite expression DI’ AGGE’LOON, and leaven it to the readers of his epistle to interpret it more fully for themselves from the Old Testament. According to the Old Testament, however, the law was given through the medium of angels, only so far as God appeared to Moses, as He had done to the patriarchs, in the form of the ‘Angel of the Lord,’ and Jehovah came down upon Sinai, according to Deut. 33:2, surrounded by myriads of holy angels as His escort. ... The notion that God spake through the medium of ‘His finite spirits’ can only be sustained in one of two ways: either by reducing the angels to personifications of natural phenomena, such as thunder, lightning, and the sound of a trumpet, a process against which the writer of the Epistle to the Hebrews enters his protest in Exo 12:19, where he expressly distinguishes the ‘voice of words’ from these phenomena of nature; or else by affirming, with v. Hofmann, that God, the supernatural, cannot be conceived of without a plurality of spirits collected under Him, or apart from His active operation in the world of bodies, in distinction from which these spirits are comprehended with Him and under Him, so that even the ordinary and regular phenomena of nature would have to be regarded as the workings of angels; in which case the existence of angels as created spirits would be called in question, and they would be reduced to mere personifications of divine powers” (= ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2) Ay 2: “‘Akulah TUHAN, Allahmu, yang membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari tempat perbudakan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adam Clarke: “‘Brought thee out of the land of Egypt, out of the house of bondage.’ And by this very thing have proved myself to be superior to all gods, unlimited in power, and most gracious as well as fearful in operation. This is the preface or introduction, but should not be separated from the commandment” (= ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi Calvin mengatakan bahwa Allah menyebutkan bahwa Ia yang membebaskan Israel dari Mesir supaya bangsa Israel tidak mentaati hukum Taurat dengan rasa takut, tetapi dengan kasih / sukarela.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Calvin menambahkan: “This does not indeed literally apply to us; but He has bound us to Himself with a holier tie, by the hand of His only-begotten Son” (= ) - hal 340.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bdk. 1Kor 6:20 - “Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matthew Henry: “he had brought them out of the land of Egypt; therefore they were bound in gratitude to obey him, because he had done them so great a kindness, had brought them out of a grievous slavery into a glorious liberty. ... They were now enjoying the blessed fruits of their deliverance, and in expectation of a speedy settlement in Canaan; and could they think any thing too much to do for him that had done so much for them? Nay, by redeeming them, he acquired a further right to rule them; they owed their service to him to whom they owed their freedom, and whose they were by purchase. And thus Christ, having rescued us out of the bondage of sin, is entitled to the best service we can do him, (Lu. 1:74). Having loosed our bonds, he has bound us to obey him” (= ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wycliffe Bible Commentary: “The Law was not given as a means of salvation. It was given to a people already saved (Exo 19:4; 20:2) in order to instruct them in the will of the Lord so that they might fulfill God’s purpose for them as ‘a kingdom of priests and a holy nation’ (19:6). The revelation was given ‘not to give but to guide life’ (P. Fairbairn, The Revelation of Law in Scripture', p. 274). ... It is important to notice that the basis of God’s commandments and the ground of the people’s obligation was the fact that Jehovah was their Lord and God who had redeemed them. These injunctions are given to a saved people to teach them how to walk in God's way, but we observe that ‘nearly all the commandments are couched in the negative form of prohibition, because they presuppose the existence of sin and evil desires in the human heart’ (KD)” (= ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi bagaimana dengan 1Tim 1:8-11 - “(8) Kita tahu bahwa hukum Taurat itu baik kalau tepat digunakan, (9) yakni dengan keinsafan bahwa hukum Taurat itu bukanlah bagi orang yang benar, melainkan bagi orang durhaka dan orang lalim, bagi orang fasik dan orang berdosa, bagi orang duniawi dan yang tak beragama, bagi pembunuh bapa dan pembunuh ibu, bagi pembunuh pada umumnya, (10) bagi orang cabul dan pemburit, bagi penculik, bagi pendusta, bagi orang makan sumpah dan seterusnya segala sesuatu yang bertentangan dengan ajaran sehat (11) yang berdasarkan Injil dari Allah yang mulia dan maha bahagia, seperti yang telah dipercayakan kepadaku”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matthew Henry: “The use of the law (v. 8): The law is good, if a man use it lawfully. The Jews used it unlawfully, as an engine to divide the church, a cover to the malicious opposition they made to the gospel of Christ; they set it up for justification, and so used it unlawfully. We must not therefore think to set it aside, but use it lawfully, for the restraint of sin. The abuse which some have made of the law does not take away the use of it; but, when a divine appointment has been abused, call it back to its right use and take away the abuses, for the law is still very useful as a rule of life; though we are not under it as under a covenant of works, yet it is good to teach us what is sin and what is duty. It is not made for a righteous man, that is, it is not made for those who observe it; for, if we could keep the law, righteousness would be by the law (Gal. 3:21): but it is made for wicked persons, to restrain them, to check them, and to put a stop to vice and profaneness. It is the grace of God that changes men’s hearts; but the terrors of the law may be of use to tie their hands and restrain their tongues. A righteous man does not want those restraints which are necessary for the wicked; or at least the law is not made primarily and principally for the righteous, but for sinners of all sorts, whether in a greater or less measure, v. 9, 10. In this black roll of sinners, he particularly mentions breaches of the second table, duties which we owe to our neighbour; against the fifth and sixth commandments, murderers of fathers and mothers, and manslayers; against the seventh, whoremongers, and those that defile themselves with mankind; against the eighth, men-stealers; against the ninth, liars and perjured persons; and then he closes his account with this, and if there be any other thing that is contrary to sound doctrine. Some understand this as an institution of a power in the civil magistrate to make laws against such notorious sinners as are specified, and to see those laws put in execution” (= ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gal 3:21 - “Kalau demikian, bertentangankah hukum Taurat dengan janji-janji Allah? Sekali-kali tidak. Sebab andaikata hukum Taurat diberikan sebagai sesuatu yang dapat menghidupkan, maka memang kebenaran berasal dari hukum Taurat”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adam Clarke: “‘If a man use it lawfully.’ That is, interpret it according to its own spirit and design, and use it for the purpose for which God has given it; for the ceremonial law was a schoolmaster to lead us unto Christ, and Christ is the end of that law for justification to everyone that believes. Now those who did not use the law in reference to these ends, did not use it lawfully-- they did not construe it according to its original design and meaning” (= ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jamieson, Fausset &amp;amp; Brown: “‘Use it lawfully.’ - in its lawful place in the Gospel economy; namely, not as a means of a ‘righteous man’ attaining higher perfection than by the Gospel alone (Titus 1:14) (the perverted use to which the false teachers put it, appending fabulous interpretations of it to the Gospel), but to awaken the sense of sin in the ungodly (1 Tim. 1:9-10: cf. Rom. 7:7-12; Gal. 3:21).” (= ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ro 7:7 - “Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Apakah hukum Taurat itu dosa? Sekali-kali tidak! Sebaliknya, justru oleh hukum Taurat aku telah mengenal dosa. Karena aku juga tidak tahu apa itu keinginan, kalau hukum Taurat tidak mengatakan: ‘Jangan mengingini!’”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wycliffe Bible Commentary: “Paul discusses this function of the Law in detail in Rom 7:7-25: It brings the knowledge of sin and makes sin exceedingly sinful, all with the end of bringing a man to Christ” (= ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wycliffe Bible Commentary: “‘The law is not made for a righteous man.’ ‘The Law does not condemn a righteous man.’ The expression is a relative negative, to be taken in context. It does not mean that the Law has no relation to the righteous; for him, it is a righteous rule which he joyfully obeys in the Spirit” (= ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, saya berpendapat bahwa hukum Taurat itu berguna untuk:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a) Orang yang belum percaya, supaya mereka sadar akan dosanya, dan lalu datang kepada Kristus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gal 3:24 - “Jadi hukum Taurat adalah penuntun bagi kita sampai Kristus datang, supaya kita dibenarkan karena iman”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RSV: ‘So that the law was our custodian until Christ came, that we might be justified by faith’ (= ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KJV: ‘Wherefore the law was our schoolmaster to bring us unto Christ, that we might be justified by faith’ (= ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NIV: ‘So the law was put in charge to lead us to Christ that we might be justified by faith’ (= ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NASB: ‘Therefore the Law has become our tutor to lead us to Christ, that we may be justified by faith’ (= ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b) Orang-orang yang sudah percaya untuk ditaati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati-hati dengan Ro 6:14-15 - “(14) Sebab kamu tidak akan dikuasai lagi oleh dosa, karena kamu tidak berada di bawah hukum Taurat, tetapi di bawah kasih karunia. (15) Jadi bagaimana? Apakah kita akan berbuat dosa, karena kita tidak berada di bawah hukum Taurat, tetapi di bawah kasih karunia? Sekali-kali tidak!”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata-kata ‘kamu tidak berada di bawah hukum Taurat’ tidak berarti bahwa setelah percaya Kristus kita tidak lagi perlu mentaati hukum Taurat / 10 hukum Tuhan. Seluruh bagian yang saya garis bawahi itu berarti bahwa kita tidak diselamatkan oleh ketaatan kepada hukum Taurat tetapi kita diselamatkan karena kasih karunia.&lt;br /&gt;Ay 3: “Jangan ada padamu allah lain di hadapanKu”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1) Persoalan terjemahan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a) Yang benar ‘allah lain’ atau ‘illah lain’?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada orang-orang kristen (yang berasal dari Islam) yang mengatakan bahwa dalam bahasa Arab, kata ‘Allah’ selalu menunjuk kepada Allah yang benar, dan karena itu kata-kata ‘allah lain’ harus diganti dengan ‘ilah lain’. Terhadap argumentasi ini saya menjawab bahwa Alkitab kristen tidak ditulis dalam bahasa Arab, tetapi dalam bahasa Ibrani dan Yunani, dan karena itu kita tidak boleh menafsirkannya berdasarkan bahasa Arab. Sedangkan dalam bahasa Ibrani maupun Yunani tidak dibedakan kata yang digunakan untuk Allah yang benar dan allah yang palsu. Dalam ay 3 ini digunakan kata bahasa Ibrani ELOHIM, sama dengan kata yang digunakan untuk menunjuk kepada Allah yang benar. Jadi, menurut saya terjemahan ‘allah lain’ harus dipertahankan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b) Ada terjemahan yang lain untuk ayat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Calvin: “some construe the word Mynp, PANIM, ‘anger,’ as if it is said, ‘Thou shalt not make to thyself other gods to provoke my anger;’ and I admit that the Hebrew word is often used in this sense” (= ) - hal 418.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Editor dari Calvin’s Commentary: “Mynp, signifying properly the face or countenance, is sometimes used by metonymy for those passions which shew themselves in the countenance” (= ) - hal 418 (footnote).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi Calvin sendiri tetap lebih setuju dengan penterjemahan yang umum. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c) ‘strange gods’ (= allah-allah asing / aneh).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adam Clarke: “‘Thou shalt have no other gods before me.’ ªLOHIYM 'ªCHEERIYM, ‘no strange gods’ - none that thou art not acquainted with, none who has not given thee such proofs of his power and godhead as I have done in delivering thee from the Egyptians, dividing the Red Sea, bringing water out of the rock, quails into the desert, manna from heaven to feed thee, and the pillar of cloud to direct, enlighten, and shield thee. By these miracles God had rendered Himself familiar to them, they were intimately acquainted with the operation of His hands” (= ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2) Tujuan dari hukum pertama ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matthew Henry: “The first commandment concerns the object of our worship, Jehovah, and him only (v. 3): Thou shalt have no other gods before me. The Egyptians, and other neighbouring nations, had many gods, the creatures of their own fancy, strange gods, new gods; this law was prefixed because of that transgression, and, Jehovah being the God of Israel, they must entirely cleave to him, and not be for any other, either of their own invention or borrowed from their neighbours” (= ). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Calvin: “In this commandment God enjoins that He alone be worshipped, and requires a worship free from all superstition” (= Dalam hukum ini Allah memerintahkan bahwa Ia saja yang disembah, dan menghendaki suatu penyembahan yang bebas dari semua takhyul) - hal 417-418.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bdk. 1Tim 4:7 - “Tetapi jauhilah takhayul dan dongeng nenek-nenek tua. Latihlah dirimu beribadah”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi Kitab Suci bahasa Inggris tidak menterjemahkan sebagai ‘takhayul’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KJV: ‘But refuse profane and old wives’ fables, and exercise thyself [rather] unto godliness’ (= ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RSV: ‘Have nothing to do with godless and silly myths. Train yourself in godliness’ (= ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NIV: ‘Have nothing to do with godless myths and old wives' tales; rather, train yourself to be godly’ (= ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NASB: ‘But have nothing to do with worldly fables fit only for old women. On the other hand, discipline yourself for the purpose of godliness’ (= ). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Calvin: “if God have not alone the pre-eminence, His majesty is so far obscured” (= jika Allah tidak sendirian mempunyai keutamaan, keagunganNya dikaburkan) - hal 418.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wycliffe Bible Commentary: “The First Commandment. This is more than just a proclamation of monotheism. It prohibits worshiping or honoring anything before God, in thought or word or deed, ‘that in all things he might have the preeminence’ (Col 1:18)” (= ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kol 1:18 - “Ialah kepala tubuh, yaitu jemaat. Ialah yang sulung, yang pertama bangkit dari antara orang mati, sehingga Ia yang lebih utama dalam segala sesuatu”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KJV: ‘And he is the head of the body, the church: who is the beginning, the firstborn from the dead; that in all things he might have the preeminence’ (= ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matthew Henry: “The sin against this commandment which we are most in danger of is giving the glory and honour to any creature which are due to God only. Pride makes a god of self, covetousness makes a god of money, sensuality makes a god of the belly; whatever is esteemed or loved, feared or served, delighted in or depended on, more than God, that (whatever it is) we do in effect make a god of” [= Dosa terhadap hukum ini yang paling membahayakan kita adalah memberikan kemuliaan dan hormat kepada makhluk ciptaan manapun, yang seharusnya adalah hak Allah saja. Kesombongan membuat dirinya sendiri suatu allah, ketamakan membuat uang sebagai allah, hawa nafsu membuat perut menjadi suatu allah; apapun yang dinilai atau dicintai, ditakuti atau dilayani, disenangi atau dibuat bergantung, lebih dari Allah, sebetulnya hal itu (apapun adanya itu) kita jadikan suatu allah].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adam Clarke: “THE FIRST COMMANDMENT. Against mental or theoretical idolatry. ... This commandment prohibits every species of mental idolatry, and all inordinate attachment to earthly and sensible things. Since God is the fountain of happiness, and no intelligent creature can be happy but through Him, whoever seeks happiness in the creature is necessarily an idolater, since he puts the creature in the place of the Creator, expecting that from the gratification of his passions, in the use or abuse of earthly things which is to be found in God alone. The very first commandment of the whole series is divinely calculated to prevent man’s misery and promote his happiness, by taking him away from all false dependence and leading him to God Himself, the fountain of all good” (= ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Calvin: “these words comprehend the inward worship of God, since this commandment differs from the next, whereby external idolatry will be seen to be condemned” (= kata-kata ini meliputi penyembahan di dalam terhadap Allah, karena hukum ini berbeda dengan hukum selanjutnya, dengan mana penyembahan berhala lahiriah / di luar terlihat dikecam) - hal 419.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yeh 20:39a - “Hai kamu, kaum Israel, beginilah firman Tuhan ALLAH, biarlah masing-masing pergi beribadah kepada berhala-berhalanya”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Calvin: “He not only repudiates all mixed worship, but testifies that He with rather be accounted nothing than not be worshipped undividedly” (= Ia bukan hanya menolak semua penyembahan campuran, tetapi memberi kesaksian bahwa Ia lebih baik dianggap tidak ada dari pada disembah dengan tak sepenuhnya / dengan terbagi-bagi) - hal 420.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan: kata-kata yang saya garis-bawahi itu maksudnya kita bukan hanya menyembah Allah saja, tetapi Allah dan berhala / hal lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bandingkan dengan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• 1Raja 18:21 - “Lalu Elia mendekati seluruh rakyat itu dan berkata: ‘Berapa lama lagi kamu berlaku timpang dan bercabang hati? Kalau TUHAN itu Allah, ikutilah Dia, dan kalau Baal, ikutilah dia.’ Tetapi rakyat itu tidak menjawabnya sepatah katapun”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Yos 24:14-15 - “(14) Oleh sebab itu, takutlah akan TUHAN dan beribadahlah kepadaNya dengan tulus ikhlas dan setia. Jauhkanlah allah yang kepadanya nenek moyangmu telah beribadah di seberang sungai Efrat dan di Mesir, dan beribadahlah kepada TUHAN. (15) Tetapi jika kamu anggap tidak baik untuk beribadah kepada TUHAN, pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah; allah yang kepadanya nenek moyangmu beribadah di seberang sungai Efrat, atau allah orang Amori yang negerinya kamu diami ini. Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN!’”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keil &amp;amp; Delitzsch: “The sentence ... not only prohibits polytheism and idolatry, the worship of idols in thought, word, and deed (cf. Deut. 8:11,17,19), but also commands the fear, love, and worship of God the Lord (cf. Deut. 6:5,13,17; 10:12,20)” (= ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3) Hukum pertama ini bertentangan dengan ajaran Arianisme maupun Saksi Yehuwa, yang menganggap Yesus sebagai allah kecil, yang terpisah dan berbeda sama sekali dengan Bapa. Kalau Yesus memang seperti itu, maka orang Kristen memang mempunyai allah lain. Dalam ajaran Kristen yang benar, sekalipun dipercayai bahwa Yesus memang adalah Allah, tetapi Ia mempunyai satu hakekat dengan Bapa, atau Ia satu dengan Bapa (Yoh 10:30), sehingga Ia bukan Allah lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Calvin: “The orthodox Fathers aptly used this passage against the Arians; because, since Christ is everywhere called God, He is undoubtedly the same Jehovah who declares Himself to be the One God, and this is asserted with the same force respecting the Holy Spirit” (= Bapa-bapa Gereja yang orthodox sering menggunakan text ini terhadap pengikut Arianisme; karena, karena Kristus dimana-mana disebut Allah, Ia tak diragukan Ia adalah Yehovah yang sama yang menyatakan diriNya sendiri sebagai satu-satunya Allah, dan ini ditegaskan dengan kekuatan yang sama berkenaan dengan Roh Kudus) - hal 420.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan: pada jaman sekarang, dengan adanya Saksi Yehuwa, yang merupakan reinkarnasi dari Arianisme, maka kita bisa menggunakan ayat ini dengan cara yang sama terhadap mereka, seperti Bapa-bapa dahulu menggunakannya terhadap Arianisme. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4) Contoh pelanggaran terhadap hukum ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Menyembah banyak allah / dewa, atau melakukan syncretisme / menggabungkan 2 agama atau lebih (1Raja 18:21).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya: meskipun sudah menjadi orang kristen, tetapi masih pergi ke G. Kawi, kelenteng, dsb. Atau, sudah menjadi orang kristen tetapi masih ikut kebatinan, menggunakan magic, dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada orang kristen / hamba Tuhan yang begitu takut dengan tuduhan melakukan pengkristenan / kristenisasi, sehingga pada waktu memberitakan Injil, mereka berkata: ‘Aku tidak minta kamu pindah agama. Aku hanya minta kamu percaya kepada Kristus’. Kata-kata bodoh ini sama artinya dengan menyuruh seseorang menjadi seorang syncretist, yang jelas merupakan pelanggaran terhadap hukum pertama ini!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Berdoa kepada roh-roh nenek moyang / orang tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Berdoa kepada Maria / orang suci / malaikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Sembahyang di kuburan (Cing Bing), memberi sesajen, dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Menyembah manusia, baik pai-kwie maupun sungkem (bdk. Mat 4:10 - “Maka berkatalah Yesus kepadanya: ‘Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!’”).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Menyimpan / mempercayai jimat, benda-benda G. Kawi / kelenteng seper¬ti: Hu, Pat-kwa, kantong merah G. Kawi, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5) Konsekwensi dari hukum 1 ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsekwensi dari hukum 1 ini adalah bahwa Allah harus diutamakan / dikasihi lebih daripada apapun / siapapun juga, misalnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• diri sendiri (Luk 14:26b).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau saudara royal dalam mengeluarkan uang untuk diri sendiri (untuk makanan, pakaian, bepergian, dsb), tetapi pelit / kikir dalam memberi persembahan kepada Tuhan, maka saudara sudah mengutamakan diri sendiri lebih dari pada Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• keluarga, seperti suami, istri, orang tua, anak, cucu, dsb (Luk 14:26a).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap orang kristen mempunyai tanggung jawab terhadap keluarga, dan ini tetap harus dilakukan (1Tim 5:8), tetapi ia tidak boleh melakukan semua itu begitu rupa sehingga menyingkirkan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• pekerjaan / uang (bdk. Mat 6:24).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang kristen memang wajib untuk bekerja sehingga bisa mencukupi kebutuhannya sendiri dan keluarganya (2Tes 3:10-12). Karena itu jangan menggunakan ayat seperti Mat 6:25-34 untuk menjadi orang malas yang tidak mau bekerja. Tetapi bagaimanapun juga kita tidak boleh mementingkan pekerjaan lebih dari Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau suatu pekerjaan harus dilakukan dengan melakukan dosa, baik itu dosa aktif seperti dusta atau bekerja pada hari Minggu, maupun itu dosa pasif seperti tidak bisa berbakti, tidak bisa belajar Firman Tuhan, tidak bisa melayani dsb, dan saudara tetap melakukan pekerjaan itu, maka jelas bahwa pekerjaan itu sudah menjadi ‘allah lain’ bagi saudara!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. L. Moody: “If a man will sell his principles for gold, isn’t he making it a god? If he trusts in his wealth to keep him from want and to supply his needs, are not riches his god?” (= Jika seseorang mau menjual prinsip-prinsipnya demi emas, bukankah ia sedang membuatnya menjadi suatu allah? Jika ia percaya pada kekayaannya untuk menjaganya dari kekurangan dan menyuplai kebutuhan-kebutuhannya, bukankah kekayaan adalah allahnya?) - ‘D. L. Moody On The Ten Commaandments’, hal 23.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• boss / rekan bisnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• study / pelajaran sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja pelajar / mahasiswa kristen juga harus belajar dengan baik, tetapi ia tidak boleh terus belajar sehingga mengabaikan kebaktian, saat teduh dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• pacar / teman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• hobby, seperti nonton bioskop, TV, olah raga, dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• undangan pernikahan / HUT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;o Kalau saudara membuang kebaktian, karena adanya undangan pernikahan / HUT, maka itu berarti saudara sudah mengutamakan undangan pernikahan lebih dari Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;o Juga kalau misalnya hujan lebat saudara tidak berbakti, tetapi dengan curah hujan yang sama, saudara tetap bisa pergi untuk memenuhi undangan pernikahan, maka itu jelas menunjukkan bahwa saudara mengutamakan undangan pernikahan itu lebih dari pada Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• handphone (= telpon genggam).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harus diakui bahwa handphone memang merupakan sesuatu yang sangat menolong kita. Tetapi bagaimanapun handphone tidak boleh kita letakkan di atas Tuhan, misalnya dengan cara tetap menyalakan handphone pada waktu berbakti, ikut Pemahaman Alkitab, bersaat teduh / berdoa, dsb, dan begitu handphone berbunyi, kita langsung meninggalkan Tuhan dan menerima handphone tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bdk. Mal 1:8 - “Apabila kamu membawa seekor binatang buta untuk dipersembahkan, tidakkah itu jahat? Apabila kamu membawa binatang yang timpang dan sakit, tidakkah itu jahat? Cobalah menyampaikannya kepada bupatimu, apakah ia berkenan kepadamu, apalagi menyambut engkau dengan baik? firman TUHAN semesta alam”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan: Kata ‘bupati’ seharusnya adalah ‘gubernur’. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Mal 1:8 ini Tuhan membandingkan sikap orang-orang Israel kepada Tuhan dengan sikap mereka kepada gubernur. Mereka tidak berani mempersembahkan binatang buta kepada seorang gubernur, tetapi anehnya, mereka berani melakukannya kepada Tuhan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam penggunaan handphone juga sama. Bayangkan saudara sedang berbicara dengan presiden, atau gubernur, atau walikota. Tahu-tahu handphone saudara berbunyi. Beranikah saudara meninggalkan presiden / gubernur / walikota itu untuk menerima handphone saudara? Saya yakin saudara tidak akan berani! Tetapi mengapa saudara berani melakukannya kalau saudara sedang berbakti / berbicara kepada Tuhan? Saudara harus menghormati, mementingkan dan mengutamakan Tuhan di atas handphone, atau urusan apapun yang diberikan oleh handphone tersebut, dan karena itu matikanlah (atau setidaknya silent-kan tanpa getaran) handphone pada waktu melakukan segala sesuatu yang berhubungan dengan Tuhan! Ini juga berlaku untuk telpon biasa dan pager / radio panggil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Gereja / aliran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau seseorang mendengar Firman Tuhan yang menyerang ajaran gerejanya / alirannya, dan ia memang tidak bisa menjawab serangan itu, karena memang serangan itu benar, tetapi ia tetap mengukuhi pandangan gereja / alirannya yang tidak bisa dipertahankan itu, maka ia sudah menempatkan gereja / alirannya di atas Tuhan dan firmanNya, dan dengan demikian menjadikan gereja / alirannya sebagai ‘allah lain’!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• pelayanan (bdk. Luk 10:38-42).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekalipun kita melakukan pelayanan itu untuk Allah, tetapi kalau kita begitu sibuk dengan pelayanan sehingga tidak ada waktu untuk bersekutu dengan Tuhan (saat teduh / doa), dan tidak ada waktu untuk belajar Firman Tuhan, maka pelayanan itu menjadi allah lain bagi kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Charles Haddon Spurgeon: “Anything becomes an idol when it keeps us away from God” (= Segala sesuatu menjadi berhala kalau hal itu menjauhkan kita dari Allah). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. L. Moody: “Whatever you make most of is your god. Whatever you love more than God is your idol” (=) - ‘D. L. Moody On The Ten Commandments’, hal 23.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. L. Moody: “God will not accept a divided heart. He must be absolute monarch. There is not room in your heart for two thrones. ... There is not room for any other throne in the heart if Christ is there. If worldliness should come in, godliness would go out” (= Allah tidak menerima hati yang terbagi. Ia harus menjadi raja yang mutlak. Tidak ada ruangan dalam hatimu untuk dua takhta. ... Tidak ada ruangan untuk takhta yang lain dalam hati jika Kristus ada di sana. Jika keduniawian masuk, kesalehan akan keluar) - ‘D. L. Moody On The Ten Commandments’, hal 27.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Augustine: “Christ is not valued at all unless he be valued above all” (= Kristus tidak dihargai sama sekali kecuali Ia dihargai di atas semua) - ‘The Encyclopedia of Religiouus Quotations’, hal 78.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pernah membaca cerita tentang seorang pendeta di Inggris yang memberitahu pelayannya bahwa kalau ia sedang berdoa ia tidak mau diganggu oleh siapapun. Tetapi suatu hari ketika pendeta itu sedang berdoa, ada tamu datang, dan ketika si pelayan itu melihat tamu itu, ia lalu ‘membangunkan’ si pendeta dari doanya. Si pendeta memarahi pelayannya dengan berkata: ‘Bukankah sudah kuberitahu bahwa aku tidak mau diganggu kalau sedang berdoa?’. Tetapi pelayannya menjawab: ‘Tuan, tamu yang datang adalah anaknya raja’. Pendeta itu menjawab: ‘Saya tidak peduli dia anak raja. Beritahu dia untuk menunggu, karena saya sedang berbicara dengan Rajanya sendiri’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah contoh dimana seseorang betul-betul mengutamakan Tuhan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Renungkan: berapa kali saudara melanggar hukum pertama ini? Seandainya dalam Kitab Suci hanya ada satu hukum ini saja, maka dosa kita sudah bukan main banyaknya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;HUKUM KEDUA&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apa pun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi. Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHANmu.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ay 4-6: “(4) Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi. (5) Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku, (6) tetapi Aku menunjukkan kasih setia kepada beribu-ribu orang, yaitu mereka yang mengasihi Aku dan yang berpegang pada perintah-perintahKu”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1) Ay 4: “Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a) ‘Jangan membuat’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matthew Henry: “The Jews (at least after the captivity) thought themselves forbidden by this commandment to make any image or picture whatsoever. ... It is certain that it forbids making any image of God (for to whom can we liken him? Isa. 40:18,15), or the image of any creature for a religious use. ... It also forbids us to make images of God in our fancies, as if he were a man as we are. Our religious worship must be governed by the power of faith, not by the power of imagination. They must not make such images or pictures as the heathen worshipped, lest they also should be tempted to worship them. Those who would be kept from sin must keep themselves from the occasions of it” (= ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan: Isa 40:15 seharusnya adalah Isa 40:25&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yes 40:18,25 - “(18) Jadi dengan siapa hendak kamu samakan Allah, dan apa yang dapat kamu anggap serupa dengan Dia? ... (25) Dengan siapa hendak kamu samakan Aku, seakan-akan Aku seperti dia? firman Yang Mahakudus”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keil &amp;amp; Delitzsch: “It is not only evident from the context that the allusion is not to the making of images generally, but to the construction of figures of God as objects of religious reverence or worship, but this is expressly stated in v. 5; so that even Calvin observes, that ‘there is no necessity to refute what some have foolishly imagined, that sculpture and painting of every kind are condemned here.’ With the same aptness he has just before observed, that ‘although Moses only speaks of idols, there is no doubt that by implication he condemns all the forms of false worship, which men have invented for themselves.’” (= ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Calvin: “There is no need of refuting the foolish fancy of some, that all sculptures and pictures are here condemned by Moses, for he had no other object than to rescue God’s glory from all the imagination which tend to corrupt it” (= ) - hal 108.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jamieson, Fausset &amp;amp; Brown: “‘Thou shalt not bow.’ - i. e., ‘make in order to bow.’ Under the auspices of Moses himself, figures of cherubim, brazen serpents, oxen, and many other things were made and never condemned. The mere making of them was no sin, it was the making with the intent to give idolatrous worship” (= ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. L. Moody: “A man must be greater than anything he is able to make or manufacture. What folly then to think of worshipping such things!” (= Seseorang pasdti lebih besar dari apapun yang mampu ia buat atau hasilkan. Jadi alangkah tololnya untuk berpikir tentang penyembahan terhadap hal-hal seperti itu!) - ‘D. L. Moody On The Ten Commandments’, hal 33.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b) ‘patung yang menyerupai apapun’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bdk. Ul 4:15-19 - “(15) Hati-hatilah sekali - sebab kamu tidak melihat sesuatu rupa pada hari TUHAN berfirman kepadamu di Horeb dari tengah-tengah api - (16) supaya jangan kamu berlaku busuk dengan membuat bagimu patung yang menyerupai berhala apapun: (17) yang berbentuk laki-laki atau perempuan: yang berbentuk binatang yang di bumi, atau berbentuk burung bersayap yang terbang di udara, (18) atau berbentuk binatang yang merayap di muka bumi, atau berbentuk ikan yang ada di dalam air di bawah bumi; (19) dan juga supaya jangan engkau mengarahkan matamu ke langit, sehingga apabila engkau melihat matahari, bulan dan bintang, segenap tentara langit, engkau disesatkan untuk sujud menyembah dan beribadah kepada sekaliannya itu, yang justru diberikan TUHAN, Allahmu, kepada segala bangsa di seluruh kolong langit sebagai bagian mereka”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bandingkan juga dengan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Kel 34:17 - “Janganlah kaubuat bagimu allah tuangan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Kel 20:23 - “Janganlah kamu membuat di sampingKu allah perak, juga allah emas janganlah kamu buat bagimu”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Im 26:1 - “‘Janganlah kamu membuat berhala bagimu, dan patung atau tugu berhala janganlah kamu dirikan bagimu; juga batu berukir janganlah kamu tempatkan di negerimu untuk sujud menyembah kepadanya, sebab Akulah TUHAN, Allahmu”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Calvin: “There is no doubt but that he comprehends by synecdoche, all kinds of images, when he forbids the making of molten gods; because metal is no more abominated by God than wood, or stone, or any other material, out of which idols are usually made; but, inasmuch as the insane zeal of superstition is the more inflamed by the value of the material or the beauty of the workmanship, Moses especially condemned molten gods. ... idolaters indulge themselves more fully in their worship of very precious idols, by the external splendour of which all their senses are ravished” (= ) - hal 116.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Calvin: “it is wrong for men to seek the presence of God in any visible image, because He cannot be represented to our eyes” (= ) - hal 107.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c) ‘yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jamieson, Fausset &amp;amp; Brown: “‘That is in heaven above.’ - namely, angels, the sun, moon, and stars, images of which were made, as seen on Assyrian sculptures, in the form of discs, crescents, rayed stars, etc., used in Zabaism or astrolatry, the oldest form of idolatry in the world; bright light in the image of Baal or Bel, and pale light in that of Astarte; - birds (Deut. 4:17-18), the hawk, eagle” (= ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jamieson, Fausset &amp;amp; Brown: “‘Or that is in the water under the earth.’ - crocodiles, Dagon” (= ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keil &amp;amp; Delitzsch: “By ‘that which is in heaven’ we are to understand the birds, not the angels, or at the most, according to Deut. 4:19, the stars as well; by ‘that which is in earth,’ the cattle, reptiles, and the larger or smaller animals; and by ‘that which is in the water,’ fishes and water animals. ‘Under the earth’ is appended to the ‘water,’ to express in a pictorial manner the idea of its being lower than the solid ground (cf. Deut. 4:18)” (= ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2) Ay 5a: “Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KJV: ‘Thou shalt not bow down thyself to them, nor serve them’ (= ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RSV: ‘you shall not bow down to them or serve them’ (= ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NASB: ‘You shall not worship them or serve them’ (= ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NIV: ‘You shall not bow down to them or worship them’ (= ). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matthew Henry: “they must not bow down to them occasionally, that is, show any sign of respect or honour to them, much less serve them constantly, by sacrifice or incense, or any other act of religious worship. When they paid their devotion to the true God, they must not have any image before them, for the directing, exciting, or assisting of their devotion. Though the worship was designed to terminate in God, it would not please him if it came to him through an image” (= ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikap yang seharusnya terhadap patung berhala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ul 7:25-26 - “(25) Patung-patung allah mereka haruslah kamu bakar habis; perak dan emas yang ada pada mereka janganlah kauingini dan kauambil bagi dirimu sendiri, supaya jangan engkau terjerat karenanya, sebab hal itu adalah kekejian bagi TUHAN, Allahmu. (26) Dan janganlah engkau membawa sesuatu kekejian masuk ke dalam rumahmu, sehingga engkaupun ditumpas seperti itu; haruslah engkau benar-benar merasa jijik dan keji terhadap hal itu, sebab semuanya itu dikhususkan untuk dimusnahkan.’”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3) Tujuan dari hukum kedua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Calvin: “In the First commandment, after He had taught who was the true God, He commanded that He alone should be worshipped; and now He defines what is His LEGITIMATE WORSHIP” (= ) - hal 106.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Calvin: “it would not be sufficient for us to be instructed to worship Him alone, unless we also knew the manner in which He would be worshipped” (= ) - hal 107.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matthew Henry: “The second commandment concerns the ordinances of worship, or the way in which God will be worshipped, which it is fit that he himself should have the appointing of” (= ). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matthew Henry: “we are here forbidden to worship even the true God by images, v. 4, 5” (= ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Calvin: “God is insulted, not only when His worship is transferred to idols, but when we try to represent Him by any outward similitude” (=) - hal 107.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Calvin: “although Moses only speaks of idolatry, yet there is no doubt but that by synecdoche, as in all the rest of the Law, he condemns all fictitious services which men in their ingenuity have invented” (= ) - hal 107.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adam Clarke: “This commandment also prohibits every species of external idolatry, since the first does all idolatry that may be called internal or mental. All false worship may be considered of this kind, together with all image worship, and all other superstitious rites and ceremonies” (= ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan anggap Allah mau menerima seadanya penyembahan yang dilakukan manusia menurut pemikiran dan khayalannya masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bdk. Yoh 4:23-24 - “(23) Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh DAN KEBENARAN; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian. (24) Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembahNya dalam roh DAN KEBENARAN.’”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bandingkan juga dengan Kol 2:8,16-23 - “(8) Hati-hatilah, supaya jangan ada yang menawan kamu dengan filsafatnya yang kosong dan palsu menurut ajaran turun-temurun dan roh-roh dunia, tetapi tidak menurut Kristus. ... (16) Karena itu janganlah kamu biarkan orang menghukum kamu mengenai makanan dan minuman atau mengenai hari raya, bulan baru ataupun hari Sabat; (17) semuanya ini hanyalah bayangan dari apa yang harus datang, sedang wujudnya ialah Kristus. (18) Janganlah kamu biarkan kemenanganmu digagalkan oleh orang yang pura-pura merendahkan diri dan beribadah kepada malaikat, serta berkanjang pada penglihatan-penglihatan dan tanpa alasan membesar-besarkan diri oleh pikirannya yang duniawi, (19) sedang ia tidak berpegang teguh kepada Kepala, dari mana seluruh tubuh, yang ditunjang dan diikat menjadi satu oleh urat-urat dan sendi-sendi, menerima pertumbuhan ilahinya. (20) Apabila kamu telah mati bersama-sama dengan Kristus dan bebas dari roh-roh dunia, mengapakah kamu menaklukkan dirimu pada rupa-rupa peraturan, seolah-olah kamu masih hidup di dunia: (21) jangan jamah ini, jangan kecap itu, jangan sentuh ini; (22) semuanya itu hanya mengenai barang yang binasa oleh pemakaian dan hanya menurut perintah-perintah dan ajaran-ajaran manusia. (23) Peraturan-peraturan ini, walaupun nampaknya penuh hikmat dengan ibadah buatan sendiri, seperti merendahkan diri, menyiksa diri, tidak ada gunanya selain untuk memuaskan hidup duniawi”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatikan penyembahan dan peraturan-peraturan dari ajaran sesat yang dibicarakan oleh Paulus dalam text di atas ini. Kelihatannya ada kerendahan hati, dan bahkan penuh hikmat, tetapi dikecam oleh Paulus, karena tidak sesuai dengan Kristus / Kitab Suci!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4) Apakah patung berhala ada roh jahatnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hab 2:19 - “Celakalah orang yang berkata kepada sepotong kayu: ‘Terjagalah!’ dan kepada sebuah batu bisu: ‘Bangunlah!’ Masakan dia itu mengajar? Memang ia bersalutkan emas dan perak, tetapi roh tidak ada sama sekali di dalamnya”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelihatannya ayat ini menunjukkan bahwa patung berhala tak ada setannya, tetapi saya kira bukan itu maksudnya. Maksudnya adalah bahwa patung itu mati, dikontraskan dengan Allah yang hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bdk. Yer 10:8-16 - “(8) Berhala itu semuanya bodoh dan dungu; petunjuk dewa itu sia-sia, karena ia hanya kayu belaka. - (9) Perak kepingan dibawa dari Tarsis, dan emas dari Ufas; berhala itu buatan tukang dan buatan tangan pandai emas. Pakaiannya dari kain ungu tua dan kain ungu muda, semuanya buatan orang-orang ahli. - (10) Tetapi TUHAN adalah Allah yang benar, Dialah Allah yang hidup dan Raja yang kekal. Bumi goncang karena murkaNya, dan bangsa-bangsa tidak tahan akan geramNya. (11) Beginilah harus kamu katakan kepada mereka: ‘Para allah yang tidak menjadikan langit dan bumi akan lenyap dari bumi dan dari kolong langit ini.’ (12) Tuhanlah yang menjadikan bumi dengan kekuatanNya, yang menegakkan dunia dengan kebijaksanaanNya, dan yang membentangkan langit dengan akal budiNya. (13) Apabila Ia memperdengarkan suaraNya, menderulah bunyi air di langit, Ia menaikkan kabut awan dari ujung bumi, Ia membuat kilat serta dengan hujan, dan mengeluarkan angin dari perbendaharaanNya. (14) Setiap manusia ternyata bodoh, tidak berpengetahuan, dan setiap pandai emas menjadi malu karena patung buatannya. Sebab patung tuangannya itu adalah tipu, tidak ada nyawa di dalamnya, (15) semuanya adalah kesia-siaan, pekerjaan yang menjadi buah ejekan, dan yang akan binasa pada waktu dihukum. (16) Tidaklah begitu Dia yang menjadi bagian Yakub, sebab Dialah yang membentuk segala-galanya, dan Israel adalah suku milikNya; namaNya ialah TUHAN semesta alam!”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1Tes 1:9 - “Sebab mereka sendiri berceritera tentang kami, bagaimana kami kamu sambut dan bagaimana kamu berbalik dari berhala-berhala kepada Allah untuk melayani Allah yang hidup dan yang benar”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, saya berpendapat bahwa Hab 2:19 itu bukan dasar untuk mengatakan bahwa patung berhala tak ada roh jahatnya. Saya berpendapat adalah memungkinkan bahwa setan memasuki suatu patung berhala, karena ia senang disembah (bdk. Mat 4:10). Juga jelas adalah mungkin bahwa ia yang mengabulkan doa-doa yang dinaikkan kepada / melalui patung itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5) ‘sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu’ (ay 5b).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bdk. Kel 34:14 - &amp;gt; “Sebab janganlah engkau sujud menyembah kepada allah lain, karena TUHAN, yang namaNya Cemburuan, adalah Allah yang cemburu”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecemburuan Allah ini merupakan alasan mengapa penyembahan berhala dilarang. Kecemburuan Allah ini kelihatannya bukan hanya merupakan alasan dari hukum kedua, tetapi juga dari hukum pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bdk. Ul 6:14-15 - “(14) Janganlah kamu mengikuti allah lain, dari antara allah bangsa-bangsa sekelilingmu, (15) sebab TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu di tengah-tengahmu, supaya jangan bangkit murka TUHAN, Allahmu, terhadap engkau, sehingga Ia memunahkan engkau dari muka bumi”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keil &amp;amp; Delitzsch: “The threat and promise, which follow in vv. 5b and 6, relate to the first two commandments, and not to the second alone; because both of them, although forbidding two forms of idolatry, viz., idolo-latry and ikono-latry, are combined in a higher unity, by the fact, that whenever Jehovah, the God who cannot be copied because He reveals His spiritual nature in no visible form, is worshipped under some visible image, the glory of the invisible God is changed, or Jehovah changed into a different God from what He really is” (= ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Calvin: “God is called jealous, because He permits no rivalry which may detract from His glory, nor does He suffer the service which is due to Him alone to be transferred elsewhere” (= ) - hal 423.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matthew Henry: “Jealousy is quicksighted. Idolatry being spiritual adultery, as it is very often represented in scripture, the displeasure of God against it is fitly called jealousy. If God is jealous herein, we should be so, afraid of offering any worship to God otherwise than as he has appointed in his word” (= ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adam Clarke: “‘Jealous God.’ This shows in a most expressive manner the love of God toward this people. He felt for them as the most affectionate husband could do for his spouse, and was jealous for their fidelity” (= ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6) ‘yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat’ (ay 5c).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bdk. Ratapan 5:1-22 - “(1) Ingatlah, ya TUHAN, apa yang terjadi atas kami, pandanglah dan lihatlah akan kehinaan kami. (2) Milik pusaka kami beralih kepada orang lain, rumah-rumah kami kepada orang asing. (3) Kami menjadi anak yatim, tak punya bapa, dan ibu kami seperti janda. (4) Air kami kami minum dengan membayar, kami mendapat kayu dengan bayaran. (5) Kami dikejar dekat-dekat, kami lelah, bagi kami tak ada istirahat. (6) Kami mengulurkan tangan kepada Mesir, dan kepada Asyur untuk menjadi kenyang dengan roti. (7) Bapak-bapak kami berbuat dosa, mereka tak ada lagi, dan kami yang menanggung kedurjanaan mereka. (8) Pelayan-pelayan memerintah atas kami; yang melepaskan kami dari tangan mereka tak ada. (9) Dengan bahaya maut karena serangan pedang di padang gurun, kami harus mengambil makanan kami. (10) Kulit kami membara laksana perapian, karena nyerinya kelaparan. (11) Mereka memperkosa wanita-wanita di Sion dan gadis-gadis di kota-kota Yehuda. (12) Pemimpin-pemimpin digantung oleh tangan mereka, para tua-tua tidak dihormati. (13) Pemuda-pemuda harus memikul batu kilangan, anak-anak terjatuh karena beratnya pikulan kayu. (14) Para tua-tua tidak berkumpul lagi di pintu gerbang, para teruna berhenti main kecapi. (15) Lenyaplah kegirangan hati kami, tari-tarian kami berubah menjadi perkabungan. (16) Mahkota telah jatuh dari kepala kami. Wahai kami, karena kami telah berbuat dosa! (17) Karena inilah hati kami sakit, karena inilah mata kami jadi kabur: (18) karena bukit Sion yang tandus, di mana anjing-anjing hutan berkeliaran. (19) Engkau, ya TUHAN, bertakhta selama-lamanya, takhtaMu tetap dari masa ke masa! (20) Mengapa Engkau melupakan kami selama-lamanya, meninggalkan kami demikian lama? (21) Bawalah kami kembali kepadaMu, ya TUHAN, maka kami akan kembali, baharuilah hari-hari kami seperti dahulu kala! (22) Atau, apa Engkau sudah membuang kami sama sekali? Sangat murkakah Engkau terhadap kami?”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi bagaimana dengan 2 ayat di bawah ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Ul 24:16 - “Janganlah ayah dihukum mati karena anaknya, janganlah juga anak dihukum mati karena ayahnya; setiap orang harus dihukum mati karena dosanya sendiri”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Yeh 18:20 - “Orang yang berbuat dosa, itu yang harus mati. Anak tidak akan turut menanggung kesalahan ayahnya dan ayah tidak akan turut menanggung kesalahan anaknya. Orang benar akan menerima berkat kebenarannya, dan kefasikan orang fasik akan tertanggung atasnya”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada 2 kemungkinan pengharmonisan antara ay 5b ini dengan Ul 24:16 / Yeh 18:20:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a) Beberapa penafsir termasuk Calvin, beranggapan bahwa keturunan itu juga ketularan dosa dari nenek moyangnya, sehingga pada waktu mereka dihukum, mereka memang layak mendapatkan hukuman itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bandingkan dengan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Kej 15:12-16 - “(12) Menjelang matahari terbenam, tertidurlah Abram dengan nyenyak. Lalu turunlah meliputinya gelap gulita yang mengerikan. (13) Firman TUHAN kepada Abram: ‘Ketahuilah dengan sesungguhnya bahwa keturunanmu akan menjadi orang asing dalam suatu negeri, yang bukan kepunyaan mereka, dan bahwa mereka akan diperbudak dan dianiaya, empat ratus tahun lamanya. (14) Tetapi bangsa yang akan memperbudak mereka, akan Kuhukum, dan sesudah itu mereka akan keluar dengan membawa harta benda yang banyak. (15) Tetapi engkau akan pergi kepada nenek moyangmu dengan sejahtera; engkau akan dikuburkan pada waktu telah putih rambutmu. (16) Tetapi keturunan yang keempat akan kembali ke sini, sebab sebelum itu kedurjanaan orang Amori itu belum genap.’”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Mat 23:30-36 - “(30) dan berkata: Jika kami hidup di zaman nenek moyang kita, tentulah kami tidak ikut dengan mereka dalam pembunuhan nabi-nabi itu. (31) Tetapi dengan demikian kamu bersaksi terhadap diri kamu sendiri, bahwa kamu adalah keturunan pembunuh nabi-nabi itu. (32) Jadi, penuhilah juga takaran nenek moyangmu! (33) Hai kamu ular-ular, hai kamu keturunan ular beludak! Bagaimanakah mungkin kamu dapat meluputkan diri dari hukuman neraka? (34) Sebab itu, lihatlah, Aku mengutus kepadamu nabi-nabi, orang-orang bijaksana dan ahli-ahli Taurat: separuh di antara mereka akan kamu bunuh dan kamu salibkan, yang lain akan kamu sesah di rumah-rumah ibadatmu dan kamu aniaya dari kota ke kota, (35) supaya kamu menanggung akibat penumpahan darah orang yang tidak bersalah mulai dari Habel, orang benar itu, sampai kepada Zakharia anak Berekhya, yang kamu bunuh di antara tempat kudus dan mezbah. (36) Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya semuanya ini akan ditanggung angkatan ini!’”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua text di atas ini menunjukkan keturunan yang dihukum karena dosa nenek moyangnya, tetapi mereka sendiri juga jahat, sehingga memang pantas / layak menerima hukuman tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adam Clarke: “‘Visiting the iniquity of the fathers upon the children.’ This necessarily implies - IF the children walk in the steps of their fathers, for no man can be condemned by divine justice for a crime of which he was never guilty; see Ezek. 18: Idolatry is however particularly intended and visiting sins of this kind refers principally to national judgments. By withdrawing the divine protection the idolatrous Israelites were delivered up into the hands of their enemies, from whom the gods in whom they had trusted could not deliver them. This God did to the third and fourth generations, i. e., successively; as may be seen in every part of the Jewish history, and particularly in the book of Judges” (= ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bdk. Im 26:38-42 - “(38) Dan kamu akan binasa di antara bangsa-bangsa lain, dan negeri musuhmu akan memusnahkan kamu. (39) Dan siapa yang masih tinggal hidup dari antaramu, mereka akan hancur lebur dalam hukumannya di negeri-negeri musuh mereka, dan karena kesalahan nenek moyang mereka juga mereka akan hancur lebur sama seperti nenek moyangnya. (40) Tetapi bila mereka mengakui kesalahan mereka dan kesalahan nenek moyang mereka dalam hal berubah setia yang dilakukan mereka terhadap Aku dan mengakui juga bahwa hidup mereka bertentangan dengan Daku (41) - Akupun bertindak melawan mereka dan membawa mereka ke negeri musuh mereka - atau bila kemudian hati mereka yang tidak bersunat itu telah tunduk dan mereka telah membayar pulih kesalahan mereka, (42) maka Aku akan mengingat perjanjianKu dengan Yakub; juga perjanjian dengan Ishak dan perjanjianKu dengan Abrahampun akan Kuingat dan negeri itu akan Kuingat juga”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b) Yang dimaksud oleh ay 5b bukan hukuman tetapi akibat dari dosa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barnes’ Notes: “‘Visiting the iniquity of the fathers upon the children.’ ... Sons and remote descendants inherit the consequences of their fathers’ sins, in disease, poverty, captivity, with all the influences of bad example and evil communications. ... The ‘inherited curse’ seems to fall often most heavily on the least guilty persons; but such suffering must always be free from the sting of conscience; it is not like the visitation for sin on the individual by whom the sin has been committed. The suffering, or loss of advantages, entailed on the unoffending son, is a condition under which he has to carry on the struggle of life, and, like all other inevitable conditions imposed upon men, it cannot tend to his ultimate disadvantage, if he struggles well and perseveres to the end. The principle regulating the administration of justice by earthly tribunals (Deut. 24:16), is carried out in spiritual matters by the Supreme Judge” (= ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7) ‘dari orang-orang yang membenci Aku’ (ay 5d).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatikan bahwa para penyembah berhala disebutkan sebagai ‘orang-orang yang membenci Aku’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thomas Watson: “Another reason against image-worship is, that it is hating God. The Papists, who worship God by an image, hate God. Image-worship is a pretended love to God, but God interprets it as hating him. ... An image-lover is a God hater” (= Suatu alasan lain yang menentang penyembahan patung adalah bahwa itu adalah membenci Allah. Pengikut-pengikut Paus, yang menyembah Allah menggunakan patung, membenci Allah. Penyembahan patung merupakan suatu kasih yang pura-pura kepada Allah, tetapi Allah menafsirkannya sebagai membenci Dia. ... Seorang pecinta patung adalah seorang pembenci Allah) - ‘The Ten Commandments’, hhal 67. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8) ‘tetapi Aku menunjukkan kasih setia kepada beribu-ribu orang, yaitu mereka yang mengasihi Aku dan yang berpegang pada perintah-perintahKu’ (ay 6). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a) ‘tetapi Aku menunjukkan kasih setia kepada beribu-ribu orang’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bdk. Kel 34:6-7 - “(6) Berjalanlah TUHAN lewat dari depannya dan berseru: ‘TUHAN, TUHAN, Allah penyayang dan pengasih, panjang sabar, berlimpah kasihNya dan setiaNya, (7) yang meneguhkan kasih setiaNya kepada beribu-ribu orang, yang mengampuni kesalahan, pelanggaran dan dosa; tetapi tidaklah sekali-kali membebaskan orang yang bersalah dari hukuman, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya dan cucunya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat.’”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ul 7:9-11 - “(9) Sebab itu haruslah kauketahui, bahwa TUHAN, Allahmu, Dialah Allah, Allah yang setia, yang memegang perjanjian dan kasih setiaNya terhadap orang yang kasih kepadaNya dan berpegang pada perintahNya, sampai kepada beribu-ribu keturunan, (10) tetapi terhadap diri setiap orang dari mereka yang membenci Dia, Ia melakukan pembalasan dengan membinasakan orang itu. Ia tidak bertangguh terhadap orang yang membenci Dia. Ia langsung mengadakan pembalasan terhadap orang itu. (11) Jadi berpeganglah pada perintah, yakni ketetapan dan peraturan yang kusampaikan kepadamu pada hari ini untuk dilakukan.’”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keil &amp;amp; Delitzsch: “The sin of the fathers He visits (punishes) on the children to the third and fourth generation. SHILEESHIYM THIRD (sc., children) are not grandchildren, but great-grandchildren, and RIBEE`IYM the fourth generation. On the other hand He shows mercy to the thousandths, i. e., to the thousandth generation (cf. Deut. 7:9, where DOWR Lª'ELEP stands for LA'ALAAPIYM)” (= ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matthew Henry: “the favour God would show to his faithful worshippers: Keeping mercy for thousands of persons, thousands of generations of those that love me, and keep my commandments. This intimates that the second commandment, though, in the letter of it, it is only a prohibition of false worships, yet includes a precept of worshipping God in all those ordinances which he has instituted. As the first commandment requires the inward worship of love, desire, joy, hope, and admiration, so the second requires the outward worship of prayer and praise, and solemn attendance on God’s word” (= ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matthew Henry: “This mercy shall extend to thousands, much further than the wrath threatened to those that hate him, for that reaches but to the third or fourth generation” (= ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adam Clarke: “‘And showing mercy unto thousands.’ ... What a disproportion between the works of justice and mercy! Justice works to the third or fourth, mercy to thousands of generations!” (= ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barnes’ Notes: “‘Unto thousands.’ ‘unto the thousandth generation.’ Yahweh’s visitations of chastisement extend to the third and fourth generation, his visitations of mercy to the thousandth; that is, forever. That this is the true rendering seems to follow from Deut. 7:9” (=).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan: apa benar kata-katanya? Saya kira Kel 20:5 memang berbeda dengan Ul 7:9. Tidak berarti bahwa terjemahan dari Kel 20:5 harus diubah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b) ‘yaitu mereka yang mengasihi Aku dan yang berpegang pada perintah-perintahKu’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adam Clarke: “‘That love me, and keep my commandments.’ It was this that caused Christ to comprise the fulfilment of the whole law in love to God and man; ... And since love is the grand principle of obedience, and the only incentive to it, so there can be no obedience without it. It would be more easy, even in Egyptian bondage, to make bricks without straw, than to do the will of God unless His love be shed abroad in the heart of the Holy Spirit. Love, says the apostle, is the fulfilling of the law” (= ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bdk. Ro 13:10 - “Kasih tidak berbuat jahat terhadap sesama manusia, karena itu kasih adalah kegenapan hukum Taurat”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Calvin: “when it is said, ‘unto them that love me,’ the fountain and origin of true righteousness is expressed; for the external observation of the Law would be of no avail unless it flowed from hence. And praise is given to love rather than to fear, because God is delighted with none but voluntary obedience, but He rejects that which is forced and servile” (= ) - hal 111.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9) Sikap Katolik terhadap hukum ke 2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wycliffe Bible Commentary: “There are different ways of dividing the Commandments. The Lutheran and Roman Catholic churches follow Augustine in making verses 2-6 the first commandment, and then dividing verse 17, on covetousness, into two. Modern Judaism makes verse 2 the first commandment and verses 3-6 the second. The earliest division, which can be traced back at least as far as Josephus, in the first century A.D., takes Exo 20:3 as the first command and 20:4-6 as the second. This division was supported unanimously by the early church, and is held today by the Eastern Orthodox and most Protestant churches” (= ). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jamieson, Fausset &amp;amp; Brown: “The Roman Catholic Church, and the Lutherans after the example of Augustine, divide the commandments into the duties pertaining to God, comprised in the first three, and those relating to man, contained in the remaining seven. In their view also which is supported by the Masoretic division, the first commandment extends from Exo. 20:2 to Exo. 20:6; the second commandment is expressed in Exo. 20:7; and in order to make up the required number ten, they divide Exo. 20:17 into two. One part prohibits the coveting of another’s house, the second part the coveting of another’s wife, etc. (see the note at Exo. 24:12; 31:18)” (= ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• bagi saya masalahnya bukanlah pembagian / division, karena sebetulnya kita tidak tahu pembagian dari 10 hukum Tuhan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barnes’ Notes: “The Hebrew name which is rendered in our King James Version as THE TEN COMMANDMENTS occurs in Exo. 34:28; Deut. 4:13; 10:4. It literally means ‘the Ten Words.’ The Ten Commandments are also called THE LAW, even THE COMMANDMENT (Exo. 24:12), THE WORDS OF THE COVENANT (Exo. 34:28), THE TABLES OF THE COVENANT (Deut. 9:9), THE COVENANT (Deut. 4:13), THE TWO TABLES (Deut. 9:10,17), and, most frequently, THE TESTIMONY (e. g. Exo. 16:34; 25:16 or THE TWO TABLES OF THE TESTIMONY (e. g. Exo. 31:18). In the New Testament they are called simply THE COMMANDMENTS (e. g. Matt. 19:17). The name DECALOGUE is found first in Clement of Alexandria, and was commonly used by the Fathers who followed him. Thus we know that the tables were two, and that the commandments were ten, in number. But the Scriptures do not, by any direct statements, enable us to determine with precision how the Ten Commandments are severally to be made out, nor how they are to be allotted to the Two tables. On each of these points various opinions have been held (see Exo. 20:12)” (= ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam tafsirannya tentang Kel 20:12, Barnes mengatakan sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barnes’ Notes: “Verse 12. ‘Honour thy father and thy mother.’ According to our usage, the fifth commandment is placed as the first in the second table; and this is necessarily involved in the common division of the commandments into our duty toward God and our duty toward men. But the more ancient, and probably the better, division allots five commandments to each table (compare Rom. 13:9), proceeding on the distinction that the First table relates to the duties which arise from our filial relations, the second to those which arise from our fraternal relations. The connection between the first four commandments and the fifth exists in the truth that all faith in God centers in the filial feeling. Our parents stand between us and God in a way in which no other beings can. On the maintenance of parental authority, see Exo. 21:15,17; Deut. 21:18-21” (= ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• bagi saya masalah sebenarnya adalah penghapusan hukum ke 2 dalam 10 Hukum Tuhan versi Katolik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matthew Henry: “The best and most ancient lawgivers among the heathen forbade the setting up of images in their temples. This practice was forbidden in Rome by Numa, a pagan prince; yet commanded in Rome by the pope, a Christian bishop, but, in this, anti-christian. The use of images in the church of Rome, at this day, is so plainly contrary to the letter of this command, and so impossible to be reconciled to it, that in all their catechisms and books of devotion, which they put into the hands of the people, they leave out this commandment, joining the reason of it to the first; and so the third commandment they call the second, the fourth the third, etc.; only, to make up the number ten, they divide the tenth into two” (= ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adam Clarke: “To countenance its image worship, the Roman Catholic church has left the whole of this second commandment out of the decalogue, and thus lost one whole commandment out of the ten; but to keep up the number they have divided the tenth into two commandments. This is totally contrary to the faith of God’s elect and to the acknowledgment of that truth which is according to godliness. The verse is found in every MS. of the Hebrew Pentateuch that has ever yet been discovered. It is in all the ancient versions, Samaritan, Chaldee, Syriac, Septuagint, Vulgate, Coptic, and Arabic; also in the Persian, and in all modern versions. There is not one word of the whole verse lacking in the many hundreds of MSS. collected by Kennicott and De Rossi. This corruption of the word of God by the Roman Catholic Church stamps it, as a false and heretical church, with the deepest brand of ever-enduring infamy!” (= ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata-kata Matthew Henry dan Adam Clarke tentang 10 hukum Tuhan versi Katolik ini sesuai dengan apa yang tertulis dalam ‘Catechism of the Catholic Church’ (sebelum no 2052), dimana dituliskan 10 hukum Tuhan versi Katolik sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A Traditional Catechetical Formula&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. I am the LORD your God: you shall not have strange Gods before me.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. You shall not take the name of the LORD your God in vain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Remember to keep holy the LORD’S Day.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Honor your father and your mother.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. You shall not kill.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. You shall not commit adultery.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. You shall not steal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. You shall not bear false witness against your neighbor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. You shall not covet your neighbor’s wife.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. You shall not covet your neighbor’s goods.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan: adalah tidak masuk akal dan tidak Alkitabiah untuk membagi hukum ke 10 menjadi 2. Mengapa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Kalau ‘jangan mengingini istri sesamamu’ disebutkan sebagai hukum ke 9 seperti dalam versi Katolik, itu mungkin masih bisa disesuaikan dengan Ul 5, dimana kata-kata ‘istri sesamamu’ menduduki tempat pertama, dan lalu disusul dengan ‘rumah, ladang, hamba, lembu, keledai sesamamu’. Tetapi bagaimana hal itu bisa disesuaikan dengan Kel 20:17, dimana kata-kata ‘rumah sesamamu’ menduduki tempat pertama, dan sesudah itu baru ‘istrinya’?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ul 5:21 - “Jangan mengingini isteri sesamamu, dan jangan menghasratkan rumahnya, atau ladangnya, atau hambanya laki-laki, atau hambanya perempuan, atau lembunya, atau keledainya, atau apapun yang dipunyai sesamamu”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kel 20:17 - “Jangan mengingini rumah sesamamu; jangan mengingini isterinya, atau hambanya laki-laki, atau hambanya perempuan, atau lembunya atau keledainya, atau apapun yang dipunyai sesamamu.’”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Pada waktu Paulus mengutip hukum ke 10 ini, ia memperlakukannya sebagai satu kesatuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Calvin (tentang Kel 20:12): “the prohibition of God to covet either our neighbour’s wife or his house, is foolishly separated into two parts, whereas it is quite clear that only one thing is treated of, as we gather from the words of Paul, who quotes them as a single Commandment. (Rom. 7:7.) ... the fact itself explains how one error has grown out of another; for, when they had improperly hidden the Second Commandment under the First, and consequently did not find the right number, they were forced to divide into two parts what was one and indivisible” [= larangan Allah untuk mengingini istri sesama kita atau rumahnya, secara bodoh dipisahkan menjadi 2 bagian, padahal adalah cukup jelas bahwa hanya satu hal yang dibicarakan, seperti yang bisa kita dapatkan dari kata-kata Paulus, yang mengutip mereka sebagai satu Perintah / Hukum (Ro 7:7). ... fakta itu sendiri menjelaskan bagaimana satu kesalahan telah tumbuh dari kesalahan yang lain; karena, pada waktu mereka secara tidak benar telah menyembunyikan Perintah / Hukum kedua di bawah Perintah / Hukum pertama, dan karena itu tidak bisa mendapatkan bilangan yang benar (tak bisa mendapatkan bilangan 10), mereka terpaksa membagi menjadi 2 bagian apa yang seharusnya adalah satu dan tidak bisa dibagi-bagi] - hal 6.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bdk. Ro 7:7 - “Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Apakah hukum Taurat itu dosa? Sekali-kali tidak! Sebaliknya, justru oleh hukum Taurat aku telah mengenal dosa. Karena aku juga tidak tahu apa itu keinginan, kalau hukum Taurat tidak mengatakan: ‘Jangan mengingini!’”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Calvin: “Idolaters in vain endeavour to elude this second point by their foolish cavils; as amongst the Papists that trifling distinction is commonly advanced, that only latreia, and not douleia is prohibited. For Moses, first of all, comprehends generally all the forms and ceremony of worship; and then adds immediately afterwards the word dbf,GNABAD, which means properly ‘to serve.’ Hence we conclude that they make a childish endeavour at evasion, when they pay only the honour of ‘service’ to picture and statues” (= ) - hal 109.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan: kata Ibrani dbf seharusnya dibaca AVAD, bukan GNABAD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;HUKUM KETIGA&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;strong&gt;"Jangan menyebut nama TUHAN, Allahmu, dengan sembarangan, sebab TUHAN akan memandang bersalah orang yang menyebut namaNya dengan sembarangan.” &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1) Nama TUHAN / YHWH.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Perjanjian Lama kata ‘Tuhan’ berasal dari kata Ibrani ADONAY, sedangkan kata ‘TUHAN’ berasal dari kata Ibrani YHWH.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan: kata ‘ALLAH’ dalam Perjanjian Lama juga berasal dari kata Ibrani YHWH.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin saudara merasa heran dengan kata YHWH ini. Mengapa tidak ada huruf hidupnya? Bagaimana membacanya? Sebetulnya jaman sekarang ini tidak ada orang yang tahu dengan pasti bagaimana membaca nama itu. Perlu saudara ketahui bahwa dalam bahasa Ibrani sebetulnya tidak ada huruf hidup. Dalam abjad Ibrani ada 22 huruf, dan tidak satupun merupakan huruf hidup. Jadi mereka menulis dengan huruf mati saja, tetapi dalam pengucapannya tentu saja ada bunyi huruf hidup. Mungkin saudara merasa heran. Bagaimana mungkin orang bisa mengerti kalau hanya menggunakan huruf mati saja? Coba saudara pikirkan, kalau saudara menulis sms, maka seringkali untuk menyingkat maka saudara membuang huruf-huruf hidup juga, bukan? Tetapi orang tetap bisa mengerti kata-kata yang ditulis tanpa huruf hidup. Jadi, kalau seseorang menguasai suatu bahasa, adalah mungkin baginya untuk mengerti, sekalipun kata-katanya ditulis tanpa huruf hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada waktu Tuhan memperkenalkan namaNya kepada Israel / Musa, tentu mereka tahu bagaimana mengucapkan nama YHWH itu. Tetapi gara-gara adanya hukum ketiga ini, yang melarang untuk menggunakan nama Tuhan dengan sembarangan, Israel menjadi begitu takut mengucapkan nama Tuhan sehingga mereka tidak pernah mengucapkannya sama sekali. Setelah ratusan tahun berlalu akhirnya tidak ada seorangpun yang tahu bagaimana mengucapkan nama tersebut. Kebanyakan orang menganggap bahwa pengucapannya adalah YAHWEH, tetapi tidak ada orang yang pasti tentang hal ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu dari mana muncul istilah YEHOVAH? Seorang dosen saya mengatakan bahwa huruf-huruf hidup dari kata ADONAY diambil, dan dimasukkan disela-sela kata YHWH, sehingga didapatkan kata YAHOWAH, yang lalu dalam logat Jerman diucapkan YEHOWAH. Tetapi dalam Encyclopedia Britannica 2000 dikatakan bahwa huruf-huruf hidup dari kata Ibrani ELOHIM dan kata Ibrani ADONAY dimasukkan ke dalam kata YHWH itu sehingga didapat kata YEHOWAH. Dari penjelasan ini jelas bahwa pengucapan YEHOVAH sudah pasti merupakan pengucapan yang salah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan: Perlu saudara ketahui bahwa dalam bahasa Ibrani huruf V dan W adalah sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Encyclopedia Britannica 2000: “the God of the Israelites, his name being revealed to Moses as four Hebrew CONSONANTS (YHWH) CALLED THE TETRAGRAMMATON. AFTER THE EXILE (6TH CENTURY BC), and especially from the 3rd century BC on, Jews ceased to use the name Yahweh for two reasons. As Judaism became a universal religion through its proselytizing in the Greco-Roman world, the more common noun elohim, meaning ‘god,’ tended to replace Yahweh to demonstrate the universal sovereignty of Israel’s God over all others. At the same time, the divine name was increasingly regarded as too sacred to be uttered; it was thus replaced vocally in the synagogue ritual by the Hebrew word Adonai (‘My Lord’), which was translated as Kyrios (‘Lord’) in the Septuagint, the Greek version of the Old Testament.The Masoretes, who from about the 6th to the 10th century worked to reproduce the original text of the Hebrew Bible, replaced the vowels of the name YHWH with the vowel signs of the Hebrew words Adonai or Elohim. Thus, the artificial name Jehovah (YeHoWaH) came into being. Although Christian scholars after the Renaissance and Reformation periods used the term Jehovah for YHWH, in the 19th and 20th centuries biblical scholars again began to use the form Yahweh. Early Christian writers, such as Clement of Alexandria in the second century, had used a form like Yahweh, and this pronunciation of the tetragrammaton was never really lost. Other Greek transcriptions also indicated that YHWH should be pronounced Yahweh” (= ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2) Haruskah kita menggunakan nama YHWH / YAHWEH?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang ada gerakan dari sebagian orang Kristen yang menghendaki bahwa kata ‘TUHAN’ dalam Kitab Suci kita dikembalikan menjadi YAHWEH. Saya tidak keberatan kalau mereka menghendaki hal itu selama mereka tidak mengharuskan hal itu dan menyalahkan orang-orang yang tetap menggunakan istilah ‘LORD’ / ‘TUHAN’. Mengapa saya tidak setuju pengharusan penggunakan nama YAHWEH? Karena:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a) LXX / Septuaginta (Perjanjian Lama yang diterjemahkan ke dalam bahasa Yunani) menterjemahkan kata YHWH itu dengan istilah Yunani KURIOS, yang artinya memang ‘LORD’ / ‘TUHAN’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal yang patut diperhatikan adalah: Yesus tidak pernah menyalahkan LXX / Septuaginta yang menggunakan kata Yunani KURIOS untuk nama YHWH itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Herman Hoeksema: “From this practice must undoubtedly also be explained the fact that the Septuagint uniformly translates hvhy by Kurios” [= Dari praktek ini tidak diragukan harus dijelaskan fakta bahwa Septuaginta secara seragam menterjemahkan hvhy (YHWH) dengan Kurios (KURIOS)] - ‘Reformed Dogmatics’, hall 68.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The International Standard Bible Encyclopedia, vol II: “Greek kyrios is usually translated ‘Lord’ in the English versions and is the equivalent of Heb. YHWH in the LXX (e.g., Isa. 40:3; HR, II, 800-839)” [= Kata bahasa Yunani KURIOS biasanya diterjemahkan ‘Lord / Tuhan’ dalam versi-versi Inggris dan merupakan kata yang sama artinya dengan kata bahasa Ibrani YHWH dalam LXX (contoh: Yes 40:3; HR, II, 800-839)] - hal 508.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam tafsirannya tentang Mark 12:35-37a William Barclay berkata: “This word ‘Lord’ (the Greek KURIOS) is the regular translation of Jahweh (Jehovah) in the Greek version of the Hebrew scriptures” [= Kata ‘Tuhan’ ini (Yunani KURIOS) merupakan terjemahan biasa dari YAHWEH (Yehovah) dalam versi Yunani dari Kitab Suci Ibrani] - hal 298.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam tafsirannya tentang Ro 10:9-10, William Barclay berkata: “The word for Lord is KURIOS. ... In the Greek translation of the Hebrew scriptures it is the regular translation of the divine name, Jahweh or Jehovah” [= Kata untuk Tuhan adalah KURIOS. ... Dalam terjemahan Yunani dari Kitab Suci Ibrani, itu merupakan terjemahan biasa / tetap dari nama ilahi, Yahweh atau Yehovah] - hal 139.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam tafsirannya tentang 1Kor 12:1-3, William Barclay berkata: “The word for Lord was KURIOS ... It was the word by which the sacred name Jehovah was rendered in the Greek translation of the Old Testament scriptures” [= Kata untuk Tuhan adalah KURIOS ... Itu merupakan kata dengan mana nama yang keramat Yehovah diterjemahkan dalam terjemahan Yunani dari Kitab Suci Perjanjian Lama] - hal 107.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b) Perjanjian Baru sendiri, pada waktu mengutip ayat-ayat Perjanjian Lama yang menggunakan kata YHWH, menggunakan kata Yunani KURIOS, yang artinya ‘LORD’ / ‘TUHAN’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;John Calvin: “we know from the common custom of the Greeks that the apostles usually substitute the name kurioj (Lord) for Jehovah” [= kita / kami tahu dari kebiasaan umum dari orang-orang Yunani bahwa rasul-rasul menggantikan nama kurioj (Tuhan) untuk Yehovah] - ‘Institutes of the Christian Religion’, Book I, Chapter XIII, no 20.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bavinck: “In the N. T. the name Jehovah is explicated a few times by ‘the Alpha and the Omega,’ ‘who is and who was and who is to come,’ ‘the first and the last,’ ‘the beginning and the end,’ Rev. 1:4,8,17; 2:8; 21:6; 22:13. For the rest the LXX is followed, which substituted Adonai for it, which has been rendered ‘Lord’ (Kyrios) in the New Testament, derived from Kyros strength” [= Dalam PB nama Yehovah dijelaskan beberapa kali oleh ‘Alfa dan Omega’, ‘yang ada dan yang sudah ada yang akan datang’, ‘Yang Pertama dan Yang Terakhir / Terkemudian’, ‘Yang Awal dan Yang Akhir’, Wah 1:4,8,17; 2:8; 21:6; 22:13. Untuk sisanya LXX / Septuaginta diikuti, yang menggantikan Adonai untuknya, yang telah diterjemahkan ‘Lord’ (KURIOS) dalam Perjanjian Baru, diturunkan dari kata KUROS, yang artinya ‘kekuatan’] - ‘The Doctrine of God’, haal 109.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;W. E. Vine: “KURIOS is the Sept. and N.T. representative of Heb. Jehovah (‘LORD’ in Eng. versions), see Matt. 4:7; Jas. 5:11, e.g.” [= Dalam Septuaginta dan Perjanjian Baru, KURIOS adalah wakil dari kata Ibrani Yehovah (LORD / TUHAN dalam versi-versi Inggris), lihat Mat 4:7; Yak 5:11 sebagai contoh] - ‘An Expository Dictionary of New Testament Words’, hal 688.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Mat 4:7 dikutip dari Ul 6:16, tetapi kalau dalam Ul 6:16 digunakan kata YAHWEH / YEHOVAH, maka dalam Mat 4:7 digunakan kata KURIOS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ul 6:16 - “Janganlah kamu mencobai TUHAN (Ibrani: YHWH), Allahmu, seperti kamu mencobai Dia di Masa”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mat 4:7 - “Yesus berkata kepadanya: ‘Ada pula tertulis: Janganlah engkau mencobai Tuhan (Yunani: KURION), Allahmu!’”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Yak 5:11 tidak terlalu jelas karena itu bukan suatu kutipan. Tetapi kata-kata ‘apa yang pada akhirnya disediakan Tuhan baginya’ kelihatannya menunjuk pada bagian akhir dari kitab Ayub, pada saat Tuhan memulihkan kesehatan dan harta Ayub, yaitu Ayub 42:10. Dalam Ayub 42:10 digunakan kata YAHWEH / YEHOVAH, tetapi dalam Yak 5:11 digunakan kata KURIOS. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yak 5:11 - “Sesungguhnya kami menyebut mereka berbahagia, yaitu mereka yang telah bertekun; kamu telah mendengar tentang ketekunan Ayub dan kamu telah tahu apa yang pada akhirnya disediakan Tuhan (Yunani: KURIOU) baginya, karena Tuhan maha penyayang dan penuh belas kasihan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayub 42:10 - “Lalu TUHAN (Ibrani: YHWH) memulihkan keadaan Ayub, setelah ia meminta doa untuk sahabat-sahabatnya, dan TUHAN memberikan kepada Ayub dua kali lipat dari segala kepunyaannya dahulu”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan: jangan mempersoalkan perbedaan KURIOS dan KURION / KURIOU. Perbedaannya ada hanya karena beda posisi / letaknya dalam kalimat. Sama seperti dalam bahasa Inggris, kata ‘he’ bisa berubah menjadi ‘him’ atau ‘his’ tergantung pada posisi / letaknya dalam kalimat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c) Kalau Tuhan memang mengharuskan kita untuk menggunakan nama YHWH / YAHWEH, maka adalah aneh bahwa Ia mengijinkan pengucapan nama itu hilang sehingga jaman sekarang tidak ada orang yang tahu bagaimana mengucapkannya. Dan kalaupun nama itu hilang pengucapannya, waktu Yesus melayani selama 3 ½ tahun di dunia ini, mengapa Ia tidak memberitahu murid-muridNya bagaimana mengucapkan nama itu? Mungkin Yesus tidak pernah menggunakan nama itu, karena kalau Ia menggunakan nama itu, para murid pasti akan tahu bagaimana mengucapkan nama itu. Dan kalau para murid tahu, maka seluruh gereja sampai saat ini juga akan tahu. Tetapi kenyataannya tidak ada yang tahu bagaimana mengucapkan nama tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3) Hukum ketiga ini melarang untuk menyebut nama ‘TUHAN’ dengan sembarangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a) Hukum ketiga ini bukan melarang kita menggunakan nama Tuhan sama sekali! Jadi, jangan menanggapinya secara extrim seperti yang dilakukan oleh bangsa Israel pada jaman dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b) Sebetulnya kata ‘TUHAN’ dalam Kel 20:7 menunjuk kepada nama ‘Yahweh’ / ‘Yehovah’, tetapi saya berpendapat bahwa ini juga bisa diberlakukan terhadap kata ‘Tuhan’, ‘Allah’, ‘Yesus’, ‘Kristus’, ‘God’, ‘Lord’, dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c) Perlu diingat bahwa sikap / cara kita menggunakan nama Tuhan, menunjukkan sikap kita terhadap Tuhan sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e) Contoh pelanggaran terhadap hukum ini: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Mencaci maki / menghujat / mengutuk Tuhan (Im 24:10-16,23).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayatnya akan kita baca di bawah nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Bersumpah dusta / mengutuk dengan menggunakan nama Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Im 19:12 - “Janganlah kamu bersumpah dusta demi namaKu, supaya engkau jangan melanggar kekudusan nama Allahmu; Akulah TUHAN”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi mungkin dipertanyakan: bukankah orang Kristen tidak boleh bersumpah sama sekali?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawabannya: sebetulnya orang Kristen bukan dilarang bersumpah secara mutlak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepintas lalu, kata-kata Yesus dalam Mat 5:34a yang berbunyi: “Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah sekali-kali bersumpah”, melarang sumpah secara mutlak. Tetapi saya berpendapat bahwa sebetulnya sumpah tidak dilarang secara mutlak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Calvin (tentang Mat 5:34): “Many have been led by the phrase, ‘not at all,’ to adopt the false notion, that every kind of swearing is condemned by Christ” (= Banyak orang telah dibimbing oleh ungkapan ‘janganlah sekali-kali’ untuk mengambil maksud yang salah, bahwa setiap jenis sumpah dikecam oleh Kristus) - hal 294.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Calvin berpendapat bahwa kata-kata Yesus dalam Mat 5:34a ini tidak boleh dipisahkan dari kata-kata selanjutnya, yang menunjukkan sumpah yang bagaimana yang Ia maksud, yaitu sumpah demi langit, demi bumi, demi Yerusalem, demi kepalamu (Mat 5:34-36), yang oleh orang-orang Yahudi dianggap remeh / tak berarti. Jadi, yang dilarang adalah sumpah sembarangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan-alasan yang menunjukkan bahwa sumpah tidak mungkin dilarang secara mutlak:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Perjanjian Lama mengijinkan, bahkan mengharuskan sumpah, dalam hal-hal tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ul 6:13 - “Engkau harus takut akan TUHAN, Allahmu; kepada Dia haruslah engkau beribadah dan demi namaNya HARUSLAH engkau bersumpah”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kel 22:7-8 - “(7) Apabila seseorang menitipkan kepada temannya uang atau barang, dan itu dicuri dari rumah orang itu, maka jika pencuri itu terdapat, ia harus membayar ganti kerugian dua kali lipat. (8) Jika pencuri itu tidak terdapat, maka tuan rumah HARUS pergi menghadap Allah untuk bersumpah, bahwa ia tidak mengulurkan tangannya mengambil harta kepunyaan temannya”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kel 22:10-11 - “(10) Apabila seseorang menitipkan kepada temannya seekor keledai atau lembu atau seekor domba atau binatang apapun dan binatang itu mati, atau patah kakinya atau dihalau orang dengan kekerasan, dengan tidak ada orang yang melihatnya, (11) maka sumpah di hadapan TUHAN HARUS menentukan di antara kedua orang itu, apakah ia tidak mengulurkan tangannya mengambil harta kepunyaan temannya, dan pemilik harus menerima sumpah itu, dan yang lain itu tidak usah membayar ganti kerugian”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bil 5:11-28 - “(11) TUHAN berfirman kepada Musa: (12) ‘Berbicaralah kepada orang Israel dan katakanlah kepada mereka: Apabila isteri seseorang berbuat serong dan tidak setia terhadap suaminya, (13) dan laki-laki lain tidur dan bersetubuh dengan perempuan itu, dengan tidak diketahui suaminya, karena tinggal rahasia bahwa perempuan itu mencemarkan dirinya, tidak ada saksi terhadap dia, dia tidak kedapatan, (14) dan apabila kemudian roh cemburu menguasai suami itu, sehingga ia menjadi cemburu terhadap isterinya, dan perempuan itu memang telah mencemarkan dirinya, atau apabila roh cemburu menguasai suami itu, sehingga ia menjadi cemburu terhadap isterinya, walaupun perempuan itu tidak mencemarkan dirinya, (15) maka haruslah orang itu membawa isterinya kepada imam. Dan orang itu harus membawa persembahan karena perempuan itu sebanyak sepersepuluh efa tepung jelai, yang ke atasnya tidak dituangkannya minyak dan yang tidak dibubuhinya kemenyan, karena korban itu ialah korban sajian cemburuan, suatu korban peringatan yang mengingatkan kepada kedurjanaan. (16) Maka haruslah imam menyuruh perempuan itu mendekat dan menghadapkannya kepada TUHAN. (17) Lalu imam harus membawa air kudus dalam suatu tempayan tanah, kemudian harus memungut debu yang ada di lantai Kemah Suci dan membubuhnya ke dalam air itu. (18) Apabila imam sudah menghadapkan perempuan itu kepada TUHAN, haruslah ia menguraikan rambut perempuan itu, lalu meletakkan korban peringatan, yakni korban sajian cemburuan, ke atas telapak tangan perempuan itu, sedang di tangan imam haruslah ada air pahit yang mendatangkan kutuk. (19) Maka HARUSLAH imam menyumpah perempuan itu dengan berkata kepadanya: Jika tidak benar ada laki-laki yang tidur dengan engkau, dan jika tidak engkau berbuat serong kepada kecemaran, (20) padahal engkau di bawah kuasa suamimu, maka luputlah engkau dari air pahit yang mendatangkan kutuk ini; tetapi jika engkau, padahal engkau di bawah kuasa suamimu, berbuat serong dan mencemarkan dirimu, oleh karena orang lain dari suamimu sendiri bersetubuh dengan engkau - (21) dalam hal ini HARUSLAH imam menyumpah perempuan itu dengan sumpah kutuk, dan haruslah imam berkata kepada perempuan itu - maka TUHAN kiranya membuat engkau menjadi sumpah kutuk di tengah-tengah bangsamu dengan mengempiskan pahamu dan mengembungkan perutmu, (22) sebab air yang mendatangkan kutuk ini akan masuk ke dalam tubuhmu untuk mengembungkan perutmu dan mengempiskan pahamu. Dan haruslah perempuan itu berkata: Amin, amin. (23) Lalu imam harus menuliskan kutuk itu pada sehelai kertas dan menghapusnya dengan air pahit itu, (24) dan ia harus memberi perempuan itu minum air pahit yang mendatangkan kutuk itu, dan air itu akan masuk ke dalam badannya dan menyebabkan sakit yang pedih. (25) Maka haruslah imam mengambil korban sajian cemburuan dari tangan perempuan itu lalu mengunjukkannya ke hadapan TUHAN, dan membawanya ke mezbah. (26) Sesudah itu haruslah imam mengambil segenggam dari korban sajian itu sebagai bagian ingat-ingatannya dan membakarnya di atas mezbah, kemudian memberi perempuan itu minum air itu. (27) Setelah terjadi demikian, apabila perempuan itu memang mencemarkan dirinya dan berubah setia terhadap suaminya, air yang mendatangkan sumpah serapah itu akan masuk ke badannya dan menyebabkan sakit yang pedih, sehingga perutnya mengembung dan pahanya mengempis, dan perempuan itu akan menjadi sumpah kutuk di antara bangsanya. (28) Tetapi apabila perempuan itu tidak mencemarkan dirinya, melainkan ia suci, maka ia akan bebas dan akan dapat beranak.’”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1Raja 8:31-32 - “(31) Jika seseorang telah berdosa kepada temannya, lalu DIWAJIBKAN mengangkat sumpah dengan mengutuk dirinya, dan dia datang bersumpah ke depan mezbahMu di dalam rumah ini, (32) maka Engkaupun kiranya mendengarkannya di sorga dan bertindak serta mengadili hamba-hambaMu, yakni menyatakan bersalah orang yang bersalah dengan menanggungkan perbuatannya kepada orang itu sendiri, tetapi menyatakan benar orang yang benar dengan memberi pembalasan kepadanya yang sesuai dengan kebenarannya”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Yesus tidak mungkin bertentangan dengan Perjanjian Lama (bdk. Mat 5:17-19).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Yes 45:23 - “Demi Aku sendiri Aku telah bersumpah, dari mulutKu telah keluar kebenaran, suatu firman yang tidak dapat ditarik kembali: dan semua orang akan bertekuk lutut di hadapanKu, dan akan bersumpah setia dalam segala bahasa”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat ini menunjukkan bahwa sumpah seseorang demi nama Tuhan menunjukkan pengakuannya terhadap Allah yang benar!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Pada waktu Yesus diadili oleh Sanhedrin, dan Ia disuruh berbicara di bawah sumpah, Ia bukannya menegur mereka yang menyuruhNya bersumpah, tetapi sebaliknya Ia mau menjawab, padahal tadinya Ia tidak mau berbicara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mat 26:63-64 - “(63) Tetapi Yesus tetap diam. Lalu kata Imam Besar itu kepadaNya: ‘Demi Allah yang hidup, katakanlah kepada kami, apakah Engkau Mesias, Anak Allah, atau tidak.’ (64) Jawab Yesus: ‘Engkau telah mengatakannya. Akan tetapi, Aku berkata kepadamu, mulai sekarang kamu akan melihat Anak Manusia duduk di sebelah kanan Yang Mahakuasa dan datang di atas awan-awan di langit.’”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan: kata-kata ‘Engkau telah mengatakannya’ artinya adalah ‘Ya’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Bukan hanya dalam Perjanjian Lama, tetapi dalam Perjanjian Baru juga ada ayat yang kelihatannya mengijinkan sumpah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibr 6:13-17 - “(13) Sebab ketika Allah memberikan janjiNya kepada Abraham, Ia bersumpah demi diriNya sendiri, karena tidak ada orang yang lebih tinggi dari padaNya, (14) kataNya: ‘Sesungguhnya Aku akan memberkati engkau berlimpah-limpah dan akan membuat engkau sangat banyak.’ (15) Abraham menanti dengan sabar dan dengan demikian ia memperoleh apa yang dijanjikan kepadanya. (16) Sebab manusia bersumpah demi orang yang lebih tinggi, dan sumpah itu menjadi suatu pengokohan baginya, yang mengakhiri segala bantahan. (17) Karena itu, untuk lebih meyakinkan mereka yang berhak menerima janji itu akan kepastian putusanNya, Allah telah mengikat diriNya dengan sumpah”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Dalam Wah 10:5-6 malaikat bersumpah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wah 10:5-6 - “Dan malaikat yang kulihat berdiri di atas laut dan di atas bumi, mengangkat tangan kanannya ke langit, dan ia bersumpah demi Dia yang hidup sampai selama-lamanya, yang telah menciptakan langit dan segala isinya, dan bumi dan segala isinya, dan laut dan segala isinya, katanya: ‘Tidak akan ada penundaan lagi!”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;f. Paulus sering bersumpah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ro 1:9 - “Karena Allah, yang kulayani dengan segenap hatiku dalam pemberitaan Injil AnakNya, adalah saksiku, bahwa dalam doaku aku selalu mengingat kamu”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ro 9:1 - “Aku mengatakan kebenaran dalam Kristus, aku tidak berdusta. Suara hatiku turut bersaksi dalam Roh Kudus”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1Kor 15:31 - “Saudara-saudara, tiap-tiap hari aku berhadapan dengan maut. Demi kebanggaanku akan kamu dalam Kristus Yesus, Tuhan kita, aku katakan, bahwa hal ini benar”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2Kor 1:23 - “Tetapi aku memanggil Allah sebagai saksiku - Ia mengenal aku -, bahwa sebabnya aku tidak datang ke Korintus ialah untuk menyayangkan kamu”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gal 1:20 - “Di hadapan Allah kutegaskan: apa yang kutuliskan kepadamu ini benar, aku tidak berdusta”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fil 1:8 - “Sebab Allah adalah saksiku betapa aku dengan kasih mesra Kristus Yesus merindukan kamu sekalian”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betul-betul tidak terbayangkan bahwa Paulus, yang adalah rasul yang begitu saleh, bisa berulang kali bersumpah kalau sumpah memang dilarang secara mutlak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua ini menunjukkan bahwa sumpah tidak dilarang secara mutlak. Dalam pengadilan, atau dalam hal-hal yang penting lainnya, kita boleh bersumpah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Calvin bahkan mengatakan bahwa bersumpah bukan hanya boleh, tetapi itu bahkan merupakan suatu pengakuan bahwa Allah itu lebih tinggi dari kita dan dengan demikian merupakan suatu penghormatan terhadap Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Calvin: “in swearing we confess that God has total superiority over us. Whoever is inferior swears by his sovereign, says the apostle to the Hebrews. ... Thus we see that in swearing we do homage to God. ... That is why God considers it a type of service when men swear by his name, provided the oaths are not superfluous. ... we acknowledge that God is our superior, lo, our sovereign, whenever we swear by his name” (= ) - ‘John Calvin’s Sermons On The Ten Commandments’, hal 83,86.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibr 6:13,16 - “(13) Sebab ketika Allah memberikan janjiNya kepada Abraham, Ia bersumpah demi diriNya sendiri, karena tidak ada orang yang lebih tinggi dari padaNya, ... (16) Sebab manusia bersumpah demi orang yang lebih tinggi, dan sumpah itu menjadi suatu pengokohan baginya, yang mengakhiri segala bantahan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang dilarang adalah bersum¬pah secara sembarangan, untuk hal-hal yang tidak penting, sekalipun hal yang dikatakan itu merupakan kebenaran. Hal ini ditekankan lagi secara lebih khusus dalam Mat 5:37 - “Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Calvin: “in short let us conclude that it is necessary to hold the name of God in such a reverence that all our oaths may be banished among us, unless necessity requires it and God allows us to use his name” (= ) - ‘John Calvin’s Sermons On The Ten Commandments’, hal 87.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Calvin (tentang Kel 20:7): “God’s name, then, is taken in vain, not only when any one abuses it by perjury, but when it is lightly and disrespectfully adduced in proof of frivolous and trifling matters: speak with respect to oaths” (= ) - hal 409.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Calvin menganggap bahwa hukum ketiga ini juga dilanggar pada waktu seseorang bersumpah demi nama dewa / allah lain atau berdoa kepada dewa / allah lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kel 23:13 - “Dalam segala hal yang Kufirmankan kepadamu haruslah kamu berawas-awas; nama allah lain janganlah kamu panggil, janganlah nama itu kedengaran dari mulutmu.’”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu maksud dari ayat ini bukan kalau kita sekedar menyebut nama dewa / allah lain itu, tetapi kalau kita berdoa kepadanya atau bersumpah demi namanya, atau melakukan apapun sambil menyebut namanya yang menunjukkan kepercayaan / penghormatan / penyembahan kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Calvin (tentang Kel 23:13): “There is no sort of doubt but that this declaration should be connected with the Third Commandment. Moses explains that God’s name is taken in vain and abused, if men swear by other gods; for it is not lawful to refer the judgment of things unknown to any other that the one true God. Consequently, the glory of the Deity is transferred to those by whose name men swear” (= ) - hal 411.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bdk. Zef 1:4-6 - “(4) Aku akan mengacungkan tanganKu terhadap Yehuda dan terhadap segenap penduduk Yerusalem. Aku akan melenyapkan dari tempat ini sisa-sisa Baal dan nama para imam berhala, (5) juga mereka yang sujud menyembah di atas sotoh kepada tentara langit dan mereka yang menyembah dengan bersumpah setia kepada TUHAN, namun di samping itu bersumpah demi Dewa Milkom, (6) serta mereka yang berbalik dari pada TUHAN, yang tidak mencari TUHAN dan tidak menanyakan petunjukNya.’”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Penyebutan nama Allah dengan sembarangan / sia-sia / tidak hormat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Calvin: “it is clear that not only when we swear by God, His name is to be reverently honoured, but whenever mention of it is made” (= adalah jelas bahwa bukan hanya pada waktu kita bersumpah demi Allah, namanya harus dihormati, tetapi kapanpun namaNya disebutkan) - hal 408.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Calvin: “men should not drag in His name in light matters, as in sport or derision of Him, which cannot be done without insulting and profaning it” (= manusia tidak boleh membawa-bawa namaNya dalam hal-hal remeh, seperti dalam guyonan atau olok-olok tentang Dia, yang tidak bisa dilakukan tanpa menghina dan mencemarkannya) - hal 409.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• seruan-seruan (kebiasaan) dengan menggunakan nama Tuhan seperti: ‘Masya Allah’, ‘Aduh Allah’, ‘Ya Allah’, dsb, juga merupakan pelanggaran terhadap hukum ketiga ini. Dalam bahasa Inggris hal seperti ini juga sering dilakukan, misalnya dengan kata-kata ‘My God’, ‘My Lord’, ‘Jesus’, ‘Jesus Christ’. dan sebagainya. Mengatakan ‘Insya Allah’ (= Jika Allah menghendaki), sebetulnya bukan dosa, asal kita betul-betul memaksudkan hal itu. Tetapi kalau kita mengucapkannya hanya sebagai basa basi, maka itu juga termasuk menyebut nama Allah dengan sia-sia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adam Clarke: “Is it necessary to say to any truly spiritual mind, that all such interjections as O God! My God! Good God! Good Heavens! etc., etc., are formal positive breaches of this law?” (= Apakah perlu untuk mengatakan kepada pikiran yang rohani manapun, bahwa semua seruan seperti O God! My God! Good God! Good Heavens! dsb, dsb, merupakan pelanggaran positif yang resmi dari hukum ini?).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• menggunakan nama Tuhan untuk lelucon / percakapan yang tidak ada gunanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh: ada gereja yang mengeluarkan warta gereja berisikan lelucon yang berjudul ‘kuda kristen’. Ceritanya adalah sebagai berikut: Ada sebuah gereja yang mempunyai seekor kuda. Kuda itu dilatih untuk berjalan kalau mendengar kata-kata ‘Puji Tuhan’, dan berhenti kalau mendengar kata ‘Haleluya’. Suatu hari seorang pendeta tamu, yang adalah pendeta Pentakosta, menaiki kuda itu setelah diajar tentang kata sandi yang diperlukan untuk menjalankan dan menghentikan kuda itu. Ia lalu berkata ‘Puji Tuhan’, dan kuda itu lalu mulai berjalan. Ia berkata lagi ‘Puji Tuhan’ berkali-kali dan kuda itu berlari makin lama makin cepat. Tiba-tiba pendeta itu melihat bahwa di depannya ada suatu sungai. Ia menjadi panik sehingga lupa kata sandi untuk menghentikan kudanya. Ia lalu memejamkan matanya dan berdoa: ‘Tuhan tolong hentikan kuda ini, Haleluya, Amin’. Kuda itu mendengar kata ‘Haleluya’ dalam doa pendeta itu dan ia berhenti, persis di tepi sungai. Pendeta itu membuka matanya dan melihat kuda itu berhenti persis di tepi sungai, dan ia lalu berseru ‘Puji Tuhan’, dan ‘byur’, ia dan kudanya masuk ke sungai!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Boleh jadi cerita ini lucu, tetapi apa manfaatnya? Sedikitpun tidak ada! Dan karena itu ini termasuk cerita yang menggunakan nama Allah secara sembarangan! Karena itu jangan mengkulak cerita-cerita seperti ini! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• mengatakan ‘Haleluya / Puji Tuhan’ sekedar sebagai suatu kebiasaan sehingga keluar dari mulut tanpa hatinya betul-betul memuji Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• menyanyi memuji Tuhan atau berdoa tetapi hanya dengan mulut saja, tidak dengan hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adam Clarke: “we may safely add to all these, that every prayer, vociferation, etc., that is not accompanied with deep reverence and the genuine spirit of piety, is here condemned also. In how many thousands of instances is this commandment broken in the prayers, whether read or extempore, of inconsiderate, bold, and presumptuous worshippers!” (= kami dengan aman bisa menambahkan pada semua ini, bahwa setiap doa, teriakan yang keras, dsb, yang tidak disertai dengan rasa hormat yang dalam dan roh / semangat kesalehan yang murni, juga dikecam di sini. Dalam berapa ribu contoh hukum ini dilanggar dalam doa-doa, apakah doa yang dibacakan atau doa spontan, dari para penyembah yang berani dan lancang!).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• R. L. Dabney menganggap bahwa penggunaan ayat-ayat Kitab Suci secara tidak hormat juga melangar hukum ketiga ini. Demikian juga semua ibadah lahiriah atau yang dilakukan tanpa dijiwai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;R. L. Dabney: “the third Commandment requireth the holy and reverent use of God’s name, titles attributes, ordinances, word, and works; ‘and forbiddeth all profaning or abusing of anything whereby God maketh Himself known.’ ... this precept is meant to prohibit sins of profane cursing and swearing in all their forms. Among these abuses may also be classed all irreverent uses of Sacred Scripture; all heartless and formal worship, whether by praying or singing; all irreverence and levity in the house of God during the celebration of His worship or sacraments; all heed ejaculations of His name and attributes; and most flagrantly, perjury” (= ) - ‘Lectures in Systematic Theology’, hal 364.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, jangan bergurau dengan menggunakan ayat-ayat Kitab Suci!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Calvin: “the greatest excuse which those have who want to decrease their fault here is that they cannot refrain because of habit” (= ) - ‘John Calvin’s Sermons On The Ten Commandments’, hal 91.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thomas Manton (tentang Yak 5:12): “thy custom will not excuse thee; if it be thy custom to sin, it is God’s custom to destroy sinners” (= kebiasaanmu tidak akan memaafkan kamu; kalau itu merupa¬kan kebiasaanmu untuk berdosa, maka adalah kebiasaan Allah untuk menghancurkan orang-orang berdosa) - ‘James’, hal 436.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4) Pelanggaran terhadap hukum ketiga ini merupakan suatu dosa yang tidak remeh!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak orang Kristen yang sekalipun tahu / mengerti bahwa mereka tidak boleh menggunakan nama Tuhan sekarang sembarangan, tetapi mereka tetap melakukannya. Kalau saudara menganggap bahwa pelanggaran terhadap hukum ini adalah dosa remeh, maka perhatikanlah hal-hal ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Dalam 10 hukum Tuhan, hukum ini diletakkan pada urutan nomer 3!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Kel 20:7b mengatakan: “TUHAN akan memandang bersalah orang yang menyebut namaNya dengan sembarangan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Dalam Perjanjian Lama pelanggaran terhadap hukum ini diancam dengan hukuman mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Im 24:10-16,23 - “(10) Pada suatu hari datanglah seorang laki-laki, ibunya seorang Israel sedang ayahnya seorang Mesir, di tengah-tengah perkemahan orang Israel; dan orang itu berkelahi dengan seorang Israel di perkemahan. (11) Anak perempuan Israel itu menghujat nama TUHAN dengan mengutuk, lalu dibawalah ia kepada Musa. Nama ibunya ialah Selomit binti Dibri dari suku Dan. (12) Ia dimasukkan dalam tahanan untuk menantikan keputusan sesuai dengan firman TUHAN. (13) Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Musa: (14) ‘Bawalah orang yang mengutuk itu ke luar perkemahan dan semua orang yang mendengar haruslah meletakkan tangannya ke atas kepala orang itu, sesudahnya haruslah seluruh jemaah itu melontari dia dengan batu. (15) Engkau harus mengatakan kepada orang Israel, begini: Setiap orang yang mengutuki Allah harus menanggung kesalahannya sendiri. (16) Siapa yang menghujat nama TUHAN, pastilah ia dihukum mati dan dilontari dengan batu oleh seluruh jemaah itu. Baik orang asing maupun orang Israel asli, bila ia menghujat nama TUHAN, haruslah dihukum mati. ... (23) Demikianlah Musa menyampaikan firman itu kepada orang Israel, lalu dibawalah orang yang mengutuk itu ke luar perkemahan, dan dilontarilah dia dengan batu. Maka orang Israel melakukan seperti yang diperintahkan TUHAN kepada Musa”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Calvin (tentang Im 24:15): “Hence it not more clearly appears that the object of the Third Commandment was that God’s holy name should be honoured with the respect and veneration which it deserves, since the insult whereby it is violated is condemned to capital punishment” (= ) - hal 431.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Yesus berkata dalam Mat 12:36-37 - “(36) Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap kata sia-sia yang diucapkan orang harus dipertanggungjawabkannya pada hari penghakiman. (37) Karena menurut ucapanmu engkau akan dibenarkan, dan menurut ucapanmu pula engkau akan dihukum.’”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5) Renungkan: berapa kali saudara melanggar hukum ketiga ini? Dosa-dosa saudara karena melanggar hukum ketiga ini lebih dari cukup untuk membawa saudara ke neraka selama-lamanya! Karena itu percayalah kepada Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat saudara!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-7152085789954438469?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/7152085789954438469'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/7152085789954438469'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2009/02/10-hukum.html' title='10 HUKUM TUHAN'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SY1F6yjBqLI/AAAAAAAAA80/Mbt2rIDCjh0/s72-c/3c3a40990aaa3eea.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-4968867336340104352</id><published>2009-01-21T12:03:00.003+08:00</published><updated>2009-01-21T12:19:45.161+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KOTBAH'/><title type='text'>SEX IS NOT THE PROBLEM, LUST IS !</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SXaiCcf4rvI/AAAAAAAAA8k/85ydR7EG4jg/s1600-h/5b490edb70ba25da.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5293596574913965810" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 126px; CURSOR: hand; HEIGHT: 145px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SXaiCcf4rvI/AAAAAAAAA8k/85ydR7EG4jg/s400/5b490edb70ba25da.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;strong&gt;1.&lt;/strong&gt; Sex is not the problem, lust is! Sebuah kalimat ringkas yang mewakili peperangan di dalam diri setiap orang. Peperangan memperebutkan kendali atas tubuh. Siapa yang memenangkan peperangan ini : hawa nafsu atau kesadaran diri?&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;2. Peperangan di Dalam Diri Kita&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1 Korintus 6:12-20&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3.&lt;/strong&gt; Usianya baru 16 tahun ketika orang tuanya mengirimnya untuk melanjutkan studi di sebuah kota metropolitan. Orang tua yang telah mendidiknya dalam kesalehan dan iman Kristen mempunyai harapan yang besar atas hidupnya. Tapi, kota metropolitan yang bukan saja menyediakan pendidikan lanjut baginya, tetapi juga tawaran kehidupan bebas. Apa yang terjadi kemudian sangat mudah untuk ditebak. Pemuda itu larut dalam pesta pora, mabuk, dan seks bebas. Sebuah kisah klasik tentang kejatuhan ke dalam dosa. Begitu buruk perilakunya, sampai suatu saat kekasihnya menyampaikan kabar yang menggetarkan hatinya : aku hamil! Di usia yang baru terbilang remaja, pemuda itu sudah mempunyai seorang anak laki-laki. Anak yang lahir di luar pernikahan. Bukan anak haram, karena anak itu tidak mempunyai kesalahan apapun. Mungkin lebih tepat kata haram itu dikenakan pada ayah dan ibu dari si anak ini. Kelahiran anak itu tidak mengubah perilakunya. Pemuda itu menggunakan masa muda dan tubuhnya untuk memuaskan dirinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;4.&lt;/strong&gt; Kisah pemuda itu merefleksikan sebuah kisah peperangan klasik. Bukan peperangan antar bangsa yang memakan banyak korban, tetapi peperangan di dalam diri setiap manusia. Peperangan yang berlangsung diam-diam di dalam hidup kita. Peperangan yang tidak pernah kita ceritakan kepada orang lain, walaupun sangat menggelisahkan hati kita. Peperangan yang harus kita hadapi tiap hari, tiap jam dan bahkan tiap detik.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;5.&lt;/strong&gt; Peperangan memperebutkan tubuh kita. Siapa yang memenangkan peperangan ini? Hawa nafsu yang terus bergelora atau kesadaran diri bahwa tubuh ini milik Tuhan? Bukan sebuah peperangan yang mudah dimenangkan oleh kesadaran diri, karena dunia di sekitar kita memberikan kemanjaan yang luar biasa kepada hawa nafsu. Tinggal pencet-pencet hape, kita bisa menemukan konten yang memberi makan pada liarnya hawa nafsu. Tinggal kirim sms, maka kita bisa mendapatkan tubuh yang kita inginkan. Tentu saja ada harganya. Tinggal klik kiri dan kanan, maka dunia maya itu melambangkan kita pada fantasi hawa nafsu yang tak kunjung selesai.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;6.&lt;/strong&gt; Peperangan memperebutkan tubuh. Antara hawa nafsu dan kesadaran diri bahwa tubuh ini milik Tuhan. Siapa pemenang peperangan di dalam diri kita? Kita sendiri yang mengetahui jawabannya. Kita sendiri yang tahu untuk apa dan kepada siapa tubuh ini kita serahkan. Tentu bukan atas nama hawa nafsu, seringkali atas nama cinta. Kadang kala juga atas nama pencarian kepuasan hidup. Menikah atau belum menikah, bukan itu urusannya. Kepuasan hidup adalah penentu segalanya. Kadangpula atas nama coba-coba, sambil membohongi diri sendiri dengan berkata," Toh, semua orang melakukan hal ini."&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;7.&lt;/strong&gt; Kadangkala kita menghibur diri dengan berkata," Ah ... saya masih lebih baik dari orang lain. Orang lain tidur dengan isteri/suami orang, anak-anak remaja dan pemuda tidur dan melabeli itu dengan kata cinta. Saya cuma memikirnya saja. Saya hanya kalah di dunia pikiran saja, belum sampai mewujud dalam perbuatan. Dengar apa yang Yesus katakan," Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya." Kekalahan di wilayah pikiran adalah awal dari kekalahan di dunia nyata.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;8.&lt;/strong&gt; Di dalam kondisi seperti ini akankah kesadaran diri bahwa tubuh ini milik Tuhan akan menang? Mustahil rasanya. Jauh lebih mudah membiarkan hawa nafsu menang daripada kesadaran diri. Kekalahan demi kekalahan menjadi bagian hidup kita, sampai suatu titik di mana kita berpikir bahwa kemerdekaan adalah kemustahilan. Tubuh telah menjadi budak dari hawa nafsu seumur kita hidup. Kita menangis dan menyesal, tapi selalu kalah dalam peperangan ini. Mungkinkah hidup dengan kesadaran bahwa tubuh ini adalah milik Tuhan?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;9.&lt;/strong&gt; "Ambil dan bacalah; ambil dan bacalah." Demikianlah sebuah suara yang didengar oleh pemuda itu pada suatu hari. Di hadapannya terserak tulisan rasul Paulus yang menjadi bagian dari studi pribadinya. Matanya terpaku pada dua ayat : Marilah kita hidup dengan sopan, seperti pada siang hari, jangan dalam pesta pora dan kemabukan, jangan dalam percabulan dan hawa nafsu, jangan dalam perselisihan dan iri hati. Tetapi kenakanlah Tuhan Yesus Kristus sebagai perlengkapan senjata terang dan janganlah merawat tubuhmu untuk memuaskan keinginannya" (Roma 13.13-14).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;10.&lt;/strong&gt; Kalimat terakhir itu menusuk tajam pada kesadarannya : "Janganlah merawat tubuhmu untuk memuaskan keinginannya" Firman Tuhan memang adalah pedang yang sanggup menusuk masuk di tengah kekerasan hati manusia. Kesadaran diri terbit seperti matahari pagi. Pelan namun pasti, air mata mengalir dan penyesalan muncul, tetapi dengan kesadaran yang baru. Kesadaran diri menang mengalahkan deru hawa nafsu. Kesadaran diri dibangunkan dan diperkuat oleh firman Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;11.&lt;/strong&gt; Aurelius Agustinus nama lengkap pemuda itu. Sejak pertobatannya, ia menyerahkan dirinya menjadi pelayan Tuhan. Tuhan memakai kecerdasan dan pendidikannya untuk menjadi saluran berkat-Nya. Ia adalah salah seorang bapa gereja terbesar dalam sejarah kekristenan. Ia menjadi terbesar karena ia telah memenangkan peperangan di dalam dirinya sendiri. Kesadaran diri yang dibangkitkan oleh kuasa firman Tuhan mengalahkan hawa nafsu yang menggelora. Inilah kunci kemenangannya : membiarkan firman Tuhan menguasai hati dan pikirannya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;12.&lt;/strong&gt; Hari ini kita mendengarkan firman Tuhan : Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu! Firman dari Allah yang sama yang telah menyapa Agustinus. Tapi, jika kita mendengar firman Tuhan, adakah pertobatan di hari ini? Tidak peduli seberapa dalam kita telah membiarkan hawa nafsu menguasai tubuh kita. Tidak peduli seberapa sering tubuh ini menjadi tempat di mana hawa nafsu berkuasa.&lt;br /&gt;Selalu ada kesempatan untuk kembali pada Tuhan. Kembali menyadari bahwa tubuh ini milik Tuhan. Benar, tubuh ini milik Tuhan karena Yesus telah membayarnya di atas kayu salib. Di atas kayu salib :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;Mahkota duri di kepala-Nya, menebus pikiran kita.&lt;br /&gt;Tombak menusuk lambung-Nya, menyucikan perbuatan kita.&lt;br /&gt;Tangan yang berlubang paku, menebus perbuatan kita.&lt;br /&gt;Darah tercurah dari kaki-Nya, menebus setiap langkah kita&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;13.&lt;/strong&gt; Biarlah kesadaran diri dibangkitkan oleh kuasa firman Tuhan menang pada hari ini. "Karena itu muliakan Tuhan dengan tubuhmu!" &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;by Wahyu Pramudya&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-4968867336340104352?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/4968867336340104352'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/4968867336340104352'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2009/01/sex-is-not-problem-lust-is.html' title='SEX IS NOT THE PROBLEM, LUST IS !'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SXaiCcf4rvI/AAAAAAAAA8k/85ydR7EG4jg/s72-c/5b490edb70ba25da.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-3002921660586178361</id><published>2009-01-15T10:50:00.005+08:00</published><updated>2009-01-16T23:38:38.297+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PEMIMPIN'/><title type='text'>"BAKAT ATAU NILAI" BUKAN SEGALANYA</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SW6lXJ7p0lI/AAAAAAAAA8c/kBiFskm406I/s1600-h/617b17fc2211b0e4.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5291348429428609618" style="margin: 0px 10px 10px 0px; float: left; width: 123px; height: 130px;" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SW6lXJ7p0lI/AAAAAAAAA8c/kBiFskm406I/s400/617b17fc2211b0e4.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;1.&lt;/strong&gt; Peter Drucker, Bapak manajemen modern, berkata, “Tampaknya ada sedikit hubungan antara keefektifan manusia dengan kepandaian, imajinasi ata pengetahuannya. Kepandaian, imajinasi dan pengetahuan memang merupakan sumber daya yang sangat penting, tetapi hanya keefektifanlah yang mengubahnya menjadi hasil”. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;2.&lt;/strong&gt; Jika bakat saja tidak cukup, maka orang-orang yang paling efektif dan berpengaruh akan selalu menjadi orang-orang yang paling berbakat. Ada hal yang menarik dari hasil penelitian. Renungkanlah hal ini:&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;3.&lt;/strong&gt; 50 % lebih dari semua direktur perusahaan fortune 500 mendapatkan nilai C atau rata-rata C di perguruan tinggi.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;4.&lt;/strong&gt; 65 % dari semua senator Amerika Serikat berasal dari kelompok setengah terbawah (the bottom half) di kelas-kelas mereka di sekolah.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;5.&lt;/strong&gt; 75 % dari semua presiden Amerika Serikat berada di Klub-Setengah-Terbawah di sekolah.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;6.&lt;/strong&gt; Libih dari 50 % pengusaha jutawan tidak pernah menyelesaikan perguruan tinggi.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;7.&lt;/strong&gt; Jelaslah bahwa bakat bukan segalanya. Tapi ada kematangan/kedewasaan jiwa dan rohani; ada usaha dan kerja keras. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;8.&lt;/strong&gt; Stephen King penulis buku laris menegaskan bahwa “yang memisahkan individu berbakat dari individu yang berhasil adalah banyak kerja keras”&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;John Maxwell&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-3002921660586178361?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/3002921660586178361'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/3002921660586178361'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2009/01/bakat-atau-nilai-bukan-segalanya.html' title='&quot;BAKAT ATAU NILAI&quot; BUKAN SEGALANYA'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SW6lXJ7p0lI/AAAAAAAAA8c/kBiFskm406I/s72-c/617b17fc2211b0e4.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-1450616644573779000</id><published>2009-01-12T20:24:00.003+08:00</published><updated>2009-01-12T20:49:21.604+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MAJUKAN DIRI'/><title type='text'>EMPAT CARA MEMBUANG TABIAT "BUANG MASA"</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SWs8CUgUhAI/AAAAAAAAA7U/3sPD5tE5QQ4/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 127px; height: 127px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SWs8CUgUhAI/AAAAAAAAA7U/3sPD5tE5QQ4/s400/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5290388197838455810" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. &lt;/span&gt;Pepatah mengatakan "Angin yang sama meniup kita, ianya bergantung&lt;br /&gt;kepada kita untuk melayarinya". Setiap insan mempunyai jumlah&lt;br /&gt;waktu yang sama dalam sehari, iaitu 24 jam. Apa yang menentukan&lt;br /&gt;kejayaan seseorang itu adalah kecekapannya dalam mengurus 24jam&lt;br /&gt;seharinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2.&lt;/span&gt; Tabiat membuang masa, atau sering dikenali sebagai&lt;br /&gt;"procrastination" adalah tabiat yang merugikan kita. Sering kali,&lt;br /&gt;kita menunda-nundakan sesuatu kerja, sehingga produktiviti kita&lt;br /&gt;untuk mencapai kejayaan menurun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3.&lt;/span&gt; Berikut adalah 4 cara bagaimana anda boleh membuang tabiat buang&lt;br /&gt;masa ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4. Pertama, "Matlamat dikecilkan"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5.&lt;/span&gt; Seringkali kita membuang masa oleh kerana melihat sesuatu kerja itu&lt;br /&gt;terlalu besar untuk ditangani. Adakalanya matlamat yang terlalu&lt;br /&gt;besar menyebabkan kita kurang berkeyakinan dan kurang bermotivasi&lt;br /&gt;untuk mencapainya. Dilihat seperti kerja yang bakal dilalui amat&lt;br /&gt;besar dan tidak kesampaian!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;6. &lt;/span&gt;Apa yang anda harus lakukan adalah, pecahkan matlamat yang besar&lt;br /&gt;itu kepada matlamat yang lebih kecil. Matlamat untuk mengumpul 10&lt;br /&gt;ribu ringgit mungkin bunyinya besar, tetapi sekiranya dipecah&lt;br /&gt;kepada unit yang lebih kecil, iaitu menyimpan RM500 setiap bulan,&lt;br /&gt;matlamat akan tercapai juga dalam masa 20 bulan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;7. Kedua, "Tingkatkan kekuatan tenaga"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;8&lt;/span&gt;. Sering kali kerja ditunda atau kerja tidak dapat disiapkan adalah&lt;br /&gt;kerana badan kita terasa penat. Mata kita terasa mengantuk dan&lt;br /&gt;tubuh kita tidak rasa selesa untuk meneruskan sebarang kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;9.&lt;/span&gt; Sebab ini adalah, tidak kira sekeras mana anda kerja, tidak kira&lt;br /&gt;berapa jam anda melakukan tugas anda, sekiranya badan anda tidak&lt;br /&gt;mampu menahan bebanan tersebut, produktiviti anda akan berkurangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;10. &lt;/span&gt;Ambil masa untuk berehat. Tubuh manusia boleh bertahan pada tahap&lt;br /&gt;produktiviti yang tinggi dalam lingkungan 8-9 jam sahaja. Itu pun&lt;br /&gt;sekiranya mempunyai tubuh yang sihat. Adakalanya, dengan hanya&lt;br /&gt;melelapkan mata atau menambahkan masa tidur anda di malam hari, ia&lt;br /&gt;akan menyegarkan semula tubuh anda untuk menjadi lebih produktif&lt;br /&gt;pada keesokan hariinya. Sekiranya anda sering tidur 5-6 jam sahaja&lt;br /&gt;oleh kerana kerja yang banyak, saya cadangkan anda tambahkan masa&lt;br /&gt;tidur anda untuk menyegarkan tubuh anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;11.&lt;/span&gt; Lakukan aktiviti senaman dari masa ke semasa, kata pakar kesihatan&lt;br /&gt;tidak semestinya anda bersenam setiap hari, walaupun bersenam&lt;br /&gt;setiap hari adalah terbaik. Tetapi, beri masa untuk bersenam selang&lt;br /&gt;beberapa hari untuk menguatkan lagi tubuh anda dan daya ketahanan&lt;br /&gt;badan anda dengan tekanan kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;12.&lt;/span&gt; Jaga makan dan minum anda. Kita di Malaysia adalah dalam keadaan&lt;br /&gt;disadvantage oleh kerana makanan kita agak berat jika dibandingkan&lt;br /&gt;dengan makanan barat. Tetapi, perhatikan daya ketahanan mereka di&lt;br /&gt;barat gaya sihat. Tubuh mereka lebih kuat walaupun umur meningkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;13.&lt;/span&gt; Makan seperti ahli sukan dan bersenam selalu. Tubuh anda akan rasa&lt;br /&gt;sihat, badan anda akan rasa segar- ia akan menambahkan produktiviti&lt;br /&gt;kerja anda. Tiada lagi rasa malas dalam memulakan sesuatu kerja!&lt;br /&gt;Rujuk majalah Maskulin anda untuk tips-tips kesihatan yang&lt;br /&gt;sememangnya akan menjadikan insan yang lebih produktif!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;14. Ketiga, "Suara positif"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;15.&lt;/span&gt; Bagaimana tindakan kita bergantung kepada suara yang sering kita&lt;br /&gt;masukkan di dalam minda kita. Buang segala suara-suara negatif&lt;br /&gt;seperti saya akan gagal. Saya tidak dapat melakukan kerja ini.&lt;br /&gt;Orang lain tidak akan suka dengan hasil kerja saya. Gantikannya&lt;br /&gt;dengan suara suara positif- saya akan berjaya, saya akan menyiapkan&lt;br /&gt;kerja ini dengan sempurna dan orang akan memuji hasil kerja saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;16.&lt;/span&gt; Jadi seorang yang optimis dan berfikiran positif, ini akan&lt;br /&gt;memudahkan segala kerja yang anda lakukan. Walaupun mungkin keadaan&lt;br /&gt;sekeliling menyebabkan perasaan anda lemah dan tidak bermaya,&lt;br /&gt;masukkan gambaran-gambaran positif di minda anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;17.&lt;/span&gt; Terdapat satu istilah ini mengatakan bahawa kita gembira oleh&lt;br /&gt;kerana kita menyanyi. Dan bukan sebaliknya kita menanyi kerana kita&lt;br /&gt;gembira!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;18.&lt;/span&gt; Mereka yang optimis akan...&lt;br /&gt;-  Sering melihat segala kebaikan di keliling anda dalam apa&lt;br /&gt;  keadaan sekali pun&lt;br /&gt;-  Pelajari daripada apa sahaja kesusahan yang dilalui dan terima&lt;br /&gt;  dengan hati terbuka&lt;br /&gt;-  Sering mencari penyelesaian daripada maslalah, dan bukannya&lt;br /&gt;  memperbesarkan suatu masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;19.&lt;/span&gt; Orang yang berjaya sering mencerita tentang matlamat mereka. Mereka&lt;br /&gt;sering berceirta tentang masa depan dan bukan mengungkit masa&lt;br /&gt;silam. Lebih positif diri kita, lebih bersemangat dan lebih&lt;br /&gt;produktif kerja yang dilakukan oleh kerana kita akan menjadi&lt;br /&gt;seperti apa yang kita fikirkan selalu. Fikirkan boleh!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;20. Keempat, "Prinsip 80-20"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;21. &lt;/span&gt;Bagaimana kalau saya katakan anda boleh menjimatkan 2 jam dalam&lt;br /&gt;setiap hari anda. Sudah tentu, bunyinya agak menarik!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;22.&lt;/span&gt; Prinsip Pareto ini mengatakan bahawa 20% daripada masa yang di&lt;br /&gt;ambil untuk menyiapkan sesuatu tugasan adalah untuk 80% hasil&lt;br /&gt;daripada tugas tersebut. Dalam erti kata lain, produktiviti anda&lt;br /&gt;akan menurun selepas 20% masa anda diambil!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;23.&lt;/span&gt; Oleh itu, bagaimana caranya menggunakan prinsip ini untuk manfaat&lt;br /&gt;anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;24.&lt;/span&gt; Mudah sahaja. Apabila anda ingin melakukan sesuatu tugas,&lt;br /&gt;bentangkan tugasan tersebut di hadapan anda dan fikirkan strategi&lt;br /&gt;bagaimana anda perlu menangani tugas tersebut. Apabila anda sudah&lt;br /&gt;bersiap sedia dengan apa yang anda perlukan, terus mulakan tugasan&lt;br /&gt;tersebut. Jangan berhenti, dan teruskan sahaja sehingga anda data&lt;br /&gt;menyiapkan apa yang anda termampu. Mungkin ianya mengambil 1 jam...&lt;br /&gt;atau 2 jam. Apa sahaja yang anda mampu lakukan, lakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;25.&lt;/span&gt; Kemudian, berhenti! Ya... berhenti dari melakukan tugasan tersebut.&lt;br /&gt;Ini kerana, anda telah mengambil 20% daripada masa anda yang&lt;br /&gt;benar-benar produktif dalam menyiapkan kerja tersebut. Namun, kerja&lt;br /&gt;tersebut sudah 80% siap!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;26.&lt;/span&gt; Apa yang anda perlu laku kini adalah, alihkan perhatian anda kepada&lt;br /&gt;kerja atau tugas yang lain. Mulakan tugas baru dan tidak perlu&lt;br /&gt;hiraukan tugasan tadi. Untuk tugasan baru juga, lakukan yang sama&lt;br /&gt;iaitu, beri tumpuan yang khusus 20% daripada masa yang perlu&lt;br /&gt;diambil, kemudian berhenti. Lakukan perkara yang sama pada tugasan&lt;br /&gt;yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;27.&lt;/span&gt; Dengan melakukan prinsip pareto ini, anda dapat menyiapkan 80%&lt;br /&gt;daripada kerja di tangan dalam 20% masa anda sahaja. Selepas&lt;br /&gt;kesemua 80% tugas anda selesai, anda boleh kembali kepada tugasan&lt;br /&gt;asal untuk menyiapkan 20% sehingga selesai. Kini, keadaan anda&lt;br /&gt;sudah segar daripada tugasan asal, dan produktiviti meningkat semula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;28.&lt;/span&gt; Dengan menggunakan strategi Pareto ini, anda pasti teruja dengan&lt;br /&gt;kecekapan anda menangani masa menyiapkan beberapa kerja serentak!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;by Irfan Khairi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-1450616644573779000?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/1450616644573779000'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/1450616644573779000'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2009/01/empat-caramembuang-tabiat-buang-masa.html' title='EMPAT CARA MEMBUANG TABIAT &quot;BUANG MASA&quot;'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SWs8CUgUhAI/AAAAAAAAA7U/3sPD5tE5QQ4/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-4479351938914433268</id><published>2009-01-11T00:00:00.006+08:00</published><updated>2009-01-12T11:37:26.911+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='RENUNGAN'/><title type='text'>PEMAHAMAN TENTANG TUHAN MEMPENGARUHI KEROHANIAN KITA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SWjION3oMoI/AAAAAAAAA68/cHmAPI87KvM/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 95px; height: 135px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SWjION3oMoI/AAAAAAAAA68/cHmAPI87KvM/s400/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5289697908913353346" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1.&lt;/span&gt; Apa yang terlintas di pikiran kita ketika kita memikirkan tentang Tuhan adalah hal yang terpenting dari kita…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2.&lt;/span&gt; Pertanyaan yang paling penting bagi gereja selalu adalah Tuhan sendiri, dan kenyataan yang paling penting bagi setiap manusia bukanlah bahwa ia dapat berkata atau berbuat ini itu, melainkan bagaimana pemahamannya akan Tuhan…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3.&lt;/span&gt; Yang selalu menjadi hal yang terlihat jelas tentang gereja adalah ide tentang Tuhan, sama seperti pesan gereja yang paling penting juga adalah tentang Dia…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4.&lt;/span&gt; Bila kita dapat meringkas jawaban yang lengkap dari siapapun atas pertanyaan, ‘Apa yang terlintas di pikiranmu ketika engkau memikirkan tentang Tuhan?’, maka kita akan mampu memastikan masa depan rohani dari orang itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5.&lt;/span&gt; Bila kita mampu mengetahui dengan tepat apa yang dipikirkan oleh pemimpin-pemimpin gereja kita yang paling berpengaruh, kita akan mampu dengan tepat meramalkan bagaimana gereja kita akan berdiri di masa datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;A. W. Tozer&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bible.org/page.php?page_id=3652#P12_3360" name="P12_3361"&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-4479351938914433268?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/4479351938914433268'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/4479351938914433268'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2009/01/pemahaman-tentang-allah-mempengaruhi.html' title='PEMAHAMAN TENTANG TUHAN MEMPENGARUHI KEROHANIAN KITA'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SWjION3oMoI/AAAAAAAAA68/cHmAPI87KvM/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-352261931859832490</id><published>2009-01-07T15:14:00.004+08:00</published><updated>2009-01-07T15:26:00.370+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KOTBAH'/><title type='text'>MENJADI PEMENANG KEHIDUPAN DI TAHUN BARU 09</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SWRYe-TToII/AAAAAAAAA6U/zqj_cpmFnno/s1600-h/297f92ac00fd6434.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288449151583101058" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 113px; CURSOR: hand; HEIGHT: 145px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SWRYe-TToII/AAAAAAAAA6U/zqj_cpmFnno/s400/297f92ac00fd6434.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;1Samuel 17: 26-28; 32-37; 45-47&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1.&lt;/strong&gt; Pernahkah Anda memasuki wahana permainan rumah hantu? Berjubelan orang ingin memasuki wahana itu. Semua antusias ingin segera masuk dan mendapatkan petualangan yang baru. Tapi, begitu selangkah masuk menembus kegelapan, hati sudah merasa was-was, dan bertanya : apa yang akan terjadi? Apa yang akan saya lihat? Tidak jarang ada yang lari tunggang langgang balik kanan karena ketakutan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;2.&lt;/strong&gt; Kira-kira begitulah sikap orang menyambut tahun yang baru. Semua orang antusias ingin segera meninggalkan 2008 yang mungkin penuh dengan kegagalan dan air mata. Pingin segera memasuki tahun 2009. Semua ingin menyambut 2009 ini dengan perayaan atau sekadar meniup terompet. Tetapi, belum saja kita masuk, maka sudah ada begitu banyak tanya tanya : bagaimana nanti 2009? Analisa, prediksi dan ramalan berjubelan mengisi koran atau tabloid yang menunjukkan rasa penasaran sekaligus was-was kita dalam menyambut tahun yang baru.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;3.&lt;/strong&gt; Gembira tetapi juga was was. Sukacita tetapi juga waspada. Berharap tetapi juga cemas mungkin itulah perasaan yang bercampur baur di hari terakhir tahun 2008 ini. Di tengah perasaan yang campur aduk itu, dengarkanlah firman Tuhan : Oleh karena Engkau kami ada dalam bahaya maut sepanjang hari, kami telah dianggap sebagai domba-domba sembelihan. Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita. Sebuah janji Tuhan yang memberikan penegasan bahkan di dalam situasi yang paling sulit sekalipun, kita akan muncul lebih daripada orang-orang yang menang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;4.&lt;/strong&gt; Bagaimana agar janji Tuhan bahwa kita lebih dari orang-orang yang menang terpenuhi dalam kehidupan kita? Kita perlu memahami natur/sifat janji Tuhan. Kasih Tuhan memang tidak bersyarat, tetapi janji-Nya bersyarat. Alias ada yang menjadi tugas kita untuk memenuhi syarat tertentu. Mari kita belajar tentang karakteristik / ciri-ciri seorang pemenang kehidupan dari pertempuran paling bersejarah di dalam hidup orang Israel : Daud melawan Goliat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;5.&lt;/strong&gt; Ada tiga ciri seorang pemenang kehidupan :&lt;br /&gt;Pertama, Seorang pemenang memiliki modal kenangan baik atas pekerjaan Allah di masa lampau.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;6.&lt;/strong&gt; Perhatikan situasi sulit yang dihadapi oleh orang Israel pada waktu itu. Mereka berhadapan berperang melawan orang Filistin, dan seorang Filistin yang bertubuh raksasa menanantang orang Israel untuk berduel. Tantangan yang yang menyebabkan Saul dan orang Israel mengalami kecemasan dan ketakutan. Betapa ketakutan selalu menjalar dengan cepat dalam kehidupan ini. Dan selama 40 hari, ketakutan itu masih dialami orang Israel. Tidak ada seorang pun yang berani maju menantang Goliat, walaupun Saul sudah menjanjikan bahwa siapapun yang mengalahkan Goliat akan mendapatkan kekayaan besar, menjadi menantu raja, dan dibebaskan dari pajak.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;7.&lt;/strong&gt; Tiba-tiba muncullah Daud dengan keberanian yang besar hendak menghadapi Goliat. Dari mana keberanian ini muncul? Perhatikanlah perkataan Daud : TUHAN yang telah melepaskan aku dari cakar singa dan dari cakar beruang, Dia juga akan melepaskan aku dari tangan orang Filistin itu. Daud menjadi berani, karena ia mempunyai modal. Modalnya adalah kenangan yang baik akan pekerjaan Tuhan di masa lalu. Daud mempunyai museum di dalam pikirannya yang menyimpan pertolongan-pertolongan Tuhan di masa lampau. Dan kenangan atas pertolongan Tuhan di masa lalu adalah modal utama seorang pemenang kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;8.&lt;/strong&gt; The Gift of the Magi karya O'Henry mengisahkan tentang sepasang suami-istri yg miskin. Pada Natal pertama mereka, keduanya ingin saling memberi hadiah. Sang istri memiliki rambut panjang yang indah. Sang suami memiliki jam saku yg bagus. Pada hari Natal, si istri memberikan hadiah rantai emas pada suaminya, untuk dipasang di arlojinya, sementara sang suami memberikan sisir indah untuk istrinya. Sayangnya, sang istri telah memotong dan menjual rambutnya untuk membeli hadiah bagi suaminya. Dan sang suami telah menjual jam sakunya demi membeli hadiah bagi istrinya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;9.&lt;/strong&gt; Apakah mereka berdua ribut setelah peristiwa ini? Tidak mereka malah menyimpang rantai emas dan sisir itu sebagai sebuah kenangan yang manis akan cinta mereka. Setiap kali mereka menghadapi masalah, mereka akan melihat kembali rantai emas dan sisir sebagai sebuah kenangan yang memberikan kekuatan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;10.&lt;/strong&gt; Mari kita buat sebuah monumen di dalam pikiran kita untuk mengenang kasih Tuhan. Mari kita hitung berkat Tuhan di sepanjang tahun yang sudah berlalu. Saya tahu pasti ada kesulitan dan kesukaran, tapi tidaklah mungkin sama sekali kita tidak mendapatkan berkat Tuhan. Berkat Tuhan tidak selalu muncul dalam bentuk yang spektakuler, tapi selalu ada berkatnya setiap hari. Firman Tuhan berkata," Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya, selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu." Mari kita kumpulkan modal untuk menjadi seorang pemenang kehidupan : kenangan yang manis akan pekerjaan berkat Tuhan di masa lalu. Modal yang membuat kita yakin bahwa Tuhan yang telah bekerja di dalam masa lalu kita, Tuhan yang sama yang terus bekerja di masa kini dan di masa depan.&lt;br /&gt;Kedua, Seorang pemenang kehidupan selektif dalam mendengarkan perkataan orang-orang di sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;11.&lt;/strong&gt; Ketika Daud datang ke medan pertempuran, dan bertanya apa yang sedang terjadi, ia mendapatkan jawaban gambaran situasi yang terjadi dari para prajurit. Tiba-tiba Eliab, kakaknya yang tertua datang dengan jawaban yang melecehkan : Mengapa Engkau datang? Dan pada siapakah engkau tinggalkan kambing domba yang dua tiga ekor itu di padang gurun? Jawaban yang seolah-olah berkata : peperangan ini bukan urusanmu. Urusanmu hanyalah menggembalakan kambing dan domba. Jawaban yang merendahkan dan menyakitkan. Alkitab mencatat bahwa Daud tidak memberikan respons apa-apa terhadap perkataan ini. Saul pun bahkan memberikan komentar yang tidak menyenangkan dan meragukan Daud : "Tidak mungkin engkau dapat menghadapi orang Filistin itu untuk melawan dia, sebab engkau masih muda, sedang dia sejak dari masa mudanya telah menjadi prajurit " Bahkan Goliat pun melecehkan ketika Daud mengajaknya berperang : "Anjingkah aku, maka engkau mendatangi aku dengan tongkat?" Daud tidak mendengarkan perkataan-perkataan yang melecehkan dan meragukan itu. Seorang pemenang adalah orang yang selektif dalam mendengarkan perkataan orang-orang di sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;12.&lt;/strong&gt; Suatu ketika seorang laki-laki beserta anaknya membawa seekor keledai ke pasar. Di tengah jalan, beberapa orang melihat mereka dan menyengir, "Lihatlah orang-orang dungu itu. Mengapa mereka tidak naik ke atas keledai itu?" Laki-laki itu mendengar perkataan tersebut. Ia lalu meminta anaknya naik ke atas keledai. Tak lama berselang, seorang perempuan tua melihat mereka, "Sudah terbalik dunia ini! Sungguh anak tak tahu diri! Ia tenang-tenang di atas keledai sedangkan ayahnya yang tua dibiarkan berjalan." Jadi kali ini, anak itu turun dari punggung keledai dan ayahnya yang naik.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;13.&lt;/strong&gt; Beberapa saat kemudian mereka berpapasan dengan seorang gadis muda. Melihat si anak yang kelelahan berjalan kaki, si gadis mengusulkan "Mengapa kalian berdua tidak menaiki keledai itu bersama-sama?" Mereka pun menuruti nasehat gadis muda itu. Mereka berdua naik di atas keledai.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;14.&lt;/strong&gt; Tak lama kemudian sekelompok orang lewat. "Binatang malang.... ia menanggung beban dua orang gemuk tak berguna. Kadang-kadang orang memang bisa sangat kejam!" Sampai di sini, ayah dan anak itu sudah muak. Mereka memutuskan untuk memanggul keledai itu. Melihat kejadian itu, orang-orang tertawa terpingkal- pingkal, "Lihat! Orang-orang bodoh yang memanggul keledai!" sorak mereka.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;15.&lt;/strong&gt; Di dalam hidup kita, kita akan selalu mendengar perkataan orang terhadap diri kita. Apapun yang kita lakukan, selalu ada orang-orang yang berkomentar negatif tentang hal itu. Tidak mungkin kita dapat menyenangkan orang di sekitar kita. Kalau kita membiarkan diri kita diombang-ambingkan oleh perkataan orang lain, maka kita tidak akan pernah mencapai apapun dalam kehidupan ini. Seorang pemenang kehidupan selektif dalam mendengarkan perkataan orang-orang di sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;16.&lt;/strong&gt; Ketiga, Seorang pemenang kehidupan melangkah maju menantang kemustahilan.&lt;br /&gt;Ketika Daud maju menantang Goliat, bukankah ia melangkah maju menantang kemustahilan? Bukankah orang-orang di sekitarnya saat itu mungkin akan berkata," Mustahil anak ini menang. Ia akan segera mati." Seorang pemenang berani menantang kemustahilan, bukan karena kemampuannya sendiri. Bukan seperti seminar motivasi yang berkata : Anda pasti bisa. Ayo katakan saya pasti bisa. Bukan menantang kemustahilan dengan kekuatan kita sendiri, tetapi, perhatikanlah perkataan Daud : "Engkau mendatangi aku dengan pedang dan tombak dan lembing, tetapi aku mendatangi engkau dengan nama TUHAN semesta alam, Allah segala barisan Israel yang kautantang itu." Dan pertolongan Tuhan memang dinyatakan. Tetapi dinyatakan ketika Daud berani mengambil sikap dan langkah pertama untuk menghadapi kemustahilan. Kalau Daud tidak pernah melangkah maju, maka ia pun tidak akan pernah merasakan pertolongan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;17.&lt;/strong&gt; Perhatikan pintu-pintu utama di pusat perbelanjaan bekerja. Dari luar terlihat tertutup rapat. Tapi begitu ada orang yang menginjakkan kaki di depan pintu itu, maka pintu itu otomatis terbuka. Jika tidak ada orang yang menginjakkan kaki di depan pintu itu, tidak ada apapun yang akan terjadi. Demikianlah kadangkala cara Tuhan bekerja. Kuasa-Nya dinyatakan ketika kita mengambil langkah pertama. Inilah yang dialami oleh Daud, ketika Daud mengambil langkah pertama menantang kemustahilan, maka selanjutnya kuasa Allah bekerja. Jika Daud tidak pernah mengambil langkah pertama, maka kuasa Tuhan tidak bekerja. Bukankah hal yang sama sudah terjadi dengan para prajurit Israel? Karena ketakutan mereka tidak berani mengambil langkah pertama.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;18.&lt;/strong&gt; Ambil langkah pertama untuk menantang kemustahilan, maka pertolongan Tuhan dinyatakan. Di akhir tahun ini, mungkin Anda bertanya : mungkinkah pekerjaanku meningkat di tahun yang akan datang? Mungkinkah keluargaku dipulihkan di tahun mendatang? Mungkinkah saya sembuh? Dan di dalam Tuhan tidak ada kemustahilan. Tapi, tugas kitalah untuk mengambil langkah yang pertama untuk maju.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;19.&lt;/strong&gt; Mari kita menjalani tahun 2009 ini dengan sikap seorang pemenang kehidupan. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Written by Wahyu Pramudya&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-352261931859832490?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/352261931859832490'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/352261931859832490'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2009/01/menjadi-pemenang-kehidupan-di-tahun.html' title='MENJADI PEMENANG KEHIDUPAN DI TAHUN BARU 09'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SWRYe-TToII/AAAAAAAAA6U/zqj_cpmFnno/s72-c/297f92ac00fd6434.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-7784588065439474205</id><published>2008-12-31T11:04:00.003+08:00</published><updated>2009-01-07T15:36:59.155+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TEOLOGI'/><title type='text'>NILAI PENGAJARAN SEJARAH</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SVri1sK2a3I/AAAAAAAAA6M/CFEPEUrLQh0/s1600-h/fedd97f83bfe0ee4.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5285786524690312050" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 145px; CURSOR: hand; HEIGHT: 104px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SVri1sK2a3I/AAAAAAAAA6M/CFEPEUrLQh0/s400/fedd97f83bfe0ee4.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;1.&lt;/strong&gt; Dalam surat yang singkat, Yudas (Jude) mengajar kita sedikit sebanyak tentang pentingnya menimba ikhtibar daripada sejarah. Ini bukan isi utama surat tersebut. Akan tetapi, beberapa pemerhatian yang seterusnya agak luar biasa:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;2.&lt;/strong&gt; Dalam surat kedua terakhir dalam Al-Kitab, Yudas menulis untuk mendorong para pengikut Kristus untuk "mempertahankan dengan bersemangat, iman yang telah diwahyukan Tuhan kepada mereka" (ayat 3). Surat ini adalah amaran supaya berwaspada akan orang tertentu yang telah masuk menyelusup... orang-orang yang fasik, yang menyalahgunakan kasih karunia Allah kita untuk melampiaskan hawa nafsu mereka, dan yang menyangkal satu-satunya Penguasa dan Tuhan kita, Yesus Kristus." (ayat 4). Yudas menyifatkan orang-orang tersebut dengan jelas. Mereka "mengutuk segala yang mereka tidak fahami" (ayat 10). Mereka "mengadu tentang nasib mereka, mencari salah orang lain, hidup menuruti hawa nafsu mereka, membodek orang untuk menangguk di air keruh" (ayat 16). Mereka "menyebabkan pecah-belah dan berfikiran duniawi, dan hidup tanpa Roh Kudus" (ayat 19).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;3.&lt;/strong&gt; Penilaian yang dahsyat ini bukanlah ditujukan kepada orang-orang di luar gereja, tetapi kepada orang telah menyelusup tanpa disedari. Yudas mahu umat mengecam mereka supaya gereja tidak ditipu dan dihancurkan oleh ajaran sesat dan perbuatan tidak bermoral mereka.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;4.&lt;/strong&gt; Salah satu strategi Yudas adalah dengan membandingkan mereka dengan watak dan peristiwa lain dalam sejarah. Contohnya, dia berkata bahawa "Sodom dan Gomorrah... yang dengan cara yang sama melakukan percabulan dan mengejar kepuasan-kepuasan yang tak wajar, telah menanggung siksaan api kekal sebagai peringatan kepada semua orang." (ayat 7).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;5.&lt;/strong&gt; Jadi Yudas membandingkan pengajar-pengajar sesat tersebut dengan Sodom and Gomora. Tujuan beliau menjadikan Sodom dan Gomora sebagai "peringatan" kepada apa yang bakal menimpa mereka. Dalam minda Yudas, mengetahui sejarah Sodom dan Gomora itu penting bagi mengecam ajaran sesat dan melindungi umat daripadanya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;6.&lt;/strong&gt; Seperti ayat 11, Yudas memberikan 3 rujukan lain kepada peristiwa lampau sebagai perbandingan dengan apa yang sedang berlaku di kalangan orang Kristian. Beliau berkata "Celakalah mereka, kerana mereka mengikuti jejak Kain dan kerana mereka, oleh sebab upah, menceburkan diri ke dalam kesesatan Balaam, dan mereka binasa kerana kederhakaan seperti Korah."&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;7.&lt;/strong&gt; Menarik sekali. Kenapa Yudas melihat kembali tiga insiden sejarah yang berlaku beribu-ribu tahun dahulu - Kejadian 19 (Sodom), Kejadian 3 (Kain), Bilangan 22-24 (Balaam), Bilangan 16 (Korah)? Apakah tujuan Yudas?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Berikut adalah tiga sebabnya:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;1)&lt;/strong&gt; Yudas menganggap bahawa pembaca sudah mengetahui kisah-kisah sejarah tersebut! Adakah ini tidak menakjubkan? Zaman Yudas adalah abad pertama! Tiada buku-buku cetakan. Tiada Al-Kitab. Tiada kaset atau video. Hanya hafalan dan cerita yang diwarisi. Dan Yudas menganggap mereka akan jelas tentang "jejak Kain", "kesesatan Balaam" dan "kederhakaan Korah"? Tahukah anda tentang kisah tersebut? Bukankah ini menarik? Ini menyebabkan saya merasakan bahawa tahap pengetahuan Al-Kitab dalam gereja kita hari ini adalah terlalu rendah.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;2)&lt;/strong&gt; Yudas menganggap bahawa dengan mengetahui sejarah, masalah situasi semasa dapat dimudahkan. Orang Kristian akan lebih bersedia menghadapi ajaran sesat pada hari ini jika mereka mengetahui situasi yang sama semalam. Dengan kata lain, sejarah adalah penting untuk kehidupan Kristian. Untuk mengetahui bahawa Kain iri hati dan membenci abangnya dan merosakkan hubungannya dengan Tuhan akan memberi amaran kepada kita agar berjaga-jaga sekiranya perkara yang sama berlaku hari ini. Kesedaran bahawa Balaam menyalahgunakan Firman Tuhan untuk kepentingan diri membolehkan anda kenalpasti perbuatan yang sama hari ini. Mengetahui bahawa Korah memberontak terhadap kepimpinan sah Nabi Musa akan memperlengkapi anda agar berwaspada dengan orang-orang tidak suka dipimpin.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;3)&lt;/strong&gt; Tidakkah ianya jelas bahawa Tuhan menentukan arus sejarah dan pastikan ianya direkodkan supaya kita memperoleh ikhtibar dan lebih bijaksana dan berpengetahuan dalam menangani situasi semasa demi Kristus dan gereja-Nya? Janganlah berhenti belajar sejarah. Tambahlah ilmu pengetahuan setiap hari. Dan berilah anak-anak kita salah satu perlindungan bagi cabaran masa depan, iaitu, pengajaran kisah-kisah lampau.&lt;br /&gt;Belajar dengan anda, demi Kristus dan kerajaan-Nya&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;John Piper&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-7784588065439474205?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/7784588065439474205'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/7784588065439474205'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2008/12/nilai-pengajaran-sejarah.html' title='NILAI PENGAJARAN SEJARAH'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SVri1sK2a3I/AAAAAAAAA6M/CFEPEUrLQh0/s72-c/fedd97f83bfe0ee4.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-1334930494667585790</id><published>2008-12-24T16:14:00.006+08:00</published><updated>2008-12-24T16:57:57.848+08:00</updated><title type='text'>KENAPA YESUS DATANG KE DALAM DUNIA - NATAL</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SVH5LuRU3jI/AAAAAAAAA54/KWLPMiQVpwU/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 124px; height: 88px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SVH5LuRU3jI/AAAAAAAAA54/KWLPMiQVpwU/s400/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5283277817676881458" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. &lt;/span&gt;Tetapi malaikat itu berkata, "Jangan takut! Sebab saya datang membawa kabar baik untuk kamu -- kabar yang sangat menggembirakan semua orang.&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;Hari ini di kota Daud telah lahir Raja Penyelamatmu yaitu Kristus, Tuhan.&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.&lt;/span&gt; Karena Allah begitu mengasihi manusia di dunia ini, sehingga Ia memberikan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan mendapat hidup sejati dan kekal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. &lt;/span&gt;Maria akan melahirkan seorang anak laki-laki. Anak itu harus engkau beri nama Yesus, karena Ia akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; 4.&lt;/span&gt; "Kristus Yesus datang ke dunia ini untuk menyelamatkan orang berdosa."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-1334930494667585790?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/1334930494667585790'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/1334930494667585790'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2008/12/kenapa-yesus-datang-ke-dalam-dunia.html' title='KENAPA YESUS DATANG KE DALAM DUNIA - NATAL'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SVH5LuRU3jI/AAAAAAAAA54/KWLPMiQVpwU/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-2307005423876903739</id><published>2008-12-10T12:03:00.009+08:00</published><updated>2008-12-31T11:29:10.432+08:00</updated><title type='text'>KEPALSUAN EVOLUSI MANUSIA - Dr. R. L. Hymers</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/ST9DedF5GdI/AAAAAAAAAtQ/tyCTFJZd_J4/s1600-h/8c32094064d2f886.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5278011478785989074" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 145px; CURSOR: hand; HEIGHT: 44px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/ST9DedF5GdI/AAAAAAAAAtQ/tyCTFJZd_J4/s400/8c32094064d2f886.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/ST9DYh1gHDI/AAAAAAAAAtI/JhBft03Re_Y/s1600-h/4218a5dcbd1154e4.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5278011376980204594" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 130px; CURSOR: hand; HEIGHT: 107px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/ST9DYh1gHDI/AAAAAAAAAtI/JhBft03Re_Y/s400/4218a5dcbd1154e4.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Alkitab berkata,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;“Maka Allah menciptakan manusia” (Kejadian 1:27).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Kata-kata yang diwahyukan dalam dua pasal pertama dari Kitab Kejadian sangat jelas dan gamblang. Allah menciptakan manusia menurut gambar-Nya “dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup” (Kejadian 2:7).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;“Maka Allah menciptakan manusia” (Kejadian 1:27).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Tidak ada pertanyaan dan keraguan tentang penciptaan manusia seperti yang kita baca dalam dua pasal pertama dari Alkitab. Manusia berbeda dari binatang. Allah menjadikan binatang-binatang secara terpisah atau berbeda dengan manusia. Setelah Allah selesai menciptakan ikan di laut dan burung di udara dan binatang melata di darat, barulah kemudian Tuhan Allah menciptakan manusia menurut gambar dan rupa-Nya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;“Maka Allah menciptakan manusia” (Kejadian 1:27).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Mahkluk-mahkluk hidup yang kita lihat di sekitar kita telah diciptakan oleh Tuhan Allah. Segala sesuatu yang kita lihat dijadikan oleh Firman Allah. Dari tidak ada menjadi ada, Ia menciptakan alam semesta kita ini. Dan di dalam alam semesta itu Ia menciptakan mahkluk-mahkluk hidup yang kita lihat; dikelompokkan menurut “jenisnya.” Allah menciptakan setiap “jenis” secara terpisah, dan Allah membentuk setiap “jenis” dalam spesies yang tidak dapat hancur. Setiap dari “jenis” ini adalah kesatuan dalam jenisnya sendiri. Menurut “jenisnya” masing-masing. Allah menjadikan semua itu dengan cara itu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Salah satu unit atau “jenis” yang diciptakan adalah manusia. Allah menciptakan manusia terpisah dari mahkluk-mahkluk hidup lainnya. Alkitab mengajarkan bahwa Allah menciptakannya sempurna. Semua kemampuannya – intelektual, fisikal, spiritual – semua kemampuannya diberikan kepada manusia pada hari ketika Allah menciptakannya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;“Maka Allah menciptakan manusia” (Kejadian 1:27).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Oleh karena dosa manusia jatuh dari keadaannya yang sempurna dan agung. Beberapa keturunan Adam semakin rusak dan rusak sampai diturunkan dalam kerusakan yang paling rusak. Anak-anak Adam yang lain membangun suatu masyarakat yang maju, namun jalan mereka tersesat dalam kebingungan agama palsu, filosofi dan takhyul yang palsu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Namun Allah memiliki belas kasihan atas semua keturunan Adam, yang telah kehilangan status mulia mereka dan menjadi seperti binatang. Dan Allah mengutus Yesus untuk menyelamatkan mereka, dan membawa mereka kembali kepada kemuliaan dan status yang tinggi dari keadaan mereka yang telah jatuh. Itulah cara Alkitab berbicara tentang ras manusia yang Allah telah ciptakan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;“Maka Allah menciptakan manusia” (Kejadian 1:27).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Ada beberapa orang yang mengaku sebagai pengajar-pengajar tersohor, dan para ilmuwan yang tidak mungkin salah, yang mengatakan bahwa pewahyuan Alkitab jelas bertentangan dengan apa yang sesungguhnya terjadi. Mereka berkata bahwa dari tidak ada menjadi ada, dari suatu ruang hampa yang besar, alam semesta kita berasal. Mereka berkata bahwa tidak ada pribadi yang telah menciptakannya. Tidak ada yang merencanakan, tidak ada yang mendesain. Itu jadi dengan sendirinya. Dari tidak ada menjadi ada, semua itu terjadi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Mereka berkata bahwa dari sesuatu, yang datang dari ketiadaan, kehidupan melahirkan dirinya sendiri. Tidak ada yang menciptakannya. Itu terjadi begitu saja. Itu suatu accidental, dengan spontan melahirkan dirinya sendiri. Kemudian, mereka berkata, dari ketidaksengajaan kecil ini kemudian menghasilkan setitik protoplasma yang kemudian berevolusi, melalui berabad-abad, semua dari berbagai mahkluk hidup yang kita lihat di sekitar kita hari ini; berevolusi, kata mereka, semua mahkluk hidup itu, sampai manusia sendiri merupakan hasil dari evolusi itu.&lt;br /&gt;Kata mereka teori itu adalah fakta yang menyakinkan. Mereka memperlihatkan semacam kera tak berekor di museum-musium di seluruh dunia, dan kelihatannya berharap bahwa itulah nenek moyang manusia.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Kita semua telah melihat gambaran mereka tentang apa yang disebut evolusi manusia, misalnya manusia berasal dari “manusia-monyet” (“ape-man”) anthropoid yang berevolusi hingga sampai pada bentuknya saat ini. Kita telah melihat gambar-gambar dan pameran-pameran seperti itu di musium-musium. Mereka telah mengkonstruksi hubungan-hubungan anthropoids dan manusia-monyet, dan akhirnya berkata bahwa manusia berevolusi, hingga sampai pada bentuknya hari ini. Mereka melakukan itu dengan sangat menyakinkan, dan kita telah diselimuti dan dibuat kagum oleh dugaan bukti-bukti “saintifik” mereka untuk evolusi manusia itu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Khotbah ini berjudul “Omong Kosong Ilmu Anthropologi.” Inilah thesis kita yaitu bahwa semua ciptaan, kera tak berekor yang buas dan aneh itu tidak ada, namun itu hanya merupakan imajinasi, model-model plester yang dikonstruksi, sehingga semua itu hanyalah omong kosong; bahwa semua itu tidak berarti mengambarkan fakta-fakta yang sesungguhnya dan aktual.&lt;br /&gt;Kita tidak harus berperang melawan kebenaran. Namun inilah faktanya: Teori hanyalah teori, dan hipotesis hanyalah hipotesis, dan dugaan hanyalah dugaan. Sebutan “ilmuwan” dalam mendukung teorinya ini dapat menjadi sebuta dan sebias kebanyakan suku penganut animis yang percaya takhyul dan fanatik. Dan, kebanyakan, nama dari sebutan “ilmuwan,” mereka telah mempertunjukkan kepada kita sebuah omong kosong atau olok-olok yang paling luar biasa dan tidak dapat dipercaya dalam sejarah manusia.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Pameran-pameran di musium-musium besar mengklaim membuktikan evolusi manusia dari jenis binatang yang lebih rendah. Namun apa yang disebut dengan bukti-bukti ini secara murni hanyalah teoritikal, lahir dari imajinasi, semata-mata hanyalah apa yang terbuat dari model-model plester, dengan sangat sedikit, jika ada, untuk mengatakan semua itu adalah suatu fakta. Namun mereka mempresentasikan secara saintifikal, factual, seolah-olah benar. Reputasi saintifik digunakan untuk mempromosikan suatu penipuan dan olok-olok atau omong kosong yang akan membuat P. T. Barnum cemburu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Model-model plester yang dipresentasikan itu, apa yang disebut manusia setengah moyet, tidak didasarkan pada fakta. Semua itu tidak benar. Semua itu hanyalah isapan jempol imajinasi liar, dan ditemukan melalui penggunaan plester dari Paris. Itulah tujuan kami mendemonstrasikan omong kosong anthropolohi ini.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Apa yang disebut “manusia-monyet,” yang dianggap sebagai nenek moyang ras manusia, telah dinamai menurut tempat di mana mereka ditemukan. Ada Manusia Nebraska (Nebraska Man), Manusia Jawa (Java Man), Manusia Peking (Peking Man), Manusia Heidelberg (the Heidelberg Man), Manusia Piltdown (the Piltdown Man) dsb.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;MANUSIA NEBRASKA&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Manusia yang dianggap paling tua adalah Manusia Nebraska – “Hesperopithecus haroldcookii” – itu adalah nama yang diberikan oleh para ilmuwan kepadanya. Hesperos adalah kata kata bahasa Yunani yang berarti “barat” (“western”). Pithecus adalah kata bahasa Yunani untuk “monyet.” Harold Cook adalah orang yang menemukan fosil terkenal itu. Jadi “Hesperopithecus haroldcookii”adalah nama yang diberikan – “Manusia Monyet Barat penemuan Harold Cook” – Manusia Nebraska.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Sejumlah literatur yang luar biasa telah menulis tentang fosil dari ras Amerika Utara ini. Umur dari Manusia Nebraska ini diperkirakan satu juta tahun.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Apa yang ditemukan oleh Mr. Harold Cook di Negara Nebraska itu? Ia menemukan sebuah gigi! Ia menemukan hanya satu gigi! Gigi yang terkenal ini diuji oleh para ilmuwan tersohor di Amerika Serikat. Mereka berkata bahwa itu adalah bukti positif dari manusia pra sejarah di Amerika dan, tanpa diragukan, Manusia Nebraska hidup di sini paling kurang satu juta tahun yang lalu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Sir Grafton Elliott Smith membujuk editor dari Illustrated London News untuk mengirim seorang reporter untuk mempelajari semuanya tentang ras manusia yang telah punah ini dan menuliskannya untuk artikel surat kabarnya. Dalam artikel yang telah diterbitkan itu terdapat gambar yang dibuat untuk gambaran manusia laki-laki dan perempuan dari ras yang telah menjadi fosil ini yang hidup di sini di Amerika satu juta tahun yang lalu. Namun gambar-gambar yang ditampilkan di halaman depan Illustrated London News itu digambar berdasarkan penemuan satu gigi!&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Dr. William K. Gregory, curator dari American Museum of Natural History, dan professor paleontologi di Columbia University, menyebutkan “gigi seharga satu juta dollar,” dan ia menguraikannya bahwa mengatakan gigi itu adalah milik manusia purba yang berumur satu juta tahun adalah suatu perkiraan yang terlalu berani untuk itu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Dr. Fairfield Osborn, paleontolog tersohor Amerika pada zamannya, mengalamatkan kepada the American Philosophical Society di Philadelphia, meletakkan “Hesperopithecus Haroldcookii” lukisan nenek moyang manusia itu di bawah pohon.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Pada pengadilan tentang evolusi (Scopes evolution trial) di Dayton, Tennessee, William Jennings Bryan dilawan oleh sejumlah besar tokoh-tokoh saintifik ternama yang dipimpin oleh Dr. H. H. Newman dari University of Chicago. Di antara “bukti-bukti” untuk evolusi yang Dr. Newman dan para koleganya presentasikan adalah “Manusia Nebraska.”&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Bryan tidak membuat jawaban apapun, kecuali mengatakan bahwa ia berpikir bukti itu terlalu terbatas untuk mendasarkan kesimpulan di atas sesuatu yang jauh dari kenyataan, dan Bryan meminta waktu dan bukti yang lebih banyak lagi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Namun para ahli itu mengejeknya. Mereka mentertawakan dia. Mereka membuat lelucon untuk itu. Para ahli saintifik tersohor di dunia tahu bahwa Manusia Nebraska berumur satu juta tahun. The Scopes Trial telah berakhir. Bryan telah tiada. Namun kisah itu tidak pernah berlalu.&lt;br /&gt;Pada tahun 1927, dua tahun setelah Scopes Trial itu, seluruh kerangka tulang dari mana gigi itu tercabut ditemukan. Kemudian itu menyingkapkan rahasia gigi itu, yang di atasnya Manusia Nebraska didasarkan, yang pada kenyataannya adalah fosil seekor babi! Itu adalah gigi seekor babi! Itu adalah jenis babi yang telah punah di Amerika Serikat, namun dulu pernah ditemukan di seluruh kontinen ini dalam jumlah besar.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Itulah orang-orang yang mentertawakan William Jennings Bryan! Itulah orang-orang yang menghubungkan seluruh ras manusia dari sebuah gigi babi! Itulah orang-orang yang bahkan menanggalkan umur ras manusia itu sekitar satu juta tahun, berdasarkan bukti dari satu gigi seekor babi! Manusia Nebraska. Itu adalah salah satu dari omong kosong ilmu anthropologi.&lt;br /&gt;Saintifik tersohor kemudian menemukan apa yang disebut dengan Southwest Colorado Man. Itu telah terbongkar bahwa “penemuan” baru itu didasarkan pada penemuan gigi seekor kuda.&lt;br /&gt;“Berikan kami sebuah gigi,” seru para ahli, “dan kami akan menciptakan seluruh fosil ras manusia.”&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;MANUSIA-KERA DARI JAWA&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Selanjutnya kita sampai pada anthropoid (kera tidak berekor yang menyerupai manusia) yang paling terkenal yang diduga sebagai nenek moyang kita – Manusia-Kera dari Jawa (Java Ape-Man), Pithecanthropus Erectus. Anthropus – kata bahasa Yunani yang berarti manusia. Erectus – berdiri tegak. Jadi, “Pithecanthropus Erectus” – manusia-kera yang berdiri tegak, berdiri tegak. Manusia-Kera dari Jawa (Pithecanthropus Erectus) adalah yang paling terkenal dari semua “penemuan” anthropologikal ini.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Pada tahun 1891, Dr. Eugene Dubois, seorang penganut evolusi yang sangat bersemangat, seorang dokter di Angkatan Perang Belanda yang ditempatkan di Jawa, di Jawa Tengah ia menemukan potongan-potongan kecil dari bagian atas tengkorak kepala, potongan-potongan fosil tulang paha, dan beberapa gigi geraham. Fosil-fosil itu tidak ditemukan di tempat yang sama pada waktu yang sama. Fosil-fosil itu ditemukan di sungai kuno bercampur dengan banyak peninggalan dan fosil tulang-tulang binatang yang telah punah. Para ahli evolusi berkata bahwa mahkluk itu hidup tujuh ratus lima puluh ribu tahun yang lalu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Dr. F. Stuart Chapin, dalam bukunya, Social Evolution (Century Company, 1913) berkata, “Itu adalah suatu keberuntungan dimana kebanyakan dari bagian kerangka manusia yang berbeda seharusnya masih terpelihara, karena dari spesiesmen ini, kita dapat merekonstruksi seluruh keberadaannya. Manusia ini berdiri di persimpangan antara anthropoid [seekor kera tak berekor yang menyerupai manusia] dan manusia sekarang.” Dalam bahasa yang umum, Dr. Chapin menyebut “Manusia-Kera dari Jawa” adalah mata rantai yang hilang antara manusia dan kera, antara keberadaan manusia sekarang dan anthropoid.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Namun sejak dari semula para ilmuwan saling berselisih pendapat berhubungan dengan tulang-tulang ini. Beberapa orang berkata bahwa tulang-tulang itu berasal dari tulang manusia, beberapa berkata itu tulang kera (an ape), beberapa berkata itu tulang kera baboon (a baboon), dan beberapa berkata itu tulang monyet (a monkey). Seseorang yang berotoritas menulis, “Tidak lama setelah penemuan ini, dua puluh empat ilmuwan terkemuka mengadakan pertemuan di Eropa. Sepuluh orang berkata bahwa itu adalah tulang kera; tujuh orang berkata, itu tulang manusia; dan tujuh orang berkata tulang-tulang itu adalah mata rantai yang hilang.” &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Professor Virchow dari Berlin berkata, “Tidak ada bukti sama sekali bahwa tulang-tulang ini merupakan bagian-bagian dari satu mahkluk yang sama.” Bahkan H. G. Wells, sejarahwan yang sangat percaya tentang evolusi, mengakui bahwa tulang-tulang itu adalah tulang-tulang kera, atau kemungkinan besar adalah dua kera. Dan, akhirnya, Dr. Dubois sendiri, orang yang menemukan tulang-tulang itu dan mengidentifikasikan tulang-tulang itu sebagai tulang-tulang dari mata rantai yang hilang, membalikkan pendapatnya dan menyimpulkan bahwa tulang-tulang itu adalah tulang dari beberapa macam siamang [sejenis kera].&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Itu adalah dasar “Pithecanthropus Erectus” yang terkenal sampai ke seluruh dunia yang ditemukan di musium-musium dan buku-buku yang mengklaim menguraikan evolusi manusia.&lt;br /&gt;Segera setelah itu pencarian dimulai lagi untuk menemukan “Pithecanthropus” lainnya di Jawa. Artikel surat kabar yang menulis tentang “Pithecanthropus” yang kedua menulis demikian: “Tengkorak yang Masih Utuh dari Manusia Pra-Sejarah, Mata Rantai yang Hilang kini Ditemukan. Professor Heberlein, dari Netherlands Government Medical Service, telah menemukan tengkorak kepala yang masih utuh dari suatu mahkluk semacam kera yang diakui oleh beberapa orang dan oleh ilmu pengetahuan sebagai ‘mata rantai yang hilang,’ yaitu ‘Pithecanthropus Erectus.’ Penemuan Professor Heberlein, yang lengkap dan benar, harus ditahan di Dutch East India, sebagai barang peninggalan yang terlarang.”&lt;br /&gt;Namun apa hebatnya penemuan itu? Ternyata itu adalah tulang lutut dari jenis gajah yang telah punah – salah satu dari omong kosong ilmu anthropologi!&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;MANUSIA HEIDELBERG&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;“Manusia-Kera” yang terkenal lainnya yang telah dipamerkan di musium-musium dan gambar-gambar buku biologi adalah yang dikenal sebagai Heidelberg Man (Manusia Heidelberg). Ini disebut “manusia purba” yang dikonstruksi dari tulang rahang, yang ditemukan oleh Dr. Schoetensack di dekat daerah Heidelberg, Jerman. Pertama-tama dikatakan bahwa itu berumur tujuh ratus ribu tahun. Namun kemudian, mereka berkata bahwa itu hanya berumur tiga ratus tujuh puluh lima ribu tahun. Beberapa dugaan asal-asalan harus dilakukan. Siapapun boleh menduga sendiri-sendiri!&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Tulang rahang ini juga menyebabkan perpecahan di antara para ahli anthropologi. Beberapa berkata tulang itu adalah yang mata rantai yang menghubungkan antara manusia dan kera. Yang lain berkata bahwa tulang itu tidak berharga. Seorang ilmuwan berkata, “Tulang ini masih tidak menunjukkan penghubung mata rantai antara manusia dan kera anthropoid.” Ilmuwan yang lain berkata bahwa itu memiliki kesamaan dengan tengkorak kepala orang Eskimo modern. Ilmuwan yang lain berkata Anda dapat berjalan-jalan di sepanjang jalanan kota dan akan melihat orang-orang di manapun yang memiliki rahang yang bentuknya sama dengan “Heidelberg Man.”&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Semua itu, kemudian, adalah kreasi plester, pembentukan, dari sepotong tulang rahang, tubuh seperti kera, yang diciptakan oleh imajinasi belaka, dan ditempatkan di musium-musium, di mana itu dikatakan, “Ini membuktikan evolusi manusia.” Itu adalah omong kosong lainnya dari ilmu anthropologi – Heidelberg Man!&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;MANUSIA PILTDOWN&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;“Bukti” teori evolusi yang terkenal selanjutnya adalah “Piltdown Man” (“Manusia Piltdown”). Pada tahun 1912, seorang ahli fosil amatir yang bernama Charles Dawson membawa beberapa tulang dan peralatan-peralatan primitif kepada Dr. Arthur Smith Woodward, seorang paleontolog terkenal di British Museum. Dawson berkata bahwa ia menemukan tulang-tulang itu di Piltdown, di bagian selatang Inggris. Ia membawa potongan-potongan rahang, dua gigi geraham, dan potongan tengkorak kepala. Tulang-tulang itu diumumkan oleh para ahli anthropologi kira-kira berumur satu juta tahun.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Sejumlah besar literatur saintifik telah menulis tentang “Piltdown Man” ini. Mereka membuat gambar-gambar plester dari keseluruhan tubuh dari penemuan-penemuan ini. Mereka membuat gambar model manusia itu untuk buku-buku biologi. Encyclopedia Britannica menyebutnya “Piltdown Man” penemuan penting kedua setelah “Pithecanthropus Erectus.” Dr. Henry Fairfield Osborn, ahli paleontologi Amerika yang terkenal dari American Museum of Natural History, berkata bahwa “Piltdown Man” adalah “tidak perlu dipertanyakan lagi sebagai manusia dari zaman Upper Pilocene dan menunjukkan umur geologikal yang lebih besar dari pada Pithecanthropus, Manusia-Kera dari Trinil (Trinal Ape-Man).”&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Kemudian lelucon ini tersingkap: Pada bulan Oktober 1956 Reader’s Digest meringkaskan artikel dari Popular Science Monthly, yang berjudul “The Great Piltdown Hoax” (Omong Kosong Piltdown Tersohor). Akhirnya ditemukan bahwa tulang rahang itu adalah milik seekor kera yang telah mati hanya sekitar lima puluh tahun sebelum ditemukan. Gigi itulah yang telah membuat perbedaan bentuk aslinya, dan kedua gigi dan tengkorak kepala itu ternyata diberi warna palsu dengan bikhromat kalium karbonat (bichromate of potash) agar terlihat berasal dari zaman purba! Dari penemuan itu mereka menciptakan “Piltdown Man” dan menempatkannya di British Museum dan memasukkan gambarnya dalam buku-buku yang anak-anak pelajari selama beberapa generasi. Dan itu adalah penipuan yang diciptakan yang digunakan untuk melawan Bryan di Scopes Trial. Itu adalah satu lagi sebuah omong kosong dari ilmu anthropologi!&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Sekarang, sahabat-sahabat muda, itu adalah versi penyederhanaan dari khotbah Dr. W. A. Criswell yang terkenal yang berjudul “Omong Kosong Ilmu Anthropologi.” Dr. Criswell adalah pendeta yang sangat terkenal, dan sarjana yang agung, yang memperoleh Ph.D. di bidang Bahasa Yunani Perjanjian Baru dari Southern Baptist Theological Seminary di Louisville, Kentucky. Saya begitu gembira karena Dr. Criswell membuat informasi ini tersedia untuk kita hari ini. Saya telah mempersingkat khotbahnya ini, dan menyusun kembali lebih ringkas, agar mudah untuk dipahami oleh generasi Anda.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Pertanyaan yang masuk ke dalam pikiran adalah ini – mengapa para ilmuwan ini membuat penipuan seperti itu? Saya percaya bahwa jawabannya sederhana saja. Mereka memilih omong kosong ini karena tidak ada bukti yang riil untuk evolusi manusia dari bentuk yang lebih sederhana! Oleh sebab itu, tanpa bertanya, kita berdiri teguh mempercayai firman dalam Kitab Kejadian ini,&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;“Maka Allah menciptakan manusia” (Kejadian 1:27).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Tidak ada evolusi apapun! Kitab Kejadian tidak mengatakan apapun tentang type evolusi, entah itu evolusi theistik atau entah apa itu namanya – hanya ada pernyataan yang jelas dan sederhana yang diberikan kepada kita dalam Kitab Suci:&lt;br /&gt;“Maka Allah menciptakan manusia” (Kejadian 1:27).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Namun manusia telah jatuh oleh dosa dan menjadi rusak, terpisah dari Allah, dalam kondisi manusia hari ini. Dosa telah begitu merusak dan menurunkan umat manusia sehingga Allah mengutus Yesus – untuk mati di kayu Salib, untuk membayar penghukuman atas pelanggaran-pelanggaran kita – untuk memugar kembali manusia yang telah terhilang kepada kebenaran dan kesempurnaan aslinya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Kristus telah bangkit. Ia sekarang hidup dan duduk di sebelah kanan Allah di Sorga. Datanglah kepada Dia melalui iman dan dosamu akan disucikan oleh Darah-Nya, dan jiwamu akan “dilahirkan-kembali” oleh hidup-Nya dari antara orang mati! (Yohanes 3:3, 7). Datanglah kepada Kristus. Datanglah kepada Dia hanya melalui iman, dan Anda akan diselamatkan untuk selama-lamanya dan selama-lamanya. &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-2307005423876903739?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/2307005423876903739'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/2307005423876903739'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2008/12/kepalsuan-evolusi-manusia-dr-r-l-hymers.html' title='KEPALSUAN EVOLUSI MANUSIA - Dr. R. L. Hymers'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/ST9DedF5GdI/AAAAAAAAAtQ/tyCTFJZd_J4/s72-c/8c32094064d2f886.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-7150368798046982064</id><published>2008-11-08T15:20:00.004+08:00</published><updated>2008-11-08T15:46:23.670+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='RENUNGAN'/><title type='text'>1.  Orang yang tidak menyadari bahwa dosanya adalah kejahatan terbesar yang patut dimurkai Tuhan, bukanlah orang yang benar-benar bertobat.</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SRVDwIkARHI/AAAAAAAAArg/oVoF-2tlBsQ/s1600-h/36908561.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5266189833490941042" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 145px; CURSOR: hand; HEIGHT: 127px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SRVDwIkARHI/AAAAAAAAArg/oVoF-2tlBsQ/s400/36908561.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;em&gt;Renungan UJIAN PERTOBATAN 1-10 by Dr. Eddy&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang tidak pernah merasa bahwa dosa-dosanya harus diampuni oleh Kristus bukanlah orang yang telah sungguh-sungguh bertobat. Dr. R.L. Hymers, Jr., dalam khotbah yang disampaikan di di Baptist Tabernacle of Los Angeles Kebaktian Minggu Malam, pada tanggal 23 Maret 2003 dengan tema, “Why Believing in the KJV is Not Enough?” berkata;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak yakin dengan apa yang seseorang katakan tentang apa yang disebut mempertahankan iman – jika ia mencuri uang untuk proyek pelayanannya, ia bukan orang Kristen yang baik – entah ia percaya KJV atau tidak! Ada “pembela” KJV yang berpikir adalah rohani mempertunjukkan perbuatan-perbuatan kedagingan – seperti yang tertulis dalam Galatia 5:19-21. Omong kosong!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Engkau tidak dapat berpura-pura memiliki buah Roh (Galatia 5:22-23). Sifat murah hati orang Kristen, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri dan sebagainya, hanya keluar dari hati yang benar-benar telah bertobat. Itulah “buah Roh.” Beberapa orang yang mengganggap ini sepele, menunjukkan bahwa mereka tidak memiliki buah Roh dalam hati mereka. Selanjutnya, mereka berpikir bahwa perbuatan daging adalah buah Roh! Mereka tidak dapat membedakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang Kristen, bahkan yang berani mengatakan dirinya telah diselamatkan, namun dalam hidupnya tidak pernah menunjukkan buah-buah pertobatannya. Mereka pergi ke gereja hanya sebagai rutinitas dan tidak mempedulikan apakah mereka sudah mengalami pengampunan melalui pertobatan sejati atau belum. Mereka menganggap sepele perlunya pertobatan yang sejati. Saya percaya orang semacam ini bukanlah orang yang telah sungguh bertobat.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-7150368798046982064?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/7150368798046982064'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/7150368798046982064'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2008/11/1-orang-yang-tidak-menyadari-bahwa.html' title='1.  Orang yang tidak menyadari bahwa dosanya adalah kejahatan terbesar yang patut dimurkai Tuhan, bukanlah orang yang benar-benar bertobat.'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SRVDwIkARHI/AAAAAAAAArg/oVoF-2tlBsQ/s72-c/36908561.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-2335737622507388799</id><published>2008-11-08T15:18:00.003+08:00</published><updated>2008-11-08T15:47:05.792+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='RENUNGAN'/><title type='text'>2.  Orang yang tidak menghargai kasih karunia sebagai sesuatu yang agung bukanlah orang yang telah mengalami pertobatan.</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SRVD7QqISTI/AAAAAAAAAro/hfVnjcbaA7k/s1600-h/147950894.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5266190024642677042" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 145px; CURSOR: hand; HEIGHT: 141px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SRVD7QqISTI/AAAAAAAAAro/hfVnjcbaA7k/s400/147950894.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Kasih karunia adalah pemberian cuma-cuma. Inilah keselamatan di dalam Kristus. Diberikan secara cuma-cuma bukan karena barang murahan yang tidak ada harganya. Seringkali orang berpikir kalau membeli sesuatu dengan harga yang murah atau dengan discount 20 % atau 50 % adalah barang murahan. Begitu juga karena mereka melihat bahwa kasih karunia ini diberikan dengan cuma-cuma atau discount 100 %, maka mereka menganggap murah kasih karunia Allah. Namun saya mau menegaskan kepada Anda, kasih karunia Allah bukan barang murahan seperti yang Anda pikirkan, namun ini adalah sesuatu yang tidak ternilai harganya. Diberikan dengan cuma-cuma karena tidak seorangpun dapat membelinya walaupun diberi discount 99 %. Orang yang memandang kasih karunia keselamatan dalam Kristus sebagai sesuatu yang murahan dan tidak menghargainya dan bahkan berpikir bahwa mereka harus melakukan dengan kekuatannya sendiri untuk beroleh selamat bukanlah orang yang benar-benar bertobat (Ef. 2:8-9).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada orang Kristen yang bahkan berpikir karena dirinya sudah diselamatkan, sudah dimerdekakan oleh Kristus, maka mereka bebas untuk melakukan dosa, sebab dosanya yang dulu, sekarang, bahkan yang akan datang sudah ditebus oleh Tuhan. Namun Firman Tuhan berkata, “Saudara-saudara, memang kamu telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain oleh kasih.” (Galatia 5:13). Kemerdekaan dalam Kristus adalah kemerdekaan dari dosa. Artinya kalau Anda telah dimerdekakan dari perbudakan dosa, berarti Anda akan bebas dari perbuatan dosa atau bebas untuk tidak berbuat dosa dan bukan justru bebas berbuat dosa. Jika Anda berpikir bahwa arti kemerdekaan berarti bebas berbuat dosa, maka Anda bukanlah orang yang sungguh-sungguh merdeka. Anda bukanlah orang yang sungguh-sungguh bertobat, karena Anda tidak menganggap agung kasih karunia Allah di dalam Kristus.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-2335737622507388799?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/2335737622507388799'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/2335737622507388799'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2008/11/2-orang-yang-tidak-menghargai-kasih.html' title='2.  Orang yang tidak menghargai kasih karunia sebagai sesuatu yang agung bukanlah orang yang telah mengalami pertobatan.'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SRVD7QqISTI/AAAAAAAAAro/hfVnjcbaA7k/s72-c/147950894.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-6693730114339283496</id><published>2008-11-08T15:16:00.003+08:00</published><updated>2008-11-08T15:47:40.061+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='RENUNGAN'/><title type='text'>3.  Orang yang tidak pernah memiliki hati dan pengharapan untuk sorga, bukanlah orang yang sungguh-sungguh bertobat.</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SRVEE-xn5SI/AAAAAAAAArw/0oBoxGskub0/s1600-h/336163945.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5266190191640962338" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 145px; CURSOR: hand; HEIGHT: 108px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SRVEE-xn5SI/AAAAAAAAArw/0oBoxGskub0/s400/336163945.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Keselamatan seharusnya menjadi sumber sukacita yang besar bagi orang yang telah sungguh-sungguh bertobat. Sorga adalah tempat yang selalu diharapkan oleh orang yang sungguh-sungguh bertobat. Alangkah mengherankan jika ada orang yang mengaku sudah diselamatkan, namun dalam pikirannya hidup di dunia lebih enak dari pada di sorga. Orang-orang demikian biasanya lebih memikirkan kehidupannya di dunia ini daripada pengharapannya akan sorga. Orang yang demikian bukanlah orang yang sungguh-sungguh bertobat.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-6693730114339283496?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/6693730114339283496'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/6693730114339283496'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2008/11/2-orang-yang-tidak-pernah-memiliki-hati.html' title='3.  Orang yang tidak pernah memiliki hati dan pengharapan untuk sorga, bukanlah orang yang sungguh-sungguh bertobat.'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SRVEE-xn5SI/AAAAAAAAArw/0oBoxGskub0/s72-c/336163945.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-445422752698934478</id><published>2008-11-08T15:09:00.004+08:00</published><updated>2008-11-08T15:48:22.897+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='RENUNGAN'/><title type='text'>4.  Orang yang tidak pernah merasa sedih melihat dosa dan tidak membenci dosa bukanlah orang yang telah sungguh-sungguh bertobat.</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SRVEPjZ9WFI/AAAAAAAAAr4/imOwrOKRdus/s1600-h/376850950.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5266190373272508498" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 145px; CURSOR: hand; HEIGHT: 137px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SRVEPjZ9WFI/AAAAAAAAAr4/imOwrOKRdus/s400/376850950.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Orang yang telah dimerdekan tidak akan sejahtera ketika ia jatuh ke dalam dosa. Ia akan segera bertobat. Bedanya orang yang sudah bertobat dan belum bertobat adalah jika orang yang sudah bertobat jatuh ke dalam dosa, ia akan segera sadar dan bertobat dan mengalami pengampunan. Ia tidak sejahtera untuk tinggal lebih lama lagi dalam kehidupannya yang berdosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun orang yang belum sungguh-sungguh bertobat, tatkala ia jatuh dalam dosa, ia bukannya segera sadar dan berbalik kepada Allah, namun justru menyelam makin dalam tanpa perlu untuk bertobat dan menerima pengampunan. Ia menikmati kehidupan dalam dosa. Jika Anda tidak merasa sedih dan menderita ketika melihat dosa dan membenci dosa, apalagi dosa yang Anda lakukan, Anda bukanlah orang yang sungguh-sungguh bertobat.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-445422752698934478?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/445422752698934478'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/445422752698934478'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2008/11/3-orang-yang-tidak-pernah-merasa-sedih.html' title='4.  Orang yang tidak pernah merasa sedih melihat dosa dan tidak membenci dosa bukanlah orang yang telah sungguh-sungguh bertobat.'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SRVEPjZ9WFI/AAAAAAAAAr4/imOwrOKRdus/s72-c/376850950.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-4413502284478698956</id><published>2008-11-08T15:03:00.006+08:00</published><updated>2008-11-08T15:49:09.295+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='RENUNGAN'/><title type='text'>5.  Orang yang tidak memiliki hati yang sungguh-sungguh untuk mengemban tugas suci dari Tuhan, bukanlah orang yang telah bertobat.</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SRVEaLL8CfI/AAAAAAAAAsA/z3nQeyvP8Kc/s1600-h/497019505.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5266190555749812722" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 143px; CURSOR: hand; HEIGHT: 145px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SRVEaLL8CfI/AAAAAAAAAsA/z3nQeyvP8Kc/s400/497019505.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah dating.” (II Korintus 5:17)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata ciptaan baru di sini dalam bahasa aslinya adalah ‘ktisis’ yang berarti ‘creation’ atau sejajar dengan kata ‘bara’ dalam bahasa Ibrani P.L. yang berarti ex nihillo, ‘dari tidak ada menjadi ada’. Paulus ingin menjelaskan bahwa arti ‘ciptaan baru’ adalah ciptaan yang benar-benar baru bukan ciptaan baru yang dibangun di atas manusia lama, karena manusia lama telah mati dalam kematian Kristus ketika kita percaya. Oleh sebab itu, jika Anda adalah ciptaan baru, orang yang telah sungguh-sungguh bertobat, Anda tidak akan sejahtera hidup dalam dosa. Kehidupan dosa adalah karakter dan esensi manusia lama, bukan manusia baru. Oleh sebab itu, orang yang tidak menjaga kekudusan dan menuruti Firman Tuhan, bukanlah ciptaan baru. Ia bukanlah orang yang telah sungguh-sungguh bertobat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu ciri yang nyata bagi orang yang telah diselamatkan adalah ingin agar orang lain juga diselamatkan. Jika Anda tidak memiliki kerinduan hati agar orang lain diselamatkan, saya ragu apakah Anda benar-benar telah bertobat. John Newton sebelum bertobat adalah seorang penjahat. Ia adalah seorang pedagang budak. Namun setelah bertemu dengan Yesus, ia mengalami perubahan yang luar biasa. Ia menjadi ‘ciptaan baru’. Ia meninggalkan pekerjaannya dan menyerahkan diri untuk melayani Tuhan, menjadi hamba Tuhan. Ia menggembalakan jemaat di sebuah kota kecil. Pertobatannya menuntunnya kepada suatu perubahan hidup yang luar biasa. Menjauhi dosa dan melayani Tuhan dengan semangat dan kerinduannya agar setiap orang boleh memperoleh kasih karunia keselamatan yang begitu besar terlukis dari lagu yang diciptakannya yang telah memberkati banyak orang di seluruh dunia, yaitu Amazing Grace! How Sweet the Sound yang digubahnya pada tahun 1779.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangat besar anugerahNya, yang t’lah kualami!&lt;br /&gt;Sesat Aku dulu kala, S’lamatlah ku kini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh anugerah hilanglah, segala takutku&lt;br /&gt;Betapa indah anugerah, memb’ri berkat restu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sering bahaya dan jerat, mengancam hidupku&lt;br /&gt;Oleh anugerah ku s’lamat, ke sorga ku tuju&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di rumah Bapa yang baka, T’rang bagai sang surya&lt;br /&gt;Sejuta tahun ku di sana, tak habis ku puja!(Amazing Grace, terjemahan LLB Sangat Besar Anug’rahNya)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-4413502284478698956?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/4413502284478698956'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/4413502284478698956'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2008/11/4-orang-yang-tidak-memiliki-hati-yang.html' title='5.  Orang yang tidak memiliki hati yang sungguh-sungguh untuk mengemban tugas suci dari Tuhan, bukanlah orang yang telah bertobat.'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SRVEaLL8CfI/AAAAAAAAAsA/z3nQeyvP8Kc/s72-c/497019505.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-2677562410421878192</id><published>2008-11-08T14:59:00.004+08:00</published><updated>2008-11-08T15:49:44.744+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='RENUNGAN'/><title type='text'>6.  Orang yang mengasihi apa yang ia miliki di dunia ini lebih dari kasihnya kepada Kristus bukanlah orang yang sungguh-sungguh bertobat.</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SRVEkM2sfMI/AAAAAAAAAsI/qjnb3bCUH74/s1600-h/511673034.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5266190727996275906" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 145px; CURSOR: hand; HEIGHT: 126px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SRVEkM2sfMI/AAAAAAAAAsI/qjnb3bCUH74/s400/511673034.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Kata Yesus kepadanya: “Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, jualah segala milikimu dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah kemari dan ikutlah Aku.” Ketika orang muda itu mendengar perkataan itu, pergilah ia dengan sedih, sebab banyak hartanya. Yesus berkata kepada murid-muridNya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sukar sekali bagi orang kaya untuk masuk ke dalam kerajaan sorga.” (Matius 19:21-23)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang muda yang kaya ini tidak dapat masuk sorga bukan oleh karena ia kaya dan juga bukan oleh karena ia tidak mau menjual hartanya dan membagikan kepada orang-orang miskin. Ia tidak dapat masuk sorga karena ketika diperhadapkan pada pilihan, antara mengikut Yesus atau mempertahankan hartanya, ia memilih untuk mempertahankan harta miliknya. Orang yang lebih mengasihi apa yang ia miliki di dunia ini lebih daripada kasihnya kepada Kristus, ia bukanlah orang yang telah sungguh-sungguh bertobat dan tidak akan dapat masuk ke dalam kerajaan Sorga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sini saya tidak bermaksud supaya Anda semua menjual seluruh harta yang Anda sekalian miliki dan memberikannya kepada gereja atau kepada orang-orang miskin untuk menunjukkan bahwa Anda telah bertobat – walaupun jika Anda lakukan itu baik – namun di sini saya mau menegaskan, jika Anda diperhadapkan pada pilihan untuk memilh harta dunia atau memilih Kristus, apakah Anda dapat melepaskan harta dunia dan memilih mengikut Kristus? Jika Anda lebih memilih harta dunia, maka Anda sama seperti orang muda yang kaya dalam Matius 19:16-26, Anda belum sungguh-sungguh bertobat. Anda tidak layak untuk masuk ke dalam kerajaan Sorga, lebih sulit dari “seekor unta masuk lobang jarum” (Matius 19:24).&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-2677562410421878192?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/2677562410421878192'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/2677562410421878192'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2008/11/5-orang-yang-mengasihi-apa-yang-ia.html' title='6.  Orang yang mengasihi apa yang ia miliki di dunia ini lebih dari kasihnya kepada Kristus bukanlah orang yang sungguh-sungguh bertobat.'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SRVEkM2sfMI/AAAAAAAAAsI/qjnb3bCUH74/s72-c/511673034.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-2671265407916216740</id><published>2008-11-08T14:56:00.002+08:00</published><updated>2008-11-08T15:50:25.731+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='RENUNGAN'/><title type='text'>7. Apakah Anda telah mangalami perubahan pikiran (change of mind).</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SRVEuBbEl0I/AAAAAAAAAsQ/d54bTdehr18/s1600-h/631468593.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5266190896726316866" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 145px; CURSOR: hand; HEIGHT: 108px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SRVEuBbEl0I/AAAAAAAAAsQ/d54bTdehr18/s400/631468593.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Ketika seseorang mengalami pertobatan, maka mata dan pikirannya terbuka untuk memahami kebenaran. Orang yang belum sungguh-sungguh bertobat akan meragukan kebenaran Injil Kristus yang menyelamatkan. Mungkin mereka pernah mendengar, namun tidak mengerti, karena hatinya telah dibutakan oleh Iblis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alkitab berkata,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jika Injil yang kami beritakan masih tertutup juga, maka ia tertutup untuk mereka, yang akan binasa, yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah.” (II Korintus 4:3-4)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang belum sungguh-sungguh bertobat tidak memiliki perhatian yang serius terhadap kebenaran Injil. Yang menjadi perhatian utama dalam hidupnya adalah hal-hal duniawi. Mereka tidak merasa perlu serius mendengarkan khotbah atau membaca Alkitab, karena itu bukanlah yang utama dalam hidup mereka. Namun jika Anda sungguh-sungguh bertobat ada perubahan pikiran dalam diri Anda, yang mana jika dulu Anda tidak menggap khotbah atau firman Tuhan sebagai hal yang harus menjadi perhatian utama dan serius Anda, namun sekarang, setelah bertobat, Anda lebih serius memperhatikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perubahan pikiran juga berarti bahwa Anda bertobat atau berbalik dari ketidakpercayaan kepada iman yang sejati. Sebelum bertobat Anda adalah seorang peragu. Anda ragu terhadap janji-janji Tuhan, ragu terhadap Firman Tuhan, bahkan ragu terhadap keselamatan Anda sendiri. Namun setelah bertobat seharusnya Anda tidak ragu lagi akan semua itu. Anda hidup penuh dengan iman yang sejati kepada Allah dan Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamat kita. Sebelum bertobat Anda tidak merasa penting untuk menilai apakah pengajaran di gereja Anda selama ini benar atau salah. Namun jika Anda benar-benar bertobat, maka ada suatu perubahan pikiran. Anda akan berusaha mencari kebenaran dan bahkan berani menasehati, menegur, bahkan meninggalkan pengajar yang mengajarkan hal yang salah. Atau yang lebih baik mengajak diskusi pengajar Anda untuk bersama-sama kembali kepada kebenaran Alkitab.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-2671265407916216740?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/2671265407916216740'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/2671265407916216740'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2008/11/6-apakah-anda-telah-mangalami-perubahan.html' title='7. Apakah Anda telah mangalami perubahan pikiran (change of mind).'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SRVEuBbEl0I/AAAAAAAAAsQ/d54bTdehr18/s72-c/631468593.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-3818798530301238062</id><published>2008-11-08T14:54:00.002+08:00</published><updated>2008-11-08T15:51:08.505+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='RENUNGAN'/><title type='text'>8.  Apakah Anda telah mengalami perubahan hati (change of hearts).</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SRVE42HMjhI/AAAAAAAAAsY/1WuGXlFBT0I/s1600-h/706666055.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5266191082668723730" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 145px; CURSOR: hand; HEIGHT: 134px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SRVE42HMjhI/AAAAAAAAAsY/1WuGXlFBT0I/s400/706666055.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Perubahan pikiran yang saya maksud di atas sama dengan perubahan perasaan (feeling). Dan perubahan hati (change of hearts) yang saya maksudkan di sini adalah perubahan kehendak (will). Perubahan pikiran mempersiapkan Anda untuk mengambil keputusan atau berkehendak (will). Ketika Anda bertobat, Anda bukan hanya sekedar tahu dan berpikir (change of mind) harus memiliki dan memanifestasikan kasih Kristus, namun Anda juga harus memiliki kerinduan yang dalam untuk melakukan itu (change of hearts).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika seseorang diselamatkan Tuhan memberikan hati yang baru dan bahkan Yesus sendiri diam atau tinggal dalam hatinya. Seringkali orang Kristen salah berdoa kepada Tuhan. Misalnya ada orang Kristen yang berdoa, “Tuhan berikanlah kasihMu kepadaku!” Doa demikian menurut saya adalah doa yang salah. Dan saya percaya Tuhan akan menjawab doa Anda demikian, “AnakKu, jika engkau meminta kasihKu kepada Ku, Aku tidak dapat memberikan kepadamu, karena Aku tidak memiliki kasih.” Saudaraku! “God has not love” tetapi “God is love”. Allah tidak memiliki kasih, tetapi Dia adalah kasih. Jika Anda mau memiliki kasih, mintalah Yesus tinggal dalam hatimu, bertobat, maka Yesus yang adalah kasih itu menjadi sumber kasih, damai sejahtera yang terus mengalir dari hatimu ke dalam seluruh hidupmu yang tiada henti-hentinya. Inilah apa yang saya maksud dengan change of heart.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-3818798530301238062?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/3818798530301238062'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/3818798530301238062'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2008/11/8-apakah-anda-telah-mengalami-perubahan.html' title='8.  Apakah Anda telah mengalami perubahan hati (change of hearts).'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SRVE42HMjhI/AAAAAAAAAsY/1WuGXlFBT0I/s72-c/706666055.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-6478209368114748259</id><published>2008-11-08T14:52:00.002+08:00</published><updated>2008-11-08T15:52:55.837+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='RENUNGAN'/><title type='text'>9.  Apakah Anda telah mengalami perubahan hidup (change of life).</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SRVFDlcKMyI/AAAAAAAAAsg/z5PcBHWPnaE/s1600-h/762208272.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5266191267171808034" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 145px; CURSOR: hand; HEIGHT: 136px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SRVFDlcKMyI/AAAAAAAAAsg/z5PcBHWPnaE/s400/762208272.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Perubahan pikiran dan hati seringkali bersifat subyektif, karena tidak ada seorangpun yang dapat melihat dengan jelas isi hati dan pikiran seseorang. Ada pepatah, “Dalamnya lautan bisa diukur, namun siapa yang dapat mengukur dalamnya hati dan pikiran manusia?” Oleh sebab itu, bertobat bukan hanya berarti perubahan pikiran dan hati, tetapi juga perubahan hidup (change of life). Apa yang nampak dalam kehidupan sehari-hari dari orang yang telah bertobat seharusnya memancarkan apa yang ada di dalam hati dan pikirannya. &lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;Orang yang bisa beracting, pura-pura baik untuk dinilai orang sebagai orang yang telah bertobat saja belum tentu sudah benar-benar bertobat – seperti kemunafikan orang Farisi – apalagi yang dalam kehidupan sehari-harinya sama sekali tidak mencerminkan orang yang telah bertobat, mana mungkin memiliki hati yang sudah diubah, atau bertobat. Oleh sebab itu, Yesus berkata, “Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.”&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-6478209368114748259?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/6478209368114748259'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/6478209368114748259'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2008/11/9-apakah-anda-telah-mengalami-perubahan.html' title='9.  Apakah Anda telah mengalami perubahan hidup (change of life).'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SRVFDlcKMyI/AAAAAAAAAsg/z5PcBHWPnaE/s72-c/762208272.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-4631322817834648083</id><published>2008-11-08T14:43:00.004+08:00</published><updated>2008-11-08T15:53:47.556+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='RENUNGAN'/><title type='text'>10.  Apakah Anda mencari kebahagian sorgawi lebih dari pada kebahagiaan duniawi (change of affection).</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SRVFc562vfI/AAAAAAAAAso/5-k_b0en3Ko/s1600-h/3034547569.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5266191702165994994" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 150px; CURSOR: hand; HEIGHT: 136px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SRVFc562vfI/AAAAAAAAAso/5-k_b0en3Ko/s400/3034547569.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Tanpa saya perlu mendorong Anda untuk mengasihi diri sendiri, Anda sudah melakukannya. Karena omong kosong kalau ada orang yang mengatakan tidak mengasihi dirinya sendiri. Untuk apa Anda bekerja? Karena Anda ingin mendapat uang untuk hidup. Bukankah ini mengasihi diri sendiri. Ketika manusia belum bertobat, ia mengasihi dirinya sendiri dan kesenangan duniawi. Namun setelah bertobat kasihnya kepada dunia beralih kepada Kristus. Ia akan mengasihi Kristus lebih dari apapun yang dapat diperoleh atau dimiliki di dunia ini. Firman Tuhan berkata, “Carilah dahulu kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu” (Matius 6:33). Ia rela meninggalkan kesenangan dunia untuk melayani Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda sekarang sudah tahu betapa pentingnya pertobatan sejati itu. Anda sekarang dapat menyelidiki hati Anda, apakah Anda sudah sungguh-sungguh bertobat. Karena saya telah memberikan ciri-ciri yang membuktikan bahwa seseorang belum bertobat. Anda harus memiliki change of mind, change of heart, change of life dan change of affection. Sudahkan ini Anda miliki? Jika belum, belumlah terlambat jika Anda mengambil keputusan sekarang untuk bertobat dengan sungguh-sungguh. Ini adalah keputusan yang paling penting dalam sepanjang hidup Anda. Jangan mengambil resiko untuk tidak melakukan ini jika Anda tahu dan seharusnya sekarang sudah tahu bahwa Anda bisa menghindari resiko mengerikan ini. Jangan memperjudikan jiwa Anda, karena Anda tidak tahu kapan pintu pertobatan masih terbuka bagi Anda. Mungkin pintu pertobatan sudah ditutup besok dan jika demikian Anda telah mengambil resiko yang sudah pasti membawa Anda ke Neraka, jika hari ini Anda tidak mau bertobat.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-4631322817834648083?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/4631322817834648083'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/4631322817834648083'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2008/11/10-apakah-anda-mencari-kebahagian.html' title='10.  Apakah Anda mencari kebahagian sorgawi lebih dari pada kebahagiaan duniawi (change of affection).'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SRVFc562vfI/AAAAAAAAAso/5-k_b0en3Ko/s72-c/3034547569.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-3631936184635569851</id><published>2008-10-20T10:38:00.000+08:00</published><updated>2009-02-02T11:52:15.561+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PRESPEKTIF YR....'/><title type='text'>KEPASTIAN MASUK SORGA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SNcGMLfMzJI/AAAAAAAAAo0/BlSByfX8Yag/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5248670697035451538" style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SNcGMLfMzJI/AAAAAAAAAo0/BlSByfX8Yag/s320/images.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Terus terang saya katakan bahwa sebelum saya masuk Kristen, diri saya selalu diperhadapkan oleh pertanyaan yang timbul dalam hati saya: ‘Pastikah saya masuk sorga?’ Sebab tidak ada kepastian yang menjamin bahwa ‘pasti selamat’ dan bila mati kelak ‘Pasti masuk sorga’. Semua hanya mengira-ngira saja, bila berbuat ini dan beramal itu, maka kelak mudah-mudahan masuk sorga. Atau sorga itu, soal bagaimana nanti masuk sorga seperti dapat lotere saja! &lt;p align="justify"&gt;Namun dalam Kristen, Yesus menjamin dengan pasti!&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;“Supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa melainkan beroleh hidup kekal.” Yesus datang ke dunia menawarkan keselamatan yang pasti bagi manusia, sebab apa? Dia-lah Juru Selamat.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;(1) Juru Selamat&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Yesus Kristus, dari namaNya saja sudah menandakan DIa sebagai ‘Juru Selamat’ (Pelepas). Yesus dari bahasa Ibrani “Jusa”, Isa dari bahasa Arab ‘Ja’su’ berarti Pelepas atau Juru Selamat.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Sang Juru Selamat ini sudah dijanjikan sejak ketika manusia jatuh di dalam dosa. “Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya” (Kejadian) Benih perempuan yang menjadi musuh si ular adalah Yesus. Bahwa benih perempuan itulah yang akan mengalahkan Iblis dan menyelamatkan manusia dari dosa, dari hukuman Allah. Karena itu kelahiran Yesus ke dunia ini adalah kelahiran Sang Juru Selamat. “Hari ini telah lahir bagimu Juru Selamat, yaitu Kristus, Tuhan di kota Daud” (Lukas)&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Dan Juru Selamat ini telah dijanjikan ALlah sejak dahulu kala dan hanya Dialah yang dapat menyelamatkan!. “Aku, AKulah Tuhan dan tidak ada juruselamat selain dari padaKu”(Yesaya)&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;“Tetapi Aku adalah Tuhan, Allahmu sejak di tanah Mesir; engkau tidak mengenal Allah kecuali Aku, dan tidak ada juru selamat selain dari Aku.” (Hosea)&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Benar! hanya Tuhan saja yang datang menjadi Anak Manusia sebagai juru Selamat manusia. Sebab manusia sesama manusia tidak bisa menyelamatkan, bahkan justru sering terjadi sebaliknya, seperti kata pepatah mengatakan:’Homo Homini Lupus’ manusia yang saya akan menjadi serigala terhadap manusia lainnya.’ Karena itulah Yesus-lah Juru selamat dunia. “Kami percaya, tetapi bukan lagi karena apa yang kau katakan, sebab kami sendiri telah mendengar DIa dan kami tahu, bahwa DIalah benar-benar Juru Selamat dunia.” “Dan kami telah melihat dan bersaksi bahwa Bapa telah mengutus AnakNya menjadi Juru Selamat dunia.”&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Dan Yesus-lah Juru Selamat untuk semua manusia, inilah tawaranNya, tidak terbatas siapa saja yang mau percaya, dan juga Dia tidak memaksa. Kenapa saya begitu tertarik dan yakin pada Juru Selamat adalah Yesus, saya illustrasikan sebagai berikut: “Seandainya ada orang yang mengajak dan menawarkan saya pergi ke negeri Amerika Serikat. Orang yang mengajak ini secara pribadi tidak diragukan kejujuran nya dan kesetiaannya dan kebaikannya buat mengantar saya ke AS, namun sayang pengantar itu sendiri belum pernah ke Amerika. Tapi kalau Presiden AS Jimmy Carter menawarkan kepada saya untuk berkunjung ke Amerika. Saya pribadi akan memilih tawaran Presiden Jimmy Carter, sebab beliau orang Amerika, tahu seluk beluk Amerika, dan berkuasa di sana, jelas tidak akan kesasar lagi, pasti saya sampai di Amerika dengan pasti. Begitu juga ke sorga, saya menerima tawaran Yesus, dan pasti ke sorga! kenapa? Sebab Yesus datang dari sorga, Pemilik sorga, dengan sendirinya barang siapa menerima ajakanNya pasti sampai ke sorga!&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;(2) Keselamatan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Keselamatan yang ditawarkan Yesus Kristus adalah keselamatn yang pasti, sesuai dengan janjiNya. “AKulah Pintu; barangsiapa masuk melalui Aku (Yesus), ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar menemukan padang rumput.” “Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu.” Dan sekarang janjiNya itu ada pada firmanNya yang disebut Injil, dan Injil itu adalah berita keselamatan, Injil itu adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan, “Sebab aku (Paulus) mempunyai keyakinan yang kokok dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani.” Hanya Yesus-lah yang dapat menjamin memberikan keselamatan yang pasti. “Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusaia yang olehNya kita dapat diselamatkan.”&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Keselamatan yang pasti inilah membuat saya tertawan pada Yesus Kristus, dan saya seperti mendapat permata berlian yang tiada ternilai, sebab percumalah hidup di dunia ini senang, tanpa jaminan keselamatan yang pasti.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Dan setelah saya beroleh keselamatan yang pasti ini maka hidup saya mendapat ketenangan, kedamaian. Hilang semua kekuatiran dan kegelisahan saya yang dahulu, apakah saya pasti masuk sorga atau tidak. Tapi sekarang dengan segala jaminan yang diberikan oleh Yesus, maka saya pasti bersama-sama Dia di Sorga bila saya dipanggilNya kelak.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-3631936184635569851?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/3631936184635569851'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/3631936184635569851'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2008/09/kepastian-masuk-sorga.html' title='KEPASTIAN MASUK SORGA'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SNcGMLfMzJI/AAAAAAAAAo0/BlSByfX8Yag/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-1887492942182352721</id><published>2008-10-19T22:40:00.004+08:00</published><updated>2008-10-28T21:11:00.650+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PRESPEKTIF YR....'/><title type='text'>KELAHIRAN  BARU</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtJmhLgLYI/AAAAAAAAAqw/vWUvWu4Ft9w/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtJmhLgLYI/AAAAAAAAAqw/vWUvWu4Ft9w/s320/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5258877915975658882" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="postbody"&gt;&lt;br /&gt;Tentang ajaran mengenai "kelahiran baru", barulah dalam Injil saya    dapati pelajaran ini, sejak dulu belum pernah saya mendengar dan    ketahui. Rupanya ajaran tentang kelahiran baru, adalah kunci dari    kehidupan iman Kristen! Pantas saja! dahulu saya berkeinginan hidup    selalu suci, hidup dalam kebaikan, tapi nyatanya tidak dapat, disebabkan    tabiat dosa itu menguasai hidup saya. Tapi hidup dalam Kristus, kita    menjadi "hidup baru", karena kita harus dilahirkan kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; "Yesus menjawab, katanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika    seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Yuhan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Dilahirkan kembali, berarti dilahirkan oleh air dan Roh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; "Jawab Yesus "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak    dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Tuhan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Maksudnya adalah air baptisan dan pengurapan Roh Kudus!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Baptisan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Ialah sebagai materai, atau sebagai simbol bahwa seseorang sudah menjadi    kristen karena percaya kepada Tuhan, dalam Kristus. "jadikanlah semua    bangsa muridKu dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh    Kudus."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Air Baptisan itu hanya simbol saja, tapi baptisan itu sendiri berarti    menanggalkan cara hidup kita yang lama, mematikan "ego" atau "aku" kita    dan hidup yang baru di dalam Kristus, hidup di dalam penguasaan Roh    Kudus, karena itu baptisan bukan dengan air saja tapi dengan kuat kuasa    Roh Kudus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hidup di dalam Roh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Hidup yang lama adalah hidup di dalam kedagingan, "Perbuatan daging    telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu, penyembahan    berhala, sihir, perseturuan, perselisihan, irihati, amarah, kepentingan    diri sendiri, percideraaan, roh pemecah, kedengkian, kemabukan, pesta    pora dan sebagainya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Sedangkan hidup yang baru adalah hidup di dalam penguasaan Rohul Kudus,    dan hidup itu berbuahkan Roh yaitu, "Tetapi buah Roh ialah: Kasih,    sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,    kelemahlembutan, penguasaan diri: Tidak ada hukum yang menentang hal-hal    itu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; "Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging    dengan segala hawa nafsu dan keinginannya, jikalau kita hidup oleh Roh,    baiklah kita juga dipimpin oleh Roh."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Berarti yang menguasai hidup baru bukan lagi "ego" atau "aku"nya, tetapi    Roh Tuhan itu bertahta di dalam hati, di dalam seluruh kehidupan,    hidupnya sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Sehingga yang menguasai hidupnya bukan "aku"nya lagi, tapi Kristus, sebab    "aku"nya sudah turut disalibkan, mati, ketika Kristus disalibkan, dan    sekarang yang hidup adalah Kristus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; "supaya aku hidup untuk Tuhan. Aku telah disalibkan dengan Kristus;    namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan    Kristus yang hidup didalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di    dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Yesus yang telah    mengasihi aku dan menyerahkan dirinya untuk aku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Dan hidup baru, berarti ada perubahan di dalam Kristus, perubahan itu    ada yang sekaligus, dan ada yang bertahap, dan itu adalah pekerjaan Roh    Allah, misteri Ilahi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; "Karena itu matikanlah dalam dirimu segala sesuatu yang duniawi". "dan    telah mengenakan manusia baru yang terus menerus diperbaharui untuk    memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar Khaliknya".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; "Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami    semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke    sehari." Perkara kelahiran baru ini adalah perkara rohani, hendaknya    dengan mata rohani pula barulah kita dapat mengertinya, dan    berbahagialah orang-orang yang mata rohaninya dicelikkan oleh Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; "Tetapi manusia rohani menilai segala sesuatu, tetapi ia sendiri tidak    dinilai oleh orang lain. Sebab: "Siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan,    sehingga ia dapat menasihati Dia?" Tetapi kami memiliki pikiran    Kristus." &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-1887492942182352721?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/1887492942182352721'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/1887492942182352721'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2008/10/kelahiran-baru.html' title='KELAHIRAN  BARU'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtJmhLgLYI/AAAAAAAAAqw/vWUvWu4Ft9w/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-5631849232340248248</id><published>2008-09-19T10:24:00.005+08:00</published><updated>2008-09-19T10:40:25.371+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PRESPEKTIF YR....'/><title type='text'>PERTOBATAN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SNMQmjCs1SI/AAAAAAAAAoE/6C6D7RoikKY/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SNMQmjCs1SI/AAAAAAAAAoE/6C6D7RoikKY/s320/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5247556245244400930" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="postbody"&gt;Bertobat adalah bukan hanya kesediaan manusia, tapi juga karya Allah.    Jadi kesediaan manusia dan kehendak Allah harus berpadu menjadi satu.    Bertobat adalah ajakan Allah kepada kita.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  "Waktunya telah genap; Kerajaaan ALlah sudah dekat, bertobatlah dan    percayalah kepada Injil!".... dan tawaran Allah harus disambut oleh    manusia "Sebab itu, seperti yang dikatakan Roh Kudus: "Pada hari ini    jika kamu mendengar suaraNya, janganlah keraskan hatimu seperti dalam    kegeraman."&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sebab Allah datang buat orang-orang    berdosa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;"Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi orang berdosa,    supaya mereka bertobat." Saya merasa orang berdosa yang amat sangat,    hidup saya dulu penuh dengan kemunafikan, kenajisan dan kekotoran.    Biarpun orang memandang secara lahiriah saya beragama dengan baik, namun    hati saya busuk dan kotor, karena pengaruh dosa yang sudah melekat pada    manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya telah berulang kali, berusaha sekuat tenaga untuk hidup    berbuat baik, namun hati saya gelisah, tiada damai, karena itu saya    tertarik kepada Tuhan Yesus yang dapat menebus dosa saya dengan    pasti,seperti firmanNya.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  "Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti    salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih    seperti bulu domba."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah saya menerima Yesus dalam hati, dan    bertobat padaNya, maka hati saya ada damai, karena kepastian yang    sepasti-pastinya dosa saya diampuniNya, dan saya menjadi orang yang    berbahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Berbahagialah orang yang diampuni    pelanggaran-pelanggarannya dan ditutupi dosa-dosanya; berbahagialah    manusia yang kesalahannya tidak diperhitungkan Tuhan kepadanya." Itulah    saya merasa tertarik pada Yesus, yang begitu menjamin bahwa dosa saya    sudah dihapuskan dengan pasti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan saya merasa tidak ada lagi yang dapat    menjamin begitu pasti selain Dia ialah Yesus Kristus! &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-5631849232340248248?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/5631849232340248248'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/5631849232340248248'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2008/09/pertobatan.html' title='PERTOBATAN'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SNMQmjCs1SI/AAAAAAAAAoE/6C6D7RoikKY/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-6870645148241787038</id><published>2008-09-16T09:48:00.010+08:00</published><updated>2009-01-11T08:31:03.378+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PRESPEKTIF YR....'/><title type='text'>APA ITU DOSA ?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SM8TT7-cGKI/AAAAAAAAAn8/rXgfGWwZcM0/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;strong&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5246433324147939490" style="FLOAT: left; MARGIN: 0pt 10px 10px 0pt; CURSOR: pointer" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SM8TT7-cGKI/AAAAAAAAAn8/rXgfGWwZcM0/s400/images.jpg" border="0" /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;(A) Soal Dosa&lt;/strong&gt; &lt;p&gt;Dosa yang menyerang dan melekat pada manusia tanpa terkecuali, tiada satu manusiapun yang terluput dari dosa. Dan dosa dari dahulu sampai sekarang tetap sama... Apa itu dosa sehingga memberatkan manusia?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;(1) Asalnya Dosa&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sejak Adam dan Hawa jatuh dalam bujukan Iblis, maka manusia telah hilang segala kemulian Allah yang ada padanya. Adam dan Hawa jatuh di dalam dosa karena melanggar perintah Allah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Adapun ular ialah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh Tuhan ALlah. Ular itu berkta kepada perempuan itu:"Tentulah Allah berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buah nya bukan?..."&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"lalu sahut perempuan itu kepada ular itu:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Buah phon-pohonan dalam taman ini boleh kami makan, tetapi tentang buah pohon yang ada ditengah-tengah taman, Allah berfirman: Jangan kamu makan ataupun raba buah itu, nanti kamu mati" "Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: "Sekali-kali kamu tidak akan mati, tetapi ALlah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka dan kamu akan menjadi seperti Allah tahu tentang yang baik dan yang jahat."&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Perempuan itu melihat bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagi pula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia dan suaminya memakannya" "Maka itulah dosa manusia yang pertama dan akibatnya besar lagi hebat dan hukumannya segera datang. Sebab Adam dan Hawa telah memperoleh sifat-sifat yang suci dari Allah maka dosa itu datangnya dari luar mereka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Asalnya dari Iblis dengan perantaraan ular.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan Adam dan Hawa jatuh ke dalam dosa, maka segala sifat-sifat yang suci dari Allah itu telah hilang, karena itu mereka mendapatkan dirinya telanjang, setelah melanggar perintah Allah dengan memakan buah larangan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;(2) Dosa Warisan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Semua orang telah lahir di dalam dosa, maksudnya manusia itu cenderung atau mempunyai tabiat-tabiat dosa, atau karakter dosa, inilah maksud dosa warisan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dulu saya menyangka bahwa dosa warisan itu adalah dosa turunan dengan pengertian; dosa bapak kita, kitalah yang menanggungnya, atau dosa kita, anak kitalah yang menanggungnya. Bukan ini maksudnya dosa warisan! Maksud dosa warisan ialah kecenderungan manusia berbuat dosa atau pengaruh dosa itu telah mempengaruhi hidup manusia turun temurun, tabiat-tabiat dosa melekat pada manusai antara lain; menentang kepada Allah, berontak kepada segala perintah-perintahNya, itulah sifat-sifat manusia. Buktinya dosa bohong, sejak kecil tidak ada yang mengajari bohong, namun manusia sudah pandai berbohong. Siapakah manusia yang tidak pernah berbohong?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Itulah pengaruh dosa yang melekat pada manusia sejak Adam dan Hawa jatuh ke dalam dosa, dan pengaruh itu terus diwarisi oleh manusia turun temurun. Dan manusia tidak bisa keluar dari dosa ini dengan segala ikhtiar dan usahanya sendiri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Contohnya: orang yang jatuh ke dalam lumpur, makin dia berusaha sendiri, makin orang itu masuk lumpur lebih dalam, itulah sebabnya manusia yang berusaha sendiri, terkecuali ada orang lain yang menolongnya di luar lumpur itu, barulah dia dapat keluar dari dalam lumpur itu. Orang yang dapat menolong kita keluar dari lumpur dosa ialah satu-satunya, Yesus Kristus!&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Sebab semua orang telah berdosa!&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"TIdak ada yang benar, seorangpun tidak."&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Sesungguhnya, di bumi tidak ada orang yang saleh: yang berbuat baik dan tak pernah berbuat dosa!"&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;(3) Hakekat dosa&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Manusia harus menanggung segala kesalahaan-kesalahannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Sungguh, semua jiwa Aku punya! Baik jiwa ayah maupun jiwa anak Aku punya! Dan orang yang berbuat dosa, itu yang harus mati!" Karena itu manusia berusaha akan menghapus dosanya dengan berbagai cara, namun sia-sia, sebab pasti manusia itu jatuh lagi, jatuh lagi, dan tidak luput dari dosanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hakekat dosa terletak di dalam hati manusia, bila hatinya busuk, dia lebih berdosa dari apa yang bisa dilihat oleh manusia secar lahiriah. Dan saya sependapat juga dengan pengajaran Ki Agen Suryomentaram, bahwa segala sesuatu kebaikan atau kejahatan terletak pada hati manusia!&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hanya Yesus Kristus yang dapat menyucikan manusia dari segala dosanya!. "Dan darah Yesus, AnakNya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa" "Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa"&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebab itu manusia hidupnya tidak ada damai, disana-sini terjadi kekacauan karena dosa. Manusia berkeinginan berbuat baik namun tidak pernah terlaksana, disebabkan dorongan hawa nafsu lebih menguasainya. Keinginan daging lebih menguasai manusia, daripada keinginan Roh Kebenaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera." Sebab perbuatan dosa itulah keinginan daging, nafsu manusia yang melekat pada tabiat manusia. Keinginan daging, kata-kata Yunaninya Sarx, maksudnya keinginan hawa nafsu manusia yang tidak dapat dilepaskan oleh manusia itu! "Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu, penyembahan berhala, sihir, perseturuan, perselisihan, irihati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya." Itulah hakekat dosa yang tidak bisa dihindar oleh manusia, dan apa akibatnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;"Sebab upah dosa ialah maut"&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dosa inilah menjadi pemikiran dalam kehidupan manusia, yang ingin mencari kebenaran, dan ternyata hanya dalam Yesus saja ada jalan keluar dari lingkaran dosa!&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-6870645148241787038?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/6870645148241787038'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/6870645148241787038'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2008/09/pprespektif-dosa.html' title='APA ITU DOSA ?'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SM8TT7-cGKI/AAAAAAAAAn8/rXgfGWwZcM0/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-615909502664130252</id><published>2008-04-02T17:43:00.003+08:00</published><updated>2008-04-03T06:29:27.925+08:00</updated><title type='text'>MENGAPA SAYA HIDUP ?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/R_QIstfJZ1I/AAAAAAAAAi0/djFx8_4BJHs/s1600-h/1969535478.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/R_QIstfJZ1I/AAAAAAAAAi0/djFx8_4BJHs/s400/1969535478.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5184778635227785042" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;Sesungguhnya, Yeremia menanyakannya dalam Yeremia 20:18, “Mengapa gerangan aku keluar dari kandungan, melihat kesusahan dan kedukaan, sehingga hari-hariku habis berlalu dalam malu?”&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Mungkin ada saat-saat dalam hidup anda di mana anda merasa seperti itu juga. Apakah saya lahir hanya untuk mendapat setumpuk masalah? Apakah saya ditempatkan di bumi ini hanya untuk merasakan sakit hati, duka, dan stres? &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Arthur Ashley Brilliant berkata, “Hidupku adalah aktor yang luar biasa, tetapi saya sendiri tidak dapat memahami skenarionya.”&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Jack Hanley menulis, “Saya harap hidup bukan sebuah kelakar, karena saya tidak memahaminya.”&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Dr. Hugh Moorhead, seorang Ketua Jurusan Filosofi di Northeastern University, suatu kali menulis kepada 250 filsuf, ilmuwan, penulis dan intelektual terkenal di dunia dan menanyakan, “Apakah tujuan hidup?”&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kemudian ia menerbitkan semua jawaban mereka dalam sebuah buku. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Buku itu, cukup mematahkan semangat dan mengecewakan. Sebagian dari orang-orang ini menawarkan dugaan terbaik mereka. Beberapa mengakui mereka membuat suatu tujuan dalam hidup. Beberapa mengaku mereka tidak tahu apa tujuan hidup dan jika Dr. Moorhead tahu, mereka berharap ia dapat memberitahu mereka. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Carl Jung, psikiater terkenal berkata, “Saya tidak tahu arti dan tujuan hidup, tetapi nampaknya ia mempunyai suatu maksud.”&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Isaac Asimov menulis, “Sejauh yang dapat saya pahami, tidak ada tujuan.”&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Joseph Taylor menulis, “Saya tidak punya jawaban tentang arti hidup dan saya tidak ingin lagi mencari jawaban apapun.”&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Anda tahu, itu adalah pernyataan-pernyataan yang tragis, karena hidup tanpa tujuan bukanlah hidup yang layak untuk dijalani. Bukan kebetulan bahwa angka bunuh diri telah meningkat. Saat ini, ia merupakan pembunuh nomor dua dari para remaja di USA. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;Anda dapat mencoba pendekatan mistik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Pendekatan ini berkata, “Lihatlah ke dalam diri dan carilah tujuan anda di dalam dirimu.” Anda tahu jika itu benar-benar berhasil, kita semua akan tahu tujuan kita. Mungkin anda telah mencoba melihat ke dalam diri anda dan anda tidak menemukannya di situ. Diperlukan lebih dari sekadar melihat ke dalam diri untuk menemukan tujuan hidup. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Dikatakan Oprah Winfrey membawakan sesi tentang menemukan tujuan hidup, namun pada setiap rehat selama jam tayang, ia berkata, “Kembalilah bersama kami karena kami akan memberitahu anda tujuan anda.” Maka tiap saat kembali dan apakah ia mengatakannya? &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Tidak. Mereka bahkan tidak mendekati jawabannya. Mereka bahkan tidak menunjukkan upaya untuk itu.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bahkan, ketika tepuk tangan diberikan pada akhir acara. Oprah Winfrey memandang mereka dan berkata, “Dan ingat, anda harus mencari jawabannya sendiri.” &lt;span style=""&gt;&lt;/span&gt;Jadi, mencari ke dalam diri bukanlah jawabannya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Anda dapat mencoba pendekatan filosofis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;/span&gt;kelompok survivalist berkata, “Tujuan hidup hanyalah untuk tetap hidup.” Dengan kata lain, hiduplah selama mungkin.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Kelompok naturalis berkata, “Tujuan hidup hanyalah untuk meneruskan hidup.” Dengan kata lain, anda ada di sini hanya untuk alasan biologis. Artis rap, Ice T, menulis, “Satu-satunya alasan kita di sini adalah untuk mereproduksi. Hanya santai dan mereproduksi. Menjaga spesies ini tetap hidup.”&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Apakah itu motivasi anda dalam hidup ini? &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Kaum hedonis berkata, “Tujuan hidup adalah kenikmatan, menikmati kesenangan, pesta-pora.”&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Kelompok materialis berkata, “Hidup adalah tentang mendapatkan sesuatu.” Hidup anda diukur oleh barang-barang yang anda miliki. Anda tahu, masalahnya dengan pendekatan ini adalah, orang yang mati dengan mainan terbanyak, tetap mati. Jadi, ini bukanlah jawaban yang memuaskan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Anda dapat mencoba pendekatan BantuanDiri. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;/span&gt;Anda dapat pergi ke toko buku manapun dan mungkin menemukan ratusan buku, yang membahas tentang menemukan tujuan hidup. Mereka semua pada dasarnya sama. Mereka mengatakan hal yang sama, “Anda harus menciptakan tujuan anda.” Anda harus menciptakan tujuan anda sendiri dalam hidup. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Mereka semuanya memberikan pendekatan dasar yang sama, temukan impian anda, kejarlah sasaran anda, milikilah ambisi, impikan impian yang besar, tetapkan tujuan yang besar, percayalah anda dapat mencapainya, milikilah keyakinan, cari tahulah dalam hal apa anda baik, jangan pernah menyerah, dll. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Nah, ini semua adalah nasihat yang baik dan jika anda melakukannya, akan membuat anda sukses dalam hidup. Tetapi menjadi sukses dan mengetahui tujuan hidup anda tidaklah sama. Anda dapat sukses luar biasa dalam hidup tetapi tetap tidak pernah tahu, “Mengapa saya ada di sini?” Untuk apa Tuhan menempatkan saya di bumi? &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Anda lihat, tujuan hidup anda jauh lebih besar dari pada kepuasan pribadi anda. Itu jauh lebih besar dari pada kebahagiaan anda sendiri. Bahkan ketenangan jiwa anda sendiri. Anda diciptakan oleh Tuhan dan anda dibuat untuk Tuhan dan anda ditempatkan di sini untuk tujuanNya. Dan sampai anda memahami hal itu, hidup tidak mungkin dapat dipahami.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Baik, mengapa Tuhan menginginkan kita di sini? Mengapa kita hidup? Mengapa kita ada di planet ini? Apakah ada suatu alasan? Baik, Alkitab mengatakannya dalam Amsal 16.4, “Tuhan membuat segala sesuatu untuk tujuannya masing-masing.”&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Untuk tujuanNya. Tuhan tidak pernah membuat apapun tanpa tujuan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Tiap batu punya tujuan, tiap tanaman punya tujuan, tiap binatang punya tujuan dan jika anda hidup, anda punya tujuan. Jika anda ingin tahu apakah Tuhan masih punya tujuan bagi hidup anda, periksalah jantung anda. Jika ia masih berdetak, Tuhan masih mempunyai tujuan bagi anda di bumi. Sesungguhnya, Tuhan mempunyai lima tujuan bagi hidup anda di planet ini. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Namun saat ini, saya hanya ingin kita melihat motif Tuhan. Lihatlah ayat berikut ini, Efesus 1:4. ”Tuhan telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapanNya” . Saya ingin anda memahami ini: Tuhan berkata, Ia menciptakan anda untuk dikasihiNya. Tuhan adalah kasih dan Tuhan ingin menciptakan sesuatu untuk dikasihi, maka Ia menciptakan anda. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Sebenarnya Ia tidak memerlukan anda. Ia tidak kesepian. Tetapi ia membuat anda untuk dikasihiNya, ia tidak memerlukan anda. Ia menginginkan anda. Dan sebelum kita berbicara tentang yang lainnya, anda harus mengerti bahwa untuk inilah anda ada di bumi, untuk dikasihi Tuhan.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rick Warrant&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-615909502664130252?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/615909502664130252'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/615909502664130252'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2008/04/mengapa-saya-hidup.html' title='MENGAPA SAYA HIDUP ?'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/R_QIstfJZ1I/AAAAAAAAAi0/djFx8_4BJHs/s72-c/1969535478.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-4663053521361257723</id><published>2008-04-02T17:37:00.005+08:00</published><updated>2008-04-03T16:33:33.141+08:00</updated><title type='text'>APAKAH HIDUP SAYA BERERTI ?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/R_QHtdfJZzI/AAAAAAAAAik/2Hp4CLp6XZ8/s1600-h/414279016.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/R_QHtdfJZzI/AAAAAAAAAik/2Hp4CLp6XZ8/s400/414279016.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5184777548601059122" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Yesaya menanyakan hal ini dalam Yesaya 49:4a. Ia berkata, “Aku telah bersusah-susah dengan percuma, dan telah menghabiskan kekuatanku dengan sia-sia dan tak berguna.”&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Anda diciptakan untuk menjadi berarti dan jika anda tidak memiliki arti dan tujuan dalam hidup anda, dan jika anda tidak tahu mengapa Tuhan menempatkan anda di bumi ini, maka hidup anda tidak akan dapat dimengerti. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Selama Perang Dunia II, ada tawanan-tawanan di sebuah kamp konsentrasi Nazi di Hongaria yang mengolah kotoran manusia di sebuah pabrik. Sekutu datang, mengebom pabrik itu dan menghancurkannya. Maka para tawanan tidak punya sesuatu untuk dikerjakan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Tentara Nazi menyuruh para tawanan untuk mengangkut semua sisa-sisa pabrik itu dan memindahkannya ke tempat lain. Hari berikutnya, mereka disuruh mengangkut sisa-sisa itu dan memindahkan ke tempat semula. Hari berikutnya, mereka mengangkutnya dan mengembalikannya lagi dan hari demi hari mereka tidak punya arti, tidak punya tujuan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Hanya melakukan hal yang sama terus-menerus tanpa arti dan tujuan. Lalu sesuatu yang aneh mulai terjadi. Para tawanan mulai menjadi gila. Mereka mulai kehilangan keinginan untuk hidup karena tidak ada tujuan dan arti dalam pekerjaan mereka. Mereka hanya memindahkan bata-bata ke sana dan ke mari, ke sana dan ke mari. Banyak dari mereka melemparkan diri ke depan penjaga agar ditembak. Intinya, mencoba bunuh diri. Ingat, &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;anda dan saya diciptakan untuk suatu arti.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Anda akan menjalani hidup dengan satu dari tiga level berikut: Level pertama dan terendah disebut level Bertahan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sebenarnya, level bertahan adalah level di mana sebagian besar orang hidup saat ini. Mereka hanya ada pada modus bertahan. Mereka hampir tidak dapat melampaui lebih dari ini.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mereka hanya sekedar ada.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mereka tidak hidup. Mereka dikontrol oleh keadaan sekeliling mereka. Mereka menghabiskan waktu dan hidup mereka untuk berakhir minggu. Mereka hanya ada pada modus bertahan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Selangkah lebih maju, cara hidup yang lebih baik dibanding level bertahan adalah level Sukses. Mungkin, inilah tempat sebagian besar dari anda. Berdasarkan standar dunia, anda telah berhasil. Anda memiliki hidup yang nyaman dibandingkan dengan bagian dunia yang lain; anda sangat kaya dibandingkan dengan bagian dunia yang lain. Anda memiliki sesuatu, anda memiliki kebebasan, anda sehat dan anda punya martabat dan anda cukup sukses. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Tetapi saat ini ada banyak buku yang muncul yang berbunyi seperti ini, “Jika saya begitu sukses, mengapa saya tidak merasa puas?” Alasannya adalah, diperlukan lebih dari sukses dan status untuk merasa puas. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoBodyTextIndent" style="margin-left: 0cm;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Anda perlu untuk melangkah ke level hidup ketiga, yang saya sebut level Berarti. Bukan Bertahan, bukan Sukses, tetapi melangkahlah ke level Berarti. Bagaimana anda hidup pada level Berarti? Baiklah, anda sampai ke sana lewat tiga hal:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;1:&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Anda tahu arti hidup – itu membuat hidup anda Berarti.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;2:&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Anda tahu betapa anda berarti bagi Tuhan – itu membuat hidup anda Berarti.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;3:&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Anda tahu tujuan Tuhan bagi hidup anda dan hidup berdasarkan tujuan itu - itu membuat hidup anda Berarti.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Jika anda ingin tahu betapa anda berarti bagi Tuhan, lihatlah beberapa ayat berikut ini. Tuhan berkata, “Beginilah firman Tuhan yang menjadikan engkau, yang membentuk engkau sejak dari kandungan.” (Yesaya 44:2)&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tuhan mempedulikan anda bahkan dalam pikiranNya, Ia memikirkan anda. Ayat berikutnya berkata, ”mataMu melihat selagi aku bakal anak, dan dalam kitabMu semuanya tertulis, hari-hari yang akan dibentuk, sebelum ada satupun dari padanya.”&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Itulah betapa berartinya anda bagi Tuhan. Ia memberi begitu banyak perhatian pada hidup anda sehingga tiap detilnya dicatat dalam kitabNya, bahkan sebelum anda bernafas. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Apakah hidup anda berarti? Ya. Ia menciptakan anda. Ia menciptakan anda untuk dikasihiNya dan Alkitab berkata anda berarti. Ia melihat segala sesuatu dalam hidup anda, yang baik, yang tidak baik dan yang sedang-sedang. Anda berarti bagiNya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Apakah Tuhan mempermainkan kita? Apakah Tuhan sengaja ingin membingungkan kita? Apakah ia menahan kita dalam kegelapan sehingga kita tidak tahu mengapa kita di sini dan untuk apa kita di sini dan apa arti hidup kita? Itukah rencanaNya? &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Tidak, tidak sama sekali. Tuhan ingin anda tahu betapa anda berarti bagiNya. Tuhan ingin anda tahu arti hidup anda. Ia ingin anda mengetahui tujuanNya. Dan Ia telah banyak berbuat untuk menolong anda mengetahuinya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Tuhan punya rencana-rencana jangka panjang bagi anda. Lihatlah ayat berikut ini, “Rencana Tuhan tetap selama-lamanya; rancangan hatiNya turun-temurun.”&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Karena tujuan-tujuan Tuhan adalah kekal. Ketika kita berbicara tentang lima alasan Tuhan menempatkan anda di bumi, Ia hanya ingin anda berlatih di sini, apa yang akan anda lakukan selama-lamanya dalam kekekalan. Saya ulangi, di bumi, Tuhan ingin anda berlatih melakukan hal-hal yang akan anda lakukan selama-lamanya di surga. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Ini adalah tindakan pemanasan, ini adalah Tadika, ini adalah prasekolah, inilah tempat anda melakukan gladi resik. Tuhan berkata, “Aku punya rencana dan tujuan bagi hidupmu, yang tidak berakhir saat kematian.” &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Karena ketika anda meninggal, jantung anda akan berhenti dan itu adalah akhir dari tubuh anda, tetapi bukan akhir dari diri anda. Anda jauh melebihi dari sebuah tubuh. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Anda diciptakan untuk hidup kekal. Alkitab mengatakannya dalam Mazmur 33:11, “Rencana Tuhan tetap selama-lamanya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tuhan berkata, “Saya diciptakan untuk hidup kekal.”&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Saya diciptakan untuk dikasihi Tuhan dan saya diciptakan untuk hidup kekal. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Salah satu cara terbesar untuk menyia-nyiakan hidup anda adalah mengira bahwa ini adalah semuanya, di sini dan sekarang. Anda telah mendengar saya mengatakan sebelumnya, anda akan menghabiskan waktu jauh lebih banyak setelah kematian dari pada di dunia ini. Di dunia ini anda mungkin hidup 60, 70, 80 atau 90 tahun. Tetapi itu hanya setitik air dibandingkan dengan kekekalan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Anda diciptakan untuk kekekalan dan hidup adalah persiapan untuk kekekalan. Anda tidak akan menemukannya dalam buku bantuandiri, ini adalah kebenaran. Hidup adalah persiapan untuk kekekalan, Oh, tujuan Tuhan bagi anda adalah kekal. kekal. Inilah kunci dari arti hidup. Menyadari bahwa hidup adalah persiapan untuk kekekalan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Perhatikan 2 Korintus 5:1, “Jika kemah tempat kediaman kami di bumi ini dibongkar, Tuhan telah menyediakan suatu tempat kediaman yang kekal.”&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Anda ingin tahu betapa anda berarti bagi Tuhan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Baik, saya beri tahu anda, anda sangat berarti bagi Tuhan. Ia ingin anda tetap bersamaNya dalam kekekalan. Selama-lamanya, begitu berartinya anda bagi Tuhan. Ia ingin anda bersamaNya selamanya. Inilah yang &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;memberikan arti kehidupan. Lihatlah ayat ini, “Buanglah kebodohan maka kamu akan hidup, dan ikutilah jalan pengertian.” (Amsal 9:6)&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Jadi tentang pertanyaan keberadaan – mengapa saya hidup, Tuhan menjawabnya dengan berkata, “Aku menciptakanmu untuk mengasihimu, itu sebabnya engkau hidup.” Pertanyaan tentang arti – apakah hidup saya berarti? Tuhan berkata, ya, engkau berarti. Kau sangat berarti sehingga Aku ingin engkau hidup selamanya bersamaKu.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rick Warrant&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-4663053521361257723?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/4663053521361257723'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/4663053521361257723'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2008/04/apakah-hidup-saya-bererti.html' title='APAKAH HIDUP SAYA BERERTI ?'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/R_QHtdfJZzI/AAAAAAAAAik/2Hp4CLp6XZ8/s72-c/414279016.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-1627160288363634141</id><published>2008-04-02T16:43:00.003+08:00</published><updated>2008-04-03T06:33:45.037+08:00</updated><title type='text'>APA TUJUAN HIDUP SAYA ?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/R_QJstfJZ2I/AAAAAAAAAi8/pLfypnNXSDE/s1600-h/1916648486.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/R_QJstfJZ2I/AAAAAAAAAi8/pLfypnNXSDE/s400/1916648486.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5184779734739412834" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;Untuk apa saya ada di sini? Dalam Mazmur 89:47 Daud bertanya, “Betapa sia-sia Kauciptakan semua anak manusia!” Kepada siapa Daud berbicara, dirinya? Tidak, ia berbicara kepada Tuhan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Bertrand Russell, seorang filsuf ateis terbesar abad lalu berkata, “Kecuali anda berasumsi bahwa Tuhan ada, pertanyaan tentang arti dan tujuan hidup adalah tidak relevan.” Anda lihat, jika Tuhan tidak ada, anda hanyalah suatu kebetulan dalam alam yang ganjil, anda hanyalah sekumpulan sampah yang kompleks, lalu apa selanjutnya?&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Hdup anda tidak berarti. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Tuhan ada, dan Tuhan membentuk anda untuk sebuah alasan dan Ia membentuk anda untuk sebuah tujuan. Satu-satunya cara untuk mengetahui tujuan anda adalah dengan pertama-tama memandang kepadaNya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Jika anda tidak tahu tujuan dari sesuatu, ada kemungkinan anda untuk menyalahgunakannya. Anda ingin tahu mengapa begitu banyak orang salah menggunakan hidup mereka saat ini? Karena mereka tidak tahu tujuan hidup mereka. Ketika anda tidak tahu tujuan dari sesuatu, ia cenderung disalahgunakan atau dirusak. Itulah hal pertama. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Hal kedua, satu-satunya cara untuk mengetahui apa tujuan sesuatu adalah; a) bertanya pada pembuatnya atau penemunya, atau b) membaca buku manualnya. Satu-satunya cara untuk mengetahui tujuan hidup anda bukan dengan mendengarkan para filsuf karena yang terbaik dari mereka pun hanya menduga. Bukan melihat ke dalam diri, karena anda tidak akan menemukannya di sana. Bukan mencarinya dalam buku bantuandiri karena ia hanya berkata, ciptakanlah suatu tujuan dalam dirimu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Anda harus berbicara kepada sang Pencipta anda dan melihatnya dalam buku manualNya, Iaitu Alkitab. Itulah satu-satunya cara anda mengetahui tujuan hidup anda. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Kejadian 1:1, ayat pertama dalam Alkitab…”Pada mulanya Tuhan menciptakan.” Jika kata-kata itu tidak ada di sana, kita tidak akan mendiskusikan arti hidup. Kita tidak akan mendiskusikan tujuan hidup anda. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Semuanya berawal dari Tuhan, berlanjut bersama Tuhan dan berakhir dengan Tuhan. “Pada mulanya Tuhan menciptakan.”&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Alkitab mengatakan, Amsal 9:10, “Mengenal Yang Mahakudus adalah pengertian.”&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Anda ingin memahami arti hidup anda? Anda ingin memahami tujuan hidup anda? Anda dapat menemukan tujuan hidup anda di dalam Tuhan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Semuanya berawal dari Tuhan. Lihatlah ayat berikutnya, Kolose 1:16, “Karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di surga dan di yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan… segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia.”&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Lihatlah ayat berikutnya, “Dalam Kristus kita menemukan siapa kita dan untuk apa kita hidup…sebagai bagian dari seluruh tujuan Tuhan yang bekerja dalam segala sesuatu dan semua orang.”&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Jika anda ingin tahu tujuan hidup anda, mulailah mengenal Tuhan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Semakin anda mengenal Tuhan, semakin anda mengerti jalan-jalan dan hikmat Tuhan dan semakin anda memahami arti dan tujuan hidup anda. Dan semakin anda akan memahami segala sesuatu yang lain, karena Alkitab berkata, “mengenal Tuhan adalah awal dari pengertian akan segala sesuatu.” &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Anda tidak akan mendapatkannya dalam acara talk show. Anda tidak akan mendapatkannya dengan memanggil arwah atau peramal. Anda tidak akan menemukannya dengan membaca bintang-bintang. Anda tidak akan menemukannya dalam seminar. Satu-satunya cara untuk menemukan arti dan tujuan hidup anda adalah dengan mengenal Tuhan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Semuanya dimulai dari Tuhan, karena ini semua adalah tentang Tuhan. “Pada mulanya Tuhan.” Semuanya adalah tentang Tuhan. Jika anda ingin tahu tujuan Tuhan bagi hidup anda, anda harus mengenal Tuhan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;Mari kita berdoa, Anda tahu, Tuhan mempunyai sebuah tujuan dengan membawa anda ke blog ini. Ia ingin anda mengenalNya dan Ia ingin anda mengetahui tujuanNya bagi anda. Jadi berbicaralah padaNya. Anda tidak perlu memakai kata-kata yang indah. Jika anda tidak tahu apa yang harus dikatakan, ikutilah doa ini;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;        &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;“Tuhan yang terkasih, saya menyadari bahwa jika bukan karena Engkau, saya tidak akan hidup. Tetapi karena Engkau yang membentuk saya, Engkau pasti punya tujuan bagi saya. Saya mengakui saya terfokus pada rencana-rencana hidup saya sendiri dan bukan rencana-rencanaMu. Tetapi saya ingin mengetahui tujuanMu bagi saya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Terima kasih Engkau menciptakan saya untuk mengasihi saya. Terima kasih Engkau mempedulikan saya bahkan ketika saya belum mengenalMu. Terima kasih bahwa saya diciptakan untuk hidup kekal. Saya ingin hidup yang dipenuhi dengan arti. Saya ingin memulainya dengan mengenal Engkau lebih baik. Jadi, dari apa yang saya pahami, saya minta Engkau, Yesus Kristus, untuk datang dalam hidup saya dan menolong saya memahami tujuanMu bagi saya. Saya ingin mengambil langkah pertama hari ini. Dalam namaMu saya berdoa. Amin.”&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rick Warrant&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-1627160288363634141?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/1627160288363634141'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/1627160288363634141'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2008/04/apa-tujuan-hidup-saya.html' title='APA TUJUAN HIDUP SAYA ?'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/R_QJstfJZ2I/AAAAAAAAAi8/pLfypnNXSDE/s72-c/1916648486.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-8099883703935427765</id><published>2007-12-23T17:27:00.001+08:00</published><updated>2008-04-11T08:06:34.220+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='NATAL'/><title type='text'>DIA DATANG UNTUK KITA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/R24tlSmueAI/AAAAAAAAAd8/J_eonjG5yqc/s1600-h/christ.bmp"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/R24tlSmueAI/AAAAAAAAAd8/J_eonjG5yqc/s400/christ.bmp" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5147101542803732482" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Tuhan dan Firman itu adalah Tuhan.  Ia pada mulanya bersama-sama dengan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatu pun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia adalah gambar Tuhan yang tidak kelihatan. .....karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia ada terlebih dahulu dari segala sesuatu dan segala sesuatu ada di dalam Dia.  ..... Karena seluruh kepenuhan Tuhan berkenan diam di dalam Dia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia.  Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya.  Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya.  Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Tuhan, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;  orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kristus Yesus, yang walaupun dalam rupa Tuhan, tidak menganggap kesetaraan dengan Tuhan itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6404489705412399437-8099883703935427765?l=gembalaku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/8099883703935427765'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6404489705412399437/posts/default/8099883703935427765'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gembalaku.blogspot.com/2007/12/dia-datang-untuk-kita.html' title='DIA DATANG UNTUK KITA'/><author><name>Bro. Peter</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12804025275676079462</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/SPtLJ2d0ZXI/AAAAAAAAAq4/ERl0IFcUuFQ/S220/4.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/R24tlSmueAI/AAAAAAAAAd8/J_eonjG5yqc/s72-c/christ.bmp' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6404489705412399437.post-3008608812756636735</id><published>2007-11-20T20:23:00.003+08:00</published><updated>2011-09-23T16:52:13.376+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SEMINAR KEWANGAN'/><title type='text'>KEWANGAN DAN KEROHANIAN KITA</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/R3TjSSmueBI/AAAAAAAAAeE/QDZyPrX0R80/s1600-h/2488244190.jpg"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5148990177362737170" src="http://2.bp.blogspot.com/_UMFJFvgprQE/R3TjSSmueBI/AAAAAAAAAeE/QDZyPrX0R80/s400/2488244190.jpg" style="cursor: pointer; float: left; height: 146px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 101px;" /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;strong&gt;Pendahuluan&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: times new roman;"&gt;Salah satu tipuan setan yang paling efektif adalah pemikiran bahwa kebahagiaan ada didalam hal-hal yang kita miliki. Melalui penipuan ini, dia telah membuat lembu emas, ilah yang disebut materialisme. Seperti menggonggong ditengah jalan, dia membujuk setiap orang yang lewat, “&lt;i&gt;datanglah dan memuja dikakinya, beli, jual, dapatkan keuntungan, dan miliki, itu semua akan membuat anda bahagia&lt;/i&gt;.” &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: times new roman;"&gt;Saudaraku, walau seseorang memiliki panggilan rohani dan harta sorgawi yang luar biasa, dia tidaklah bebas dari sasaran setan atau terlepas dari penyakit materialisme. Seperti suatu wabah, hal itu menjangkiti kita disetiap sudut—televise, media cetak, tampilan dijendela, rwang pamer, jalanan. Godaan materialisme ada dimana-mana dan berusaha masuk kedalam hidup kita melalui pesan yang menyolok dan yang luhur.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoBodyText"&gt;&lt;span lang="EN-US" style="font-family: times new roman;"&gt;Dalam konteks kita hidup sebagai orang asing dan pendatang (1 Pet. 1:17-18; 2:11), dan sebagai orang yang hidup dengan memandang pada warisan surgawi yang tidak dapat rusak, tidak ternoda oleh kejahatan, dan tidak dirusak oleh waktu (1 Pet. 1:4), Petrus jug
